Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : FamilyEdu

Penguasaan Pengetahuan Pembuatan Batik Cap Pada Peserta Didik SMKN 14 Bandung Sovia, Iif; Achdiani, Yani; Widiaty, Isma
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini yaitu penguasaan pengetahuan pembuatan batik cap pada peserta didik masih rendah sehingga perlu ditingkatkan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk  memperoleh data mengenai penguasaan pengetahuan pembuatan batik cap pada peserta didik DPK Tekstil SMKN 14 Bandung. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa tes hasil belajar dengan bentuk pilihan ganda. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel total yaitu seluruh peserta didik DPK Tekstil 1 dan DPK Tekstil 2 yang mengikuti mata pelajaran pembuatan batik cap sebanyak 52 peserta didik. Temuan hasil penelitian menunjukan bahwa penguasaan pengetahuan batik cap berkaitan dengan aspek pengetahuan konsep dasar batik cap berada pada kategori tinggi. Penguasaan pada aspek pemahaman alat, bahan, dan motif batik cap berada pada kategori cukup tinggi. Sedangkan penguasaan pada aspek  penerapan proses pembuatan batik cap berada pada kategori cukup tinggi. Secara keseluruhan penguasaan pengetahuan batik cap pada peserta didik SMK berada pada kategori cukup tinggi. Rekomendasi hasil penelitian diharapkan peserta didik dapat meningkatkan penguasaan pengetahuan dan keterampilan pembuatan batik cap di SMKN 14 Bandung.
Upaya Mahasiswa dalam Membantu Kemandirian Anak Asuh dalam Aspek Kebersihan Lingkungan Diri Pada Praktik Penyuluhan Keluarga Di Panti Sosial Asuhan Anak Hoerunisa, Sabrina Hana; Jubaedah, Yoyoh; Widiaty, Isma
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak asuh di Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) perlu ditanamkan kemandirian agar tidak selalu dilayani oleh pengasuh dalam melakukan tugasnya. Kemandirian yang perlu dibiasakan pada anak asuh salah satunya adalah kemandirian dalam menjaga kebersihan lingkungan diri. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data mengenai upaya mahasiswa dalam membantu kemandirian anak asuh dalam aspek kebersihan lingkungan diri pada praktik Penyuluhan Keluarga di PSAA. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa Prodi PKK angkatan 2012 dan 2013 yang sudah menempuh praktik Penyuluhan Keluarga di PSAA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket. Hasil dari penelitian ini dapat diperoleh bahwa, 1)Upaya yang banyak dilakukan mahasiswa dalam membantu kemandirian anak asuh pada aspek kebersihan kamar tidur yakni dengan cara membimbing anak asuh untuk menjaga kebersihan lingkungan kamar tidur, 2)Upaya yang banyak dilakukan mahasiswa dalam membantu kemandirian anak asuh pada aspek kebersihan pakaian yakni dengan cara membimbing anak asuh terkait kebersihan pakaian, 3)Upaya yang banyak dilakukan mahasiswa dalam membantu kemandirian anak asuh pada aspek pembiasaan mencuci piring yakni dengan cara membimbing anak asuh untuk segera mencuci piring setelah digunakan. Mahasiswa Prodi PKK yang telah menempuh praktik Penyuluhan Keluarga diharapkan mampu menerapkan hasil penyuluhan kepada kehidupan sehari-hari.
ANALISIS ALAT PENILAIAN KOMPETENSI BATIK BERBASIS AUTHENTIC ASSESSMENT DI SMK NEGERI 14 BANDUNG Faridah, Nida; Abas, Tati; Widiaty, Isma
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 3, No 1 (2017): Family Edu
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research is the lack of development of assessment tools, especially in the aspect of the assessment is used as a reference in the assessment of the competence of batik. This study aims to: (1) analyzing tool competency assessment batik used in schools include the completeness of the components of assessment tools, assessment tools preparation stage batik, tool assessment phase of the work process of batik, tool assessment phase of the product of batik (2) develop assessment tools instructional practices authentic batik competency-based assessment. This research uses descriptive method. Population and sample in this study to be an object that is an assessment tool batik competency practices shaped sections. The technique of collecting data using interviews, documentary studies, and activities of expert judgment. The analysis showed that: (1) Based on the analysis of the completeness of teaching practice assessment component used batik competence in schools needs to be a change in the form of an assessment tool that is used to facilitate the processing of value. The lack of clarity of criteria and assessment standards of competence batik practices that will be used in the assessment visits of competency assessment tools batik batik preparation phase. Lack of clarity and comprehensiveness of the assessment criteria of competence batik practices used in the assessment visits of competency assessment tools batik batik process stage. Lack of clarity of assessment criteria practice competencies batik used in the assessment visits of assessment tools competency batik stage products of batik (2) the development of the completeness of the equipment components competency assessment batik in the form of changes in the types of assessment tools and evaluation aspects are used, the development of an assessment tool preparation stage additional form aspects of the assessment that aspect of workwear and apparatus, batik, materials batik, tool development assessment phase of the work process in the form of additional aspects of the assessment in accordance with the batik process of designing a motive to end product, the development of an assessment tool stage product results in the form of additional aspects of the assessment consistenses form of ornaments / the graffiti canting, the overall results of the product as well as time. The final result of this study is an assessment tool that has been developed batik competency as a whole has been able to photograph the process of batik cloth made in school. Recommendations from this study hopefully batik competency assessment tool that has been developed to be an example of batik and competence assessment tool was applied in the assessment process of learning batik competence in school.
Pengembangan Program Pelatihan Berbasis Green Family Education Bagi Remaja Di Panti Asuhan Kota Bandung Haifa, Nuri; Jubaedah, Yoyoh; Widiaty, Isma
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 3, No 1 (2017): Family Edu
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the inexistence of  training program which is based on green family education, as well as  the amount of household waste in the orphanage’s environment  that have not been put to good use. The purpose of this study is to analyze the needs of the training program, to design a training program of green family education-based, to conduct the academics and practitioners’ expert judgment about the green family education-based training program in generating crafts from household waste, and to implement training programs based on green family education to the teenagers in an orphanage. This research employs ADDIE approach which includes Analysis, Design, Development, and Evaluation. The samples in this study consisted of three orphanage’s managers, two training experts, one expert in handcraft, and 27 teenagers. The need analysis of the green family education-based training program for teenagers needs some training to increase knowledge, skills, and self-learning. The designed training program consists of the identity of the program, purpose, benefits, materials, methodologies, and scenario of training activities. In addition, training programs include training modules. The results of expert judgment regarding the green family education-based training program show that the handicrafts of household waste are at very decent criteria. The achievement of these criteria is validated by experts consisting of programs identity, purpose, benefits, materials, methodologies, and scenario training activities aspects. The product assessment conducted after the juvenile training activities at orphanage are at good criteria. Here are some recommendations. For managers, it is necessary to facilitate infrastructure for the implementation of the training program. For teenagers, it is beneficial to spend their leisure time. For further research, the tested training programs can be implemented in other orphanage by adjusting the characteristics of teenagers, facilities, infrastructures in orphanage so that green family education-based training program can be implemented in the community as the Environmental program.
Kemampuan Praktik Peserta Didik Sebagai Public Area Attendant Di Laboratorium SMK Negeri 15 Nasution, Hidayah Armanda Sari; Rohaeni, Neni; Widiaty, Isma
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya praktik public area di sekolah yang sangat berpengaruh pada kesiapan peserta didik ketika melaksanakan praktik industri di lapangan yang meliputi persiapan, pelaksanaan, dan hasil praktik. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran kemampuan praktik peserta didik sebagai public area attendant di laboratorium SMK Negeri 15 Bandung. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan sampel total sebanyak 30 peserta didik kelas X SMK Negeri 15 Bandung. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes kinerja dan observasi untuk menggambarkan kemampuan peserta didik pada saat melaksanakan praktik public area. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan praktik public area seluruh peserta didik kelas X AP 6 sudah berada di atas nilai KKM. Pada aspek persiapan kurang dari setengahnya peserta didik berada pada kategori tinggi, aspek pelaksanaan setengahnya peserta didik pada kategori tinggi, dan aspek hasil praktik lebih dari setengahnya berada pada kategori tinggi. Rekomendasi diajukan pada peserta didik kelas X AP 6 di SMK Negeri 15 Bandung diharapkan dapat mempertahankan dan meningkatkan kemampuan praktik sebagai public area attendant yang dimulai dari aspek persiapan, pelaksanaan, dan hasil praktik.
Penguasaan Pengetahuan Keterampilan Dasar Mengajar Sebagai Kesiapan Praktik Program Pengalaman Lapangan Di Sekolah Menengah Kejuruan Rusliyani, Dwi Ayu; Achdiani, Yani; Widiaty, Isma
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penguasaan pengetahuan keterampilan dasar mengajar yang menjadi salah satu faktor keberhasilan dalam pelaksanaan praktik Program Pengalaman Lapangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data mengenai penguasaan pengetahuan keterampilan dasar mengajar pada mahasiswa Prodi PKK. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa tes hasil belajar dengan bentuk pilihan ganda. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa Prodi PKK angkatan 2012 sebanyak 21 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukan rata-rata nilai penguasaan pengetahuan mahasiswa pada: (1) keterampilan membuka pelajaran berada pada kategori cukup tinggi, (2) keterampilan menutup pelajaran berada pada kategori tinggi, (3) keterampilan menjelaskan berada pada kategori tinggi, (4) keterampilan bertanya berada pada kategori tinggi, (5) keterampilan memberi penguatan berada pada kategori cukup tinggi, (6) keterampilan mengadakan variasi berada pada kategori cukup tinggi, (7) keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil berada pada kategori cukup tinggi, (8) keterampilan mengajar kelompok kecil dan mengajar perseorangan berada pada kategori cukup tinggi, (9) keterampilan mengelola kelas berada pada kategori cukup tinggi, (10) secara keseluruhan penguasaan pengetahuan keterampilan dasar mengajar mahasiswa berada pada kategori cukup tinggi. Rekomendasi pada penelitian ini ditujukan kepada mahasiswa Prodi PKK untuk selalu meningkatkan pengetahuan dan wawasannya mengenai keterampilan dasar mengajar.
Penerapan Media Lembar Balik Untuk Peningkatan Pemahaman Nilai Kearifan Lokal Batik Cimahi Pada Peserta Didik Di Sekolah Menengah Seni Rupa Kota Bandung Nurjanah, Indah; Abas, Tati; Widiaty, Isma
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini beranjak dari permasalahan pembelajaran batik yang cenderung kurang memotivasi peserta didik dalam belajar sehingga timbul sikap pasif dan bosan dengan cara belajar yang kurang bervariarif. Sehingga perlu dicarikan solusi lain baik dari metodologi pembelajaran. Penerapan media lembar balik diharapkan menjadi solusi untuk membantu pembelajaran di kelas. Media lembar balik memiliki banyak keuntungan karena media ini dapat digunakan secara praktis, dimana guru tinggal membolak-balikkan kertas yang telah dirancang sedemikian rupa tanpa perlu menunggu optimalisasi kefokussan dalam gambar yang disajikan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui penerapan media lembar balik serta hasil belajar peserta didik. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Sampel penelitian adalah peserta didik kelas XI Tekstil Sekolah Menengah Seni Rupa Kota Bandung sebanyak 21 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas guru, peserta didik dan alat penilaian kinerja peserta didik. Hasil yang diperoleh siklus I mengacu pada pembelajaran menggunakan media lembar balik. Penempatan media yang kurang tepat serta ruangan kelas yang terang tidak adanya penutup jendela. Pesan yang disampaikan melalui media lembar balik kurang jelas terlihat. Pada siklus II mengalami peningkatan guru sudah melakukan pembelajaran yang mengacu pada pendekatan saintifik dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Pembelajaran siklus II dibuat dua kelompok belajar. Penempatan media berada ditengah-tengah kelompok. Setiap kelompok yang tidak terlihat dapat mendekati media lembar balik dengan kelompoknya sehingga merata peserta didik dapat melihat materi yang disajikan dalam media lembar balik. Selain itu guru pun dapat mengelola kelas dengan baik ketika pembelajaran berlangsung. Peserta didik sangat antusias belajar menggunakan media lembar balik karena pembelajaran dengan dibagi dua kelompok belajar. Rekomendasi yang dapat disampaikan melalui penelitian ini bahwa media lembar balik sangat cocok digunakan dalam kelas, ukuran media yang disesuaikan dengan jumlah peserta didik.
Penguasaan Pengetahuan Prosedur Pembersihan Area Umum Pada Mata Pelajaran Tata Graha Oleh Peserta Didik SMKN 9 Bandung Malinda, Rismi; Rohaeni, Neni; Widiaty, Isma
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan untuk mengetahui penguasaan pengetahuan prosedur pembersihan area umum pada mata pelajaran Tata Graha oleh peserta didik SMKN 9 Bandung. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memperoleh gambaran tentang penguasaan pengetahuan prosedur pembersihan area umum pada mata pelajaran Tata Graha. Metode yang digunakan ialah deskriptif. Sampel yang digunakan sampel purposive yaitu dengan karakteristik peserta didik yang sedang aktif dalam kegiatan pembelajaran di sekolah kelas XII AP 1 sebanyak 25 peserta didik. Instrumen yang digunakan yaitu tes dengan bentuk pilihan ganda sebanyak 32 soal. Temuan dalam penelitian ini yaitu sebagian besar berada pada kriteria sangat tinggi, sehingga siap sebagai bekal bekerja ke dunia industri. Rekomendasi untuk peserta didik dan guru agar mempertahankan penguasaan pengetahuan prosedur pembersihan area umum serta untuk peneliti selanjutnya meneliti lanjutan mengenai keterampilan penguasaan pengetahuan prosedur pembersihan area umum.
Penguasaan Pengetahuan Pembuatan Batik Tulis Pada Peserta Didik SMKN 14 Bandung Putri, Novita Permatasari Kustiana; Widiaty, Isma; Achdiani, Yani
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 1, No 1 (2015): FamilyEdu
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini yaitu penguasaan pengetahuan pembuatan batik tulis pada peserta didik masih harus ditingkatkan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memperoleh data mengenai penguasaan pengetahuan pembuatan batik tulis pada peserta didik DPK Tekstil SMKN 14 Bandung. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa tes hasil belajar dengan bentuk pilihan ganda. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel total peserta didik DPK Tekstil 1 dan DPK Tekstil 2 yang mengikuti mata pelajaran pembuatan batik tulis sebanyak 62 peserta didik. Hasil penelitian berkaitan dengan aspek penguasaan pengetahuan batik tulis berada pada kategori tinggi, aspek pemahaman alat, bahan dan motif batik tulis berada pada kategori tinggi. Aspek penerapan berada pada kategori cukup. Secara keseluruhan penguasaan pengetahuan batik tulis pada peserta didik SMK berada pada kategori tinggi. Rekomendasi hasil penelitian ini adalah agar peserta didik meningkatkan penguasaan pengetahuan pembuatan batik tulis pada peserta didik SMKN 14 Bandung, sehingga lebih siap menghadapi uji kompetensi dan dunia Industri.
Manfaat Hasil Penyuluhan Bina Keluarga Balita (Bkb) Dalam Pengasuhan Balita Pada Ibu Petani Di Desa Keboncau Sumedang Lisniawati, Iis; Achdiani, Yani; Widiaty, Isma
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research is motivated by the lack of knowledge and skills of farmers mothers about parenting. BKB caders explained that farming families are not applying the results of counseling was carried out in BKB activity in daily life. The purpose of the study to determine the benefits of counseling BKB results in the care of infants in women farmers in the Keboncau Sumedang. The method used in this research using descriptive method with a population BKB active participants in following the extension BKB totaling 76 participants. Sampling technique used is purposive sampling of 33 people with certain considerations that mothers of preschool children (3-5 years), a mother who worked as a farmer, and a mother who participated in BKB. The research instrument used is a checklist with questionnaire technique. The results showed that the benefit of the results of BKB counseling in parenting a toddler in women farmers in general are at a very helpful and useful criteria. Recommendations submitted to BKB cadres to further enhance knowledge and skills regarding BKB programs by exchanging ideas with other cadres and attending seminars related to BKB program and to mothers farmers can be used as a basic idea to further improve the care done to their children especially in development aspect Children according to age of development.