Articles

Found 30 Documents
Search

INKORPORASI TITANIA PADA MATRIKS SILIKA DAN PENGARUHNYA TERHADAP AKTIVITAS FOTOKATALITIK TITANIA PADA DEGRADASI METIL ORANYE Kunarti, Eko Sri; Wahyuni, Endang Tri; Hapsari, Indi Annisa
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 18, No 1 (2011)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan preparasi dan karakterisasi nanokristal titania terinkorporasi silika (nanokomposit titania-silika) disertai dengan pengujian aktivitas fotokatalitiknya untuk degradasi metil oranye. Preparasi dilakukan melalui proses sol-gel pada suhu kamar diikuti dengan perlakuan termal pada temperatur 500 o C. Pengaruh penambahan silika terhadap karakter nanokomposit yang terbentuk telah dikaji dalam penelitian ini. Karakterisasi dilakukan dengan metode difraksi sinar-X, spektrometri inframerah, spektrometri fluoresensi sinar-X serta spektrometri uv-vis difusi reflaktansi. Proses degradasi dilakukan dengan sistem batch di dalam reaktor tertutup yang dilengkapi dengan lampu UV 40 watt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan matriks silika menyebabkan pembentukan ikatan cross-linking Si-O-Ti dan oxygen vacancies dalam titania. Inkorporasi titania pada matriks silika dapat meningkatkan stabilitas dan energi celah pita serta sifat fotokatalisis titania bebas.
Pengambilan Ion Logam Mn2+ dan Ni2+ Menggunakan Na-Zeolit: Suatu Usaha Pengkajian Pemanfaatan Sumber Daya Alam Indonesia Widodo, Didik Setiyo; Sugiharto, Eko; Wahyuni, Endang Tri
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 7, No 2 (2004): Volume 7 Issue 2 Year 2004
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.14710/jksa.7.2.35-38

Abstract

Zeolit alam asal Cikalong Jawa Barat telah digunakan untuk pengambilan ion Mn2+ dan Ni2+ dari larutannya, dengan cara mempertukarkan ion-ion tersebut dengan ion Na+ dalam zeolit alam termodifikasi berdasarkan sistem batch. Penelitian ini juga mengkaji pengaruh keberadaan ion Cu2+ di dalam sistem pertukaran kation. Konsentrasi ion-ion dianalisis dengan metode spektrofotometri serapan atom. Data eksperimen menunjukkan bahwa zeolit alam yang telah dimodifikasi dengan Na+ dapat digunakan untuk mengambil ion Mn2+ dan Ni2+ melalui mekanisme pertukaran kation. Uji selektivitas memperlihatkan bahwa Na-Zeolit lebih selektif terhadap Mn2+ dibandingkan terhadap Ni2+. Urutan selektivitas ini tidak dipengaruhi oleh keberadaan Cu2+. Na-Zeolit mampu mempertukarkan kation Mn2+ sampai 57,73 % dalam keadaan sendiri dan 19,72 % dalam keadaan bersama; Ni2+ sampai 37,71 % dalam keadaan sendiri dan hanya 5,81 % dalam keadaan bersama kation logam lain di dalam larutannya.
Imobilisasi TiO2 ke dalam Resin Penukar Kation dan Aplikasinya sebagai Fotokatalis dalam Proses Fotoreduksi Ion Hg2+ Ridho, Rosyid; Wahyuni, Endang Tri; Suyanta, Suyanta
VALENSI Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Kimia Valensi Volume 3//No.2//November 2013
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstrak Dalam rangka mengembangkan bahan fotokatalitis TiO2 pada penelitian ini telah dilakukan preparasi fotokatalis TiO2-Resin yang disertai dengan karakterisasi dan uji aktivitas untuk proses fotoreduksi ion Hg(II). Preparasi imobilisasi ini dilakukan dengan metode pertukaran ion yang di ikuti dengan kalsinasi pada suhu tertentu. Pada preparasi telah dipelajari pengaruh konsentrasi Titanium Isopropoksida sebagai sumber ion Ti(IV) terhadap TiO2-Resin yang dikarakterisasi dengan menggunakan Difraksi Sinar X (XRD) dan Thermografimetri (TGA). Pada proses fotoreduksi ion Hg(II) dipelajari pengaruh massa fotokatalis, kadar TiO2 yang terimobilisasi ke dalam resin, konsentrasi Ion Hg(II), dan pengaruh pH. Proses fotoreduksi dilakukan dalam suatu reaktor tertutup yang dilengkapi dengan lampu UV, yaitu dengan cara menyinari campuran yang terdiri dari larutan ion Hg(II) dan serbuk fotokatalis TiO2-Resin, disertai dengan pengadukan selama waktu tertentu. Hasil fotoreduksi dihitung berdasarkan selisih antara konsentrasi ion Hg(II) awal dengan ion Hg(II) yang tak tereduksi. Penentuan konsentrasi ion Hg(II) yang tak tereduksi dilakukan dengan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA) teknik pembangkitan uap dingin atau Cold Vapor Atomic Absorption Spectrophotometry(CV-AAS). Hasil preparasi menunjukkan semakin tinggi konsentrasi Titanium Isopropoksida yang ditambahkan pada resin semakin tinggi juga kadar TiO2 yang terbentuk pada TiO2-Resin. Hasil uji fotokatalis menunjukkan bahwa penggunaan fotokatalis TiO¬2-Resin dapat meningkatkan hasil fotoreduksi ion Hg(II) yang peningkatannya lebih tinggi dibandingkan TiO2 serbuk. Penambahan fotokatalis dengan massa yang semakin besar menambah efektivitas fotoreduksi terhadap ion Hg(II) yang semakin besar, namun jika ditambahkan massa fotokatalis yang lebih tinggi lagi akan menurunkan efektivitas fotoreduksi terhadap ion Hg(II). Kenaikan konsentrasi Hg(II) menyebabkan efektivitas fotoreduksi semakin rendah. Pada pH 1-4 terjadi kenaikan fotoreduksi pada ion Hg(II), akan tetapi pada pH yang lebih tinggi dari 4 menyebabkan terjadinya penurunan efektivitas fotoreduksi terhadap ion Hg(II).   Kata kunci : Fotokatalis, TiO2-resin, Ion Hg(II)   Abstract To develop TiO2 photoreduction photocatalyst in order to decrease the Hg(II) ion concentrate, in this research, it has been done the TiO2-Resin photocatalyst preparation with the characterization and application to Hg(II) ion photoreduction process. This preparation was done with ion exchange method which followed by studied calcinations at certain temperature. The preparation has been studied the influence of titanium isopropoxide concentrate toward TiO2-Resin which has been characterized by using X-Ray Diffraction(XRD) and Thermografimetry (TGA). In Hg(II) ion photoreduction process, it has been studied the influence of photocatalyst mass, the content of TiO2 which immobilized into sulfonated polystyrene (resin), the ion Hg(II) concentrate, and the pH influence. The photoreduction process has been done in the closed reactor that equipped by UV lamp, and uses the irradiating a mixture which contents of Hg(II) ion solution and TiO2-Resin photocatalyst powder, with the stirring at certain time. The result of photoreduction was calculated based on the difference between the earlier Hg(II) ion concentrate and unreduced Hg(II) ion. The determining of unreduced Hg(II) ion concentrate was done by using cold vapor atomic absorption spectrophotometry (CV-AAS). The preparation result showed that the higher isopropoxide titanium that was added into sulfonated polystyrene, the higher the content of TiO2 that was formed in TiO2-Resin. the result of photocatalyst test showed that the using using of TiO2-Resin photocatalyst can increase the result of Hg(II) ion photoreduction  which the increase is higher than TiO2 powder. The added of photocatalyst by the higher mass, adds the photoreduction effectiveness toward the Hg(II) ion. The higher the Hg(II) concentrate that added, the lower the photoreduction effectiveness. In pH 1-4, there is the photoreduction increase on Hg(II) ion, but in the highest pH that more than 4, it causes the decrease of the photoreduction effectiveness toward the Hg(II) ion.   Keywords : Photocatalyst, TiO2-resin, Hg(II) ion
PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DENGAN METODE SELF DIRECT UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MELAKUKAN PRAKTIKUM MATERI SISTEM PENCERNAAN Wahyuni, Endang Tri
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains FKIP UNS Vol 1, No 1 (2014): Seminar Nasional Pendidikan Sains IV (SNPS IV 2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah  mengetahui cara melaksanakan pembelajaran kontekstual dengan metode self direct dalam kegiatan praktikum dan mengetahui peningkatan ketrampilan siswa dalam melakukan praktikum konsep Sistem Pencernaan bagi siswa kelas XI IPA 4 SMA Negeri Karangpandan tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research), sebanyak dua putaran berbentuk spiral dari siklus yang satu ke siklus yang berikutnya. Setiap siklus meliputi planning (rencana), action (tindakan), observation (pengamatan), dan reflection (refleksi). Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 4 SMA Negeri Karangpandan. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran kontekstual dengan metode Self Direct memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat ketuntasan belajar meningkat dari siklus I dan  II yaitu masing-masing 80,55%, 86,11%, dan  Pada siklus II ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: Pembelajaran kontekstual dengan Metode Self Direct memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa, hal ini dapat dilihat dari hasil wawancara dengan beberapa siswa, rata-rata jawaban siswa menyatakan bahwa mereka tertarik dan senang dengan pembelajaran kontekstual dengan Metode Self Direct sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar.  
PENGARUH KARAKTER KEASAMAN TOTAL DAN PORI KATALIS ZEOLIT ALAM TERIMPREGNASI LOGAM TERHADAP PEMBENTUKAN FRAKSI BENSIN PADA REAKSI HIDRORENGKAH PLASTIK POLIPROPILENA Nurcahyo, I F; Trisunaryanti, Wega; Triyono, Triyono; Wahyuni, Endang Tri
Alchemy Jurnal Penelitian Kimia Vol 7, No 1 (2008)
Publisher : Alchemy Jurnal Penelitian Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses hidrorengkah fraksi berat hasil pirolisis plastik polipropilena (td 150-2500C) menjadi fraksi bensin menggunakan berbagai katalis dengan perbedaan keasaman dan karakter pori. Katalis – katalis yang digunakan yaitu zeolit alam (Z), Ni/Z, Pd/Z, NiPd/Z, dan NiPd/Z-Nb2O5. Reaksi dilakukan pada temperatur 4500C dengan perbandingan berat katalis : umpan sama dengan 1:2 menggunakan sistem air. Pada katalis dengan ukuran pori relatif besar, peningkatan keasaman total meningkatkan aktivitas katalis untuk reaktan senyawa hidrokarbon C>12. Pada katalis dengan ukuran pori yang relatif kecil peningkatan keasaman total bukan merupakan faktor penentu aktivitas katalis untuk senyawa hidrokarbon C>12 karena faktor sterik dari ukuran pori.
Pengaruh Ion Pb(Ii) Dan Ion Cd(Ii) Terhadap Efektivitas Fotoreduksi Ion Hg(Ii) Yang Terkatalisis Tio2 Novi, Cory; Wahyuni, Endang Tri; Aprilita, Nurul Hidayat
Berkala Ilmiah MIPA Vol 23, No 1 (2013)
Publisher : FMIPA UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini telah dipelajari pengaruh ion Pb(II) dan Cd(II) pada konsentrasi terhadap efektivitas fotoreduksi ion Hg(II) yang terkatalisis TiO2. Proses fotoreduksi dilakukan dengan menyinari campuran yang terdiri dari larutan ion Hg(II) dan serbuk fotokatalis TiO2 dengan dan tanpa adanya ion Pb(II) maupun ion Cd(II), dalam reaktor yang dilengkapi dengan lampu UV. Kondisi proses fotoreduksi adalah 50 mL larutan ion Hg(II) 5 ppm, ion Pb(II) dan Cd(II) dengan konsentrasi yang bervariasi, TiO2 seberat 15 mg, pH larutan 4 dan waktu reaksi selama 24 jam. Jumlah Hg(II) yang tereduksi dihitung berdasarkan selisih antara konsentrasi ion Hg(II) awal dengan konsentrasi ion Hg(II) sisa dalam larutan setelah proses fotoreduksi. Konsentrasi Hg(II) sisa ditentukan  dengan metode Spektrofotometri Serapan Atom teknik pembangkit uap dingin atau Cold Vapor Atomic Absorption Spectrophotometric  method (CV-AAS). Hasil penelitian menunjukkan efektivitas fotoreduksi ion Hg(II) terkatalisis TiO2 dengan adanya ion Pb(II) mengalami peningkatan seiring dengan kenaikan konsentrasi ion Pb(II) yaitu dari 80,8% menjadi 98,92%, hal ini terjadi karena adanya efek sinergi. Sebaliknya fotoreduksi ion Hg(II) dengan adanya penambahan ion Cd(II) dengan konsentrasi yang semakin besar menjadi berkurang yaitu dari 80,8% menjadi 33,32% disebabkan terjadi kompetisi adsorpsi.
THE INFLUENCE OF OXALIC AND MALONIC ACIDS ON THE DEGREE OF Cu(II) PHOTOREDUCTION CATALYZED BY TIO2 Wahyuni, Endang Tri; Aprilita, Nurul Hidayat; Hayu, An Nissa F.; Nurhayati, Siti
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 15, No 1 (2008)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The influence of oxalic and malonic acids on the effectiveness of Cu(ll) photoreduction catalyzed by TiO, has been studied. Photoreduction was carried out by a batch system in a closed reactor equipped by UV lamp. The results of the research show that the addition of TiO, photocatalyst can enhance Cu(ll) photocatalytic reduction, which may be initiated and/or accompanied by adsorption of Cu(ll) ion on the TiO, surface. The presence of both oxalic and malonic acids can improve of the Cu(ll) photoreduction, and the improvement is observed as the acid concentrations increase. It is also found that the effect of malonic acid in gaining Cu(ll) photoreduction is stronger than oxalic is, which are from around 20% into about 55% and that of into aroun d 35%, respectively. The roles of the acids on the enhancement of the photoreduction are OH radical attachment and electron donation.
PENENTUAN KOMPOSISI KIMIA ABU VULKANIK DARI ERUPSI GUNUNG MERAPI Wahyuni, Endang Tri; Triyono, Sugeng; Suherman, Suherman
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 19, No 2 (2012)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mengetahui potensi pemanfaatan abu vulkanik sekaligus dampaknya terhadap lingkungan maka pada penelitian ini teJah dilakukan penentuan komposisi kimia, baik unsur mayor maupun minor, dari abu vulkanik gunung Merapi yang diambil bulan Desember 201O-Januari 2011 seteJah erupsi selesai. Selain itu, juga dilakukan penentuan pH abu, dan kandungan besi dalam air di sungai, sumur, maupun bak penampungan air. Lokasi pengambilan sampeJ adalah desa di wilayah Kabupaten Magelang, Sleman dan Klaten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa abu Gunung Merapi mengandung berbagai unsur mayor (AI, Si, Ca, dan Fe), minor (I(, Mg, Mn, Na, P, S, dan Ti), dan tingkat trace (Au ,As, Ba, Co, Cr, Cu, Mo, Ni, Pb, S, Sb, Sn, Sr, V, Zn, dan Zr), baik yang memiliki kegunaan yang luas (AI, Si, Ca, Fe, Ti, V, dan Zn), memiliki nilai tinggi (Au), hingga yang berpotensi memberikan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan (As, Cr, Cr, Cu, Pb, Ni, dan S). Lokasi pengambilan abu yang berbeda (timur, seJatan dan barat, serta jarak yang semakin jauh dari puncak Merapi) tidak memberikan perbedaan komposisi kimia yang berarti. Didasarkan pada kandungan unsur AI, Ca, dan Si dalam abu yang besar (masing-masing 56%, 4%, dan 18 %) maka sangat dimungkinkan dilakukannya pemanfaatan abu tersebut sebagai bahan semen atau barang berbahan semen. Kandungan besi dan titan yang cukup berarti memungkinkan logam tersebut untuk diekstraksi dari abu sehingga diperoleh logam atau oksida besi dan titan yang berrnanfuat Iuas. Ditemukannya unsur K dan P dalam abu dengan kadar yang cukup sebagai unsur hara yang diperlukan oleh tanah, maka menarik untuk dikaji terkait dengan kesuburan tanah yang tertutup oleh abu tersebut. Namun demikian, juga ditemukan adanya korelasi antara besamya kadar sulfur dengan pH abu yang cenderung asam, yang dapat menurunkan kesuburan tanah. Meskipun dalam abu terkandung heberapa logam herat seperti Pb (kadar yang cukup), Cd, Cr, Cu, dan Ni (kadar rendah) namun tidak terdeteksi terjadinya kontaminasi logam tersebut dalam air yang dianalisis. Penyebaran abu Gunung Merapi terindikasikan meningkatkan kadar besi dalam air sungai, sumur, maupun bak penampungan terbuka, namun tidak berefek pada bak penampungan yang tertutup, sehingga air tersebut masih layak digunakan sesuai peruntukannya. Inforrnasi tentang kandungan zat-zat kimia ini diharapkan bennanfaat bagi penelitian dalam bidang teknik sipil, geologi dan mineral, petemakan, pertanian, maupun perikanan. 
PENGUJIAN AKTIVITAS KOMPOSIT Fe2O3-SiO2 SEBAGAI FOTOKATALIS PADA FOTODEGRADASI 4-KLOROFENOL Kunarti, Eko Sri; Wahyuni, Endang Tri; Hermawan, Feri Eka
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 16, No 1 (2009)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan pengujian aktivitas komposit Fe2O3-SiO2 sebagai fotokatalis pada fotodegradasi 4-klorofenol. Penelitian diawali dengan preparasi dan karakterisasi fotokatalis Fe2O3-SiO2. Preparasi dilakukan dengan metode sol-gel pada temperatur kamar menggunakan tetraetil ortosilikat (TEOS) dan besi (III) nitrat sebagai prekursor diikuti dengan perlakuan termal pada temperature 500 oC. Karakterisasi dilakukan dengan metode spektrometri inframerah, difraksi sinar-X dan spektrometri fluoresensi sinar-X. Uji aktivitas komposit untuk fotodegradasi 4-klorofenol dilakukan dalam reaktor tertutup yang dilengkapi dengan lampu UV. Pada uji ini telah dipelajari pengaruh waktu penyinaran dan pH larutan terhadap efektivitas fotodegradasi 4-klorofenol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposit Fe2O3-SiO2 dapat dipreparasi dengan metode sol-gel pada temperatur kamar diikuti perlakuan termal. Komposit Fe2O3-SiO2 dapat meningkatkan efektivitas fotodegradasi 4-klorofenol dari 11,86 % menjadi 55,38 %. Efektivitas fotodegradasi 4- klorofenol dipengaruhi waktu penyinaran dan pH larutan yang semakin lama waktu penyinaran efektifitas fotodegradasi semakin tinggi, namun waktu penyinaran yang lebih lama dari 4 jam dapat menurunkan efektivitasnya. pH larutan memberikan pengaruh yang berbeda-beda pada efektivitas fotodegradasi 4-klorofenol.
Pengaruh Kepercayaan dan Kepuasan terhadap Loyalitas Nasabah Perbankan Syariah Wahyuni, Endang Tri
Akmenika Vol 12, No 2 (2015): AKMENIKA
Publisher : Akmenika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the influence of trust and satisfaction both partially and simultaneously to customer loyalty. This study took 60 customers as the respondent sample, the sample was taken by purposive sampling technique. Data analysis using the multiple linear regression. The results showed that the variable of trust (X1) had a partially positive and significant effect on customer loyalty (Y), that is proved by the results of statistical t value of 5,599 with a significance value of 0,000 < 0,05. Satisfaction variable (X2) had t value of 3,748 with a significance value of 0,000 < 0,05, this the satisfaction variable (X2) had a positive and significant influence on consumer loyalty (Y). The results of the f test was 36,991 and the significance value was 0,000. These results proved that simultaneously the variable of trust and satisfaction had positive and significant influence on customer loyalty.