Maya Utami Widhianti
Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia (FEMA), Institut Pertanian Bogor, Bogor 16680

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ASUPAN SERAT DENGAN STATUS GIZI DAN PROFIL LIPID DARAH PADA ORANG DEWASA DISLIPIDEMIA

Jurnal Gizi dan Pangan Vol 8, No 3 (2013): NOVEMBER 2013
Publisher : Jurnal Gizi dan Pangan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.516 KB)

Abstract

ABSTRACTThe objective of this study was to analyze the association of fiber consumption with nutritional status and blood lipid profile in dyslipidemic adults. The design study was cross sectional survey involving 79 subjects. The results showed that there were significant correlations between energy intake with High Density Lipoprotein (HDL) cholesterol and total cholesterol, fat intake with BMI (Body Mass Index), and BMI with Low Density Lipoprotein (LDL) cholesterol and total cholesterol (p<0.05). There was no significant correlation between consumption of fiber with nutritional status and blood lipid profile (p>0.05). In conclusion, most of the dyslipidemia subjects were obese. Dyslipidemia subjects should keep their intake of energy and fat in recommended ranges in order not to be obese and keep the BMI in normal range to avoid abnormalities of blood lipid profile.Keywords: blood lipid profile, dyslipidemia, fiber intake, nutritional statusABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan asupan serat dengan status gizi dan profil lipid darah pada orang dewasa dislipidemia. Desain penelitian ini adalah survei potong lintang dengan subjek penelitian sebanyak 79 subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara asupan energi dengan kolesterol High Density Lipoprotein (HDL) dan kolesterol total, asupan lemak dengan IMT (Indeks Massa Tubuh), dan IMT dengan kolesterol Low Density Lipoprotein (LDL) dan kolesterol total (p<0.05). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan serat dengan status gizi dan profil lipid darah (p>0.05). Disimpulkan bahwa sebagian besar subjek yang obes mengalami dislipidemia. Subjek penderita dislipidemia sebaiknya menjaga asupan energi dan lemak agar tidak mengalami kegemukan dan menjaga batas IMT normal untuk menghindari abnormalitas pada profil lipid darah.Kata kunci: asupan serat, dislipidemia, profil lipid darah, status gizi