Articles

ANALISIS DATA HILANG PADA MODEL DESAIN EKSPERIMENT Usman, Mustofa; Warsono, Warsono
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 3, No 1 (2003)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam model desain eksperien atau pada analisis varians, apabila terjadi beberapa data hilang, maka analisis dataterkadang menjadi sangat kompleks. Atau bahkan data tidak dapat dianalisis. Pengkajian atau penelitian mengenai data hilangtelah menjadi topik yang sangat menarik bagi banyak peneliti statistika. Idea dasar mula-mula yang membahas data hilang adalahYates (1993), sejak itu idea ini terus berkembang dan masih mengilhami banyak penelitian tentang data hilang pada model desaineksperimen. Dalam penelitian pada tulisan ini akan mencoba membahas perkembanganan analisis data hilang, bias yang terjadidan uji hipotesis yang dilakukan untuk mengatasi bias yang terjadi
THE IMPACT OF MEDIA TYPE AND DOSE OF NITROGENFERTILIZER TO THE SEEDLINGGROWTH OF Accacia mangium Willd Warsono, Warsono; Kiswondo, Sumiarjo; Prasetyo, Wahyu Giri
UNEJ e-Proceeding International Conference on Agribusiness Marketing (ICAM) 2012, Faculty of Agriculture, University o
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AccaciaMagniumWilld. is one of plant species which is used for industrial rawmaterials pulp and paper. Since 1984, government has allocated 1,4 million hectares ofthis plant but the annual average abilityof Sumatera is just about (70.000 ? 120.000). thegrowth and the development of acacia depend on seeds sources and the condition of soilnutrient in the media used. Themassively use of topsoil as the seedling media will makebad effect to the land, so that other alternatives which are can be used such as : sawdust,rice huskash, municipal solid wastecompost, organic material or fallenleaves ofplantscompost and dung compost is needed. N element in right amount has important rolein the growth of seed, still we need 0,46 gram/polybag (1 gram TSP/ polybag) of Pelement. Supplementaryfertilizer is given twice to 15-day-old and 30-day-oldafter weaningseedlings, the dose is 0,1 gram/polybag (0,2 gram of Urea/polybag and 0,2 gram KCL/polybag) for each of N and K element. The aims of the research are: to know the kind ofsuitable alternative media; the dose of nitrogen fertilizer and the interaction of them both tothe growth of AccaciamangiumWilld seed. The research is done in the Kranjingan village,Sumbersari sub-district, Jember at altitude ? 89 m above sea level in April to July 2009.The research usesrandomized block design which is factorialy (4x3)repeated3 times. Thefirst factor is the kind of growing media (M) which is consist of 4 experimental stage thoseare: M1= top layer of the soil (topsoil); M2=municipal solid waste, sawdust , rice huskash(1:2:1); M3=municipal solid waste, sawdust , rice huskash (2:2:0); M4:municipal solidwaste, sawdust , rice huskash (0:2:2). The second factor is the dose of nitrogen fertilizer(P) which is consist of three experimental stage those are: P0=0 gram N/ polybag (0,0 gramurea/polybag); P1 =0.09 gram N/polybag (0,2 gram urea/polybag); P2 = 0,18 gramN/polybag (0,4 gram urea/polybag). Observationalparametersinclude: height, the amountof leaf, stemdiameter which is observed on 14, 28, 42, 56, 70, and 84 HST; The lengthandnumber ofmainroot at 84 HST and the arise of crescent leaf (HST). The result of theresearch: a. alternative media M1 (topsoil which is contain of organic material that ispineleaf litter) is the best media for all of the growthobservation of seedlingsparameters; b. application offertilizer dose P1 (0,09 gram N/polybag or 0,2 gram urea/polybag) is the bestdose for all of growthobservation of seedlingsparameters and more efficient use; c. Interaction occur and MIPI treatment (topsoil alternative media which is contain ofpineleaf litter with 0,09 gram/polybag of nitrogen) is the best result especially fordiameterobservationparameters and the time when crescent leaf of the plant appear.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMEN MEMILIH “PASAR MALING” SURABAYA Wiyoso, Wahyu Tri; Warsono, Warsono
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 2, No 2 (2014): Edisi yudisium 2
Publisher : UNESA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan konsumen lebih memilih Pasar Maling Surabaya sebagai tempat pemenuhan kebutuhan mereka, serta untuk mengetahui pendapat konsumen terhadap kualitas barang-barang yang ada di Pasar Maling. Analisis penelitian dilakukan dengan menggunakan teori perilaku konsumen serta menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penyajian data dalam penelitian ini dengan menggunakan angka dan presentase, kemudian dideskripsikan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pasar Maling menjadi pilihan konsumen sebagai tempat pemenuhan kebutuhan mereka. Konsumen memilih Pasar Maling sangat dipengaruhi oleh faktor harga barang yang dijual. Simpulan dari penelitian dapat diketahui bahwa konsumen yang memilih Pasar Maling dipengaruhi oleh faktor harga sebesar 93%, faktor kualitas sebesar 75.3%, faktor promosi mempengaruhi konsumen dari lingkungan keluarga sebesar 16%, dari teman sebesar 62% dan mengetahui sendiri sebesar 22%, faktor pelayanan mempengaruhi konsumen sebesar 52%. Konsumen yang datang ke Pasar Maling berstatus masyarakat yang memiliki pendidikan rendah sampai masyarakat yang memiliki pendidikan tinggi. Pendapat konsumen mengenai barang yang diperjual belikan di Pasar Maling memiliki penilaian barang yang memiliki kualitas yang baik. Kata Kunci: Perilaku Konsumen, Faktor, Pengaruh, Pasar Maling. Abstract Research aims to understand the reason of consumers prefer Pasar Maling Surabaya as the fulfillment of their needs, as well as to determine consumers opinions on the quality of goods avail able in yhe Pasar Maling. The analysis is done by using the theory of consumer behavior and descriptive research methods with quantitative approach. Presentation of the data in this study by using numbers and percentages, then described. The results of this study indicated that the market is becoming buglar consumer choice as a place to fulfill their needs. Consumers choose Pasar Maling is strongly influenced the factor price of goods sold. The conclution of this research is that consumers who choose Pasar Maling prices are influenced by factor of 93%, the quality factor of 75.3%, of factor influencing consumer promotions of family environment by 16%, from a friend 62% and knowing yourself 22%, factor affecting consumer services by 52%. Consumers who come to the public market status burglar with low education to people who have a higher education. Opinions consumers on goods that are threaded in the market valuations of goods thievest have had a good quality. Keywords: Consumers Behavior, factors, influence, Pasar Maling.
PROFIL KARAKTER SISWA SMA NEGERI 1 TARIK SIDOARJO Sastrawati, Prisca Putri; Warsono, Warsono
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 2, No 2 (2014): Edisi yudisium 2
Publisher : UNESA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan merupakan salah satu wahana untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia dan posisi yang strategis dalam meningkatkan kualitas SDM Indonesia. Keberhasilan dunia pendidikan sebagai faktor penentu tercapainya tujuan pembangunan nasional di bidang pendidikan yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam meningkatkan mutu pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, diperlukan pengembangan pendidikan karakter.Pendidikan karakter adalah upaya mengembangkan karakter yang mencangkup kebiasaan sehingga siswa menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan dewasa. pendidikan karakter sangat diperlukan guna menghasilkan generasi muda yang berintelektual, cemerlang serta berbudi pekerti luhur. Namun tidak sedikit dari anak-anak dan siswa yang melakukan tindakan yang menyimpang terutama di kalangan generasi muda.Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Populasinya adalah guru SMA Negeri 1 Tarik dan siswa kelas XI. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara. Variabel dalam penelitian ini adalah profil karakter siswa dan upaya dalam membangun karakter siswa SMA Negeri 1 Tarik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter tanggung jawab, disiplin, jujur, gotong royong religius, dan peduli sosial telah dilaksanakan dengan “baik” oleh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tarik. Terdapat beberapa upaya yang dilakukan sekolah dalam membangun karakter siswa yaitu dengan melalui ekstrakurikuler, penerapan tata tertib sekolah dengan cara memberikan pengarahan tata tertib kepada siswa pada masa orientasi peserta didik baru dan penerapan sanksi bagi pelanggar, dan Pembiasaan untuk menerapkan semboyan sekolah tentang senyum, sapa, salam, salim. Kata Kunci: Pendidikan karakter Abstract Education is one way to improve the quality of Indonesian human resources. The success of education was a many factor to achieve the objectives development in the field of education by increasing the intellectual life of the nation. In improving the quality of education In primary and secondary education requires the development of character education.Character education is an effort to develop a character that covers personal habits so that students become responsible and mature. Character education is needed to produce young people who have great intellectual , brilliant and noble character. It is necessary to prevent children and students who commit deviant acts, especially among the younger generation. This research was descriptive quantitative research. Selected population in this research was teachers and students of class XI. The technique of collecting data used questionnaire and interview. The variable in this study was the profile of student’s character and efforts in building character of students SMA Negeri 1 Tarik. The results showed that the formation of character responsibility,discipline, honesty, mutual cooperation religious, and social care have been implemented with “Good” by the students of class XI SMA Negeri 1 Tarik. There are some effort made by the school in which the students build character trough extracurricular, application of school discipline by providing guidance to student discipline during new student orientation and the application of sanctions for violators, and habituation to implement school motto (Smiles,greetings, regards, salim). Keywords: Character education
TINGKAT PEMAHAMAN SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 5 KOTA MOJOKERTO TENTANG EMPAT PILAR KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA Dwilaraswati, Agustin; Warsono, Warsono
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 2, No 2 (2014): Edisi yudisium 2
Publisher : UNESA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kota Mojokerto tentang empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksploratif dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data penelitian ini diperoleh melalui angket, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan rumus deskriptif kuantitatif dalam bentuk prosentase. Kemudian hasil prosentase akan dinarasikan atau digeneralisasikan berupa kalimat. Hasil penelitian ini, bahwa tingkat pemahaman siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kota Mojokerto tentang empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara dilihar dari sepuluh indikator tergolong rendah yaitu sebesar 47,48% siswa yang paham namun masih ada 52,52% siswa yang tidak paham. Tingkat pemahaman siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kota Mojokerto tergolong paling tinggi pada pilar Pancasila dan paling rendah pada pilar Negara Kesatuan Republik Indonesia. Faktor yang mempengaruhi tingkat pemahaman siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kota Mojokerto tentang empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara adalah faktor internal yang berasal dari dalam diri siswa dan faktor eksternal yang berasal dari guru yang latar belakang pendidikan bukan dari Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Kata kunci: Pemahaman, Empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. Abstract This research aims to determine the level of eighth grade students understanding of SMP Negeri 5 Mojokerto on four pillars of the nation life. This research uses exploratory research with quantitative descriptive approach. The research data obtained through questionnaires, interviews and documentation. The analysis using quantitative descriptive formula in the form of a percentage. Then the results will be narrated or generated from percentage to sentences. The result of this study, that the level of eighth grade students understanding of SMP Negeri 5 kota Mojokerto on the four pillars of the nation life and the state views of ten indicators is relatively low 47,48% of students who are aware but there are still 52,52% of students who don’t understand. The level of understanding of eighth grade students of SMP negeri 5 kota mojokerto ranks highest is pillars of Pancasila and the lower is pillars of the nation republic Indonesia. The factors affecting level of eighth grade students understanding of SMP negeri 5 kota mojokerto on four pillars of the nation life are internal factors are from the students and the external factors derived from the teacher education background is not civics education emergency. Keyword : Comprehension, the four pillars of the nation.
ANALISIS DATA HILANG PADA MODEL DESAIN EKSPERIMENT Usman, Mustofa; Warsono, Warsono
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 3, No 1 (2003)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6.583 KB)

Abstract

Dalam model desain eksperien atau pada analisis varians, apabila terjadi beberapa data hilang, maka analisis dataterkadang menjadi sangat kompleks. Atau bahkan data tidak dapat dianalisis. Pengkajian atau penelitian mengenai data hilangtelah menjadi topik yang sangat menarik bagi banyak peneliti statistika. Idea dasar mula-mula yang membahas data hilang adalahYates (1993), sejak itu idea ini terus berkembang dan masih mengilhami banyak penelitian tentang data hilang pada model desaineksperimen. Dalam penelitian pada tulisan ini akan mencoba membahas perkembanganan analisis data hilang, bias yang terjadidan uji hipotesis yang dilakukan untuk mengatasi bias yang terjadi
PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA MELALUI KADER PENYULUH ANTI NARKOBA UNIT KEGIATAN MAHASISWA PEDULI PENYALAHGUNAAN NAPZA UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA Sukron, Ahmad; Warsono, Warsono
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 3, No 2 (2014): Edisi Yudisium 3
Publisher : UNESA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Skripsi ini bertujuan mendeskripsikan peran Unit Kegiatan Mahasiswa Peduli Penyalahgunaan NAPZA Universitas Airlangga Surabaya dalam  rangka mencegah penyalahgunaan narkoba. Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian tentang pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui kader penyuluh anti narkoba UK Mapanza Unair Surabaya strategi yang dilakukan (a) Advokasi, (b) mengadakan kegiatan anti narkoba, (c) pendekatan dengan mahasiswa, (d) sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Kendala yang dihadapi Kader Penyuluh Anti Narkoba UK Mapanza Unair Surabaya dalam  rangka mencegah penyalahgunaan Narkoba adalah lemahnya semangat kader penyuluh anti narkoba dan kesulitan keuangan beserta aturan kampus yang mengikat, seperti larangan bermalam di lingkungan kampus. Sementara solusi yang digunakan untuk menanggulangi kendala semangat kader penyuluh anti Narkoba UK Mapanza, yaitu dengan cara mencari hiburan mengajak jalan-jalan kader, berkumpul bersama kader diluar kegiatan UK Mapanza, serta memotivasi kader penyuluh anti narkoba supaya tetap semangat dalam menjalankan kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Terkait dengan kendala kesulitan keungan, solusi yang digunakan adalah dengan membuat kooperasi, sehingga kendala keuangan dapat di tambah dari kooperasi walaupun tidak banyak dan bekerjasama dengan BNNP/BNNK Surabaya. adapun solusi terkait larangan bermalam dikampus  Kader penyuluh anti narkoba bisa menyelesaikan tugas di ruang bebas, di tempat kos, di kontrakan, dan warung kopi Kata Kunci: Narkoba, Unit Kegiatan Mapanza.   Abstract This research aims to describe the role of the volunteer anti-drug counselor Care Unit Student Activity Drug Abuse Airlangga University to prevent drug abuse. Data was collected through observation, interview, and documentation. The results of research on drug abuse prevention through anti-drug counselor cadre Mapanza Airlangga University Surabaya UK strategy undertaken (a) advocacy, (b) conduct anti-drug activities, (c) approach with students, (d) socialization of the dangers of drug abuse. Constraints faced by UK Anti-Drug Cadre Extension Mapanza Airlangga Surabaya in order to prevent drug abuse is a weak anti-drug extension cadre morale and financial difficulties along with campus rules that bind, such as a ban on overnight on campus. While the solutions used to overcome obstacles passion instructor cadre Mapanza UK Anti Drugs,  that is by looking for entertainment took the streets of cadres, cadres gathered together outside the UK Mapanza activities, as well as anti-drug counselor motivate cadres in order to keep the spirit in the course of drug abuse prevention. Constraints associated with the financial difficulties, the solution used is to create a cooperative, so that financial constraints can be added, although not a lot of cooperation and collaboration with BNNP / BNNK Surabaya. As for the related solution overnight ban on anti-drug extension campus Kader could complete the task in the free space, boarding house, dormitory, and coffee shops Keywords:Drugs, Unit Events Mapanza  
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING PADA MATAKULIAH KONSEP TEKNOLOGI INFORMASI Warsono, Warsono; Suyanto, Eko
Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan
Publisher : Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.039 KB)

Abstract

The purpose of this research is to a.) Generate a Blended learning model That learning approach that integrates teacher center approach and distance learning using online learning resources that will be applicable to subjects Concept College of Information Technology at DCC LAMPUNG. b.) An increase in the achievement of students on the use of e-Learning in DCC LAMPUNG Universities c.) to be atractive for students on the use of e-Learning in DCC Lampung Higher Educations.Methods of research and development is done by following the steps Borg and Gall research to move to seven step because the study is still small. Data obtained using a questionnaire and a test instrument then the data were analyzed by descriptive and t test.Kata kunci : atutor, media pembelajaran, blended learning, online, model.
KONSTRUKSI MASYARAKAT DUSUN PELAS, DESA LAMONGREJO, KECAMATAN NGIMBANG, KABUPATEN LAMONGAN TENTANG PENDIDIKAN Noviandari, Dian; Warsono, Warsono
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 1, No 3 (2015): ARTIKEL
Publisher : UNESA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah mengetahui konstruksi masyarakat Dusun Pelas, Desa Lamongrejo, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan tentang pendidikan.Penelitian ini menggunakan metode yang digunakan menggunakan metode kualitatif dengan narasumber delapan orang sebagai masyarakat miskin yang tetap menyekolahkan anaknya. Study kasus yang dilakuakn pada masyarakat Dusun Pelas, Desa Lamongrejo, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara.Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian konstruksi masyarakat Dusun Pelas, Desa Lamongrejo, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan tentang Pendidikan adalah: bagi masyarakat dusun Pelas pendidikan merupakan suatu jembatan yang membantu untuk kehidupan yang lebih baik. Pendidikan sebagai alat pemutus kemiskinan, adanya kemiskinan tidaklah menjadikan orang tua berhenti menyekolahkan anak, akan tetapi mereka tetap berupaya dalam membiayai sekolah demi masa depan anak. Kata Kunci: Pendidikan, Masyarakat Miskin Abstract The purpose of this research is that to find out about the construction of Pelas people, Lamongrejo village, Ngmbang Distric, Lamongan regency toward education. In this research uses kualitatif method completed with eight people poor society but to educate their children. Study case toeard Pelas villager, Lamongrejo village, Ngimbang distric, Lamongan regency. In this research the researcher uses observation and interview as data collecton technique. Moreover, for data analysis technique the researcher applied reduction data, data display, and conclussion. The researcher found out that Pelas villagers thought that education for their children is one of the way to reach a better life. Life in proverty does not mean parent will stop to educate their children, but they will make an effort to send their children to school. Keywords: Education, Poor Society
STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SEKITAR HUTAN KONSERVASI TAMAN WISATA ALAM GUNUNG BAUNG DALAM UPAYA MENGURANGI PERAMBAHAN HUTAN Warsono, Warsono; Soetriono, Soetriono; Januar, Jani
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 7, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.694 KB)

Abstract

Mount Baung Natural Park is one of the conservation areas in East Java, to reduce encroachment by the public, the government holds community empowerment. This study aims to determine: the motivation of people in the area of empowerment; Socio-economic factors that affect the motivation of people in the areas in implementing empowerment programs; Strategies undertaken to empower communities in the areas. The research method uses a descriptive and analytic. Descriptive data analysis tools uses Likert scale, multiple linear regression and analysis of FFA. The results shows that the motivation of people on community development programsis high while the motivation of people on elephant grass in the Mount Baung Natural Park is low, socio-economic factors that influence on the motivation of people in the areas in implementing empowerment programs are age (years) , revenue (Rp), and the number of dependents (soul). While the factors that do not affect significantly are the education (years) and land area (m2). Strategies that can be done is: rehabilitate some areas of Mount Baung Natural Park that has been already degraded with labor-intensive methods and design tour packages which are capable of absorbing the local community as labor (tour guide) for tourists and researchers. Keywords :Community Empowerment, Forest Conservation, Encroachment.
Co-Authors Abdul Ayiz Abdurrahman Faridi Agnes Widyaningrum Agus Suyatna Agustin Dwilaraswati Ahmad Sukron Amperawaty, Anis Antonio, Yeftanus Ardy Prabasiwi, Evita Arina Yuliarti, Arina Ariswan Ariswan, Ariswan Ayu, Sri Kartika Candrawati, Erlisa Denny Darmawan Dewi, Nuna Mustikawati Dian Kurniasari Dian Noviandari Djoko Sutopo Dwi Anggani Linggar Bharati, Dwi Dwi Anggani, Dwi Dwi Rukmini Eko Suyanto Eryati Darwin F, Rizqi Amalia Fahmi, Faradisa Yuanita Faticha, Dewi Firtiati, Sri Wuli FX Sri Sadewo Haidar, Muhammad Ali Harish, Ahmad Faisal Heny Hartono, Heny Heru Kuswanto Hi. Umar, Sutni Sari Iis Siti Aisyah Iman Permana, Iman Inti Englishtina, Inti Issy Yuliasri Jani Januar Januarius Mujiyanto, Januarius Kartika Candra Buana Khalim, Abdul Kiswondo, Sumiarjo Kristiani, Isti Maulana, Mas Dafri Miftakhul Ulum, Miftakhul Milwati, Susi Muchammad Budiono, Muchammad Muhammad Turhan Yani Murni Wahyanti, C. Mursid Saleh Mustofa Usman Nahak, Petrasia Amelia L. Nani Dharmasetiawani Natun, Rosalia Eurica Ngara, Norbertus B. Pahlevi, Sekar Ranis Anggita Prambudi Rukmono Prasetyo, Wahyu Giri Prasuda, Rama Prisca Putri Sastrawati R. Surya Damayanti, R. Surya R. Yosi Aprian Sari, R. Yosi Aprian Reda, Reda Rendi Rendi, Rendi Retno Apriliyanti, Retno Rudi Hartono Setiawan, Noferdis Shabrina Shabrina, Shabrina Soetriono Soetriono Solihah, Yuni Awalaturrohmah Sri Mulatsih Susi Susanah, Susi Sutriningsih, Ani Swito Prastiwi, Swito Tavip Dwi Wahyuni, Tavip Dwi Trias Septianingsih, Trias Undang Rosidin Wahyu Tri Wiyoso Wamiliana Wamiliana Windahsari, Nur Wiyono, Joko Yan Wirasti, Yan Yohannes Sardjono Yuli Ardianto, Yuli Yuliwar, Roni