Agustina Wardani
Program Studi Teknik Sipil, Universitas PGRI Semarang. Jl. Lontar no. 1. Sidodadi Timur (dr. Cipto) Semarang

Published : 6 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : E-DIMAS

Ibm Kelurahan Siwalan Kecamatan Gayamsari Kota Semarang

E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2016): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1874.11 KB)

Abstract

Gapura bukan semata-mata bangunan fisik yang diartikan sebagai pintu gerbang, tanda batas kota, kabupaten, desa atau kampung. Menurut tradisi, gapura merupakan wujud ungkapan selamat datang yang familiar, semanak, welcome. ?é?áGapura?é?á mewakili?é?á keramahan ?é?ádan ?é?árasa ?é?áhormat?é?á tuan ?é?árumah ?é?ákepada setiap orang atau tamu yang datang.Umumnya gapura dibangun?é?á ?é?áuntuk memperingati Hari Kemerdekaan. Gapura telah menjadi simbol gotong royong, keakraban dan kebersamaan warga masyarakat. Yang menumbuhkan kerinduan setiap tahunnya khususnya menjelang peringatan Hari Kemerdekaan. Dengan ?é?ámembangun?é?á atau ?é?ámerenovasi ?é?ágapura,?é?á nilai-nilai ?é?ákebersamaan dan semangat gotong royong , diperbaharui dalam hati setiap warga. Kegiatan merenovasi, mengecat ulang, membuat atau membangun gapura menjadi lebih menarik ketika pihak-pihak swasta ikut terlibat dengan cara mengadakan lomba mempercantik gapura. Dalam rangka untuk menyambut hari Kemerdekaan ke-70, maka perlu diadakan perbaikan bando GAPURA di wilayah kelurahan Siwalan Kecamatan Gayamsari?é?á ?é?áKota Semarang. Oleh sebab itu kami selaku Akademisi dari Universitas PGRI Semarang melakukan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan bentuk Pengabdian Masyarakat untuk program Perbaikan Bando Gapura di Jl. Plewan II Kelurahan Siwalan Kecamatan Gayamsari Kota Semarang, beserta masyarakat setempat sepakat melakukan kegiatan bersama guna merenovasi gapura. ?é?á Kata kunci : gapura , pintu gerbang gapura.

IbM Kelurahan Kembangarum Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang

E-DIMAS Vol 5, No 02 September (2014): e-dimas
Publisher : E-DIMAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSiskamling dibentuk berdasarkan kesepakatan dalam musyawarah warga, dengan berasaskan semangat budaya kekeluargaan, gotong royong, dan swakarsaSiskamling diselenggarakan dengan tujuan sebagai berikut: Menciptakan situasi dan kondisi yang aman, tertib, dan tentram di lingkungan masing – masing Terwujudnya kesadaran warga masyarakat di lingkungannya dalam penanggulanan terhadap setiap kemungkinan timbulnya gangguan kamtibmasPermasalahan yang terjadi di lapangan yaitu :Kondisi fisik bangunan poskamling RT 05 / RW XIII Kelurahan Kembangarum Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang sudah tidak nyaman karena atapnya dari seng bekas, dengan konstruksi kayu sebagai penyokong atap seng dan tempat dudukan dari kayu dan papan bekas yang sebagian sudah lapuk.Solusi yang ditawarkan : Merenovasi poskamling tersebut hingga layak pakai Membeli material Mengganti sebagian bahan yang sudah tidak dapat terpakai Membuat tempat duduk berkeramik sehingga nyaman untuk siskamlingSebagai wujud dari kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi dengan bentuk Pengabdian Masyarakat maka tim Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas PGRI Semarang bersama warga RT 05 / RW XIII Kelurahan Kembangarum Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang berhasil membangun POSKAMLING yang layak bagi warga setempat.Tahapan berikutnya adalah pemeliharaan poskamling sebagai fasilitas umum. Untuk mengatasi hal tersebut, kiranya warga sekitar diharapkan memberikan kontribusi baik dalam hal donasi maupun menjaga kebersihan poskamling tersebut. Untuk menunjang kenyamana dan keasrian poskamling, sebaiknya dibuat taman di sekitarnya.Kata kunci : poskamling, pengabdian masyarakat

Ibm Kelurahan Siwalan Kecamatan Gayamsari Kota Semarang

E-DIMAS Vol 7, No 01 Maret (2016): E-DIMAS
Publisher : E-DIMAS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gapura bukan semata-mata bangunan fisik yang diartikan sebagai pintu gerbang, tanda batas kota, kabupaten, desa atau kampung. Menurut tradisi, gapura merupakan wujud ungkapan selamat datang yang familiar, semanak, welcome.  Gapura  mewakili  keramahan  dan  rasa  hormat  tuan  rumah  kepada setiap orang atau tamu yang datang.Umumnya gapura dibangun   untuk memperingati Hari Kemerdekaan. Gapura telah menjadi simbol gotong royong, keakraban dan kebersamaan warga masyarakat. Yang menumbuhkan kerinduan setiap tahunnya khususnya menjelang peringatan Hari Kemerdekaan. Dengan  membangun  atau  merenovasi  gapura,  nilai-nilai  kebersamaan dan semangat gotong royong , diperbaharui dalam hati setiap warga. Kegiatan merenovasi, mengecat ulang, membuat atau membangun gapura menjadi lebih menarik ketika pihak-pihak swasta ikut terlibat dengan cara mengadakan lomba mempercantik gapura. Dalam rangka untuk menyambut hari Kemerdekaan ke-70, maka perlu diadakan perbaikan bando GAPURA di wilayah kelurahan Siwalan Kecamatan Gayamsari   Kota Semarang. Oleh sebab itu kami selaku Akademisi dari Universitas PGRI Semarang melakukan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan bentuk Pengabdian Masyarakat untuk program Perbaikan Bando Gapura di Jl. Plewan II Kelurahan Siwalan Kecamatan Gayamsari Kota Semarang, beserta masyarakat setempat sepakat melakukan kegiatan bersama guna merenovasi gapura.   Kata kunci : gapura , pintu gerbang gapura.

IbM Kelurahan Kembangarum Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang

E-DIMAS Vol 5, No 2 (2014): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSiskamling dibentuk berdasarkan kesepakatan dalam musyawarah warga, dengan berasaskan semangat budaya kekeluargaan, gotong royong, dan swakarsaSiskamling diselenggarakan dengan tujuan sebagai berikut:?»ÔÇÜ?À Menciptakan situasi dan kondisi yang aman, tertib, dan tentram di lingkungan masing ?óÔé¼ÔÇ£ masing?»ÔÇÜ?À Terwujudnya kesadaran warga masyarakat di lingkungannya dalam penanggulanan terhadap setiap kemungkinan timbulnya gangguan kamtibmasPermasalahan yang terjadi di lapangan yaitu :Kondisi fisik bangunan poskamling RT 05 / RW XIII Kelurahan Kembangarum Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang sudah tidak nyaman karena atapnya dari seng bekas, dengan konstruksi kayu sebagai penyokong atap seng dan tempat dudukan dari kayu dan papan bekas yang sebagian sudah lapuk.Solusi yang ditawarkan :?»ÔÇÜ?À Merenovasi poskamling tersebut hingga layak pakai?»ÔÇÜ?À Membeli material?»ÔÇÜ?À Mengganti sebagian bahan yang sudah tidak dapat terpakai?»ÔÇÜ?À Membuat tempat duduk berkeramik sehingga nyaman untuk siskamlingSebagai wujud dari kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi dengan bentuk Pengabdian Masyarakat maka tim Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas PGRI Semarang bersama warga RT 05 / RW XIII Kelurahan Kembangarum Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang berhasil membangun POSKAMLING yang layak bagi warga setempat.Tahapan berikutnya adalah pemeliharaan poskamling sebagai fasilitas umum. Untuk mengatasi hal tersebut, kiranya warga sekitar diharapkan memberikan kontribusi baik dalam hal donasi maupun menjaga kebersihan poskamling tersebut. Untuk menunjang kenyamana dan keasrian poskamling, sebaiknya dibuat taman di sekitarnya.Kata kunci : poskamling, pengabdian masyarakat