Articles

Found 27 Documents
Search

MEKANISME PEMILIHAN MPR DENGAN CONGESTION DETECTION DALAM OLSR PADA MANET

Jurnal Ilmu Komputer Vol 6, No 2: September 2013
Publisher : Jurnal Ilmu Komputer

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MANET (Mobile Ad-hoc Network) is a collection of mobile nodes which comunicate each others usingwireless network. MANET does not have fixed network infrastructure. OLSR (Optimized Link State Routing) is arouting protocol in MANET. In OLSR there is a selection of neighbor nodes as MPR (Multi Point Relay) forforwading packet data from source to destination. MANET characteristics which shared medium to comunicatewirelessly, causing congestion vulnerable occurs in intermediate node when packet data transmission fromsource to destination. The congestion that occurs in network can lead to high packet loss and long delay, thuscausing reduction of network performance. This study aims to perform the selection of MPR in OLSR withcongestion detection methods in MANET. Results of the study showed that MPR selection with congestiondetection in OLSR can improve packet delivery ratio and network throughput when packet transmission fromsource to destination. This study simulated on Network Simulator version 2 (NS-2).

PENJADWALAN ALOKASI JOB BERBASIS METODA HEURISTIK PADA LINGKUNGAN GRID INDONESIAN EDUCATION GRID

Jurnal Ilmu Komputer Vol 6, No 2: September 2013
Publisher : Jurnal Ilmu Komputer

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Scheduling mechanism on a grid system became one of important factor in measuring performance of thegrid system. Moreover, building a grid system which is used for experiment or research is time and cost consuming,and then a grid system simulation can be an alternative. In a previous study has been conducted by designing andsimulating of the grid system which is called Indonesian Education Grid (IndoEdu-Grid). A random allocation jobscheduling method was used in the previous study (the method is called UD-IndoEdu-Grid in the next section).Therefore, in this paper we proposed an allocation job scheduling based on heuristic method called TS-IndoEdu-Grid, and thus expected to improve the performance of the IndoEdu-Grid environment. Experiment results show thatby using the TS-IndoEdu-Grid method could reduce makespan by 20% to UD-IndoEdu-Grid. In flowtime parameterthe TS-IndoEdu-Grid method also produces 94% smaller than the UD-IndoEdu-Grid method

PEMILIHAN NODE TETANGGA YANG HANDAL DENGAN MEMPERHITUNGKAN SIGNAL STRENGTH DAN LINK QUALITY PADA ZONE ROUTING PROTOCOL DI LINGKUNGAN MANET

Jurnal Ilmu Komputer Vol 6, No 2: September 2013
Publisher : Jurnal Ilmu Komputer

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zone Routing Protocol (ZRP) is a hybrid routing protocol on MANET, because the routing protocol isbase on two protocols, namely IntrAzone Routing Protocol (IARP) and IntErzone Routing Protocol (IERP).Through IARP, each node identifies distance to all nodes in its routing zone. Although the network is very large,the update process is only distribute locally in its routing zone only and not the whole network. While IERPprotocol is responsible to find a route to a node that is located outside the zone. The selection of neighboringnodes completely done by Neighbor Discovery Protocol (NDP), which is performe by the node selection NDP issending beacons broadcast message. NDP only use TTL to decide whether the neighboring nodes in broken ormaintained.In this research, the method of signal strength based link-sensing stability adaptation into the work processof the NDP. This method works based on the signal strength of a node. Signal strength of a node are reliableif the node does not exceed the predetermined threshold value. Reliable nodes that will be stored in theneighbor table and will be a reference to the IARP routing process. Nodes are not reliable will be disconnectedand will not send beacons at the message again.The selection of reliable neighbor nodes by calculating signal strength and link quality is able to improvethe performance of ZRP routing protocols. Protocols tested in scenarios designed by the wide variationarea. The test results showed an increase of 4:13 kbps increase in throughput, a decrease of 9.98 ms e2e delayand routing overhead decreased by 3.83%.

ADAPTIVE WEB SITE DENGAN METODE FUZZY CLUSTERING

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 3, No 1 Januari 2004
Publisher : Jurusan Teknik Informatika ITS, Fakultas Teknologi Informasi, Institut Teknologi Sepuluh N

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ledakan pertumbuhan dan perkembangan informasi dalam dunia maya menjadikan personalisasian informasi menjadi isu yang penting. Personalisasi informasi yang akan diberikan oleh situs web akan sangat mempengaruhi pola dan perilaku pengguna dalam pencarian informasi, terutama pada perdagangan elektronis (e-commerce). Salah satu pendekatan yang memungkinkan dalam personalisasian web adalah mencari profil pengguna (user profile) dari data historis yang sangat besar di file web log. Pengklasifikasian data tanpa pengawasan (unsupervised clasification) atau metode metode clustering cukup baik untuk menganalisa data log akses pengguna yang semi terstruktur. Pada metode ini, didefinisikan "user session" dan juga ukuran perbedaan (dissimilarity) diantara dua web session yang menggambarkan pengorganisasian sebuah web site. Untuk mendapatkan sebuah profil akses pengguna, dilakukan pembagian user session berdasarkan pasangan ketidaksamaan menggunakan algoritma Fuzzy Clustering. Kata kunci : Adaptive Website, Fuzzy Clustering, personalisasi informasi.

PENGUJIAN PERANGKAT LUNAK DENGAN MENGGUNAKAN MODEL BEHAVIOUR UML

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 1, No 1 Juli 2002
Publisher : Jurusan Teknik Informatika ITS, Fakultas Teknologi Informasi, Institut Teknologi Sepuluh N

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengujian perangkat lunak merupakan tahap keempat pada pengembangan perangkat lunak. Pengujian perangkat lunak dilakukan untuk mencari kesalahan perangkat lunak yang dikembangkan. Tahap analisis, desain dan implementasi perangkat lunak tidak menjamin bahwa perangkat lunak bebas kesalahan (fault free). Untuk mengurangi atau menghilangkan kesalahan pada perangkat lunak diperlukan suatu tahap pengujian untuk menemukan kesalahan-kesalahan yang ada pada perangkat lunak. UML, Unified Modelling Language sebagai Bahasa Pemodelan Terpadu mempunyai perangkat untuk memodelkan perangkat lunak memvisualisasikan use case, statis, dan perilaku perangkat lunak di dalam sistem. Pengujian perangkat lunak dengan menggunakan model behaviour UML dapat mengetahui kualitas perangkat lunak dalam sistem yang sedang dibangun.Kata Kunci: UML, pengujian, Behaviour

EKSPLORASI DAN IMPLEMENTASI UNIFIED APPROACH DALAM PERANCANGAN SISTEM INFORMASI : STUDI KASUS SISTEM RESERVASI HOTEL

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 1, No 1 Juli 2002
Publisher : Jurusan Teknik Informatika ITS, Fakultas Teknologi Informasi, Institut Teknologi Sepuluh N

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan perangkat lunak merupakan tahapan yang penting di dalam rekayasa perangkat lunak. Pemilihan perangkat perancangan yang dapat membantu memodelkan perangkat lunak menentukan kemudahan spesifikasi, implementasi, visualisasi, pengujian, dan dokumentasi perangkat lunak. UML, Unified Modelling Language sebagai Bahasa Pemodelan Terpadu mempunyai perangkat untuk memodelkan perangkat lunak memvisualisasikan use case, statis, dan perilaku perangkat lunak di dalam sistem. Penggunaan UML di dalam perancangan sistem informasi berbeda dengan penggunaan UML di dalam perangkat Lunak Waktu Nyata (Realtime). Pendekatan Unified adalah salah satu panduan yang digunakan untuk perancangan perangkat lunak dengan menggunakan UML. Kata kunci: UML, pendekatan unified, reservasi hotel.

Reduksi Feedback Implosion pada Reliable Multicast Protocol Menggunakan Backup Node Terdistribusi

Jurnal EECCIS Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masalah dalam pengiriman data secara massal, seperti pendistribusian update perangkat lunak, adalah pemborosan bandwidth. IP multicast yang reliabel dapat dimanfaatkan sebagai solusi dalam mengatasi permasalahan ini, namun IP multicast yang reliabel memiliki peluang feedback implosion yang besar ketika terdapat paket yang hilang dalam jumlah besar. Dalam penelitian ini, penulis mengemukakan sebuah metode untuk meminimalisir kemunculan negative-acknowledgment (NAK) agar dapat menekan peluang terjadinya feedback implosion. Pada metode ini, tiap node dalam sebuah multicast group akan memetakan node lain yang berdasarkan tingkat reliabilitas dan menjadikannya sebagai backup node. Reliabilitas ini diukur berdasarkan besarnya ketersediaan bandwidth dan packet loss pada jaringan. Node yang mengalami packet loss, akan mengirimkan NAK ke backup node sesuai dengan urutan reliabilitasnya. Tujuannya agar tidak terjadi bottleneck di node pengirim, sehingga dapat menurunkan pengiriman NAK yang sama berulang kali. Dari hasil percobaan, terbukti metode ini dapat menurunkan total NAK yang dikirimkan dengan cara mengurangi peluang bottleneck pada node pengirim sehingga dapat meningkatkan peluang terbalasnya NAK dan menurunkan jumlah pengiriman ulang NAK dengan signifikan.Kata Kunci—IP multicast, reliabel, feedback implosion, NAK, backup node, ketersediaan bandwidth, packet loss.

PENGEMBANGAN PENCEGAHAN SERANGAN DISTRIBUTED DENIAL OF SERVICE (DDOS) PADA SUMBER DAYA JARINGAN DENGAN INTEGRASI NETWORK BEHAVIOR ANALYSIS DAN CLIENT PUZZLE

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 13, No 1, Januari 2015
Publisher : Teknik Informatika, ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Denial of Service (DoS) merupakan permasalahan keamanan jaringan yang sampai saat ini terus berkembang secara dinamis. Semakin tinggi kemampuan komputasi suatu komputer penyerang, serangan DoS yang dapat dihasilkan juga semakin membahayakan. Serangan ini dapat mengakibatkan ketidakmampuan server untuk melayani service request yang sah. Karena itu serangan DoS sangat merugikan dan perlu diberikan pencegahan yang efektif. Ancaman berikutnya yang juga sangat membahayakan adalah Distributed Denial of Service (DDoS), dimana serangan ini memanfaatkan sejumlah besar komputer untuk menjalankan serangan DoS kepada server, web service, atau sumber daya jaringan lain. Mengingat resiko besar yang diakibatkan serangan DDoS ini, banyak peneliti yang terdorong untuk merancang mekanisme penga-manan sumber daya jaringan. Pada penelitian ini, penulis mengkhususkan pokok permasalahan pada pengamanan web service. Penulis mengemuka-kan sebuah mekanisme untuk mengamankan web service dengan cara melakukan filtrasi dan validasi permintaan yang diterima untuk mengakses sumber daya jaringan. Filtrasi dan validasi ini dilakukan dengan gabungan metode Network Behavior Analysis (NBA) dan Client Puzzle (CP). Metode NBA menjadi lapisan pertahanan pertama untuk mendeteksi apakah sedang terjadi serangan DDoS dengan mengukur tingkat kepadatan jaringan/Network density. Dari metode NBA, didapatkan IP Address yang perlu divalidasi dengan metode CP sebagai lapisan pertahanan kedua. Apabila suatu service request sudah berhasil melewati proses filtrasi dan validasi ini, maka service request ini baru akan dilayani. Dari hasil percobaan, terbukti metode ini dapat mendeteksi serangan DDoS sekaligus menjamin bahwa service request yang sah mendapat pelayanan yang seharusnya sehingga server dapat melayani service request dengan baik.

ADAPTIVE BROWSER UNTUK OPTIMALISASI KONSUMSI PENGGUNAAN DAYA BATERAI PADA MOBILE DEVICE

Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkembangnya teknologi mobile akhir-akhir ini mengakibatkan semakin banyak pengguna yangmengakses  layanan  jaringan  melalui  perangkat mobile,  seperti tablet atau smartphone.Personalisasi  tampilan  dan  konten  menjadi  lebih  penting.  Perangkat mobile memiliki  sifat  yangberbeda  dengan  komputer desktop.  Perangkat mobile tidak  memiliki  layar  berukuran  besar,perangkat  input-output  yang  nyaman,  dan  memiliki  kemampuan  komputasi  terbatas.  Adaptasikonten  merupakan  definisi  umum  yang  digunakan  untuk  adaptasi/kustomisasi  konten  yangditransfer  dari server  melalui  protokol  HTTP  ke  klien. Metode  penelitian yang  dilakukan  adalahmenyesuaikan  konten  yang  akan  ditransfer  kepada  pengguna  berdasarkan  sumberdaya perangkatyakni  baterai pada  sisi  klien  sehingga  kualitas  layanan  yang  lebih  tinggi  akan  tercapai.  Dalampenelitian  ini,  peneliti  akan  melakukan  pengembangan  metode  adaptasi  konten  yangmempertimbangkan kondisi sumberdaya bateriu pada perangkat pengakses. Estimasi sumberdayabaterai dilakukan  untuk  mengetahui kondisi terkini  baterai yang  ada  pada  perangkat  pengakses.Mekanisme penentuan konten yang sesuai akan didasarkan pada nilai yang dihasilkan dari estimasisumberdaya baterai pada perangkat yang telah dilakukan.

OPTIMASI ADAPTASI KUALITAS KONTEN DENGAN DISTRIBUSI BEBAN UNTUK PENINGKATAN KINERJA LAYANAN MULTIMEDIA DALAM JARINGAN

Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akses internet saat ini tidak hanya dapat dinikmati oleh pengguna komputer personal saja, namunjuga oleh pengguna perangkat bergerak. Namun, perangkat bergerak memiliki keterbatasan sumberdaya karena sifatnya yang dimaksimalkan untuk mobilitas. Karena keterbatasan tersebut muncullahide untuk mengubah halaman web agar dapat ditampilkan maksimal pada perangkat bergerak. Idetersebut  dikenal  dengan  adaptasi  konten.  Terdapat  berbagai  macam  teknik  adaptasi.  Mulai  dariadaptasi  secara  manual,  adaptasi  secara  dinamis  pada  sisi client saja  /  sisi server saja/  sisiintermediate saja, sampai adaptasi secara dinamis dengan pemilihan lokasi pengadaptasian mediaantara client, server dan intermediate.  Namun,  adaptasi  secara  dinamis  dengan  pemilihan  lokasipengadaptasian medianya belum efisien, karena proses tersebut masih dilakukan pada satu sisi saja.Sehingga  apabila  media  yang  di  adaptasi  berupa  data  berukuran  besar  seperti  video  akanmemberatkan  sistem  pada  sisi  yang  memprosesnya.  Pada  penelitian  ini  diusulkan  metodepengadaptasian  media  konten  dengan  mendistribusikan beban  prosesnya  pada  sisiserver danintermediate. Pendistribusian  beban  diberikan  sesuai  dengan ketersediaan  sumber  daya  yangdimiliki oleh  masing-masing  pekerja. Pendistribusian  beban  dilakukan  dengan  memecah  videotersebut  menjadi  beberapa  potong  untuk  kemudian  disebar  dan  diproses  (diadaptasikan)  padamasing-masing pekerja. Kemudian potongan-potongan tersebut digabung kembali dan dikirimkankepada client. Dengan  menerapkan  metode  pendistribusian  beban  dalam  proses  pengadaptasianmedia  konten,  diharapkan  akan  terjadi  peningkatan  performa  dari  proses  adaptasi  konten  yangdilakukan.  Selain  itu  dengan  metode  ini  diharapkan  waktu  respon  dapat  dipercepat  danmeningkatkan performa sistem secara keseluruhan. Sehingga jaminan ketersediaan layanannya pundapat dijamin.