Watemin Watemin
Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl Raya Dukuhwaluh PO Box 202 Purwokerto

Published : 17 Documents
Articles

Found 17 Documents
Search

Karakteristik Sosial Ekonomi Petani Miskin dalam Pengelolaan Usaha Mikro "Tourism Souvenir Goods" Lumongga, Dumasari; Watemin, Watemin
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Volume 29, No. 2, Tahun 2013 [Terakreditasi Dikti]
Publisher : P2U (Pusat Penerbitan Universitas) LPPM Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan  mengkaji karakteristik sosial ekonomi petani dan  profil usaha mikro tourism souvenir goods berbahan limbah hasil pertanian yang dikelolanya di pedesaan.  Lokasi penelitian ditetapkan secara purposive area  di pedesaan Kawasan Wisata Baturaden dan Kawasan Wisata Cilongok, Kabupaten Banyumas, Propinsi Jawa Tengah.  Metode yang digunakan pada penelitian ialah studi kasus deskriptif dengan pendekatan kualitatif kuantitatif.    Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa petani miskin memiliki karakteristik sosial ekonomi tertentu dalam mengelola usaha mikro tourism suvenir goods di pedesaan Kawasan Wisata Baturaden dan Kawasan Wisata Cilongok. Beberapa kriteria karakteristik sosial ekonomi petani miskin   mempunyai kekuatan pengaruh mendorong dan memotivasi potensi dan semangat petani miskin dalam mengelola usaha mikro.  Profil usaha mikro tourism souvenir goods yang dikelola petani miskin menunjukkan adanya persamaan dan perbedaan dalam beberapa indikator yang diamati.  Petani miskin membutuhkan upaya riil untuk peningkatan kemandirian  dan kemampuan kewirausahaan dalam mengembangkan usaha mikro produk souvenir untuk pasar wisata di pedesaan.
ANALISIS PROFITABILITAS USAHATANI CABAI MERAH (Capsicum annuum) DI DESA GOMBONG KECAMATAN BELIK KABUPATEN PEMALANG Rismawanto, Wiit; Budiningsih, Sulistyani; Watemin, Watemin
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 18, No 2 (2016): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.154 KB) | DOI: 10.30595/agritech.v18i2.1746

Abstract

The study aimed to determine the profitability of red chili farming (Capsicum annuum) in Gombong village, Belik District, Pemalang. The study applied purposive sampling method on 60 samples of red chili farmers. The results showed that the cost of farm production of red chili in Gombong village, Belik District, Pemalang regency was divided into two: the fixed costs and variable costs. The average of fixed cost in farming red chili was Rp.2.546.049,325/Ut/Mt, while the average variable cost was Rp.23.916.678/Ut/Mt. Thus, the average total cost of production in the farming red chili was Rp.26.462.727,325/Ut/Mt, then the production costs per kg spent by the farmer in the village of red chili farming Gombong, Belik District, Pemalang regency was Rp.11.132,825/kg. Profitability is the ability of a company to generate (profit) on thelevel of sales, assets, and a specific share capital. In the study, red chili farming in Gombong village, Belik District, Pemalang obtained 14,547 % profits.
ANALISIS PEMASARAN CABAI MERAH (Capsicum annum) DI DESA GOMBONG KECAMATAN BELIK KABUPATEN PEMALANG Utaminingsih, Ekawati Budi; Watemin, Watemin; Dumasari, Dumasari
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 11, No 2 (2009): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.84 KB) | DOI: 10.30595/agritech.v11i2.981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pemasaran cabai merah dan farmer share di Desa Gombong Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode survei. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive dengan pertimbangan bahwa lokasi petani di lokasi penelitian membudidayakan cabai merah sebagai tanaman utama. Responden dalam penelitian ini terdiri dari petani sebanyak 30 orang dan pedagang sebanyak 6 orang. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan perhitungan sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di lokasi penelitian terdapat 3 (tiga) pola saluran pemasaran cabai merah dengan farmer share tertinggi pada saluran ke tiga yaitu 76 %.
TATA NIAGA SALAK PONDOH (Salacca edulis reinw) DI KECAMATAN PAGEDONGAN BANJARNEGARA Budi, Agus Trias; Pujiharto, Pujiharto; Watemin, Watemin
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 11, No 1 (2009): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.13 KB) | DOI: 10.30595/agritech.v11i1.976

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jalur tataniaga salak pondoh yang efisien, mengetahui besarnya bagian pendapatan yang diterima petani (farm share), serta mengetahui bagian keuntungan yang diterima ditingkat pedagang Salak Pondoh. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pagedongan, Kabupaten Banjarnegara. Pemilihan lokasi dilakukan dengan pertimbangan bahwa Kecamatan Pagedongan Kabupaten Banjarnegara merupakan salah satu sentra produksi salak pondoh di Kabupaten Banjarnegara. Metode panelitian yang digunakan adalah metode survei. Sampel penelitian diambil sebanyak 20 orang petani secara simple random sampling dan pedagang sebanyak 6 orang responden. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara dengan responden terpilih. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis sesuai dengan tujuan penelitian yang ingin dicapai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kecamatan Pagedongan terdapat 3 (tiga) pola pemasaran salak pondoh. Dari ketiga pola yang ada, pola pemasaran yang ketiga memberikan farmer share terbesar, serta merupakan pola pemasaran yang paling efisien.
PERANAN BAITUL MAAL MUJAHIDIN DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DI KECAMATAN KEMRANJEN KABUPATEN BANYUMAS Utami, Pujiati; Watemin, Watemin
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 12, No 1 (2010): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.148 KB) | DOI: 10.30595/agritech.v12i1.985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Baitul Maal Mujahidin dalam mendukung ketahanan panganDI Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa terdapat beberapa hal yang menjadi motivasi atau faktor pendorong anggota mengumpulkan zakat hasil pertanian pada Baitul Maal Mujahidin yaitu : sebagai bentuk kewajiban umat Islam dalam rangka melaksanakan salah satu rukun Islam, sebagai wujud rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Yang Maha Kuasa melalui hasil panen komoditas pertanian, sebagai sarana untuk membantu dalam memenuhi kebutuhan beberapa golongan masyarakat yang membutuhkan, sebagai sarana untuk mengurangi kecemburuan sosial, zakat dapat memacu pertumbuhan ekonomi dan menambah berkah atas rezeki yang diperoleh, dan khusus untuk zakat hasil pertanian dapat difungsikan sebagai lumbung pangan untuk mengantisipasi jika pada masa mendatang terjadi bencana kerawanan pangan akibat hasil panen yang tidak optimal.
ANALISIS KELAYAKAN EKONOMI AGROINDUSTRI GULA KELAPA DI DESA JALATUNDA KECAMATAN MANDIRAJA Martono, Anton; Budiningsih, Sulistyani; Watemin, Watemin
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 9, No 1 (2007): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.653 KB) | DOI: 10.30595/agritech.v9i1.948

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya biaya dan pendapatan yang diperoleh petani pengrajin gula kelapa serta untuk mengetahui kelayakan ekonomi agroindustri gula kelapa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Responden diambil dengan metode Purposive Sampling (sengaja) dan ditentukan berjumlah 20 orang petani pengrajin pemilik, 10 orang petani pengrajin penggaduh dan 10 orang petani pengrajin penyewa. Hasil analisis menunjukan biaya produksi rata-rata petani pengrajin pemilik Rp.466.771,00/bulan, petani pengrajin penggaduh Rp.383.443,40/bulan dan petani pengrajin penyewa Rp.489.165,70/bulan. Produksi rata-rata petani pengrajin pemilik 145,75 kg/bulan, petani pengrajin penggaduh 81,60 kg/bulan dan petani pengrajin penyewa 150,70 kg/bulan. Pendapatan rata-rata petani pengrajin pemilik Rp.1.389,00/bulan, petani pengrajin penggaduh (Rp.122.323,40)/bulan dan petani pengrajin penyewa (Rp.6.925,70)/bulan. Besarnya nilai R/C untuk petani pengrajin pemilik 1,003, petani pengrajin penggaduh nilai 0,679, dan petani pengrajin penyewa 0,986.
KAJIAN PARTISIPASI WANITA TANI DALAM PENGELOLAAN TANAMAN PADI SAWAH TERPADU DI KECAMATAN BUKATEJA KABUPATEN PURBALINGGA Pujiharto, Pujiharto; Watemin, Watemin
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 10, No 2 (2008): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.207 KB) | DOI: 10.30595/agritech.v10i2.966

Abstract

This research aimed to 1) learn profiles of women farmers who participate in the management of integrated crop for rice by observing age, formal education grade, farming effort, social economic grade, and farming experience, 2) know factors influencing women farmers participation in managing integrated crop of rice, and 3) know women farmers participation grade in managing integrated crop of rice in the relation with farmers rice effortproductivity and income. Bukateja District, Purbalingga Regency was chosen as the research region because of model region for having the management program. Thirty members of women farmers were chosen randomly. Result of the research showed that profiles of the women were different from the age rate, mostly between 31-40 years, formal education grade was mostly junior high school graduate, the way of doing farming effort was mostly by themselves, social economic grade was on medium rate, and the farming experience was mostly between 5 to 10 years. Factors influencing the participation were women farmers knowledge about the management, the age of women farmers, women farmers motivation, field’s size, and the intensity of counseling. By using McNemar test on 5% error rate, it was known that the participation rate in the program influenced the changes of farming effort productivity as well as farmers’ income with intensity from low to high. Key words : participation, women farmers, integrated crop management program for rice.
KONTRIBUSI KERAJINAN ANYAMAN BAMBU TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA PETANI DI KECAMATAN PETANAHAN KABUPATEN KEBUMEN Nurhidayah, Isnaeni; Utami, Pujiati; Watemin, Watemin
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 17, No 2 (2015): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.716 KB) | DOI: 10.30595/agritech.v17i2.1726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pendapatan kerajinan anyaman bambu terhadap total pendapatan keluarga petani. Penelitian dilakukan di Desa Grujugan Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan denganpertimbangan bahwa desa ini merupakan pusat kerajinan anyaman bambu. Data penelitian diperoleh dari responden yang diambil sebanyak 10% dari populasi yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi kerajinan anyaman bambu terhadap totalpendapatan keluarga petani sebesar 61,52%.Kata kunci: anyaman bambu, kontribusi pendapatan
KEMISKINAN DI KAWASAN PINGGIRAN HUTAN : Studi Kasus di Kawasan Pinggiran Hutan Pakuncen Banyumas Watemin, Watemin; Budiningsih, Sulistyani
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 10, No 1 (2008): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.913 KB) | DOI: 10.30595/agritech.v10i1.961

Abstract

This research was to knowing at poverty rate of farmer’s household in marginal community of forestry region. That was performanced at the marginal forestry in Pekuncen Sub District, Banyumas Regency by descriptive method. Data was taken by simple random sampling amount of 10 percent from population on two villages in marginal forestry. It was continued by Foster – Greer – Thorbecke (FGT). The result showed that poverty rate for Head Count Index of 0.6054, Poverty Gap Index of 0.3011, and Distributionally Sensitive Index of 0.1889.
ANALISIS TATANIAGA SALAK PONDOH (Salacca edulis Reinw) DI DESA SIGEBLOG KECAMATAN BANJARMANGU KABUPATEN BANJARNEGARA Cahyo, Agit Dwi; Pujiharto, Pujiharto; Watemin, Watemin
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 18, No 2 (2016): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.558 KB) | DOI: 10.30595/agritech.v18i2.1744

Abstract

This research aimed to find out marketing system pattern channel, to find the marketing system so the margin on of marketing salak pondoh, and to know the farmer share. Method of this research used survey, 45 farmers and 10 trader salak pondoh as respondents take using purposive sampling. The research was conducted for four mount from April to July2016. Result of this research showed that there were five pattern of trading system salak pondoh, the margin trading for each pattern of trading system was so different in size affected by several factor such as length link of trading system, the cost of trading system, and marketing purposes, the prices received by farmers (farmer share) in every pattern trading system were different, it was affected by the sales price in urban farmers and the selling price level in last consumer. The biggest margin trading system was in the third pattern of trading system with total margin Rp.3.000 per kilogram, and the pattern or trading system having smallest margin was the smallest margin is the pattern trading system to 1 with a total the margin Rp. 1.000 per kilogram, the share received by farmers (farmer share) of trading system of salak pondoh in Sigeblog is the greatest pattern of trading system 1 with 76,7%, and the smallest is in a patern of trading system 3 with 52,4%.