Articles

Found 28 Documents
Search

Factors Correlated to Readers’ Behavior to Obtain Information on Healthy Life Style (Case Study: Senior Tabloid Readers in North Bogor Regency) Wahyuni, Endang Sri; Sarma, Ma’mun; Pulungan, Ismail
Jurnal Penyuluhan Vol 3, No 2 (2007): Jurnal Penyuluhan
Publisher : IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.174 KB)

Abstract

Healthy behavior is an important physical and psychological needs for human beings. Therefore, to attain good healthy behavior results, it is essential to study of the process to obtain information oh healthy life style in the Senior tabloid. Objectives of this research are to analyze individual characteristic (internal factors) and external factors (physical environment, social environment, and cultural environment), and to analyze the relationship between the internal factors and external factors and reader behavior. This study is a correlational description research, consists of 40 respondens of Senior tabloid reader were taken as sample. The sampling method was Sensus, and the technique of analysis were Spearman correlation method.The important results are : (1) reader behavior classified of five parts: exertion obtain an information source, reading frequency, reading schedule, exertion to store the information source, and information application, (2) internal factors that have significantly correlate to reder behavior are: job, healthy life style experience, family quantity, and cosmopolit, and (3) external factors that have significantly correlate to reader behavior are: packaging, content (topic and language), self concept, group effect, value system, and social process.
PENGARUH EKSTRAK BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia) TERHADAP AORTA TERPISAH MARMUT (Cavia porcellus) TANPA ENDOTEL Hidayat, Taufiq; Wahyuni, Endang Sri; Karyono, Setyawati S
Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol 19, No 3 (2003)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah mengkudu sering digunakan masyarakat sebagai obat antihipertensi, namun belum diketahui dimana tempat kerjanya. Penelitian ini bertujuan membuktikan efek buah mengkudu terhadap otot polos pembuluh darah. Digunakanmodel percobaan aorta terpisah marmut yang endotelnya telah dihilangkan.  Variabel yang diukur adalah besar perubahan kontraksi otot polos aorta tanpa endotel yang distimulasi fenilefrin [10-5M] terlebih dulu kemudian ditambahkan ekstrak buahmengkudu dosis 0,2%, 0,6%, dan 1,0%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak buah mengkudu dosis 0,2% menyebabkan peningkatan kontraksi,sedangkan dosis 0,6% dan 1,0% menyebabkan relaksasi. Efek relaksasiini terbukti bermakna (p < 0,05) dan terdapat hubungan yang kuat dan bermakana antara dosis dan efek relaksasi (R = 0,894; p < 0,05). Dari hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa ekstrak buah mengkudu dapat menyebabkan relaksasi otot polos aorta terpisah marmut tanpa endotel pada dosis > 0,2%,sedang pada dosis 0,2% terjadi peningkatan kontraksi. Disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui dosis efektif mengkudu sebagai terapi antihipertensi. Kata kunci:mengkudu, relaksasi, aorta, endotel
ANALISIS PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, LOCUS OF CONTROL, STRES KERJA TERHADAP KINERJA PEMERINTAH DAERAH DAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI EMPIRIS PADA PEMERINTAH KABUPATEN BENGKALIS) Wahyuni, Endang Sri
Jurnal Ekonomi Vol 24, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the influence of organizational culture, locus ofcontrol, and job stress on local government performance and job satisfaction asan intervening variable in Bengkalis District Government. This research wasconducted in Bengkalis using questioner to 183 respondents, the analysistechnique used is the technique of path analysis.The results showed that: 1) the variable of job satisfaction partially indicates thatorganizational culture, locus of control and job stress has effect on jobsatisfaction. While simultaneously (together) that organizational culture, locus ofcontrol, and the effect of job stress on job satisfaction indicated by the value of Rsquare(R2) 0,556 or 55.6 percent. 2) Furthermore, to the variable of performanceof local governments partially proves that organizational culture, locus of control,job stress and job satisfaction has effect the performance of local governments.While simultaneously (together) shows that organizational culture, locus ofcontrol, job stress and job satisfaction influence on local governmentperformance indicated by the value of R-square (R2) 0.650 or 65 percent.
PERBEDAAN PERILAKU IBU DALAM MELAKUKAN KUNJUNGAN IMUNISASI LANJUTAN ANAK BALITA SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN KESEHATAN DI WILAYAH KELURAHAN PASAR BARU KOTA TANGERANG TAHUN 2018 Saidah, Silfia Nuzulus; Wahyuni, Endang Sri
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan hasil cakupan imunisasi lanjutan DPT HB Hib di kelurahan Pasar Baru pada tahun 2017 sebanyak 31,7% dengan target pemerintah sebanyak 80%. Dari data tersebut dapat dilihat bahwa terjadi kesenjangan antara jumlah keseluruhan balita terhadap jumlah balita yang diimunisasi berdasarkan persentasentase. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan perilaku ibu dalam melakukan kunjungan imunisasi la njutan anak balita sebelum dan sesudah penyuluhan kesehatan di Wilayah Kelurahan Pasar Baru Kota Tangerang Tahun 2018. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Quasi Eksperimen, dengan rancangan One Group Pretes - Postest design . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 18 bulan sampai dengan 2 tahun yang belum mendapatkan imunisasi booster DPT - HB - Hib di wilayah Kelurahan Pasar Baru Kota Tangerang selama bulan Januari - Februari 2018 yaitu 20 bayi yan g keseluruhannya dijadikan sampel penelitian (total sampling). Teknik analisis yang digunakan adalah univariat untuk memperoleh karakteristik dari masing - masing variabel demografis dan bivariat digunakan untuk mengetahui hubungan antar variable penelitian. Hasil: Berdasarkan hasil analisis diketahui 1) Mayoritas perilaku ibu dalam melakukan kunjungan imunisasi lanjutan anak balita sebelum diberikan penyuluhan kesehatan adalah negatif (kurang baik) sebanyak 12 orang (60%). 2) Mayoritas perilaku ibu dalam mel akukan kunjungan imunisasi lanjutan anak balita setelah dilakukan peyuluhan kesehatan adalah positif (baik) sebanyak 17 orang (85%). 3) Terdapat perbedaan yang signifikan antara perilaku ibu dalam melakukan kunjungan imunisasi lanjutan anak balita sebelum dan sesudah pemberian penyuluhan kesehatan, dengan nilai ( p - value ) 0,002. Saran: Bagi ibu diharapkan semakin giat dalam mencari informasi - informasi mengenai imunisasi dan jadwal pemberian imunisasi bagi anak sehingga tidak ada lagi anak yang imunisasinya t idak lengkap melalui buku - buku, tenaga kesehatan maupun dari pengalaman orang lain untuk sikap yang lebih terhadap imunisasi.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PEMBACA DALAM MEMPEROLEH INFORMASI GAYA HIDUP SEHAT (Studi kasus Pembaca Tabloid Senior di Kecamatan Bogor Utara) Wahyuni, Endang Sri; Sarma, Ma?mun; Pulungan, Ismail
Jurnal Penyuluhan Vol 3, No 2 (2007): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Program Pascasarjana Ilmu Penyuluhan Pembangunan, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25015/penyuluhan.v3i2.2157

Abstract

Healthy behavior is an important physical and psychological needs for human beings. Therefore, to attain good healthy behavior results, it is essential to study of the process to obtain information oh healthy life style in the Senior tabloid. Objectives of this research are to analyze individual characteristic (internal factors) and external factors (physical environment, social environment, and cultural environment), and to analyze the relationship between the internal factors and external factors and reader behavior. This study is a correlational description research, consists of 40 respondens of Senior tabloid reader were taken as sample. The sampling method was Sensus, and the technique of analysis were Spearman correlation method.The important results are : (1) reader behavior classified of five parts: exertion obtain an information source, reading frequency, reading schedule, exertion to store the information source, and information application, (2) internal factors that have significantly correlate to reder behavior are: job, healthy life style experience, family quantity, and cosmopolit, and (3) external factors that have significantly correlate to reader behavior are: packaging, content (topic and language), self concept, group effect, value system, and social process.
Penambahan Ekstrak Pegagan (Centella asiatica) Sebagai Anti kontaminan pada Medium In Vitro Alternatif Perkecambahan Anggrek Dendrobium macrophyllum A. Rich Martiwi, Ika Nugraheni Ari; Wahyuni, Endang Sri
JURNAL MIPA UNSRAT ONLINE Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.881 KB)

Abstract

Kondisi aseptis mutlak diperlukan dalam kultur jaringan tumbuhan. Salah satu strategi untuk meminimalisasi terjadinya kontaminasi adalah dengan menambahkan senyawa antifungi dan antibakteri. Centella asiatica atau pegagan dikenal sebagai salah satu tanaman yang mengandung senyawa yang bersifat antimikrobia dan antifungi, sebagai antioksidan dan antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak pegagan yang berpotensi sebagai antikontaminan pada perkecambahan anggrek Dendrobium macrophyllum dalam medium alternatif pupuk daun dan penambahan ekstrak ragi. Penelitian ini menggunakan biji anggrek umur 4 bulan yang ditanam dalam medium VW dan pupuk daun dengan penambahan variasi bahan organik berupa ekstrak ragi dan ekstrak pegagan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa komposisi Media pupuk daun 1,5 g/l, ekstrak ragi 1,25 g/l, dan ekstrak daun pegagan 5 % merupakan media optimal untuk perkecambahan biji anggrek Dendrobium macrophyllum karena dapat bertahan aseptis, memiliki waktu inisiasi biji berkecambah tercepat, jumlah prosentase perkecambahan terbanyak dan warna protocorm hijau segar. Aseptic conditions of explants is absolutely necessary in plant tissue culture. One of strategies to minimize contamination is adding antimicrobial compounds. Centella asiatica is known as one of the plants containing compounds with antioxidant, anticancer, antibacterial and antifungal properties. This study aimed to determinate the effect of C. asiatica extracts as an anti-contaminant on orchid germination medium. Four months old orchid seeds were planted in medium foliar fertilizer and yeast extract supplemented by C. asiatica extract with various concentration and medium VW as a control. The results showed that the optimum media for orchid seeds germination consisted of 1,5 g/l of foliar fertilizer, 1,25 g/l of yeast extract, 5% of C. asiatica extract based on germination time, the number of protocorm and the fresh green colour of protocorm as compared with other treatments.
PENGARUH LATIHAN FISIK TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF LANSIA DI DESA NGESREP KECAMATAN NGEMPLAK KABUPATEN BOYOLALI Kusumowardani, Andreany; Wahyuni, Endang Sri
Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6 No 2 (2017): INTEREST : JURNAL ILMU KESEHATAN
Publisher : Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : Exercise, Older People, Cognitive Performance, MMSE. Cognitive performance in older people declines gradually due to aging process. It raises problems in functional daily activities, risks of injury, and dependency. Literatures have been revealed the benefits of exercise for health, not only physically, but also mentally. The purpose of this study was to determine the effect of exercise on the cognitive performance of older people in Ngesrep Village, Boyolali District. This study was a quasi experimental one group pre test- post test with control group. A constitutive sampling method was applied to get subjects, and found 20 people for each experiment and control group. The instrument used was Mini Mental State Examination (MMSE). Based on paired t-test analysis in the experiment group, it was found a significant difference on the cognitive performance pre and post exercise intervention (? = 0.05, t = 2.492, p = 0.022, r = 0.657). In the control group, there was no diferrence in pre and post test (p = 0.053). Based on independent t-test analysis between experiment and control group, it was found a significant difference before the intervention (p = 0.031), but after the intervention, there was no difference between the two groups. It was due to the increasing MMSE?s score on the experiment group, whereas the score of control group was relatively the same. Physical exercise had a significant influence on the cognitive performance of older people in this study, so it should be held in Ngesrep Village?s Posyandu routinely.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Melati (Jasminum sambac L. Ait) secara Topikal terhadap Peningkatan Kontraksi Luka Bakar Derajat II A pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Galur Wistar Wibawani, Larasati; Wahyuni, Endang Sri; Utami, Yulian Wiji
Majalah Kesehatan FKUB Vol 2, No 4 (2015)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap tahun sekitar 2,5 juta kasus luka bakar terjadi di Indonesia dan kejadian luka bakar derajat II A banyak terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Penanganan luka bakar dengan penggunaan dressing atau obat topikal masih mempunyai harga yang relatif mahal. Daun melati memiliki kandungan saponin, tanin, dan flavonoid yang membantu proses penyembuhan luka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol daun melati terhadap peningkatan kontraksi luka bakar derajat II A pada tikus putih galur Wistar. Penelitian ini menggunakan design true-experiment dengan metode post test only control group design. Ada 5 kelompok penelitian yaitu 2 kelompok kontrol menggunakan NS 0,9 %, SSD 1 % dan 3 kelompok perlakuan menggunakan ekstrak daun melati 15 %, 30 %, dan 45 %.  Variabel penelitian ini adalah peningkatan kontraksi luka bakar derajat II A yang dihitung pada hari ke-15 dari perawatan luka. Uji one way ANOVA menunjukan ada perbedaan yang signifikan pada  peningkatan kontraksi luka antara NS 0,9 %, SSD 1 %, ekstrak daun melati 15 %, 30 %, dan 45 %  dengan nilai p (0,023) < α (0,05). Hasil uji post hoc menunjukan perbedaan yang signifikan antara NS 0,9 % dengan ekstrak daun melati 45 % dengan nilai p (0,036) < α (0,05), tetapi tidak ada perbedaan yang signifikan antara ketiga dosis ekstrak daun melati. Kesimpulan penelitian ini adalah ekstrak daun melati 45 % mampu meningkatkan kontraksi pada luka yang lebih optimal dibandingkan NS 0,9 %, SSD 1 %, ekstrak daun melati 15 % dan 30 %. Kata kunci: Ekstrak daun melati konsentrasi 15 %, 30 %, dan 45 %, Kontraksi luka, Luka bakar derajat II A, NS 0,9 %, SSD 1 %.
The Combination of Acupressure and Affirmation Relaxation as an Alternative Method to Increase Breast Milk Production and Breastfeeding Self-efficacy Arumsari, Dita Rahmaika; Indrawan, I Wayan Agung; Wahyuni, Endang Sri
Research Journal of Life Science Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.51 KB) | DOI: 10.21776/ub.rjls.2018.005.01.7

Abstract

Breastfeeding has been normative prevailing standard for feeding and fulfilling nutrition for baby due to its important benefit for mothers and her infant. The most common problem in breastfeeding is lack supply of breast milk after giving birth. The aim of this research was to prove that combination of acupressure and affirmation relaxation method was able to increase breast milk and improve breastfeeding self-efficacy of primiparous mothers in the postpartum period. The study design was true experimental with pre-test and post-test design. There were 24 primiparous mothers who were divided into two groups. Weighing test was used to measure breast milk production and breastfeeding self-efficacy was measured using Indonesian version of Breastfeeding Self-Efficacy Scale. Data were analyzed using Unpaired t-test and Mann Whitney test (α = 0.05). Based on the finding, we could conclude that combination of acupressure and affirmation relaxations could improve breast milk production (p = 0.033) and breastfeeding self-efficacy (p = 0.045) for primiparous mother in the postpartum period encountered in several Independent Midwifery Practice in Malang. This method might be used as a non-pharmacological treatment for postpartum mothers. Health practitioners should disseminate this technique so that postpartum mothers can do that by themselves.
UPAYA MENCEGAH EFEK SAMPING PENGGUNAAN KONTRASEPSI DEPO PROGESTIN DENGAN EKSTRAK TEH HIJAU Wahyuni, Endang Sri
Gaster : Jurnal Kesehatan Vol 15, No 1 (2017): FEBRUARI
Publisher : P3M STIKES Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gaster.v15i1.140

Abstract

Kontrasepsi injeksi lebih banyak digunakan di masyarakat  adalah suntikan Depo-medroxiprogesteron Asetat (DMPA) atau lebih dikenal sebagai Depo progestin. Penggunaan Depo Progestin jangka panjang dapat menyebabkan efek peningkatan berat badan melalui akumulasi lemak visceral dan perubahan kadar hormon leptin. Diperlukan suplemen untuk mencegah efek samping dari penggunaan kontrasepsi dengan menggunakan teh hijau. Teh hijau bermanfaat sebagai anti-inflamasi dan anti-proliferasi, potensi untuk menurunkan berat badan. Tujuan: membuktikan ekstrak teh hijau dalam menurunkan jumlah lemak viseral dan menurunkan kadar leptin pada tikus putih (Rattus norvegicus wistar) yang dipapar kontrasepsi suntik Depo Progestin. Metode: Experimental laboratorik dengan post test only control group design. Sampel Rattus norvegicus Wistar 25 ekor, dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok kontrol negatif (di suntik aquades 0,2ml/minggu), kontrol positif (disuntik Depo Progestin 2,7 mg/minggu), kelompok perlakuan I (disuntik Depo Progestin 2,7 mg dan disonde ekstrak teh hijau dosis 10,8 mg/hari), kelompok perlakuan II (disuntik Depo Progestin 2,7mg dan disonde ekstrak teh hijau dosis 21,6 mg/tikus), kelompok perlakuan III (disuntik Depo Progestin 2,7 mg dan disonde ekstrak teh hijau dosis 43.2 mg/hari). Tikus diadaptasi selama 7 hari dan diberi perlakuan selama 28 hari. Hasil: Uji ANOVA  efek ekstrak teh hijau pada berat lemak visceral diperoleh p-value 0,304 lebih besar dari α = 0,05 (p> 0,05). pengujian Anova efek ekstrak teh hijau pada leptin diperoleh p-value 0,000, lebih kecil dari α = 0,05 (p> 0,05). Korelasi Pearson Berat Lemak Viseral dengan Kadar Leptin, didapatkan koefisien korelasi sebesar 0.206 dengan p-value sebesar 0.322,  P-value lebih dari 0.05. Kesimpulan: Ekstrak teh hijau tidak berpengaruh terhadap berat lemak viseral namun berpengaruh menurunkan kadar leptin pada tikus putih yang dipapar Depo Progestin. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Berat Lemak Viseral dengan Kadar Leptin