Widi Widayat
Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Published : 20 Documents
Articles

Found 20 Documents
Search

PENINGKATAN SIFAT MEKANIS SEKRAP ALUMINIUM DENGAN DEGASSING Budiyono, Aris; Widayat, Widi; Rusiyanto, -
Profesional Vol 8, No 1 (2010): PROFESIONAL
Publisher : Profesional

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.843 KB)

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam adalah menganalisis sifat mekanis bahanterhadap perlakuan aluminium paduan dari bahan daur ulang (recyclable materials)melalui pengambilan gas hidrogen (degassing aluminum alloys) dengan rotary degasserdan degasser gas Argon pada cairan logam kemudiam membandingkannya dengansebelum perlakuan. Bahan yang digunakan adalah aluminium sekrap. Aluminium sekrapdilebur pada dapur krusibel kemudaian dicetak pada cetakan logam. Perlakuanmenggunakan 4 variasi waktu pengadukan yairu 2; 2,5; 3 dan 3,5 menit. Hasil perlakuandengan rotary degasser menunjukknan bahwa pengadukan selama 2 menit kekuatantariknya 151,3 M.Pa; sedangkan untuk 2,5 menit sebesar 159,4 M.Pa; pengadukan 3menit adalah 153,2 M.Pa dan untuk 3,5 menit adalah 153,1 M.Pa. Kekuatan tarik tanpaperlakuan sebesar 149,0 M.Pa. Hasil perlakuan dengan degassing gas Argon selama 2menit adalah 150,9 M.Pa; pengadukan 2,5 menit pengadukan 157,7 M.Pa; pengadukan 3menit sebesar 156,4 M.Pa. dan pengadukan 3,5 menit mempuyai kekuatan tarik 146,4M.Pa. Kesimpulannya adalah peningkatan kekuatan tarik tertinggi pada perlakuanpengadukan dengan rotary degasser selama 2,5 menit yaitu sebesar 159,4 M.Pademikian juga untuk pengadukan dengan degassing gas Argon selama 2,5 menit yaitusebesar 157,7 M.Pa .Kata kunci: sifat mekanis, kekuatan tarik, rotary degasser, degassing gas Argon
KARAKTERISTIK BRIKET CETAK PANAS BERBAHAN KAYU SENGON DENGAN PENAMBAHAN ARANG TEMPURUNG KELAPA Pujasakti, Dwi; Widayat, Widi
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 16, No 1 (2018): Juni No 1, 2018
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah kayu dan tempurung kelapa memiliki potensi yang cukup besar yang bisa dijadikan bahan baku briket. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkarakterisasi briket yang terbuat dari campuran serbuk gergaji dan tempurung kelapa. Bahannya dikeringkan untuk mendapatkan kadar air kurang dari 14%. Baik serbuk gergaji maupun arang diayak untuk mendapatkan partikel berukuran antara mesh 60 dan 80. Arang ditambahkan untuk membuat komposisi 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% (wt%). Setiap sampel yang ditimbang 3,5 gram dipadatkan dengan tekanan 300 kg / cm3 pada 120 ℃. Penambahan arang mempengaruhi semua karakteristik. Meningkatkan kandungan karbon dan nilai kalor serta menurunkan kadar air dan zat mudah menguap. Penambahan arang menurunkan densitas, stabilitas dan kekuatan briket. Semua sifat, kecuali sifat fisik, tidak terpengaruh secara signifikan. Efek yang paling jelas terlihat pada suhu pembakaran maksimum terutama untuk varian arang 20%. Kandungan karbonnya meningkat 83% dan nilai kalorinya meningkat menjadi hampir 18%. Sementara kadar air dan zat volatil menurun hampir 10% dan 7%.
PENGARUH PENGGUNAAN LKS BERGAMBAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG TERHADAP HASIL BELAJAR MEMBACA GAMBAR PROYEKSI EROPA Al Khadik, M. Nur; Eko, Budiarso; Widayat, Widi
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 15, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5631.269 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh penggunaan LKS bergambar melalui model pembelajaran langsung terhadap hasil belajar membaca gambar proyeksi Eropa, serta untuk mengetahui seberapa besar peningkatan hasil belajar membaca gambar proyeksi dengan menggunakan LKS bergambar melalui model pembelajaran langsung bergambar disertai teks dibandingkan dengan menggunakan media konkret. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen two group pre test-post test design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X TKR SMK Negeri 3 Semarang. Sampel diambil secara acak dan didapat siswa kelas X TKR3 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas X TKR2 sebagai kelas kontrol. Rata-rata hasil belajar membaca gambar proyeksi yang dipe- roleh kelas eksperimen mengalami peningkatan sebesar 22,47, yang mulanya 53,2 menjadi 75,67. Sedangkan rata- rata nilai kelas kontrol mengalami peningkatan sebesar 11,67, yang mulanya 53,5 menjadi 65,17. Dari hasil uji ana- lisis juga menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar membaca gambar proyeksi Eropa setelah menggunakan LKS bergambar melalui model pembelajaran langsung sebesar 10,8.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODUL INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR KOMPETENSI KELISTRIKAN POWER WINDOW SISWA KELAS XI TKR Gunawan, Aris Setya Endra; Widayat, Widi
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 14, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1700.8 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan  modul interaktif pada pembelajaran materi sistem power window, dan mendiskripsikan keefektivan modul interaktif dalam meningkatkan hasil belajar pada pembelajaran materi sistem power window. Penelitian menggunakan desain eksperimen jenis control group pre test-post test. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI program keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK Negeri 1 Sedan Kabupaten Rembang yangberjumlah 127 siswa dan terbagi dalam empat kelas. Sampel dipilih 66 siswa dan terbagi dalam dua kelas yaitu XI TKR1 dan XI TKR2 dengan teknik simple random sampling. Kelas XI TKR2 berjumlah 33 siswa sebagai kelas kontroldan siswa kelas XI TKR1 berjumlah 33 siswa sebagai kelas eksperimen. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata nilai hasil belajar kelompok kontrol mengalami peningkatan dari 51,15 menjadi 76,06 sebesar 24,91. Ratarata nilai hasil belajar kelompok eksperimen mengalami peningkatan dari 48,36 menjadi 85,09 sebesar 36,73. 
PENGARUH VARIASI SUHU POST WELD HEAT TREATMENT ANNEALING TERHADAP SIFAT MEKANIS MATERIAL BAJA EMS-45 DENGAN METODE PENGELASAN SHIELDED METAL ARC WELDING (SMAW) Rusiyanto, Rusiyanto; Widayat, Widi; Saputro, Danang Dwi
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 10, No 1 (2012): June 2012
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.681 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui nilai kekerasan Vickers material Baja EMS-45 sebelum proses pengelasan dan setelah dilakukan proses pengelasan tanpa post weld heat treatment annealing, Untuk mengetahui berapakah suhu optimal post weld heat treatment annealing untuk material baja EMS-45 dengan variasi suhu yang digunakan 350 o C, 550 o C, dan 750 C. Untuk mengetahui struktur mikro dari material baja EMS-45 akibat variasi suhu post weld heat treatment annealing pada proses pengelasan dengan menggunakan metode pengelasan shielded metal arc welding. Bahan atau material dasar yang digunakan pada penelitian ini adalah Baja EMS-45 dengan ketebalan pelat 10 mm, lebar pelat 20 mm dan panjang 100 mm. Berdasarkan hasil pengujian nilai kekerasan tertinggi setelah proses pengelasan terletak pada daerah Logam Las. Pengelasan non PWHT memiliki nilai kekerasan paling tinggi setelah proses pengelasan yaitu sebesar 183,2 VHN. Suhu optimal Post Weld Heat Treatment Annealing untuk material baja EMS-45 adalah pada suhu 750 C. Karena pada PWHT pada suhu tersebut mengalami penurunan kekerasan yang besar yaitu sebesar 127,2 VHN, sehingga material baja EMS-45 dapat memperbaiki sifat mampu mesinnya. Struktur mikro dari material baja EMS-45 sebelum proses pengelasan berupa grafit serpih, perlit dan ferit, setelah dilakukan proses pengelasan mempunyai struktur mikro berupa matrik ferit dan grafit pada daerah logam las, matrik perlit kasar dan grafit serpih pada daerah HAZ dan struktur perlit, grafit serpih dan ferit pada daerah logam induk o o
KARAKTERISTIK PEMBAKARAN BRIKET LIMBAH PENGOLAHAN KAYU SENGON (ALBAZIA FALCATARIA) Saputro, Danang Dwi; Widayat, Widi; Saptoadi, Harwin; Fauzun, Fauzun
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 11, No 2 (2013): December 2013
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.248 KB)

Abstract

Saat ini pemanfaatan bahan bakar padat sudah jauh berbeda dan mengalami banyak perubahan, pembakaran adalah metode utama untuk mengubah bahan bakar padat menjadi energi. Dalam penelitian ini 3.5 gram briket dibakar dalam reaktor pembakaran tanpa adanya udara paksa. Termokontroler dipasang pada reaktor sebagai pengatur temperatur. Pengujian dilakukan dengan memanaskan briket pada reaktor sampai temperaturnya mencapai temperatur 823K, karakteristik pembakaran diamati dengan melihat perubahan massa briket saat dibakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembakaran briket serbuk kayu sengon sesuai dengan teori pembakaran bahan bakar padat yang menyatakan bahwa pembakaran bahan bakar padat dibagi menjadi tiga tahapan secara berurutan. yaitu pengeringan, dovolatilisasi dan pembakaran arang. Perubahan wujud fisis briket sebelum dan sesudah pembakaran tampak bahwa setelah dilakukan uji pembakaran tetap berbentuk silindris tetapi mengalami penyusutan dimensi baik diameter atau tinggi dan terlihat pori-porinya dan diduga bahwa pembakaran sampel dapat didekati dengan Shrinking Core Model (SCM),
PEMANFAATAN ALUMINIUM SKRAP SEBAGAI BAHAN BAKU INDUSTRI KECIL PENGECORAN LOGAM NON FERRO MELALUI PERLAKUAN PADA LOGAM CAIR (SOLUTION TREATMENT) DENGAN ROTARY DEGASSER Budiyono, Aris; Widayat, Widi
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 11, No 1 (2013): June 2013
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1308.457 KB)

Abstract

Tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah untuk merumuskan metoda pemanfaatan aluminium skrap sebagai bahan baku ndustri Kecil Pengecoran Logam Non Ferro melalui perlakuan pada logam cair (solution treatment) dengan Rotary Degasser. Metode yang digunakana dalah Eksperimen Laboratorium. Bahan yang digunakan adalah sekrap aluminium terpilih dari bahan piston bekas dan pelek bekas. Bahan dilebur dan dilakukan perlakuan rotary degasser dengan variasi waktu 2 menit,2,5 menit, 3 rnenit dan 3,5 menit; untuk perbaikan butir dengan variasi Ti 0,03, 0,04 dan 0,05% sedangkan untuk modifikasi dengan variasi penambahan COVERAL 11 sebanyak 0,06%, 0,07% dan 0,08%. Kemudian di tuang pada suhu 724 C pada cetakan logam. Untuk memproduksi coran komponen otomotif (1) terlebih dahulu dipilih bahan yang tidak tercampur dengan bahan-bahan lain; (2) menggunakan dapur krusibel yang terbuat dari grafit dan burner pemanas yang mampu melebur bahan dengan sempurna; (3) pengendalian temperatur peleburan dengan menggunakan alat pengukur suhu (termocouple) dan mempertahankan suhu peleburan pada 725 o C karena diatas suhu tersebut aluminium banyak menghasilkan gas H yang berakibat porus pada hasil coran; (4) dilakukan perlakuan-perlakuan pada logam cair (solution treatment), perlakuan logam cair (solution treatment) dengan cara degassing menggunakan alat rotary degasser yang memberikan peningkatan sifat mekanik terbesar adalah pengadukan selama 2,5 menit, untuk perbaikan butir yang memberikan peningkatan tertinggi adalah dengan penambahan Ti (sebagai TiB) pada penambahan 0,05%, sedangkan untuk modifikasi yang memberikan peningkatan tertinggi adalah dengan penambahan COVERAL 11 pada penambahan 0,07%. 2 0
PENGOLAHAN LIMBAH DAUN HUTAN MINI UNNES MENJADI BAHAN BAKAR PADAT Widayat, Widi; Saputro, Danang Dwi
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 9, No 2 (2011): December 2011
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.533 KB)

Abstract

Limbah biomassa (daun) sangat potensial digunakan sebagai bahan bakar alternatif dalam bentuk briket. Keistimewaan konversi bahan baku limbah menjadi briket antara lain: meningkatkan nilai kalor per unit volume, memudahkan pengemasan dan pendistribusian, menyeragamkan ukuran dan kualitas. Penelititan ini bertujuan merancang dan membangun briquetter jenis screw press untuk membuat briket berbahan baku daun, serta mengetahui kinerjanya, memproduksi bahan bakar padat alternatif berupa briket limbah daun dengan metode screw press dan mengetahui karakter briket yang dihasilkan. Screw press briquetter dapat bekerja dengan baik untuk mentransfer bahan baku berupa serbuk daun dari hopper, menju ke luang keluaran cetakan, menekan bahan baku dan menghasilkan briket daun dengan kapasitas briquetter 11,4 kg/ jam. Biaya energi untuk menghasilkan 1 Kg briket daun nilai kalor 3950 kalori/ gr dan kepadatan energi 469,01 kalori/cc adalah Rp76,43
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODUL INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR KOMPETENSI KELISTRIKAN POWER WINDOW SISWA KELAS XI TKR Gunawan, Aris Setya Endra; Widayat, Widi
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 14, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1700.8 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan modul interaktif pada pembelajaran materi sistem power window, dan mendiskripsikan keefektivan modulinteraktif dalam meningkatkan hasil belajar pada pembelajaran materi sistem power window. Penelitianmenggunakan desain eksperimen jenis control group pre test-post test. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswakelas XI program keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK Negeri 1 Sedan Kabupaten Rembang yangberjumlah 127 siswa dan terbagi dalam empat kelas. Sampel dipilih 66 siswa dan terbagi dalam dua kelas yaitu XITKR1 dan XI TKR2 dengan teknik simple random sampling. Kelas XI TKR2 berjumlah 33 siswa sebagai kelas kontroldan siswa kelas XI TKR1 berjumlah 33 siswa sebagai kelas eksperimen. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata nilai hasil belajar kelompok kontrol mengalami peningkatan dari 51,15 menjadi 76,06 sebesar 24,91. Ratarata nilai hasil belajar kelompok eksperimen mengalami peningkatan dari 48,36 menjadi 85,09 sebesar 36,73.
Pengaruh kadar air pasir cetak terhadap kualitas coran paduan Aluminium Widayat, Widi; Budiyono, Aris
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 6, No 1 (2014): Jurnal Kompetensi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kadar air cetakan pasir pada kualitas  coran  paduan  Aluminium.  Variasi  cetakan  dibuat dengan  basis volume.  Coran dibuat pada cetakan pasir dengan variasi kadar air 0, 5, 10, 15, dan 20%. Kekurangan dan kelebihan air yang ekstrim, dalam hal ini varian 0% dan 20% membuat pasir tidak layak dipakai untuk membuat cetakan. Varian 5%, 10%, dan 15% masih dapat digunakan dalam pembuatan cetakan. Varian 5% dan 15% dapat digunakan namun memunculkan  sedikit hambatan yang tidak bersifat fatal terhadap coran. Varian 5% cenderung mudah retak di permukaan luar, sedangkan Varian 15% memerlukan lebih banyak talk untuk mencegah lengketnya pasir cetak di permukaan pola dan rangka cetak. Meskipun tidak nampak cacat di permukan  luar, varian 15% mengandung  rongga udara yang parah di bagian dalam. Penggunaan varian 10% tidak mengalami hambatan-hambatan seperti varian lainnya dan menghasilkan coran terbaik.