Articles

Found 34 Documents
Search

Konflik yang Menukik pada Drama Panembahan Reso Karya WS Rendra

KAJIAN SASTRA Vol 35, No 1 (2011)
Publisher : KAJIAN SASTRA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3020.403 KB)

Abstract

Dasar lakon drama adalah konflik manusia. Konflik ini sangat penting kedudukannya dalam sebuah drama. Konflik pada drama merupakan kualitas komunikasi dan situasi, yang dapat menimbulkan perhatian, kehebatan, ketegangan di mata penonton yang dilukiskan dengan gerak di atas panggung atau sebuah kehidupan yang fantastis yang dideskripsikan secara langsung di muka sendiri melalui percakapan atau dialog. Dalam drama dikenal dua konflik yang sama pentingnya, yaitu konflik fisik dan konflik batin. Keduanya saling berhubungan dan saling mempengaruhi. Bisa disimpulkan bahwa kualitas drama bisa dilihat dari kualitas konflik yang ada di dalamnya. Kata kunci: konflik, konflik fisik, konflik batin http://ejournal.undip.ac.id/index.php/kajiansastra/article/view/2893

PERENCANAAN PENYEDIAAN ENERGI DI WILAYAH LAMPUNG MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK LONG-RANGE ENERGY ALTERNATIVES PLANING SYSTEM (LEAP)

Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 1, No 2 (2013): Jurnal FEMA Vo.1 No.2 Tanggal 10 April 2013
Publisher : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.601 KB)

Abstract

Lampung province is a region with a strategic location as a gateway entrance and exit of the economy from the island of Java to Andalas or vice versa. Beside of that the potential of vast natural resources enough to serve as the foundation and development capital, including potential energy resources. Energy needs from year to year increased significantly. if fixed transport link between the islands of Java and Sumatra realized as expected energy demand will jump dramatically. Currently, most of the energy supply in Lampung are supplied from other areas such as Java, and other provinces in Sumatra. Therefore, it is necessary to forecast energy supply for several years to get the proper planning of energy supply to meet the energy needs at times to come. In this research study about projected energy supply in the region of Lampung using software LEAP (Long-range Energy Alternative Planning system) version 2008. The study is based on projections of existing energy needs and based on data from existing energy potential in the province of Lampung, such as coal, geothermal, biogas cow dung and buffalo, palm oil biodiesel and bioethanol sugar cane, sweet potatoes and cassava. The results showed that the supply of electricity from 2014 to 2030 was in excess of the electrical energy needs in the area of Lampung because of the operation of geothermal power plants. For biogas sector, projected at the beginning of the year to replace the LPG gas by 12% and at the end of the projection to 8% due to growth in cattle farm and buffalo are very small. For biodiesel sector, provision was 64% at the beginning of the projection, but declined at the end of the projection to 30% due to the growth of oil palm area is very low. In bioethanol sector, from the beginning to the end of the projection is only able to help reduce gasoline consumption by 4%, due to bioethanol are just a mixture so they are less significant. It can be concluded that the new renewable energy which featured in Lampung province are geothermal energy, biogas manure and corn cob gasification.Keywords: energy projection, LEAP model, transformation of energy, renewable energy.

KERAGAMAN GENETIK 11 GENOTIP TERUNG (Solanum melongena L.) LOKAL

Jurnal Produksi Tanaman Vol 6, No 7 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.404 KB)

Abstract

Terung (Solanum melongena L.) adalah tanaman hortikultura dari famili Solanaceae yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Saat ini, budidaya terung lebih banyak mengunakan varietas hibrida daripada varietas lokal. Penggunaan varietas hibrida lebih menguntungkan, tetapi dapat menurunkan keragaman genetik dan hilangnya varietas lokal.Keragaman genetik memiliki arti penting dalam program pemuliaan tanaman karena mempengaruhi keberhasilan dalam program pemuliaan tanaman yang dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mempelajari keragaman genetik pada 11 genotip terung lokal. Penelitian dilakukan selama lima bulan, yakni pada bulan Januari-Mei 2016 di Di Desa Jatisari, Kecamatan Ngajum, Malang. Rancangan yang digunakan berupa Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 11 perlakuan dan 3 ulangan. Karakter kuantitatif menunjukkan hasil berbeda sangat nyata dalam semua karakter yang diamati. Nilai ragam genotip lebih rendah daripada ragam fenotip dalam semua karakter yang diamati. Keragaman genetik luas dijumpai pada semua karakter. Nilai heritabilitas dalam arti luas pada seluruh karakter yang diamati tergolong dalam kategori tinggi. Nilai kemajuan genetik dalam seluruh karakter menujukkan nilai yang tinggi, kecuali umur masak fisiologis menunjukkan nilai sedang.

KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA DAN NILAI KARAKTER NOVEL 9 DARI NADIRA KARYA LEILA S. CHUDORI

BASASTRA Vol 2, No 3 (2014): Jurnal BASASTRA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.344 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan  konflik batin yang dialami para tokoh,  nilai-nilai pendidikan karakter,  dan  relevansi novel 9 dari Nadira  karya Leila S. Chudori dengan pengajaran sastra.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisis isi. Sumber data yang digunakan berupa dokumen dan informan. Teknik sampling yang digunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan, analisis dokumen dan wawancara. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Konflik batin yang dialami oleh tokoh di dalam novel 9 dari Nadira didasarkan pada teori kepribadian psikoanalisis Sigmund Freud yang diperoleh gambaran tentang struktur kepribadian tokoh yang dipengaruhi oleh ketiga sistem kepribadian yaitu id, ego, dan superego; (2) novel 9 dari Nadira mengandung 16 nilai karakter; (3) novel 9 dari Nadira karya Leila S. Chudori relevan atau dapat dijadikan bahan ajar pada pembelajaran sastra.

KAJIAN INTERTEKSTUALITAS KUMPULAN CERPEN KLUB SOLIDARITAS SUAMI HILANG DALAM KUMPULAN CERPEN KOMPAS 2013, NILAI PENDIDIKAN, DAN RELEVANSINYA DENGAN PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA

BASASTRA Vol 3, No 3 (2015): Jurnal BASASTRA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.609 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persamaan dan perbedaan (1) tema; (2) alur; (3) penokohan; (4) latar pada kumpulan cerpen Klub Solidaritas Suami Hilang; (5) nilai pendidikan; dan (6) relevansinya sebagai bahan ajar sastra di SMA. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat persamaan dan perbedaan pada unsur: (1) tema; (2) alur; (3) penokohan; dan (4) latar. Nilai pendidikan yang ditemukan meliputi: (1) nilai religius; (2) nilai moral; (3) nilai sosial; (4) nilai budaya. Kesesuaian materi sebagai bahan ajar pada pembelajaran sastra kelas X dan XI SMA.

AGENSIFIKASI (AGENCIFICATION) DAN EFIENSI: ANALANALISIS PADA BADAN LAYANAN UMUM RUMAH SAKIT

JURNAL INFO ARTHA Vol 1 (2015): EDISI JULI
Publisher : Polytechnic of State Finance STAN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4615.953 KB)

Abstract

Agencification is a kind of public service reform aimed to achieving good governance. Agencification on several public agencies in Indonesia is conducted through the implementation of Financial Management Pattern on Public Service Agency. This model emphasizes the application of financial flexibility, the principles of productivity, effiency, and effectiveness. In health sector, the government has required the implementation of Financial Management Pattern Public Service Agency for government hospitals.The purpose of this study is to measure the efficiency of the selected Hospitals, which implement Public Service Agency, based on the hospital classification and identify input variavbles that significantly affect the efficiency of the Hospitals. This study describes a through and deep understanding around the calculation and analysis of the efficiency of the central Hospitals. This study uses a quantitative approuch to obtain evidence related to the measurement of Hospitals efficiency. Data and information obtained through observation and study of documentation. Furthermore, the data were statistically analyzed using Data Envelopment Analysis models.The analysis showed that for General Hospital, 9 of 17 instituctions are efficient in relative and 8 institutions are inefficient relative to the other. Meanwhile, for Special Hospital, 10 of 17 institutions are efficient in relative and 7 instutions are infficient relative to the other. Input variables that significantly influence the efficiency of the Hospitals are considered the number of beds (with coefficient 114.6217), the number of doctors (with coefficient -55.52), and the number of health workers other than doctors (with coefficient -1.849583). While the other two input variables, namely the number of non-health personnel and operating expenses do not significantly affect the efficiency of the Hospitals.

ANALISIS STRUKTURALISME GENETIK NOVEL BEKISAR MERAH KARYA AHMAD TOHARI DAN RELEVANSINYA SEBAGAI MATERI PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA

BASASTRA Vol 6, No 1 (2018): Jurnal BASASTRA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT: This study aims to find out and explain (1) structural elements in the novel Bekisar Merah by Ahmad Tohari, (2) the social and cultural background of the novel Bekisar Merah by Ahmad Tohari, (3) the authors world view in the novel Bekisar Merah by Ahmad Tohari, (4) the relevance of the study with Indonesian language learning on the material understands the building elements of novel literary works in high schools. The form of this research is qualitative descriptive. The approach used is genetic structuralism. The data analysis technique used is interactive analysis. Based on data analysis, the results of the study conclude as follows: (1) the interwoven elements are themes, characterizations, plot, setting or setting, as well as point of view, (2) social and cultural background Bekisar Merah novels have similarities between what is told in the novel and the facts that occur in the community, especially those who work as prisoners (3) Ahmad Toharis world view in the Bekisar Merah novel is a view of social humanism and social reality, as well as religious views, views politics, gender views, and social views; and (4) the novel Bekisar Merah is suitable as learning material in high school.Keywords: Novel, Structuralism Genetic, Literary LearningAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan (1) unsur struktural dalam  novel Bekisar Merah karya Ahmad Tohari, (2) latar belakang sosial dan budaya novel Bekisar Merah karya Ahmad Tohari, (3) pandangan dunia pengarang dalam novel Bekisar Merah karya Ahmad Tohari, (4) relevansi kajian dengan pembelajaran bahasa Indonesia pada materi memahami unsur-unsur pembangun karya sastra novel di Sekolah Menengah Atas. Bentuk penelitian ini berupa deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah strukturalisme genetik. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Sumber data adalah novel dan informan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif. Berdasarkan analisis data, hasil penelitian berkesimpulan sebagai berikut: (1) adanya keterjalinan unsur-unsur baik itu tema, tokoh penokohan, alur, setting atau latar, maupun sudut pandang atau point of view, (2) latar belakang sosial dan budaya yang ada dalam novel Bekisar Merah terdapat persamaan antara apa yang diceritakan dalam novel dengan fakta yang terjadi di kalangan masyarakat khususnya masyarakat yang bekerja sebagai penderes nira (3) pandangan dunia Ahmad Tohari dalam novel Bekisar Merah  adalah pandangan humanisme sosial dan realitas sosial, juga adanya pandangan religius, pandangan politik, pandangan gender, dan pandangan sosial, dan (4)  Novel Bekisar Merah cocok dijadikan sebagai materi ajar sastra di SMA.Kata Kunci : Novel, Strukturalisme Genetik, Pembelajaran Sastra

FAKTOR PEMENGARUH DAN PEMECAHANNYA DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA-MENULIS PERMULAAN

RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 8, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.772 KB)

Abstract

This study aimed to describe: 1) the implementation of learning to read-write for the beginners 2) to identify the influences factors, and 3) how to solve those factors of influences. The populations were students and one classroom teacher of SDN Cinderejo Surakarta. Data was collected through observation, interviews, and document analysis. Sampling determined through purposive sampling technique. The results of the study concluded: 1) RWB learning component involves students, teachers, objectives, materials, methods, media, and evaluation. Various components are interrelated. 2) Barriers to learning RWB included the internal and external obstacles. (3) To overcome internal barriers were done through learning process, while external barriers pursued through the outside component of the learning process in the classroom RWB.

Keragaman genetik dan heritabilitas karakter komponen hasil dan hasil ciplukan (Physalis sp.)

Jurnal Agro Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Agroteknologi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.672 KB)

Abstract

Ciplukan (Physalis sp.) merupakan salah satu tumbuhan yang potensial untuk dikembangkan sebagai sumber biofarmaka dan buah di Indonesia. Peningkatan produksi ini dapat dilakukan melalui penyediaan varietas-varietas unggul ciplukan dengan meningkatkan kapasitas genetik melalui program pemuliaan tanaman. Pemuliaan tanaman akan berhasil jika terdapat keragaman genetik yang luas dan heritabilitas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari keragaman genetik dan heritabilitas pada karakter komponen hasil dan hasil ciplukan. Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok dengan 34 aksesi ciplukan sebagai perlakuan diulang tiga kali. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Areng-Areng, Kecamatan Junrejo, Kota Batu pada bulan Mei - September 2017. Karakter pada tanaman ciplukan ada yang mempunyai keragaman luas dan ada yang mempunyai keragaman sempit. Keragaman yang luas terdapat pada tinggi batang, jumlah bunga per tanaman, bobot per buah tanpa kelopak, bobot per buah dengan kelopak, jumlah buah per tanaman, jumlah buah segar per tanaman, bobot buah per tanaman dan bobot buah segar per tanaman. Keragaman yang sempit terdapat pada karakter diameter batang, jumlah cabang tersier, jumlah bunga per cabang tersier, panjang tangkai buah, panjang kelopak, diameter kelopak, panjang buah, diameter buah, dan kemanisan buah. Nilai heritabilitas pada semua karakter termasuk kriteria tinggi. Hal ini menunjukkan pengaruh genetik lebih besar dibandingkan dengan faktor fenotip pada penampilan karakter tanaman ciplukan. Ciplukan (Physalis sp.) is one of the potential plant to be developed as a source of medical plant and fruit in Indonesia. Increase production of this plant can be done through the provision of improved varieties of ciplukan by increasing the genetic capacity through plant breeding programs. Plant breeding will be successful if there is high genetic variability and heritability. This study aimed to study genetic variability and heritability on the character of yield component and yield in Physalis. The experiment used a randomized block design with 34 accessions of ciplukan as treatment repeated three times. The research was conducted in Areng-Areng sub-district, Junrejo District, Batu City from May until September 2017. Characters in ciplukan plants have wide and narrow variability. Characters that have a wide variability are stem height, number of flower per plant, number of fruits per plant, number of fruits per plant, weight per fruit without husks, weight per fruit with husk, weight of fruit per plant, and weight of fresh fruit per plant. Characters that have narrow variability are stem diameter, number of tertiary branching, number of flower per tertiary branching, length of fruit stalk, husk length, husk diameter, fruit length, fruit diameter, and sweetness. All characters have high heritability. This shows a greater genetic influence compared to phenotypic factors on the appearance of ciplukan characters. Physalis, genetic variablity, heritabilityKey words : 

ANALISIS STRUKTURAL DAN NILAI PENDIDIKAN NOVEL GEDHONG SETAN KARYA SUPARTO BRATA SERTA RELEVANSINYA SEBAGAI MATERI PEMBELAJARAN NOVEL BERBAHASA JAWA

PAEDAGOGIA Vol 20, No 2 (2017): PAEDAGOGIA Vol 20, No2 (2017)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya sastra memiliki nilai-nilai penting yang dapat diterapkan dalam kehidupan salah satunya novel berbahasa Jawa. Oleh karena itu, peneliti ingin meneliti novel Gedhong Setan karya Suparto Brata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Unsur struktural yang membangun novel, baik unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik; (2) Nilai pendidikan yang terdapat dalam novel; dan (3) Relevansi novel sebagai materi pembelajaran novel berbahasa Jawa. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan struktural. Data yang diperoleh berasal dari novel, wawancara dengan ahli sastra, guru bahasa Jawa, dan siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan analisis sumber tertulis atau dokumen dan wawancara. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teori. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis jalinan, yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan simpulan. Simpulan penelitian ini; (1) Novel Gedhong Setan karya Suparto Brata memiliki unsur intrinsik meliputi tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, bahasa, dan sudut pandang; sedangkan unsur ekstrinsik meliputi situasi sosial politik, ekonomi, dan budaya; sistem pengarang dan kepengarangan; sistem penerbit dan penerbitan; serta sistem pembaca; (2) Nilai-nilai pendidikan yang terdapat di dalam novel, yaitu: nilai keagamaan, nilai kesusilaan (moral), nilai sosial, dan nilai kultural; dan (3) Novel tersebut sangat relevan sebagai materi ajar dalam pembelajaran novel berbahasa Jawa di SMA. Kata kunci:pendekatan struktural, novel, nilai pendidikan, materi pembelajaran