Articles

Found 33 Documents
Search

The Effects of the Construction Process on the Local Economy in Indonesia

MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 12, Nomor 3, Edisi XXX, OKTOBER 2004
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.966 KB)

Abstract

Industri jasa konstruksi memberikan kontribusi yang nyata serta signifikan terhadap proses pembangunan untuk negara sedang berkembang ataupun negara maju.  Produk yang dihasilkan industri konstruksi seperti jalan, jembatan, waduk, saluran irigasi, sekolah, kantor serta bangunan gedung lainnya merupakan sarana dasar sebagai infrastruktur untuk proses berkembangnya kegiatan bisnis dan sosial bagi kepentingan publik dan swasta. Industri jasa konstruksi tidak hanya berperan pada hasil atau produk yang dihasilkan, namun industri jasa konstruksi juga mampu menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat baik secara langsung ataupun tidak langsung pada saat proses pelaksanaannya.  Hal ini membuktikan bahwa industri konstruksi mempunyai efek terhadap perkembangan suatu pembangunan lokal ekonomi tidak hanya pada produk yang dihasilkan, namun juga saat proses berlangsungnya masa konstruksi pada suatu struktur bangunan. Kajian pada penelitian ini mempelajari secara detail dan sistematis pengaruh dari investasi pada sektor konstruksi terhadap lokal ekonomi, khususnya pada jumlah tenaga kerja yang dapat diserap pada proyek dengan sifat “labour intensive atau equipment based method”. Surve dan kuestioner dilakukan di beberapa propinsi di Indonesia guna memperoleh data-data yang diperlukan, terutama aliran uang yang berlangsung dari investor hingg ke pihak-pihak yang terkait selama proses konstruksi.  Secara tidak langsung, kajian ini juga mengamati adanya perbedaan waktu saat masing-masing pihak yang terlibat dalam proses konstruksi memperoleh pendapatan dari tagihan yang diajukan kepada pemilik proyek. Hasil dari data yang telah dikumpulkan melalui surve dan kuestioner , serta dengan bantuan dari satu seri tabel input-output dari tahun 1985, 1990, 1995 dan 1998, dapat disimpulkan bahwa industri jasa konstruksi memberikan kontribusi yang cukup signifikan bagi proses pembangunan suatu daerahKata kunci: industri jasa konstruksi, lokal ekonomi, makro dan mikro ekonomi, input-output table.Permalink: http://ejournal.undip.ac.id/index.php/mkts/article/view/2723[How to cite: Wibowo, M.A. dan Mawdesley, M.J., 2004, The Effects of the Construction Process on the Local Economy in Indonesia, Jurnal Media Komunikasi Teknik Sipil, Volume 12, Nomor 3, pp. 1-11]

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA EKONOMI PRODUKTIF BERBASIS POTENSI LOKAL PADA MASYARAKAT RAWAN KEMISKINAN DI SEKITAR WADUK KEDUNG OMBO

Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture Vol 26, No 1 (2011): March
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community empowerment is a process to facilitate and encourage the community to be able to put themselves in proportion and become the main actors in the use of strategic environment to achieve a long-term sustainability. The development of productive economic activities is a rational option for strengthening the local economy and local development potential  in communities around the forest. The purpose of this study were 1) know the mapping of local commodities that have the potential to be empowered, 2) know the introduction of appropriate technologies that meet the characteristics of the local potential, 3) drafting of strategies for developing productive economic activities in vulnerable poverty communities around the forest, the basic method used in this research is descriptive qualitative research. The research was conducted in communities around the Dam of Kedungombo in Ngargotirto Village, Sub district of Sumberlawang, District of Sragen. The approach used in this study is the PRA (Participatory Rural Appraisal). The analysis used is a social institution analysis, stakeholder analysis and SWOT analysis. The results of the study concluded that Ngargotirto Village the postscript is a community around the forest take a relatively longer in the development of productive economic activities compared with the rice fields, or near urban communities. Viewed from the socio cultural perspective is not ready to receive industrialization in their lives and still occur clash between the culture industry and an agrarian culture. In an effort to stimulate and develop the productive economic activities, it needs a strategy that can build the foundation for productive economic activities, namely: 1) strategic forum for dialogue facilitation to synergize stakeholder, 2) institutional strengthening productive economic activities, 3) improve the capability sources human resources, 4) apply the appropriate technology. For that, the starting point in the development of productive economic activities in local communities is to synergize the clash of cultures.

URGENSITAS PENYULUHAN HUKUM AGRARIA PADA MASYARAKAT RAWAN KONFLIK PERTANAHAN

YUSTISIA Vol 75 (2008)
Publisher : YUSTISIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In somecountries even more in underdevelopment country (include Indonesia) the landproblems are that easily cause conflict andsensitive problems, so land reform extention is very urgent tobe done, for years toyearstheintencity ofland  conflictandlandproblem increase andmore complex. The land reform extention isasystem ofgiving information, consultation andguidance oflandproblem public continuously to increase knowledge, conscientizacao lawandpeople willing togetrightand obligation. Thepurposes of law extention is to make good landgovernance administration. Thebenefeceries of law extention is also not only for grass root community, but for department and non department that hasrelation tolandprob lems.

Sistem Penghitung Pengunjung Perpustakaan, Arsip Dan Dokumentasi Kabupaten Pacitan Berbasis Mikrokontroler ATMEGA8535

Speed - Indonesian Journal on Computer Science 2014: IJCSS - Accepted Paper
Publisher : Fakultas Teknologi Informatika Universitas Surakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : This application intent to account incoming visitor amount in  ruangan library,Aarsip and pacitans regency Documentation. This research constitute data design research that acquired of yielding design examination bases measurement and watch. This series intent to know hardwares scheme form, This calculating series working bases program already be inserted into controlling series that utilizes IC ATMega8535. Censor provedes with this series Ultrasonic and LCD where Ultrasonics censor is utilized as reader and LCD is utilized as penampil, so gets to be concluded that this tool corresponded to that is plotted. Tips of attempt result is if there is ingoing person just concurrently get to detect one and censor has to be assembled on door middle because can detect short person and high. Key word    : Counter, Ultrasonic SRF05s censor, Mikrokontroler ATMega8535   Abstrak : Aplikasi ini bertujuan untuk menghitung jumlah pengunjung yang masuk dalam  ruangan Perpustakaan,Aarsip dan Dokumentasi kabupaten pacitan. Penelitian ini merupakan penelitian desain data yang diperoleh dari hasil pengujian rancangan berdasarkan pengukuran dan pengamatan. Rangkaian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk perancangan hardware, Rangkaian penghitung ini bekerja berdasarkan program yang telah dimasukkan kedalam rangkaian pengontrol yang menggunakan IC ATMega8535. Rangkaian ini dilengkapi dengan sensor Ultrasonic dan LCD dimana sensor Ultrasonic digunakan sebagai pembaca dan LCD digunakan sebagai penampil, sehingga dapat disimpulkan bahwa alat ini telah sesuai dengan yang direncanakan. Saran dari hasil percobaan adalah apabila ada orang yang masuk secara bersamaan hanya dapat mendeteksi satu dan sensor harus dipasang pada pertengahan pintu karena bisa mendeteksi orang pendek dan tinggi. Kata kunci  : Penghitung, Sensor Ultrasonic SRF05, Mikrokontroler ATMega8535

KAJIAN KELEMBAGAAN AGRIBISNIS WORTEL UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN KAWASAN AGROPOLITAN SUTHOMADANSIH DI KABUPATEN KARANGANYAR

Caraka Tani - Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian Vol 25, No 1 (2010)
Publisher : Caraka Tani - Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejauh  ini, pembangunan  dengan  institusi  agribisnis  pedesaan  biasanya  jauh  dari  harapan  untuk menyelesaikan masalah terkait.   Model dari perpaduan di antara petani dan pengusaha agribisnisdi tandai suatu kinerja tak memuaskan.   underdevelopment  dari modelnya persekutuan sehubungan dengan secara filsafat,  ini  mempunyai  tidak  bersatu  pemegang  taruhan  pada  satu  penggunaan  umum  yang  mana menyediakan bermanfaat bagi menurut perbandingan.Tujuan  dari  penelitian  yang  diarahkan  untuk  mendeskripsikan   institusi  lokas  agribisnis  yang berpotensi sebagai supporting agribisnis di komuditas wortel; untuk mengkaji kinerja kelembagaan  yang lokal agar mendukung satu agribussiness wortel; (ii.) untuk menguji pendapat dari ini pemegang taruhan ke arah pembangunan kelembagaan untuk wortel.Pengamatan  dengan  salah   satu cara deskriptif.  Lokasi  penelitian  dipilih purposively.  Subdistrict dari Tawangmangu telah dipilih sebagai daerah penghasil  wortel adalah paling tinggi dibandingkandaerah lain di Karanganyar.  Data dikumpulkan  dari sejumlah ytokoh masyarakat dan petani.   Dari sumber yang dapat dipercaya diketahui tentang konsep dari ‘ agropolitant sendiri; bahkan beberapa petani kurang mempedulikan konsep itu. Area dari agropolitant yang mana tadinya direncanakan jadi wilayah pariwisata agro dan promosi dari barang produksi setempat jauh dari harapan semula. Pada kenyataan di lapangan tidak ada aktivitas pemasaran untuk barang produksi setempat itu.Beberapa  program  yang  layak  dipertimbangkan  untuk  diterapkan  agar  dapat  mencapai  tujuan. Pertama,  meningkatkan  posisi  penawaran,  ini  layak  untuk  meningkatkan  intensitas  dari  asssistance. Terutama, ini disarankan untuk meningkat mutu dari manajemen organisasi dan entreprenurship.  Kedua, adalah  penting  bagi  pemda  untuk  memudahkan  jaringan  antara  subdistricts  atau  dengan  daerah  luar dengan perhatian khusus untuk menghubungkan petani wortel. Sebagai institusi yang barang jualan efektif untuk menerapkan  fungsi dari pembangunan,  advocation,  dan relevan yang promosi  ke wortel. Ketiga, penting bagi pemda untuk meningkatkan  efektivitas,  especialy  pada langkah dari sosialisasi,   di hormat dengan pembangunan agropolitant.

ENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM−BASED FIELD INVESTIGATION (PBFI) TERHADAP KEMAMPUAN BERTANYA

Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.6, Juni 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.046 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of learning model Problem-Based Field Investigation toward questioning skill of biology students of the State University of Malang (UM). This research quasi experimental elaborated One Group Time-Series Design. The study was conducted on 26 students who take a Limnology course. Data were collected from the observation and questionnaire before and after the application of the model. Based on the results of Analysis of Variance (ANOVA) with significance level of 0.05 (P value<0.05) showed that questioning skill increased significantly over time (P = 0.000).Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem-Based Field Investigation terhadap kemampuan bertanya mahasiswa jurusan biologi Universitas Negeri Malang (UM). Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain One Group Time–Series Design. Penelitian dilakukan pada 26 mahasiswa jurusan S1 biologi FMIPA UM yang menempuh matakuliah Limnologi. Data hasil penelitian dikumpulkan dari hasil observasi dan daftar pertanyaan yang diajukan mahasiswa selama sebelum dan setelah penerapan model pembelajaran. Berdasarkan hasil Analysis of Variance (ANOVA) dengan taraf signifikansi 0,05 (P value<0,05) menunjukkan bahwa kemampuan bertanya mahasiswa secara signifikan meningkat seiring waktu (P=0,000).

Strategi Komunikasi Masyarakat Samin dalam Membangun Ketahanan Pangan Lokal

Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 10, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.503 KB)

Abstract

Saminculture remain survive in several areas in Blora regency. They have a unique approachin building the local food security.Samin people have a principle that to supplyfoodnecessity, rice is not the only option.They maintain the variety of the foodstuffs. Therefore, it isinterestingto trace how the Samincommunity undertake the communication strategies to buildlocal foodsecurity. The research was conducted in Blora. The analytical technique used is asinglecase study by using interactive analysis model, namely: data reduction, presentation ofdata anddrawing conclusion or verification. The result shows that communicationstrategies of Samincommunity in maintaining tradition and building local food securityare reflected in the oraltraditions and symbols. The communicators, both parents and communityelders are the mostdominant factors affecting the effectiveness of this communication. The communicationchannelsused to deliver the message about life values andSamin traditions arethe interpersonal channels,through the customs to gather to discuss or seek guidance from the elders. The effectivenessof communication in inheriting the tradition is reflected incontinuity of the application ofSamin community up to now

Sistem Penghitung Pengunjung Perpustakaan, Arsip Dan Dokumentasi Kabupaten Pacitan Berbasis Mikrokontroler ATMEGA8535

IJNS - Indonesian Journal on Networking and Security IJNS Accepted Paper
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : This application intent to account incoming visitor amount in  ruangan library,Aarsip and pacitans regency Documentation. This research constitute data design research that acquired of yielding design examination bases measurement and watch. This series intent to know hardwares scheme form, This calculating series working bases program already be inserted into controlling series that utilizes IC ATMega8535. Censor provedes with this series Ultrasonic and LCD where Ultrasonics censor is utilized as reader and LCD is utilized as penampil, so gets to be concluded that this tool corresponded to that is plotted. Tips of attempt result is if there is ingoing person just concurrently get to detect one and censor has to be assembled on door middle because can detect short person and high. Key word    : Counter, Ultrasonic SRF05s censor, Mikrokontroler ATMega8535   Abstrak : Aplikasi ini bertujuan untuk menghitung jumlah pengunjung yang masuk dalam  ruangan Perpustakaan,Aarsip dan Dokumentasi kabupaten pacitan. Penelitian ini merupakan penelitian desain data yang diperoleh dari hasil pengujian rancangan berdasarkan pengukuran dan pengamatan. Rangkaian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk perancangan hardware, Rangkaian penghitung ini bekerja berdasarkan program yang telah dimasukkan kedalam rangkaian pengontrol yang menggunakan IC ATMega8535. Rangkaian ini dilengkapi dengan sensor Ultrasonic dan LCD dimana sensor Ultrasonic digunakan sebagai pembaca dan LCD digunakan sebagai penampil, sehingga dapat disimpulkan bahwa alat ini telah sesuai dengan yang direncanakan. Saran dari hasil percobaan adalah apabila ada orang yang masuk secara bersamaan hanya dapat mendeteksi satu dan sensor harus dipasang pada pertengahan pintu karena bisa mendeteksi orang pendek dan tinggi. Kata kunci  : Penghitung, Sensor Ultrasonic SRF05, Mikrokontroler ATMega8535

Pengaruh Kode Etik Akuntan, Personal Ethical Philosophy, Corporate Ethical Value Terhadap Persepsi Etis Dan Pertimbangan Etis Auditor (Studi Empiris pada Kantor Akuntan Publik di Jakarta)

- Vol 3, No 2 (2014): (Oktober 2014) etika dan relasi dalam kehidupan
Publisher : UNTAG Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.223 KB)

Abstract

Rest (1986) mengemukakan bahwa untuk bertindak secara moral, seseorang paling tidak harus telah melakukan empat proses psikologi dasar, yaitu: sensitivitas etis; pertimbangan etis; motivasi etis; dan karakter etis. Penelitian ini memfokuskan pada komponen pertama dan kedua, yaitu sensitivitas etis dan pertimbangan etis, dari empat komponen model Rest. Tujuan penelitian ini adalah menguji secara empiris pengaruh dari kode etik akuntan, personal ethical philosophy, corporate ethical value terhadap persepsi etis dan pertimbangan etis auditor. Populasi penelitian ini adalah para auditor yang bekerja pada kantor akuntan publik (KAP) di Jakarta. Untuk mengumpulkan data, penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sebuah sampel yang terdiri atas 52 auditor telah digunakan untuk menginvestigasi efek dari kode etik akuntan, serta personal ethical philosophy dan corporate ethical value mereka terhadap persepsi etis dan pertimbangan etis.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada suatu efek positif yang secara statistik signifikan dari kode etik akuntan, personal ethical philosophy, corporate ethical value terhadap persepsi etis dan pertimbangan etis auditor. Kata kunci: Kode etik akuntan, personal ethical philosopi, corporate ethical value, ethical perception, ethical judgment, auditors and Rest’s four-component model. Rest (1986) posited that to behave morally, an individual must have performed at least four basic psychological processes: ethical sensitivity; ethical judgment; ethical motivation; and ethical character. This study focused on the first and second component: ethical sensitivity and ethical judgment, of Rest’s model. The purpose of this study was to empirically examine the influence of the ethical code of Indonesian accountants, personal ethical philosophy, corporate ethical value on ethical perception and ethical judgment of auditors. The population of the research were auditors working at public accountant firms in Jakarta. This research use purposive sampling method to collect data. A sample of 52 auditors was employed to investigate the effects of the ethical code of Indonesian accountants, their personal ethical philosophy and corporate ethical value on ethical perception and ethical judgment.Findings of this research showed that there were a positive effect of the ethical code of Indonesian accountants, personal ethical philosophy, corporate ethical value on ethical perception and ethical judgment of auditors. Keywords: the ethical code of the Indonesian accountants, personal ethical philosophy, corporate ethical value, ethical perception, ethical judgment, auditors and Rest’s four-component model.

RANCANG BANGUN MODEL KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI ORGANIK DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN

Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan Vol 14, No 1 (2013): JEP Juni 2013
Publisher : Universitas Muhammdaiyah Surakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.648 KB)

Abstract

The aim of this research was to design an institutional model for organic rice agribusiness. Data were collected through interviews and focus group discussion which includes the primary and secondary data. Data analysis methods for organic rice agribusiness institutional development were: system analysis, institutional analysis and interactive analysis. Result of the research indicated that organic rice agribusiness system in Sragen was supported by a strong superstructures. There were Go Organic 2010 program and many policies of Sragen government includes: cultivation, extension, marketing, and certification. Profile community of organic rice agribusiness includes organic rice farmers, farmer groups, associations of farmer groups (gapoktan), extension agents, organic rice farmer associations, organic rice agro-industry companies, government, and consumers. Designing models with the agribusiness system suggested a cluster of industry (industrial cluster) which composed of five subsystems, namely: upstream agribusiness, on farm agribusiness, down stream agribusiness, supporting agribusiness system, and marketing subsystem.