Articles

Found 17 Documents
Search

BIOAVAILABILITAS TABLET IBUPROFEN PADA PEMBERIAN BERSAMAAN DENGAN EKSTRAK AIR HERBA PEGAGAN (Centella asiatica (L) Urban) PADA KELINCI JANTAN

PHARMACIANA Vol 3, No 1: Mei 2013
Publisher : PHARMACIANA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.656 KB)

Abstract

Kecenderungan masyarakat menggunakan obat herbal bersamaan dengan obat sintetik dapat mengakibatkan terjadi interaksi. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh ekstrak air herba pegagan (Centella asiatica (L) Urban) terhadap bioavailabilitas tablet ibuprofen pada kelinci jantan, dimana ibuprofen dan ekstrak air herba pegagan dimetabolisme oleh enzim CYP450 yang sama denganmekanisme yang berbeda. Penelitian ini menggunakan rancangan sama subyek dengan design Cross Over menggunakan subyek uji 5 ekor kelinci jantan. Setiap kelincimendapatkan perlakuan yang sama. Sampel kontrol diberi tablet ibuprofen 400 mg, sedangkan sampel perlakuan diberi tablet ibuprofen 400 mg bersamaan dengan ekstrak air herba pegagan dengan konsentrasi 25 %b/v, 50 %b/v dan 100 %b/v.Kemudian diambil darahnya pada jam ke 0; 0,5; 1; 1,5; 2; 2,5; 3; 3,5; 4; 6; 8; 10. Konsentrasi ibuprofen dalam plasma diukur menggunakan spektrofotometri. Konsentrasi ibuprofen yang diperoleh digunakan untuk mengukur parameterbioavailabilitas ibuprofen meliputi : tmaks, Cpmaks, and AUC. Data parameter bioavailabilitas yang dihasilkan dianalisis dengan uji ANOVA satu jalan dengan taraf kepercayaan 95 %. Hasil penelitian menunjukkan, penggunaan tablet ibuprofenbersama ekstrak air herba pegagan dapat meningkatkan nilai Cpmaks dan AUC, tetapi tidak ada pengaruh terhadap nilai tmaks. Penggunaan ibuprofen bersama ekstrak airherba pegagan 50 %b/v dan 100%b/v secara signifikan mempengaruhi bioavailabilitas ibuprofen dalam darah.

Pengembangan Produk Tablet Oral Disintegrasi Piroksikam

Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol 15, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Piroksikam digunakan sebagai analgetik dan antiinflamasi yang sering dialami oleh kalangan lansia yang mempunyai kesulitan menelan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan sediaan Orally Disintegrating Tablet (ODT). Avicel PH 102 merupakan bahan disintegran yang biasa digunakan sebagai penyusun ODT, karena mempunyai daya disintegran yang sangat baik. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan piroksikam menjadi bentuk sediaan ODT. Metode pembuatan ODT dilakukan dengan metode kempa langsung. Variasi konsentrasi Avicel PH 102 yang digunakan untuk formula 1 sebesar 15% dan formula 2 sebesar 20%. Tablet hasil formulasi diperiksa karakteristik fisik yang meliputi identifikasi tablet, kerapuhan, kekerasan, ketebalan, waktu hancur, bentuk dan ukuran tablet, laju disolusinya serta dilakukan penetapan kadar. Metode analisa kadar piroksikam baik pada penentuan disolusi maupun pada penentuan kadar, dilakukan verifikasi metode spektrofotometri UV-Vis terlebih dahulu meliputi spesifisitas, presisi, dan akurasi. Formula terbaik selanjutnya dilakukan uji hedonik. Hasil verifikasi untuk ketiga uji memenuhi persyaratan sehingga dikatakan metode uji valid. Hasil uji fisik tablet dikatakan memenuhi syarat kecuali untuk uji kerapuhan. Data laju disolusi dan penetapan kadar tablet piroksikam memenuhi syarat FI V yaitu laju disolusi tidak kurang dari 75%(Q + 5%) dan hasil penetapan kadar F1 dan F2 berturut-urut sebesar 95,22 ± 3,09% dan 95,14 ± 4,26%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa piroksikam dapat dibuat dalam bentuk sediaan ODT karena menghasilkan sediaan tablet dengan sifat fisik yang baik kecuali pada uji kerapuhan. Formula yang dipilih yaitu formula 2, karena waktu hancur dan disolusi tablet lebih baik dibandingkan dengan formula 1.

FORMULASI TABLET SERBUK PISANG RAJA (Musa xparadisia AAB) SEBAGAI PENUTUP TUKAK LAMBUNG PADA TIKUS

PHARMACIANA Vol 2, No 1: Mei 2012
Publisher : PHARMACIANA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari kajian empiris maupun beberapa penelitian terbukti pisang raja (Musa xparadisia AAB) mempunyai potensi untuk dikembangkan menjadi sediaan gastroprotektor melalui mekanisme efek mukoadhesif. Sehingga diperlukan penelitian lanjutan untuk dibuat sediaan yang lebih praktis, stabil dan mempunyai dosis yang lebih seragam. Pada penelitian ini dipilih bentuk sediaan tablet yang mempunyai beberapa kelebihan seperti : praktis, aman dan relatif mudah pembagian dosisnya. Penelitian yang dilakukan meliputi : identifikasi buah pisang raja, pembuatan serbuk pisang raja, pembuatan tablet serbuk pisang raja, uji sifat fisik tablet serbuk pisang raja, uji mukoadhesif tablet serbuk pisang raja secara in vivo dengan menggunakan lambung tikus.Tablet serbuk pisang raja yang dihasilkan memenuhi kriteria tablet yang baik. Tablet serbuk pisang raja yang dihasilkan mempunyai kemampuan menutup tukak lambung tikus yang diinduksi dengan alkohol. Efektivitas efek mukoadhesif tablet serbuk pisang raja yang dihasilkan tidak berbeda bermakna dibandingkan dengan sukralfat (p > 0,05).

KETOKSIKAN SUBKRONIS NANOPARTIKEL EKSTRAK ETANOL BUAH MAHKOTA DEWA (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.) DAN GAMBARAN HISTOPATOLOGIK HEPAR PADA MENCIT JANTAN GALUR BALB-C

Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol 15, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.) memiliki khasiat sebagai obatantikanker. Namun konsumsi berulang buah mahkota dewa dapat menyebabkan efek toksikpada organ ekskresi dan metabolisme. Preparasi nanopartikel ekstrak mahkota dewa dibuatdengan tujuan menurunkan efek toksik dari mahkota dewa. Penelitian eksperimental denganrancangan the post test only control group design. Jumlah sample 35 ekor mencit Balb-c yangdibagi dalam 7 kelompok secara acak. Kelompok kontrol (I) hanya diberi CMC Na 0,5 %,kelompok perlakuan II-IV masing-masing, secara berurutan, diberi ekstrak etanol buahmahkota dewa dosis 85, 170, dan 340 mg/KgBB. Kelompok perlakuan V-VII masing-masing,secara berurutan, diberi nanopartikel ekstrak buah mahkota dewa dosis setara denganflavonoid 85, 170, dan 340 mg/KgBB. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan kelompokhewan yang diberi ekstrak dengan dosis 85, 170, 340 mg/KgBB menunjukkan adanyadegenerasi hidropik pada sel hepar, infiltrasi sel radang hingga nekrosis. Begitu juga padamencit yang diberikan nanopartikel, akan tetapi pada mencit yang diberi nanopartikel adabeberapa hewan uji yang heparnya normal. Probabilitas penurunan kerusakan dari dosis 85,170, dan 340mg/KgBB yaitu sebesar 0,2; 04; dan 0;4. Kesimpulan penelitian ini nanopartikelekstrak etanol buah mahkota dewa dapat menurunkan kejadian kerusakan hepar pada hewanuji dibandingkan dengan ekstrak etanol buah mahkota dewa saja.

PREPARASI NANOPARTIKEL KITOSAN-TPP/ EKSTRAK ETANOL DAGING BUAH MAHKOTA DEWA (Phaleriamacrocarpa (Scheff) Boerl) DENGAN METODE GELASI IONIK

Journal of Pharmaceutical Sciences and Community Vol 11, No 1 (2014)
Publisher : Sanata Dharma University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.527 KB)

Abstract

Abstract: Mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff) Boerl) is one of the plants frequently used as anticancer. But mahkota dewa extract have a high toxicity. One of certain effort that could reduces the toxic effect of medicine is nanoparticle decivery. The aims of this study were to make nanoparticle from chitosan-mahkota dewa extract using TPP as a cross linker and to determine its particle size, zeta potential, loading capacity and loading efficiency. Chitosan nanoparticles extract of Phaleria macrocarpa fruits with TPP as cross linker by ionic gelation method. Chitosan was dissolved in acetic buffer solution at pH 4 with various concentrations (0.045 and 0.09 % b/v), meanwhile tripolyphosphate (0.009 dan 0.018 % b/v) with volume compare (5 : 1). The characterizations of chitosan nanoparticles of extract were determined by measure its particle size, zeta potential, loading capacity, and determining efficiency value nanoparticle process formed. The results showed that the most stable extract were on concentration 0.68 and 0.9 mg/ml (kitosan 0.09 % b/v, TPP 0.018 % b/v) with 350 rpm stirring speed. The average of nanoparticle size were 190.9 and 162.87 nm. The zeta potential were 48.5 mV and 60.86 mV, the loading capacity were 2.96 and 5.33 %, than the loading efficiency were 35.75 and 45.26 %. Preparation of chitosan-extract of mahkota dewa fruits by ionic gelation method can produced nanoparticles and has a short range of size distribution, grade of uniformity and good stability.Key words: Mahkota dewa, nanoparticles, chitosan, ionic gelation.

PERBEDAAN MANAJEMEN LABA PADA BANK SYARIAH DAN BANK KONVENSIONAL YANG TERDAFTAR DI OTORITAS JASA KEUANGAN

Jurnal Akademika Vol 14, No 2 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal Akademika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.929 KB)

Abstract

The purpose of this study is to determine the differences in earnings managementof Islamic banks and conventional banks. This study using the Mann-Whitneytest to test the level of earnings management between Islamic banks andconventional banks. Researchers used a sample of Islamic banks and conventionalbanks in 2010-2014. Researchers find that Islamic banks do earningsmanagement is lower than in conventional banks. It is known from the sum ofranks higher than the conventional banks Islamic banks 66.00> 54.00. It showsthe Islamic banks have a non discressinary accrual lower than conventional banksand Islamic ethics play a monitoring role in reducing behavioral managerialoprtunistik to manage earnings through non discressinary accrual.Keywords: Earnings Management, Islamic Banks, Non Discretionary Accrual

Karakterisasi Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) Minyak Buah Merah (Pandanus conoideus Lam.)

JURNAL FARMASI DAN ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol 3, No 2 (2016): JURNAL FARMASI DAN ILMU KEFARMASIAN INDONESIA
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Airlangga

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.481 KB)

Abstract

Pendahuluan: Kanker payudara di Indonesia menempati posisi kedua yang banyak diderita khususnya oleh kaum wanita setelah kanker serviks. Salah satu penemuan obat baru yang berasal dari bahan alam yang menunjukkan efek farmakologis dalam mengatasi kanker adalah Minyak Buah Merah (Pandanus conoideus Lam.). Minyak Buah Merah mengandung banyak senyawa antioksidan yang membantu proses penyembuhan penyakit kanker dengan mencegah dan menekan perkembangan sel-sel kanker. Namun, pemberian Minyak Buah Merah secara langsung per oral tidak acceptable sehingga diperlukan pengembangan sistem penghantaran seperti SNEDSS (Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan karakteristik SNEDDS pada Minyak Buah Merah. Metode: Untuk mendapatkan karakter SNEDDS yang baik perlu dicari perbandingan minyak, surfaktan dan ko-surfaktan yang sesuai. Dibuat 4 formula dengan variasi perbandingan Minyak Buah Merah, tween 80, propilen glikol pada formula 1 (9:62:29), formula 2 (9:68:23), formula 3 (11:64:25) dan formula 4 (12:65:23). Selanjutnya SNEDDS dibuat dengan mencampur ketiga komponen tersebut. Kemudian keempat formula ditentukan % Transmitan, waktu emulsifikasi dan nilai IC50 untuk menilai karakter SNEDDS yang baik. Hasil: Hasil dari penelitian diperoleh %Transmitan dari 4 formula berturut-turut yaitu 99,21%; 99,34%; 98,69% dan 98,27%. Hasil yang diperoleh untuk waktu emulsifikasi dari 4 formula berturut-turut adalah 16,51; 15,40; 17,64 dan 18,67 detik. Nilai IC50 untuk 4 formula diperoleh hasil berturut-turut sebesar 176,81; 58,99; 6832,02 dan 514,84 µL/mL. Kesimpulan: Dilihat dari hasil pengujian tersebut didapatkan formula yang menghasilkan SNEDDS paling baik yaitu pada formula 2 karena mempunyai %Transmitan paling besar, waktu emulsifikasi paling cepat dan nilai IC50 paling kecil.

Pelatihan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba bagi Siswa-Siswi SMA Muhammadiyah 2 dan 3 Yogyakarta

JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyalahgunaan narkoba pada akhir tahun ini dirasakan semakin meningkat. Angka penyalahgunaan narkoba di Indonesia mencapai kurang lebih 5 juta jiwa, sedangkan di Yogyakarta sudah mencapai 60.182 jiwa pada tahun 2014. Penyalahhgunaan narkoba menjangkiti semua lapisan masyarakat, tidak terkecuali siswa sekolah. Hal ini terjadi biasanya terjadi karena penawaran, bujukan, atau tekanan seseorang atau sekelompok orang kepadanya. Didorong rasa ingin tahu, ingin mencoba, atau ingin memakai, siswa mau menerima tawaran tersebut, yang selanjutnya tidak sulit baginya untuk menerima tawaran berikutnya. Program pengabdian ini merupakan bagian dari Iptek bagi Masyarakat (IbM) dengan tema Swamedikasi Teman Sebaya, bertujuan melatih siswa SMA untuk mengidentifikasi dan mengenal bahaya penyalahgunaan narkoba dan miras di kalangan teman sebaya. Metoda pelaksanaan dilakukan dengan pendidikan masyarakat melalui penyuluhan, pelatihan dan focus group discussion (FGD). Pelatihan diselenggarakan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi DIY. Masyarakat sasaran tanggal 24-25 juli 2017, bertempat di Ruang Multi Media SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Tingkat partisipasi peserta 100% dan tingkat kemampuan penguasaan peserta terhadap materi pembelajaran bahaya narkoba meningkat setelah dilakukan pelatihan.

Optimasi Perbandingan Tween 80 dan Polietilenglikol 400 Pada Formula Self Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) Minyak Biji Jinten Hitam

PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 12 No. 02 Desember 2015
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (996.74 KB)

Abstract

ABSTRAK Minyak biji jinten hitam (Nigella sativa Linn.), dengan kandungan utama timokuinon mempunyai aktivitas sebagai antikanker yang cukup poten. Beberapa penelitian tentang aktivitas antikanker timokuinon telah dilakukan, namun hasilnya belum maksimal. Dalam penelitian ini akan dilakukan modifikasi penghantaran self nanoemulsifying drug delivery system (SNEDDS) minyak biji jinten hitam yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitasnya sebagai antikanker karena SNEDDS akan meningkatkan kelarutan timokuinon yang terkandung dalam minyak biji jinten hitam (MBJH), sehingga lebih banyak zat aktif yang akan sampai pada sel kanker, selain itu formula SNEDDS MBJH diduga tidak mengalami effluks oleh sel kanker. Asam oleat dipilih sebagai fase minyak, tween 80 sebagai surfaktan dan propilenglikol sebagai kosurfaktan. Tahapan penelitian yang dilakukan adalah: (1) penentuan batas bawah dan batas atas masing-masing komponen (2) optimasi formula SNEDDS MBJH menggunakan sistem DX 9 dengan parameter %T dan waktu emulsifikasi (3) validasi persamaan yang dihasilkan DX9 (4) SNEDDS hasil optimasi yang dihasilkan dikarakterisasi ukuran, zeta potensial, stabilitas termodinamiknya dan persentase transmitan menggunakan spekrofotometer. Photon correlation spectroscopy (PCS) digunakan untuk mengetahui ukuran SNEDDS dan polidispersibility index, Zeta Sizer Analysis untuk mengukur muatannya. Kata kunci: karakteristik, minyak biji jinten hitam, SNEDDS. ABSTRACT Black cumin (Nigella sativa Linn.) seed oil has been known for possessing anticancer activity, with thymoquinone as the active ingredient. Previously reported data show that anticancer activity of thymoquinone is relatively low. In this research, we modify black cumin seed oil with self nanoemulsifying drug delivery system (SNEDDS) formula, so it’s effectivity as anticancer can be improved. SNEDDS increases solubility of thymoquinonone and improves its delivery to cancer cells. We used oleic acid as oil phase, tween 80 as surfactan, and propilenglycol as cosurfactan. The steps in this research were determination of upper limit and lower limit of each components, optimization of SNEDDS formula using DX 9 system, equation validation obtained from DX 9, and characterization of SNEDDS based on its size, zeta potensial, thermodynamic stability, and thermodynamic transmitans. Key words: black cumin seeds oil, characterization, SNEDDS.

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PEDUKUHAN DLABAN, MALANGAN, DAN PONGANGAN, DESA SENTOLO DALAM PROMOSI KESEHATAN

Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.126 KB)

Abstract

Masalah kesehatan menjadi salah satu program dalam KKN Universitas Ahmad Dahlan di Pedukuhan Dlaban, Malangan, dan Pongangan, Desa Sentolo kecamatan Sentolo, kabupaten Kulon Progo. Status kesehatan masyarakat dapat dimodifikasi dengan promosi kesehatan. Suatu program di masyarakat akan berhasil bila dilakukan oleh dan untuk masyarakat. Promosi kesehatan yang dilakukan meliputi: penyelenggaraan jalan sehat, penyuluhan pembuatan TOGA Pola Hidup Bersih dan Sehat, Penggunaan Plastik yang Aman, Kesehatan Reproduksi Remaja, Bahan Tambahan Makanan dan Pengelolaan Sampah, Masyarakat Pedukuhan Dlaban, Malangan, dan Pongangan, Desa Sentolo kecamatan Sentolo, kabupaten Kulon Progo dapat melakukan pemberdayaan dalam Promosi Kesehatan.