Articles

Found 7 Documents
Search

FACTORS INFLUENCING EMPLOYEES TO COMMIT FRAUD IN WORKPLACE EMPIRICAL STUDY IN INDONESIAN HOSPITALS Wicaksono, Aditya Pandu; Urumsah, Dekar
Asia Pacific Fraud Journal Vol 1, No 1 (2016): Volume 1, No.1st Edition (January-June 2016)
Publisher : Association of Certified Fraud Examiners Indonesia Chapter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1926.599 KB) | DOI: 10.21532/apfj.001.16.01.01.01

Abstract

Fraud is a part of unethical behavior, which occurs around the world. It occurs because of some factors. This study aims to analyze the factors influencing fraud intention. This research use survey method by distribute questionnaire to respondent with convenience sampling to collect data. The questionnaires fill completely by 154 non-medical employees in some hospitals in Yogyakarta, Indonesia. Smart PLS 2.0 is used to analyze the statistics. The result of the study indicates that organizational commitment and morality leadership have positive effect against fraud intention. Meanwhile, love of money, morality leadership, work environment, religious faith, and organizational culture has negative effect against fraud intention. This research provides the influence of financial and non-financial factors to fraud intention and results can be guideline to protect organization from unethical act.
Studi Kelayakan Rencana Jalur Evakuasi dan Logistik Bencana Poros Kerinci - Bungo, Provinsi Jambi Wicaksono, Aditya Pandu; Daniswara, Riswanda; Raharyono, Didik
Jurnal Sains & Teknologi Lingkungan Vol 8, No 1 (2016): SAINS & TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jstl.vol8.iss1.art6

Abstract

Provinsi Jambi merupakan kawasan rawan bencana gunungapi, gempabumi, banjir, dan tsunami. Keanekaragaman potensi bencana ini menuntut pengelolaan bencana yang memadai bagi kabupaten- kabupaten di wilayahnya. Kabupaten Kerinci merupakan kawasan yang rawan gempabumi dan gunungapi. Posisinya yang jauh dari Jalur Lintas Sumatra menjadikan jalur evakuasi dan logistik bencana merupakan hal penting. Kabupaten Bungo sebagai wilayah terdekat dan strategis sebagai pusat logistik. Penempatan pusat logistik ini perlu disertai jalur evakuasi koridor Kabupaten Kerinci-Kabupaten Bungo. Adanya perencanaan ini diharapkan mampu mengurangi risiko terjadinya korban ketika terjadi bencana. Kajian terhadap rencana jalur evakuasi dan logistik ini penting untuk dilakukan karena melewati Kawasan Taman Nasional Kerinci. Sesuai dengan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor: P.56 /Menhut II/ 2006 tentang Pedoman Zonasi Taman Nasional, diharapkan jalur evakuasi dan logistik ini dapat sebagai zona pemanfaatan dalam taman nasional yang tidak merusak kondisi alami daerah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dalam penentuan rencana jalur evakuasi sedangkan penentuan kelayakan jalur evakuasi dan logistik menggunakan metode SWOT. Dari hasil kajian didapatkan bahwa (1) Kabupaten Bungo merupakan wilayah yang sesuai untuk dijadikan sebagai tempat pengembangan alternatif pusat logistik dengan mempertimbangakan posisi dan kondisi baik karakter bencana yang ada dan kondisi lingkungan eksisting yang ada. (2) Berdasarkan kajian yang dilakukan maka jalur evakuasi yang paling sesuai terletak di Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang di Kabupaten Bungo dan terhubung ke Kecamatan Siluak Mukai di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. (3) Pembukaan lahan untuk jalur evakuasi tidak menyebabkan keanekaragaman hayati yang ada menjadi berkurang karena di dalam jalur evakuasi tidak ditemukan flora fauna yang langka yang dilindungi. (4) Kebijakan pengembangan alternatif pusat logistik memiliki pengaruh yang besar dalam meningkatkan pembangunan daerah yang terdapat di Kabupaten Bungo walaupun memerlukan inventasi yang besar dalam pelaksanaannya.
PENTINGKAH NILAI RELIGIUSITAS DAN BUDAYA ORGANISASI UNTUK MENGURANGI KECURANGAN? Urumsah, Dekar; Wicaksono, Aditya Pandu; Hardinto, Wirawan
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18202/jamal.2018.04.9010

Abstract

Abstrak: Pentingkah Nilai Religiusitas dan Budaya Organisasi untuk Mengurangi Kecurangan? Penelitian ini berusaha untuk menginvestigasi urgensi religiusitas dan budaya organisasi dalam meminimalisir perilaku kecurangan individu. Metode yang digunakan adalah wawancara kepada informan dan dianalisis melalui coding. Penelitian ini menunjukkan bahwa religius mampu mencegah terjadi kecurangan. Namun, kondisi tersebut tidak dapat terjadi secara konsisten. Keyakinan religius dapat berubah jika individu mendapatkan tekanan, sehingga mengabaikan religiusitas yang dimilikinya. Di sisi lain, budaya organisasi sangat berkaitan erat dengan pimpinan sehingga arah budaya sangat bergantung dengan pimpinan. Selain itu, promosi anti kecurangan belum banyak diterapkan di organisasi.Abstract: Is the Value of Religiosity and Organizational Culture Important for Reduce Fraud? This study seeks to investigate the urgency of religiosity and organizational culture in minimizing individual fraud behavior. The method used is interview to informant and analyzed through coding. This study shows that religious can prevent fraud. However, such conditions can not occur consistently. Religious beliefs can change if the individual gets pressure, thus ignoring the religiosity it has. On the other hand, organizational culture is closely related to the leadership so that the direction of culture depends on the leader. In addition, anti-fraud promotions have not been widely applied in organizations. 
Application Four Type of Ameliorant to Increase Cucumber Wicaksono, Aditya Pandu
PLANTROPICA: Journal of Agricultural Science Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Application of ameliorant is one of solution to improve saline soil. The purpose of this research were to get the most effective land ameliorant for growth and yield of Cucumber (Cucumis sativus L.) varieties Metavy and Monza in saline land. This research was conducted from May to October 2016. It located at Sidomukti village, Brondong district, Lamongan that has saline lands with EC value ± 4.8 dS m-1.
Melihat jauh ke dalam: Dampak kecerdasan spiritual terhadap niat melakukan kecurangan Urumsah, Dekar; Wicaksono, Aditya Pandu; Pratama, Adhetra Januar Putra
Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia Vol 20, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jaai.vol20.iss1.art5

Abstract

Kecurangan sedang menjadi isu yang menonjol karena dampak kerugian yang luar biasa. Para pelaku kecurangan tanpa ragu untuk melakukannya dengan mengorbankan moral dan etika. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kecerdasan spiritual dalam niat melakukan kecurangan dan pengaruhnya terhadap moral pemimpin dan budaya organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebar kuesioner ke responden dan diolah dengan alat statistik smart PLS 3. Responden penelitian ini adalah 52 karyawan departemen keuangan perusahaan swasta di Yogyakarta. Temuan penelitian ini adalah kecerdasan spiritual individu bukan merupakan pencegah kecurangan. Temuan lain adalah kecerdasan spiritual mampu untuk mewujudkan budaya organisasi dan moral pemimpin yang baik. Budaya organisasi yang baik mencegah kecurangan di organisasi, tetapi moral pemimpin yang baik tidak menutup kemungkinan untuk melakukan kecurangan. Hasil penelitian ini merekomendasikan orgnaisasi untuk meningkatkan program-program yang meningkatkan moral dan etika.
KINERJA INDIVIDU SEBAGAI DAMPAK PENERIMAAN TEKNOLOGI: PENDEKATAN MODEL UTAUT Wicaksono, Aditya Pandu; Urumsah, Dekar; Nugroho, Gilang
Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol 2, No 1 (2017): Volume 2, Nomor 1, Tahun 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.964 KB) | DOI: 10.23887/jia.v2i1.10157

Abstract

ABSTRAKTeknologi informasi (TI) saat ini sudah menjadi saraf yang penting dalam menopang tubuh perusahaan. Selain itu, TI diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan produktivitas karyawan. Oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan untuk menguji penggunaan teknologi terhadap kinerja individu. Penelitian ini menggunakan variabel yang diambil dari unified theory of acceptance and use of technology (UTAUT) sebagai variabel yang mempengaruhi penggunaan teknologi dan kinerja individu. Penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner ke responden. Responden penelitian ini adalah karyawan di perusahaan pengembang perangkat lunak di Yogyakarta. Dengan teknik convenient sampling diperoleh 132 responden dan diolah dengan smartPLS. Hasil penelitian menemukan bahwa persepsi kenyamanan, pengaruh sosial, dan kondisi yang memfasilitasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan TI. Lebih lanjut, persepsi kenyaman, kondisi yang memfasilitasi, dan penggunaan TI berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja individu. Kesimpulannya, penggunaan teknologi dipengaruhi oleh persepsi kenyamanan menggunakan teknologi, adanya pengaruh sosial, dan fasilitas yang tersedia yang kemudian akan meningkatkan kinerja individu. Penelitian ini mendorong perusahaan untuk menggunakan teknologi untuk meningkatkan kinerja individu.Kata kunci: Kinerja Individu, Teknologi Informasi, UTAUT ABSTRACT Nowadays, information technology (IT) was a fundamental tool for companies to bolster their activities. In Addition, the expectation of IT usage was able to enhance employees’ performances and productivities. Furthermore, this research examines the influence of technology to individual performance. This research selected variables that available in unified theory of acceptance and use of technology (UTAUT) as variable which influencing IT usage and individual performances. This was a quantitative research by distributing questionnaire to employees of software developer companies in Yogyakarta as participants. Convenient sampling was applied and gathering 132 data which was executed using SmartPLS. This research finds perceived enjoyment, social influence, and facilitating condition is positively significant influencing IT usage. In other hand, perceived enjoyment, facilitating condition, and IT usage is positively and significantly influencing individual performances. In conclusion, IT usage is influenced by perceived enjoyment of IT usage, social influence, and facilitating condition. Then, these variables are able to heighten individual performances. This research drives the companies to use and advance the IT to raise individual performances. Keywords: Information Technology, Individual Performance, UTAUT  
ANALISIS GENDER DALAM PEMBAJAKAN PRODUK DIGITAL Wicaksono, Aditya Pandu; Urumsah, Dekar
(JRAMB) Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana Vol 4, No 2: November 2018
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.092 KB) | DOI: 10.26486/jramb.v4i2.585

Abstract

Di era teknologi yang canggih pembajakan produk digital sangat mungkin untuk dilakukan oleh siapapun. Kasus ini sangat sulit untuk dicegah namun harus dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi factor-faktor yang mendorong perilaku pembajakan digital. Penelitian ini menitikberatkan pada analisis gender berdasarkan pada model penelitian yang dibuat. Penelitian ini menggunakan model dari TAM yang tidak digunakan oleh penelitian sebelumnya. Sampel penelitian adalah mahasiswa S1 di Yogyakarta dengan menerapkan teknik convenience, purposive, dan snowball. Dengan menggunakan kuesioner daring, penelitian ini memperoleh data dari 94 mahasiswa dan 115 mahasiswi. Hasil menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara mahasiswa dan mahasiswi dalam perilaku pembajakan. Mahasiswa sulit untuk menerima harga dari produk digital yang asli sedangkan mahasiswi bersedia untuk membayar. Penelitian ini mengingatkan perusahaan untuk lebih memperhatikan keamanan penjualan produk digitalnya. Selain itu, pemerintah dan perusahaan perlu untuk berkolaborasi memerangi pembajakan juga memperkuat perlindungan hak cipta.