Articles
14
Documents
PEMBUATAN SISTEM PENGOLAH AIR BERSIH MENGGUNAKAN MATERIAL FOTOKATALIS TITANIA (TiO2)

Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2011): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2 2011
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Telah berhasil dibuat sistem pengolah air bersih menggunakan material fotokatalis titania (TiO2). Sistem pengolah air bersih yang terdiri dari 2 pompa yang bertujuan untuk mengalirkan air kotor ke bak penampungan pertama, dan pompa kedua untuk mensirkulasikan air yang telah melewati biofilter untuk diolah melalui reaktor foto katalis TiO2 yang diaktifasi dengan menggunakan lampu UV sebanyak 2 buah masing-masing dengan daya 10 W. Lapisan tipis TiO2 dideposisi di atas substrat gelas dengan metode sol-gel teknik spray coating. Titanium Tetraisopropoxide 0,5 M dilarutkan ke dalam Diethylene Glycol dengan perbandingan mol DEG: (Ti(OC3H7)4 adalah 4:1 lalu diaduk dengan magnetic stirrer pada laju putar sebesar 1500 rpm selama 2 jam. Gel TiO2 hasil sintesis kemudian dimasukan ke dalam tabung spray-coater dan diberi tekanan Sebelum disemprot, substrat gelas dipanaskan pada temperatur 70oC untuk meningkatkan daya ikat antara larutan dengan substrat. Lapisan hasil penyemprotan selanjutnya di oven pada temperatur 200oC selama 30 menit dan sintering pada temperatur 450oC selama 2,5 jam. Hasil pengujian struktur kristal dengan x-ray diffractometer (XRD) menunjukkan bahwa semakin banyak pelapisan yang dilakukan menyebabkan kualitas kristal dari lapisan tipis TiO2 meningkat. Hal ini ditunjukkan dengan semakin menurunnya nilai FWHM. Selain itu, semakin banyaknya pelapisan yang dilakukan menyebabkan ukuran kristalit dari lapisan tipis TiO2 meningkat. Citra SEM lapisan tipis TiO2 menunjukkan bahwa semakin besar molaritas prekursor TiO2 menyebabkan kuantitas keretakan pada permukaan semakin menurun. Hasil pengujian BOD dan COD dari sistem pengolah air bersih menunjukkan bahwa sistem yang dibuat telah mampu mereduksi kandungan BOD hingga 5,76 mg/L dan COD hingga 25,22 mg/L. Kata kunci: Lapisan Tipis TiO2, Spray Coating, Foto Katalis, Substrat Gelas

Pembuatan Sel Surya Tersensitisasi Pewarna Menggunakan Nanopartikel TiO2 Sebagai Elektroda Kerjanya +D79

SAINS DAN MATEMATIKA Volume 19 Nomor 4 Tahun 2011
Publisher : SAINS DAN MATEMATIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-------

Photodegradation of Methylene Blu Dye using WO3/Fe2O3 under Solar Irradiation

SAINS DAN MATEMATIKA Volume 20 Nomor 2 Tahun 2012
Publisher : SAINS DAN MATEMATIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

------------------

Degradasi Pewarna Methylene Blue (MB) Menggunakan Fotokatalis WO3/Fe2O3 dengan Perbantuan Cahaya Matahari

SAINS DAN MATEMATIKA Volume 20 Nomor 2 Tahun 2012
Publisher : SAINS DAN MATEMATIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.721 KB)

Abstract

Degradation of dangerous pollutant with photocatalyst under solar or visible light radiation was a smart solution for environment pollution complication specifically for wastewater. an efficient photocatalyst which works at under wide spectrum from solar radiation. We reported the of tungsten oxide/ferric oxide (WO3/Fe2O3) composite with 6 variant weight ratio Fe additve (0%, 2%, 4%, and 6%).. Methylene blue photodegradation result showed, the decrease intensity of C/C0 concentration  more faster and constant especially for 6% additive co-catalyst Fe. Then, the photodegradation sample has result more pure than 5 sample others.   Keywords: WO3/Fe2O3, Photodegradation, photodeposition method, composite material, co-catalyst

Pembuatan dan Karakterisasi Komposit CNT/PVA

SAINS DAN MATEMATIKA Volume 21 Nomor 3 Tahun 2013
Publisher : SAINS DAN MATEMATIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.359 KB)

Abstract

Komposit CNT/PVA telah dibuat dengan metode solution processing. Polyvinyl alcohol (PVA) dilarutkan dalam akuades bertemperatur 80°C, dan kemudian carbon nanotubes (CNT) ditambahkan ke dalam larutan tersebut dengan berbagai variasi rasio fraksi massa CNT/PVA sebesar 10, 20 dan 30%. Komposit CNT/PVA terbentuk setelah dikeringkan dalam oven bertemperatur 90°C. Sifat mekanik komposit CNT/PVA dikarakterisasi dengan uji tarik. Komposit CNT/PVA yang memberikan sifat mekanik terbaik selanjutnya digunakan sebagai acuan dalam pembuatan komposit dengan variasi ketebalan. Komposit dengan variasi ketebalan dibuat dengan 3 metode yaitu cetak tebal, cetak lapis tebal dan cetak lapis tipis. Analisis dari uji tarik menunjukkan bahwa komposit CNT/PVA dengan fraksi massa 20% CNT/PVA  menghasilkan modulus Young yang paling besar yaitu 137,710348 MPa. Metode cetak lapis tipis menunjukkan peningkatan yang lebih besar dibandingkan dengan metode cetak tebal, dan cetak lapis tebal. Komposit dengan 3 lapis dan ketebalan 0,94 mm menghasilkan modulus Young sebesar 212,825166 MPa dan peningkatan  modulus Young komposit CNT/PVA terhadap modulus Young dari PVA sampai 107,30%

Deposisi Nanopartikel Titanium Dioksida (Tio2) di atas Gelas Transparan Konduktif dan Aplikasinya sebagai Elektroda Kerja pada Sel Surya Berbasis Dye (DSSC)

SAINS DAN MATEMATIKA Volume 19 Nomor 4 Tahun 2011
Publisher : SAINS DAN MATEMATIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.934 KB)

Abstract

Untuk mengantisipasi krisis energi beberapa dekade ke depan ini, sel surya tersensitasi zat pewarna (dye) telah dipertimbangkan sebagai salah satu sumber energi terbarukan yang sangat potensial. Dalam penelitian ini, telah berhasil dibuat elektroda aktif dari nanopartikel TiO2 yang dideposisikan diatas gelas transparan konduktif TCO dengan metode Doctor blade. Nanopartikel TiO2 yang telah dideposisikan kemudian dikarakterisasi menggunakan SEM (scanning electron microscopy) untuk mengetahui sruktur morfologi permukaan. Performa fotovoltaik dari sel surya DSSC telah diukur berdasarkan nilai voltase sirkuit terbuka (Voc) dan dikorelasikan terhadap rapat arus sirkuit pendek (Jsc) . Dari hasil pengujian terhadap performa DSSC diperoleh efisiensi maksimum dengan Voc = 0.68 V dan Jsc= 4.34 mA/cm2. Kata kunci: DSSC, nanopartikel TiO2, metode Doctor blade, fotovoltaik, efisiensi konversi To anticipate the energy crisis coming decades, dye sensitized solar cells dye has been considered as a source of renewable energy potentially. In this study, the active electrode was successfully fabricated from the TiO2 nanoparticles at TCO transparent conductive glass with Doctor Blade method. TiO2 nanoparticles layer then characterized using SEM (scanning electron microscopy) to determine the surface morphology structures. Photovoltaic performance of DSSC solar cells has been measured by the value of the open circuit voltage (Voc) and correlated to the short-circuit current density (Jsc). From the test results on the performance of DSSC obtained maximum efficiency with Voc = 0.68 and Jsc = 4.34. Key-words : DSSC, TiO2 nanoparticles, Doctor blade method, photovoltaic, power convention efficiency    

Deposisi Nanopartikel Titanium Dioksida (Tio2) di atas Gelas Transparan Konduktif dan Aplikasinya sebagai Elektroda Kerja pada Sel Surya Berbasis Dye (DSSC)

JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA Volume 19 Issue 4 Year 2011
Publisher : JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2913.348 KB)

Abstract

Untuk mengantisipasi krisis energi beberapa dekade ke depan ini, sel surya tersensitasi zat pewarna (dye) telah dipertimbangkan sebagai salah satu sumber energi terbarukan yang sangat potensial. Dalam penelitian ini, telah berhasil dibuat elektroda aktif dari nanopartikel TiO2 yang dideposisikan diatas gelas transparan konduktif TCO dengan metode Doctor blade. Nanopartikel TiO2 yang telah dideposisikan kemudian dikarakterisasi menggunakan SEM (scanning electron microscopy) untuk mengetahui sruktur morfologi permukaan. Performa fotovoltaik dari sel surya DSSC telah diukur berdasarkan nilai voltase sirkuit terbuka (Voc) dan dikorelasikan terhadap rapat arus sirkuit pendek (Jsc) . Dari hasil pengujian terhadap performa DSSC diperoleh efisiensi maksimum dengan Voc = 0.68 V dan Jsc= 4.34 mA/cm2. Kata kunci: DSSC, nanopartikel TiO2, metode Doctor blade, fotovoltaik, efisiensi konversi

Degradasi Pewarna Methylene Blue (MB) Menggunakan Fotokatalis WO3/Fe2O3 dengan Perbantuan Cahaya Matahari

JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA Volume 20 Issue 2 Year 2012
Publisher : JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2830.296 KB)

Abstract

Degradation of dangerous pollutant with photocatalyst under solar or visible light radiation was a smart solution for environment pollution complication specifically for wastewater. an efficient photocatalyst which works at under wide spectrum from solar radiation. We reported the of tungsten oxide/ferric oxide (WO3/Fe2O3) composite with 6 variant weight ratio Fe additve (0%, 2%, 4%, and 6%).. Methylene blue photodegradation result showed, the decrease intensity of C/C0 concentration  more faster and constant especially for 6% additive co-catalyst Fe. Then, the photodegradation sample has result more pure than 5 sample others.   Keywords: WO3/Fe2O3, Photodegradation, photodeposition method, composite material, co-catalyst

Pembuatan dan Karakterisasi Komposit CNT/PVA

JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA Volume 21 Issue 3 Year 2013
Publisher : JURNAL SAINS DAN MATEMATIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3648.641 KB)

Abstract

Komposit CNT/PVA telah dibuat dengan metode solution processing. Polyvinyl alcohol (PVA) dilarutkan dalam akuades bertemperatur 80°C, dan kemudian carbon nanotubes (CNT) ditambahkan ke dalam larutan tersebut dengan berbagai variasi rasio fraksi massa CNT/PVA sebesar 10, 20 dan 30%. Komposit CNT/PVA terbentuk setelah dikeringkan dalam oven bertemperatur 90°C. Sifat mekanik komposit CNT/PVA dikarakterisasi dengan uji tarik. Komposit CNT/PVA yang memberikan sifat mekanik terbaik selanjutnya digunakan sebagai acuan dalam pembuatan komposit dengan variasi ketebalan. Komposit dengan variasi ketebalan dibuat dengan 3 metode yaitu cetak tebal, cetak lapis tebal dan cetak lapis tipis. Analisis dari uji tarik menunjukkan bahwa komposit CNT/PVA dengan fraksi massa 20% CNT/PVA  menghasilkan modulus Young yang paling besar yaitu 137,710348 MPa. Metode cetak lapis tipis menunjukkan peningkatan yang lebih besar dibandingkan dengan metode cetak tebal, dan cetak lapis tebal. Komposit dengan 3 lapis dan ketebalan 0,94 mm menghasilkan modulus Young sebesar 212,825166 MPa dan peningkatan  modulus Young komposit CNT/PVA terhadap modulus Young dari PVA sampai 107,30%.

STUDI PENGARUH UKURAN PIXEL IMAGING PLATE TERHADAP KUALITAS CITRA RADIOGRAF

BERKALA FISIKA 2015: Berkala Fisika Vol. 18 No. 3 Tahun 2015
Publisher : BERKALA FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.382 KB)

Abstract

This study aims is to determine the image on imaging plate which has a different pixel sizes. In this research, the X-ray apparatus and Computed Radiography (CR) which is used in the diagnostic field was used. The three imaging plate each having size of 0.097 mm, 0.115 mm and 0.168 mm with stepwedge objects on it was used. The exposure factor was adjusted at 64.5 kV and 16 mAs. The each of imaging plate were exposure three times. The results of each radiograph imaging plate were measured by using a densitometer. By measuring the Stepwedge radiograph, it was obtained the density and contrast value of each imaging plate. Contrast value for each imaging plate were compared to obtain the imaging plate that have a higher contrast value. This research resulted that each different pixel sizes on the imaging plate would generate a different image quality. Keywords: pixel, imaging plate, image quality, contras, density