Articles

Found 28 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BUDI PEKERTI UNTUK PENANAMAN NILAI-NILAI MORAL DALAM PEMBANGUNAN KARAKTER BANGSA Rejekiningsih, Triana; Wardani, Nugraheni Eko; Widiyastuti, Endang
Paedagogia, Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 14, No 2 (2011)
Publisher : Paedagogia, Jurnal Penelitian Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

To the effect this research (1) describe needs analysis of Learning Model Based Character of Verbal Tradition in The Elementary Schools; (2) formulate design of Learning Model Based Character of Verbal Tradition in The Elementary Schools For The Cultivation of Moral Values In a Nations Character Building; (3) find of Learning Model Based Character of Verbal Tradition in The Elementary Schools For The Cultivation of Moral Values In a Nations Character Building; This research method is a type of qualitative research with the analytical model used is an interactive model. Research sites are located at five elementary schools at Surakarta. The  findings on this research are: (1) Analysis of learning needs in elementary school in this study were obtained from the identification of problems in learning activities that are reviewed in terms of teachers and students. (2) Formulation of the design model of learning in elementary character-based verbal traditions carried through the stages of moral development or the process as follows (a) preparing the foundation of the characters, (b) modeling learning through verbal tradition-based learning model, (c) the development of knowledge/understanding of morality; (d) the development of moral feelings, and (e) the development of moral action; (3) Alternative learning model developed in character-based learning through the verbal tradition of tales methods, role playing and puppet suket. The model is based on the verbal Tradition of learning is done by integrating some of the relevant subjects, like subjects Civics, Indonesian Language and SBK (arts culture and skills); (4) Learning verbal tradition for the cultivation of moral values will be able to develop the character of the nation.
PENGAKUAN CALABAI: SEBUAH ANALISIS INTERTEKSTUAL NOVEL PASUNG JIWA KARYA OKKY MADASARI DAN NOVEL CALABAI KARYA PEPI AL-BAYQUNIE Kusuma, Krisna Aji; Waluyo, Herman J; Wardani, Nugraheni Eko
Jurnal KATA Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Kata : Penelitian tentang Ilmu Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.814 KB) | DOI: 10.22216/jk.v2i1.3148

Abstract

This study aims to describe the intertextuality relationship between the novel Pasung Jiwa by Okky Madasari and Calabai by Pepi Al-Bayqunie. The type of research is descriptive qualitative approach using content analysis. Data are collected by inventorying events that are similarities and differences, specifications on the characters, settings, plots, and themes of both text. The research results indicate that there are similar themes on the two novels, the theme of self actualization in addition with the theme of family and friendship. The same characterization are also used by both author, masculine figures with feminine soul characters. The difference between the two novels lies on the plot and setting. Pasung Jiwa uses progressive plot and Calabai uses a flash-back plot.. Okky Madasari takes Java Island as the background in the novel Pasung Jiwa, while the novel Calabai, Pepi Al-Bayqunie using the setting of Sulawesi Island. The basis of the similarity of theme and characterization supported by the similirity of events in the story shows the existence of intertextual relationship between the two novels. As a previously published work, the novel Pasung Jiwa by Okky Madasari is a hipogram and novel Calabai by Pepi A-Bayqunie as a transformational text. On the theme and characterization, the transformation of Calabai forward the hypogram, while in the plot and setting deviates his hypogram, Pasung Jiwa.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan intertekstualitas antara novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari dan novel Calabai karya Pepi Al-Bayqunie. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan konten analisis. Data dikumpulkan dengan menginventariskan peristiwa yang merupakan persamaan dan perbedaan, spesifikasi pada tokoh, latar, alur, dan tema dari kedua teks. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat kesamaan tema pada kedua novel, yaitu tema aktualisasi diri, ditambah dengan tema keluarga dan persahabatan. Penokohan yang sama juga digunakan oleh kedua penulis, yaitu tokoh maskulin dengan karakter jiwa feminin. Perbedaan kedua novel terletak pada alur dan latar. Pasung Jiwa menggunakan alur maju dan Calabai menggunakan alur campuran. Latar dalam novel Pasung Jiwa, Okky Madasari mengambil latar Pulau Jawa, sedangkan novel Calabai, Pepi Al-Bayqunie menggunakan latar Pulau Sulawesi. Dasar kesamaan tema dan penokohan didukung kesamaan peristiwa-peristiwa dalam cerita menunjukkan adanya hubungan intertekstual antara kedua novel. Sebagai karya yang terbit terlebih dahulu menjadikan novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari adalah hipogram dan novel Calabai karya Pepi Al-Bayqunie sebagai teks transformasi. Pada tema dan penokohan, transformasi Calabai meneruskan hipogram, sedangkan pada alur dan latar menyimpangi hipogramnya, Pasung Jiwa.
PEMBELAJARAN SASTRA MELALUI BAHASA DAN BUDAYA UNTUK MENINGKATKAN PENDIDIKAN KARAKTER KEBANGSAAN DI ERA MEA (MASAYARAKAT EKONOMI ASEAN) Rondiyah, Arifa Ainun; Wardani, Nugraheni Eko; Saddhono, Kundharu
Proceedings Education and Language International Conference Vol 1, No 1 (2017): Proceedings of Education and Language International Conference
Publisher : Proceedings Education and Language International Conference

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.947 KB)

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan dan menjelaskan  hubungan sastra, bhasa dan budaya  di era mea, (3) mendeskripsikan dan menjelaskan sastra dalam menumbuhkan pedidikan karakter kebangsaan di era mea. Makalah ini menggunakan metode studi pustaka atau Library Research. Penulis memanfaatkan berbagai literature untuk dijadikan pedoman dan sumber referensi. Metode studi pustaka dapat dijadikan sebagai data dan sumber data mengenai pembelajaran sastra berdasarkan bahasa dan budaya untuk meningkatkan pendidikan karakter kebangsaan di era mea. Hasil dari makalah ini bahwa sastra dan bahasa di era mea sangat dibutuhkan dalam mengembangkan kemampuan berkomunikasi. Bahasa pada karya sastra dapat menambah penguasaan kosa kata bahasa Indonesia dan bahasa daerah. Bahasa daerah yang digunakan dalam karya sastra bagian dari pengenalan budaya. Di era mea komunikasi dapat berupa hubungan antarbangsa melalui budaya. Karya sastra yang mengandung pendidikan karakter yang dapat dijadikan sebagai identitas bangsa yang harus dimiliki masyarakat Indonesia di era mea. Pendidikan karakter kebangsaan pada karya sastra menjadi saranan kesiapan masyarakat Indonesia menghadapi persaingan di era mea dengan menggunakan bahasa dan budaya sebagai media berkomunikasi. Kata kunci: MEA, sastra, bahasa, budaya dan pendidikan karakter 
PENGAJARAN BIPA DAN TES UKBI DALAM UPAYA MENJAGA EKSISTENSI BAHASA INDONESIA DI ERA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN Mukti, Wijang Iswara; Andayani, Andayani; Wardani, Nugraheni Eko
Proceedings Education and Language International Conference Vol 1, No 1 (2017): Proceedings of Education and Language International Conference
Publisher : Proceedings Education and Language International Conference

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.616 KB)

Abstract

Interaksi antar anggota Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dalam sebuah pasar tunggal dikhawatirkan dapat membawa dampak negatif pada berbagai bidang termasuk pengakuan terhadap eksistensi bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. Bahasa Indonesia sebagai identitas dan pemersatu bangsa harus terus dijaga eksistensinya. Saat ini pemerintah tampak belum mantab melaksanakan strategi yang sudah ditetapkan dalam upaya menjaga eksisensi bahasa Indonesia di era MEA. Di sisi lain, kehadiran MEA mambawa daya tarik tersendiri bagi warga negara asing untuk menjalankan bisnis dan investasi di Indonesia. Hal ini membuka peluang bagi bahasa Indonesia untuk bisa diajarkan kepada masyarakat internasional sekaligus membuka peluang bagi bahasa Indonesia untuk bisa dijadikan sebagai bahasa pengantar dalam integrasi MEA. Pemerintah melalui Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa perlu memantabkan lagi kebijakan-kebijakan yang sudah ditetapkan. Peningkatan kualitas program Pengajaran Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA) menjadi upaya strategis yang dapat dilakukan pemerintah. Sebagai pendukungnya, sertifikasi Uji Kemahiran Bahasa Indonesia (UKBI) bagi warga negara asing yang berkepentingan di Indonesia wajib diberlakukan. Kata Kunci: Pengajaran BIPA, UKBI, MEA, eksistensi bahasa Indonesia
KEUNIKAN BUDAYA MINANGKABAU DALAM NOVEL TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK KARYA HAMKA DAN STRATEGI PEMASARANNYA DALAM KONTEKS MASYARAKAT EKONOMI ASEAN Pratama, Deri Rachmad; Suwandi, Sarwiji; Wardani, Nugraheni Eko
Proceedings Education and Language International Conference Vol 1, No 1 (2017): Proceedings of Education and Language International Conference
Publisher : Proceedings Education and Language International Conference

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.551 KB)

Abstract

Indonesia sudah bergabung dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sejak 31 Desember 2015. Ini menjadi salah satu peluang Indonesia untuk mempromosikan budaya yang dimilikinya ke luar negeri secara lebih mudah. Salah satu budaya tersebut adalah budaya Minangkabau yang tercermin dalam novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck karya Hamka. Pengenalan budaya melalui novel ke luar negeri dapat meningkatkan wisatawan ke Indonesia khususnya Sumatera Barat sebagai latar novel tersebut. Hal ini bisa memberikan kontribusi untuk ekonomi Indonesia. Tujuan penelitian mendeskripsikan dan menjelaskan budaya Minangkabau yang terdapat dalam novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck karya Hamka serta pemasarannya dalam konteks MEA. Penelitian ini dikaji dengan pendekatan antropologi sastra. Datanya berupa dialog atau narasi yang mengandung budaya Minangkabau. Ada tiga wujud kebudayaan yang terdapat dalam novel ini. Ketiga wujud kebudayaan itu ialah (1) wujud kebudayaan berupa norma dan peraturan, (2) wujud kebudayaan berupa aktivitas dan tindakan masyarakat, dan (3) wujud kebudayaan berupa benda-benda hasil karya manusia. Strategi pemasaran budaya Minangkabau dalam novel ini dapat dilakukan dengan cara adaptasi novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck karya Hamka kedalam bahasa Inggris atau berbagai bahasa di negara ASEAN.Kata kunci: keunikan, budaya Minangkabau, novel tenggelamnya kapal van der wijck, MEA
PERAN MULTIMEDIA INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBAHASA INDONESIA DI PGSD Praheto, Biya Ebi; Andayani, Andayani; Rohmadi, Muhammad; Wardani, Nugraheni Eko
Proceedings Education and Language International Conference Vol 1, No 1 (2017): Proceedings of Education and Language International Conference
Publisher : Proceedings Education and Language International Conference

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.631 KB)

Abstract

 Bahasa Indonesia memiliki peran yang penting dalam dunia pendidikan. Selain sebagai bahasa pengantar di dunia pendidikan Indonesia, bahasa Indonesia juga harus dikuasai oleh calon guru SD dalam kaitannya terhadap penguasaan keterampilan berbahasa. Bahasa Indonesia memiliki empat aspek keterampilan yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Keempat aspek tersebut berkaitan satu sama lain. Melihat hal tersebut multimedia interaktif sebagai media dalam pembelajaran keterampilan berbahasa Indonesia sangat membantu mahasiswa untuk belajar. Dengan multimedia interaktif, mahasiswa dapat belajar tidak hanya secara teoritik namun juga praktik dengan adanya contoh di dalam multimedia interaktif. Multimedia interaktif merupakan media  yang mengintegrasikan berbagai unsure seperti teks, audio, gambar, video, dan animasi sehingga akan membuat mahasiswa lebih tertarik untuk belajar bahasa Indonesia baik pembelajaran klasikal yang diajar dosen menggunakan multimedia interaktif maupun belajar secara mandiri dengan multimedia interaktif. Diharapkan dengan multimedia interaktif dapat membantu dan mempercepat mahasiswa dalam belajar terutama pada penguasaan keterampilan berbahasa Indonesia. Kata Kunci: Multimedia Interaktif, Keterampilan Berbahasa Indonesia, PGSD
THE IMPLEMENTATION OF TEACHING-LEARNING JAVANESE LANGUAGE (FAIRY TALE STORY) BASED ON HONEST CHARACTER EDUCATION IN CURRICULUM 2013 Veronika, Prima; Setiawan, Budhi; Wardani, Nugraheni Eko
-
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study aimed to discuss the implementation of teaching-learning Javanese language (fairy tale story) based on honest character education in the curriculum 2013. The type of this research is qualitative research with single case study approach. The results showed that teaching-learning Javanese language (fairy tale story) can instill honest character education through role playing learning model with scientific approach. The steps of learning model role playing with scientific approach include role playing activities based on observing activities, asking questions, gathering information, associate, try, and communicate.
PERJUANGAN KESETARAAN GENDER, NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL KENANGA KARYA OKA RUSMINI DAN RELEVANSINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI PERGURUAN TINGGI Tripungkasingtyas, Sri Yuniarti; Wardani, Nugraheni Eko; Sumarlam, Sumarlam
Jurnal S2 Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal S2 Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.13 KB)

Abstract

This research aims to describing and explain : (1) structure novel Kenanga by Oka Rusmini; (2) gender inequity in the novel Kenanga by Oka Rusmini; (3) the struggle gender equality in the novel Kenanga; (4) value education responsibility in the novel Kenanga; and (5) relevance novel Kenanga as of matter learning literature in college. The research is describe qualitative by adopting feminism. The primary data sources in the form of novels Kenanga by Oka Rusmini and secondary data sources  in the form informant, books, and journal. The technique collection data in this research using content analysis and interview. Validation data in this research using triangulation data sources and triangulation method. This research using a technique data analysis interactive model Miles and Hubermen. The research result show that: (1) structure novel Kenanga by Oka Rusmini covering theme, characterizations, plot, setting, and mandate; (2) Gender inequity in the novel Kenanga covering subordination, violence, workload, and labeling negative; (3) the struggle gender equality in the novels Kenanga covering field of education, field of job, field of public, field of family, and system caste/culture; (4) the educational value of the character in the novel Kenanga is value  responsibility; and (5) the  relevance novel Kenanga as of matter learning in college. This can be seen from syllabus feminist literary criticism with k.d students can understand criticism of feminism in a literary work and interviews with several informants and students.
CODE-MIXING AND SWITCHING OF THE NOVEL KUKEJAR CINTA KE NEGERI CINA BY NINIT YUNIT Pratama, Deri Rachmad; Suwandi, Sarwiji; Wardani, Nugraheni Eko
HUMANUS Vol 16, No 1 (2017)
Publisher : Pusat Kajian Humaniora FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jh.v16i1.6665

Abstract

CAMPUR DAN ALIH KODE DALAM NOVEL KUKEJAR CINTA KE NEGERI CINA KARYA NINIT YUNITAAbstractCode-mixing and code-switching cannot be avoided in a bilingual society. Besides in daily utterances, code-mixing and code-switching are also used in language literature. The use of code-mixing and code-switching in literature is certainly based on its contexts. This topic is essential to study because it really reflects what it is in a particular society rather than the use of the language in terms of its beauty. In addition, it is closely related to the social and cultural life as a form of language as the tool of communication. This study is aimed to describe and explain code-mixing and code-switching with the function in the novel Kukejar Cinta ke Negeri Cina written by Ninit Yunita. Data are collected by simak method. The data are validated by triangulation theory and analyzed by padan intralingual method that refers teknik hubung banding menyamakan hal pokok (HBSP). The results of the study about code-mixing are outer code-mixing which are English, Mandarin, and Arabic languages and inner code-mixing which is Javanese language. The study result of code-switching is found externally that is the use of English, Mandarin, Indonesian, and Arabic. Keywords: code mixing, code switching, function, novel, Kukejar Cinta ke Negeri Cina  Abstrak Campur kode dan alih kode tidak akan bisa dihindari pada masyarakat dwibahasa. Selain dalam tuturan kehidupan sehari-hari juga digunakan dalam bahasa karya sastra. Penggunaan campur kode dan alih kode dalam karya sastra tentu berdasarkan konteks. Topik tersebut penting untuk dikaji karena sifatnya lebih nyata dalam merefleksikan apa yang ada pada masyarakat tertentu daripada penggunaan bahasa hanya dari segi keindahannya. Selain itu, erat kaitannya dengan kehidupan sosial budaya sebagai wujud bahasa untuk alat komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan campur kode dan alih kode serta fungsinya yang terdapat pada novel Kukejar Cinta ke Negeri Cina karya Ninit Yunita. Data tentang campur kode dan alih kode yang terdapat dalam novel ini didapatkan dengan metode simak, yaitu dengan cara mengidentifikasinya. Validasi data dilakukan dengan triangulasi teori. Data dianalisis dengan metode padan intralingual. Metode ini memiliki teknik hubung banding menyamakan hal pokok (HBSP). Hasil kajian ini diperoleh campur kode yang sifatnya ke luar, yaitu menggunakan bahasa Inggris, Mandarin, dan Arab sebagai wujud campur kode. Selain itu, campur kode bersifat ke dalam dengan menggunakan bahasa Jawa. Alih kode yang ditemukan bersifat ekstern, yaitu menggunakan bahasa Inggris, Mandarin, Indonesia, dan Arab. Kata Kunci: campur kode, alih kode, fungsi, novel, kukejar cinta ke negeri cina
Nilai Pendidikan Karakter Sajak “Bulan Ruwah” Karya Subagio Sastrowardoyo dalam Pembelajaran Sastra Supriyono, Sugeng; Wardani, Nugraheni Eko; Saddhono, Kundharu
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 8 No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.js.2018.v8.i2.p120-131

Abstract

Poetry as a literature work which is a manifestation of human culture that is full of life value, so it is very relevant for character building. The aim of this research is to describe character value and how to implemented on literature study at school of poetry “Bulan Ruwah” from Subagio Sastrowardoyo. This qualitative research applies the description method and using content analyisis. The data of this research is Subagio Sastrowardoyo’s poetry “Bulan Ruwah”. The data analysis techique was referenced technique and recorded technique, using stylistic approach. It is found that there are three values of characters in the poetry “Bulan Ruwah”.