Articles

Found 9 Documents
Search

MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI RUMPUT LAUT Gracilaria gigas DENGAN MODIFIKASI METODE BUDIDAYA DAN SISTEM JARING Sunu Widyartini, Dwi; Insan, Ilalqisny; Warsinah, Warsinah
SAINTEKS Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

ABSTRACT Production the Gracilaria. gigas Harv. is cultivation is influenced by cultivation methods and net systems used as well as environment factor. This research aim to know the growth and production of the Gracilaria gigas using different cultivation methods and net systems and also to determimine the different cultivation method and net system which result in the highest growth and G. gigas production in Selok Adipala ocean in Cilacap. This research used an experimental method with Splitplot Design in 3 times replication for each treatment combination. Research result indicate that the different of cultivation methods and net systems yield different seaweed growth and production. The highest growth was yielded from G. gigas use the modification of floathing method with double nets system that is equal to 4.25,00 g/day. G. gigas using the floathing method with apit net system yield that was equal to 1.610,00 g/ m2 of cultivation sea weed on Selok Adipala ocean in Cilacap Keywords: cultivation methods and net systems, Gracilaria gigas, Selok Adipala ocean in Cilacap
IDENTIFIKASI SENYAWA ANTIFUNGI DARI KULIT BATANG KECAPI (Sandoricum koetjape) DAN AKTIVITASNYA TERHADAP Candida albicans Warsinah, Warsinah; Kusumawati, Eka; Sunarto, Sunarto
Majalah Obat Tradisional Vol 16, No 3 (2011)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14499/mot-TradMedJ16iss3pp%p

Abstract

Kecapi (Sandoricum koetjape (Burm.f.) Merr) merupakan salah satu tanaman obat tradisional dari famili Meliaceae, mengandung senyawa flavonoid, saponin dan polifenol yang dapat digunakan sebagai antifungi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa dalam kulit batang S. koetjape yang bersifat antifungi terhadap C. albicans. Penelitian dilakukan dengan dua tahap yaitu ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol dan fraksinasi dengan metode kromatografi kolom menggunakan pelarut n-heksan,kloroform, etil asetat dan metanol. Selanjutnya dilakukan uji aktivitas terhadap C. albicans dan identifikasi fraksi aktif dengan Gas Chromatograpy-Mass Spectrometry (GC-MS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol kulit batang S. koetjape memiliki aktivitas antifungi terhadap C. albicans sebesar 39,65% b/v. Ekstrak metanol di fraksinasi berdasarkan gradient polaritasmenghasilkan6 fraksi dengan aktivitas antifungi terbesar yaitu fraksi III (43,02%b/v), diikuti dengan fraksi V (39,66%b/v), fraksi IV (39,02%b/v), fraksi II (37,91%b/v), fraksi VI (35,49%b/v) dan fraksi I (33,72%b/v). Identifikasi senyawa dengan GC-MS dilakukan pada fraksi III, dan diperoleh senyawa yang berpotensi sebagai antifungi adalah α-gurjunene, trans-caryophyllene, aromadendrene, α-humulene, β-caryophyllene,δ-cadinene, alloaromadendren, octadecanoic acid (as. stearat), hexadecanoic acid metil ester (metil palmitat), hexadecanoic acid (as. palmitate), 9-octadecenoic acid metil ester (metil elaidate), 9-octadecenoic acid (as. oleat) 
AKTIVITAS ANTIFUNGI SHAMPO DAN KRIM EKSTRAK ETANOLIK BATANG BROTOWALI TERHADAP Pityrosporum ovale DAN Trichophyton mentagrohytes Nuryanti, Nuryanti; Warsinah, Warsinah; Rohman, Gitanti; Argi, Windhiana Sapti
Kartika Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.182 KB) | DOI: 10.26874/kjif.v3i2.101

Abstract

ABSTRAK Brotowali dengan kandungan alkaloid, flavonoid, dan terpenoid diketahui memiliki aktivitas antifungi. Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar hambat minimum ekstrak etanolik  batang Brotowali dan aktivitas antifungi  shampo dan krim ekstrak etanolik   batang Brotowali terhadap P.ovale dan T.mentagrohytes. Batang Brotowali dimaserasi dengan etanol 70%, kemudian ekstrak etanolik batang brotowali diuji aktivitas antifungi untuk menentukan konsentrasi ekstrak yang akan digunakan dalam formulasi shampoo dan krim. Formula terbaik  shampo diuji aktivitas terhadap P. ovale  dengan metode cakram dan formula terbaik krim diuji aktivitas terhadap T. mentagrohytes menggunakan metode sumuran. Hasil penelitian menunjukkan KHM ekstrak etanolik  batang Brotowali terhadap P. ovale adalah 900 ppm dan terhadap T.mentagrohytes 3,9 ppm. Formula shampo terbaik  memiliki zona hambat antifungi kategori kuat 13,43+3,18 mm  dengan persen daya hambat 69, 12% . Formula krim terbaik memiliki zona hambat antifungi kategori sedang 8,42+0,38 mm dengan persen daya hambat 62,74%. Kata kunci : Brotowali, shampo, krim, P. ovale , T. mentagrohytes ABSTRACT Brotowali are known to have flavonoid, alcaloid, and terpenoid which have antifungal activity. This study aimed to determine the minimum inhibitory concentration ethanolic extract  Brotowali  stem and know the antifungal activity of shampoo and cream of ethanolic extract Brotowali stem to P.ovale and T.mentagrohytes. Brotowali stem macerated with 70% ethanol and test antifungal activity of ethanolic extract Brotowali stem to determine concentration used in shampoos and creams formula. The best shampoo formula tested antifungal activity against P.ovale and cream against T. mentagrohytes with compared method. The results showed  MIC of ethanolic extract  Brotowali stem against P.ovale was 900 ppm and against T. mentagrohytes was 3.9 ppm. The best shampoo formula has strong inhibitory zone antifungal category 13.43 + 3.18 mm and percent inhibition of 69, 12%. The best cream formula has currently inhibitory zone  antifungal category was 8.42 + 0.38 mm and percent inhibition of 62.74%. Keywords : Brotowali, shampoo, cream, P. ovale , T. mentagrohytes
PENGARUH EDUKASI TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP, DAN KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI ATAS INFORMASI OBAT Pratiwi, Hening; Nuryanti, Nuryanti; Fera, Vitis Vini; Warsinah, Warsinah; Sholihat, Nia Kurnia
Kartika Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.929 KB) | DOI: 10.26874/kjif.v4i1.51

Abstract

ABSTRAK Pengetahuan masyarakat tentang informasi obat akan mendukung pengobatan yang rasional agar terhindar dari kesalahan penggunaan obat (medication error), penyalahgunaan (abused), dan penggunaan obat yang salah.(misuse). Minimnya pengetahuan masyarakat tentang informasi obat dan kemampuan berkomunikasi dalam pelayanan informasi obat mendorong untuk diadakannya suatu usaha edukasi dan optimalisasi kemampuan masyarakat berkaitan dengan informasi obat. Tujuan dari kegiatan edukasi tersebut adalah untuk mendukung pengobatan yang rasional dan membentuk masyarakat yang berdaya, serta memahami informasi obat dan pengobatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap pengetahuan, sikap, dan kemampuan berkomunikasi atas informasi obat. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimental dengan jumlah sampel sebesar 31 responden yang merupakan penduduk Desa Kutasari Baturaden Purwokerto. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang dibagikan kepada responden sebelum dan sesudah edukasi. Teknik sampling menggunakan simple random sampling. Data dianalisis menggunakan Wilcoxon Sign Rank Test dan hasilnya menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada pengetahuan responden sebelum dan sesudah edukasi dengan nilai p ≥ 0,05, sedangkan untuk sikap, hasil menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah edukasi dengan nilai p ≤ 0,05. Kata kunci : Obat, Edukasi, Informasi Obat, Kemampuan Komunikasi ABSTRACT The knowledge of drugs information will support optimal treatment and prevent the medication error, abuse of drugs, and misuse of drugs. The lack of knowledge of drug information and communication skills on drugs information services lead to held an drugs education on society. The drugs education has a purpose to support optimal treatment and to understand about drugs information. The aim of this study  was to determine the effect of education to knowledge, attitude, and ability of drug information. This study used an experimental design with 31 respondents who are the village residents of Kutasari, Baturaden Purwokerto. The research instrument was a questionnaire which were distributed to respondents before and after drugs education. Simple random sampling was used as a sampling method in this study. Data were analyzed with Wilcoxon Sign Rank Test, the results showed that there were no significant differences in the respondents knowledge variable before and after education with p ≥ 0.05, while for the attitude variable, the results showed a significant difference before and after education with p value ≤ 0 05. Keywords  : Drug, Education, Drug Information, Communication Capabilities
Kajian Cemaran Logam Berat Timbal (Pb) pada Kompartemen di Sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan Palembang Warsinah, Warsinah; Suheryanto, Suheryanto; Windusari, Yuanita
Jurnal Penelitian Sains Vol 17, No 2 (2015)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.97 KB)

Abstract

Telah dilakukan kajian cemaran logam Timbal pada kompartemen lingkungan sekitar TPA Sukawinatan Palembang. Tujuan penelitian untuk menganalisis distribusi Timbal pada air dan sedimen di kolam lindi dan perairan sekitarnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei analitik. Sampel diambil berdasarkan metode purposive sampling dengan mempertimbangkan jarak dan kondisi lingkungan. Sampel air dan sedimen diambil dari 7 titik sampling di sekitar outlet lindi, aliran lindi dan aliran sungai Sedapat. Penentuan konsentrasi logam timbal menggunakan metode Atomic Absorption Spectrometry (AAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar timbal pada kompartemen air berkisar 0,01 – 0,09 mg/L dengan kadar timbal rata-rata zona inti TPA 0,043mg/L zona penyangga dan budidaya TPA 0,028 mg/L, kadar timbal tertinggi di oulet lindi. Kadar timbal pada kompartemen sedimen berkisar 4,38 mg/kg - 29,44 mg/kg dengan kadar timbal rata- rata zona inti TPA 15,143 mg/kg, rata rata zona penyangga dan budaya TPA 7,895 mg/L, kadar timbal tertinggi di outlet lindi. Berdasarkan Pergub No.8 tahun 2012.kadar Timbal pada kompartemen air di TPA Sukawinatan Palembang belum melampaui ambang batas yang ditentukann, namun demikian tidak dapat dikatakan bahwa perairan disekitar TPA tergolong aman, karena logam timbal memiliki sifat akumulatif. Untuk kompartemen sedimen kadar timbal relatif lebih tinggi dari kompartemen air, hal ini menunjukkan adanya akumulasi logam timbal pada sedimen.
IDENTIFIKASI SENYAWA ANTIFUNGI DARI KULIT BATANG KECAPI (Sandoricum koetjape) DAN AKTIVITASNYA TERHADAP Candida albicans Warsinah, Warsinah; Kusumawati, Eka; Sunarto, Sunarto
Majalah Obat Tradisional Vol 16, No 3 (2011)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/tradmedj.8055

Abstract

Kecapi (Sandoricum koetjape (Burm.f.) Merr) merupakan salah satu tanaman obat tradisional dari famili Meliaceae, mengandung senyawa flavonoid, saponin dan polifenol yang dapat digunakan sebagai antifungi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa dalam kulit batang S. koetjape yang bersifat antifungi terhadap C. albicans. Penelitian dilakukan dengan dua tahap yaitu ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol dan fraksinasi dengan metode kromatografi kolom menggunakan pelarut n-heksan,kloroform, etil asetat dan metanol. Selanjutnya dilakukan uji aktivitas terhadap C. albicans dan identifikasi fraksi aktif dengan Gas Chromatograpy-Mass Spectrometry (GC-MS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol kulit batang S. koetjape memiliki aktivitas antifungi terhadap C. albicans sebesar 39,65% b/v. Ekstrak metanol di fraksinasi berdasarkan gradient polaritasmenghasilkan6 fraksi dengan aktivitas antifungi terbesar yaitu fraksi III (43,02%b/v), diikuti dengan fraksi V (39,66%b/v), fraksi IV (39,02%b/v), fraksi II (37,91%b/v), fraksi VI (35,49%b/v) dan fraksi I (33,72%b/v). Identifikasi senyawa dengan GC-MS dilakukan pada fraksi III, dan diperoleh senyawa yang berpotensi sebagai antifungi adalah α-gurjunene, trans-caryophyllene, aromadendrene, α-humulene, β-caryophyllene,δ-cadinene, alloaromadendren, octadecanoic acid (as. stearat), hexadecanoic acid metil ester (metil palmitat), hexadecanoic acid (as. palmitate), 9-octadecenoic acid metil ester (metil elaidate), 9-octadecenoic acid (as. oleat) 
Pemacuan Apoptosis oleh Fraksi Kloroform Kulit Batang Bruguiera gymnorhiza pada Sel Kanker Rahim HeLa WARSINAH, WARSINAH; SISMINDARI, SISMINDARI; SUSIDARTI, RATNA ASMAH
JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol 10 No 2 (2012): JIFI
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas Fraksi Protein Jatropa curcas Sebagai Antikanker Terhadap Ekspresi p53 pada Kulit Mencit Pasca Pemaparan DMBA dan UVB BAROROH, HANIF NASIATUL; WARSINAH, WARSINAH; HARWOKO, HARWOKO
JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol 10 No 2 (2012): JIFI
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antiproliferative Effect and Apoptosis Induced in Human Cell Lines by Bruguiera gymnorhiza Barks Methanol Extract Warsinah, Warsinah; Sismindari, Sismindari; Susidarti, Ratna Asmah
Indonesian Journal of Cancer Chemoprevention Vol 2, No 3 (2011)
Publisher : Indonesian Society for Cancer Chemoprevention

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.246 KB) | DOI: 10.14499/indonesianjcanchemoprev2iss3pp299-303

Abstract

The Antiproliferative effects of methanol extract from Bruguiera gymnorhiza (B. gymnorhiza) barks were tested in vitro against three human cell lines: Hela, Raji and Myeloma cells. The extract was found to have antiproliferative effects against Hela, Raji and Myeloma cells with an IC50 value of 133, 504 and 384 µg/mL, respectively. The antiproliferative test was then performed on Hela, Raji, and Myeloma cells. Cytotoxicity assay of the extract was then determined using MTT method. There were some indications of apoptosis, such DNA fragmentation, as assessed by acrydine orange- ethidium bromide staining. These results indicate that extract from B. gymnorhiza barks can induce apoptosis in human cell lines.Keywords: Antiproliferative, Apoptosis, B. gymnorhiza