Articles

Found 10 Documents
Search

Rancangan Aplikasi Sistem Informasi Keuangan Pada Universitas Sains Dan Teknologi Jayapura (USTJ Wahyudi, Mochamad; ., Muanam
SNATIKA Vol 1, No 1 (2011): SNATIKA 2011
Publisher : APTIKOM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Keuangan Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) dibangun untuk membantu mempermudah pekerjaan administratif dilingkungan USTJ, sistem aplikasi ini secara garis besar berfungsi mengontrol arus kas masuk dan arus kas keluar atau biasa disebut Cash Flow yang meliputi pemasukan yang bersumber dari pembayaran mahasiswa dan pemasukan dari sumber lain yang bentuknya bisa berupa hibah atau beasiswa dari pemerintah maupun kalangan swasta yang bertujuan meningkatkan kualitas belajat mengajar di lingkungan USTJ, Sedangkan pengeluaran meliputi beberapa transaksi keuangan seperti pembayaran biaya operasional kampus dan pengeluaran untuk program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dan atau kurang mampu. Hasil dari proses pemasukan dan pengeluaran ini hasil akhirnya adalah berupa neraca saldo yang menggambarkan posisi keuangan terkini dari Universitas Sains dan Teknologi Jayapura.Key word: Cash Flow, USTJ, Neraca.
Rancangan Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Aset Pada Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) Wahyudi, Mochamad; Hidayat, Miwan Kurniawan
SNATIKA Vol 1, No 1 (2011): SNATIKA 2011
Publisher : APTIKOM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Sistem Informasi Manajemen Aset menyediakan informasi berupa hasil pengelolaan aset mencakup panduan pengadaan, penggunaan, penghapusan aset. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu bagaimana pihak pimpinan di Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) bisa memperoleh informasi secara cepat dan tepat dalam rangka menetapkan perencanaan strategis dan kebijakan pada pengelolaan aset perguruan tinggi. Kesimpulan dari penelitian yaitu dengan dirancang dan diimplementasikan Sistem Informasi Manajemen Aset, maka proses pelaporan hasil pengelolaan aset dapat dilakukan lebih mudah, sehingga pimpinan USTJ dapat mengambil keputusan secara cepat dan tepat untuk menetapkan perencanaan strategis dan kebijakan, khususnya pada pengelolaan aset.Kata kunci : Sistem Informasi, Manajemen Aset, Sistem Informasi Manajemen Aset
IMPLEMENTASI WIDE AREA NETWORK MENGGUNAKAN TEKNOLOGI VPN BERBASISKAN IP MULTI PROTOCOL LABEL SWITCHING (MPLS) : STUDI KASUS PADA KAMPUS BINA SARANA INFORMATIKA Wahyudi, Mochamad
Paradigma - Jurnal Komputer dan Informatika Vol 9, No 1 (2007): Periode Januari
Publisher : AMIK BSI Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wide Area Network (WAN) dipergunakan untuk menghubungkan jaringan-jaringan Local Area Network (LAN) satu dengan lainnya yang berdekatan maupun yang berjauhan dan menggunakan protokol yang sama atau berbeda-beda. Teknologi yang dapat dipergunakan untuk dapat menghubungkan WAN, antara lain: Dial Up, Leased Line, VSAT, X.25, Frame Relay, Virtual Private Network (VPN) dan lain-lain. Sedangkan teknologi terbaru yang saat ini sedang dikembangkan untuk membangun jaringan WAN yang baik (realible) dan permanen adalah Virtual Private Network (VPN) berbasis IP Multi Protocol Label Switch (VPN IP MPLS). VPN IP MPLS ini adalah suatu layanan komunikasi data any to any connections berbasis IP Multi Protocol Label Switch dengan menggunakan peralatan (hardware) dari perusahaan Cisco (berupa Cisco Router dan Cisco Switch Catalist). Kampus Bina Sarana Informatika (BSI) menggunakan teknologi VPN IP MPLS untuk menghubungkan seluruh kampusnya yang terdiri dari 35 lokasi yang tersebar dibeberapa kota yang ada di Indonesia. Kampus BSI menerapkan sistem domain berbasis sistem Operasi Windows Server 2003 untuk semua untuk yang ada dan menjalankan aplikasi online yang disebut dengan intranet.bsi.ac.id serta beberapa aplikasi lain. Untuk menghubungkan seluruh Kampus BSI jaringan global (internet), semua Kampus BSI terhubung melalui saluran Leased Line sebesar 2.048 Kbps yang terdapat pada Kampus BSI Menara Salemba yang berfungsi sebagai Backhole. 
KOMBINASI STANDAR ISO17799, SSE-CMM UNTUK PENGUKURAN TINGKAT KEMATANGAN KEAMANAN SISTEM INFORMASI PENJADWALAN Haidir, Ali; Wahyudi, Mochamad
Jurnal Informatika Vol 3, No 1 (2016): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.591 KB)

Abstract

Abstract - Bina Sarana Informatika is one of the largest educational institutions now have to process the data with a large number. The data were processed by the existing scheduling system scheduling information, is still very vulnerable to attack or destruction committed by people who are not responsible nor caused by system failures. This study examines the level of information security in the course scheduling Bina Sarana Informatika to get accurate measurement results, and to determine the level of system security scheduling information useful as input in improving the quality of information systems security. Using qualitative research methods, that is by distributing a questionnaire that contains a list of questions based on ISO 17799 on the implementation of information security management consisting of 11 clauses. The data is processed using the results of the questionnaire maturity level to get the level of maturity of information security. This research resulted in the existing clause of 11, the average was at the level of unity (Initial / ad hoc). The conclusion that can be is that the security of information systems at the BSI scheduling still needs improvement. But there are some clauses that already meet the standards of ISO 17799, the sixth clause of management and organizational communication and seventh clause of access control.Kata Kunci: ISO 17799, Security Of Informations System, SSE-CMM. Abstrak - Bina Sarana Informatika merupakan salah satu institusi pendidikan terbesar saat ini yang harus mengolah data dengan jumlah yang banyak. Data yang diolah oleh bagian penjadwalan yang ada pada sistem informasi penjadwalan, masih sangat rentan oleh penyerangan atau perusakan yang dilakukan oleh  orang yang tidak bertanggung jawab maupun yang disebabkan oleh kegagalan sistem. Penelitian ini mengkaji tingkat keamanan informasi pada bagian penjadwalan perkuliahan Bina Sarana Informatika untuk mendapatkan hasil pengukuran yang akurat, dan untuk mengetahui tingkat keamanan sistem informasi penjadwalan yang berguna sebagai masukan dalam usaha peningkatan kualitas keamanan sistem informasi. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, yaitu  dengan cara penyebaran kuisioner yang berisi daftar pertanyaan berdasarkan ISO 17799 tentang pelaksanaan manajemen keamanan informasi yang terdiri dari 11 klausa. Data hasil kuesioner diolah menggunakan maturity level untuk mendapatkan tingkat kematangan keamanan informasi. Penelitian ini menghasilkan bahwa dari 11 klausa yang ada, rata-rata berada pada level kesatu (Initial/ad hoc). Kesimpulan yang di dapat adalah bahwa keamanan sistem informasi di bagian penjadwalan BSI masih perlu perbaikan. Namun ada beberapa klausa yang sudah memenuhi standar  ISO 17799, yaitu klausa keenam tentang manajemen komunikasi dan organisasi serta klausa ketujuh tentang kontrol akses.Kata Kunci: ISO 17799, Keamanan Sistem Informasi, SSE-CMM.
Analisa Kelayakan Sistem Informasi Monitoring Listrik di PT AHM Plant3 Ardi, Yahya Mara; Wahyudi, Mochamad
JURNAL TEKNIK KOMPUTER Vol 3, No 2 (2017): JURNAL TEKNIK KOMPUTER AMIK BSI
Publisher : AMIK BSI Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.146 KB)

Abstract

Kemajuan teknologi yang semakin pesat di segala bidang kehidupan, membawa dampak yang besar bagi dunia industri. Beragam teknologi informasi kini digunakan untuk meningkatkan produktivitas produksi di setiap perusahaan, seperti penggunaan robot dalam proses produksi. Dalam prosesnya, robot serta mesin-mesin produksi tersebut membutuhkan listrik, listrik adalah salah satu bentuk energi yang tidak dapat dilihat, namun dapat dirasakan. Dalam penggunaannya, perusahaan berusaha menggalakkan karyawannya agar selalu hemat listrik, selain akan berdampak pemanasan global, listrik juga mampu menurunkan keuntungan perusahaan. Pemakaian listrik yang berlebihan dapat mengakibatkan biaya yang harus dikeluarkan perusahaan setiap bulannya menjadi semakin besar. PT AHM Plant3 adalah salah satu perusahaan otomotif terbesar di Indonesia, dan perusahaan ini juga sangat peduli terhadap lingkungan dan efisiensi pemakaian. Untuk menanggulangi masalah tersebut, PT AHM Plant3 dibuatlah sebuah sistem informasi listrik yang dikenal dengan nama Power Logic System rancangan PT Schneider Electric. Untuk mengetahui kualitas serta kelayakan sistem tersebut, dipergunakanlah sebuah framework evaluasi kualitas ISO 9126. Dengan menggunakan uji T berdasar pada kuesioner yang disebar pada beberapa sample diharapkan sistem informasi listrik dapat berguna dan memberikan manfaat bagi perusahaan.
KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM PADA DIVISI LALU LINTAS ANGKUTAN JALAN DISHUBKOMINFO KOTA PONTIANAK MENGGUNAKAN METODE SPESIFIC ACTION DAN PENDEKATAN AFTER ACTION REVIEW BERBASIS WEB DAN MOBILE APPLICATION Agustini, Syarifah Putri; Wahyudi, Mochamad
Jurnal Khatulistiwa Informatika Vol 3, No 1 (2015): Periode Juni 2015
Publisher : AMIK BSI Pontianak

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1208.871 KB)

Abstract

A good traffic system will create a condusive social condition which results the establishment of order and comfort on the street. To be able in creating a good traffic system. As the result, there is a need of of trained and fast-moving team in handling the traffic matter, in this case is a team responsible in the implementation of the traffic is Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Pontianak/Dishubkominfo (Department of Communication and informatics). However, the realization of the implementation of a good traffic system is considered less optimal because of the lack of knowledge distribution among area of institution. The knowledge possessed only by some particular personnels in the form of personal experience. This kind of knowlede is called as tacit knowledge because of its invisible or unmeasured characteristic so that it easily die out or gone. It is the reason that constrain the distribution of knowledge in the area of institution. As the result, it will slow down institution’s performance in serving the people. It needs knowledge management system that can bind the tacit knowledge and document it into an explicit knowledge (visible or measured knowledge) and can be learned by other people which is Knowledge Management System (KMS). The KMS that will be developed is web and mobile application-based by using Specific Action method. Specific Action method used is developed by using After Action Review approach in such a way that it is provided to be able to capture specific action applied by the user to be reviewed further by the expertise and concluded into a new form of knowledge.
ANALISIS HUBUNGAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK DAN KOMPETENSI TEKNIS TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA KARYAWAN Wahyudi, Mochamad
Paradigma - Jurnal Komputer dan Informatika Vol 12, No 1 (2010): Vol. 12 Nomor 1, Maret 2010
Publisher : AMIK BSI Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1832.214 KB)

Abstract

Bina Sarana Informatika (BSI) campus has an academic information system which is used as a working tool for the staffs at the Bureau for Academic Administration and Student Affair (BAAK). The use of this system requires a particular skill from each staff which is influenced by the technical competency of each user. So far, the problem which occurs concerning the system is that it has not been utilized maximally by the staffs of BAAK in their efforts on providing precise and fast services to all academicians of Bina Sarana Informatika. In this paper, the writer studies on whether there is correlation between the academic information system and technical competency of the system users towards the staffs’ working effectiveness at BAAK BSI. This research uses two independent variables and one dependent variable. The study is carried out at BAAK BSI with population and samples are the whole staffs at BAAK BSI at about 40 people. The instrument used for this study is linkert scale questionnaire, of which validity and reliability has been tested using Chi Square (c2) to see whether or not the data distribution is normal. To test the hypothesis, the writer uses simple linier regression analysis with two variables to test the first and second research hypotheses. To test the third research hypothesis, the writer uses multiple linier regression analysis. All research data is also tested using multy-colinierity and autocorrelation. The purpose of this study is to find out how great is the effect of academic information system towards staffs working effectiveness; the technical competency towards staffs working effectiveness; and academic information system and technical competency towards staffs working effectiveness. Keywords: academic information system, working effectiveness, technical competency
KAJIAN PENERAPAN SISTEM INFORMASI KARYAWAN BERBASIS WEB BERDASARKAN PENDEKATAN TAM Wahyudi, Mochamad
Paradigma - Jurnal Komputer dan Informatika Vol 11, No 3 (2009): Periode September 2009
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.107 KB)

Abstract

The purposes of this study are to find the dominant factors which correlate and influence the level of technology acceptance, particularly Web-Based Employee Information System to its end users, of which are the employees of Bina sarana Informatika (BSI), and to know how an accepted model of new technology in a form of Web-Based Employee Information System is emplemented in a tertiary education institution.The Web-Based Employee Information System used in this study is one of information systems implemented by BSI, all of which were web-based designed that require an internet browser, such as: Internet Explorer or Mozilla Firefox. It is computer-accessible to employees both from within or outside BSI campus since the system is connected with local computer network via both intranet as well as internet facilities. This Web-based Employee Information System, which is stored in a webserver of the Internet, has a domain address “bsi.ac.id” and it is accessible via BSI website at http://www.bsi.ac.id. Some facilities available are: employee data processing, academic service, prospective students information, courses and programs, Jabatan Fungsional Dosen.The instrument for this study is questioner with Semantic Differential Scale ranging from 1 to 7, representing answers ranging from ‘extremely disagree’ to ‘extremely agree’. This study also makes use of both Technology Accepted Model (TAM) to describe the relationship between factors influencing the use of Web-Base Employee Information System and Structural Equation Modelling (SEM) to analyse data. The software used are AMOS and SPSS for Mindows 16.0.1 version.The result of this study is useful for identifying and putting in mind the role of Web-Based Employee Information System, which is accessible at http://www.bsi.ac.id, as a facility to support employees’ working accomplishment.Key words : Web-Based Employee Information System, Technology Accepted Model (TAM), Structural Equations Modelling (SEM), Analysis of MOment Structure (AMOS)
KAJIAN PENGGUNAAN PACKET FILTERING FIREWALL MENGGUNAKAN CISCO IP ACCESS CONTROL LIST Sutoyo, Imam; Wahyudi, Mochamad
Paradigma - Jurnal Komputer dan Informatika Vol 11, No 3 (2009): Periode September 2009
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.191 KB)

Abstract

A computer network has become a necessity for any organization implementing a computer-based information system. Hence, keeping the security aspect is important to maintain the network performance so as to provide optimum service to its users and to be up against any attacks especially when it is connected to the Internet. This paper is intended to give input to computer network administrators who implement IP Access Control List (ACL) network security system as firewall. Itdiscusses the strengths and vulnerabilities of packet filtering firewall using Cisco IP Access Control List (ACL). The findings of this study will give computer network administrators better understanding on implementing Packet filtering firewall with Cisco IP ACL and comprehending the potential security holes due to its vulnerabilities.Keywords : Vulnerabilities, Packet Filtering Firewall, Cisco IP Access Control List (ACL), Cracker
KOMPARASI ALGORITMA KLASIFIKASI UNTUK ANALISIS SENTIMEN REVIEW FILM BERBAHASA ASING Yudha, Satria Wira; Wahyudi, Mochamad
SEINASI-KESI Vol 1, No 1 (2018): Seinasi-Kesi 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.539 KB)

Abstract

Industri film secara global terus mengalami perkembangan, baik dari jumlah film yang dihasilkan, jumlah penonton, maupun jumlah perputaran uangnya. Data yang didapatkan dari National Association of Theater Owners (asosiasi pemilik bioskop di Amerika Serikat) menunjukan bahwa ada perkembangan dari tahun 1987 dimana tiket bioskop terjual sebanyak 1,09 milliar tiket, menjadi 1,314 milliar tiket pada tahun 2016 untuk penjualan di wilayah Amerika Serikat dan Kanada. Saat ini, pendapat khalayak umum menjadi sumber yang penting dalam pengambilan keputusan seseorang akan suatu produk. Pendapat orangorang dapat mengurangi ketidakpastian terhadap suatu produk tertentu dan membantu konsumen menyimpulkan kualitas suatu produk tertentu. Analisis sentimen adalah proses yang bertujuan untuk menentukan isi dari dataset yang berbentuk teks bersifat positif, negatif atau netral. Algoritma klasifikasi seperti Naïve Bayes (NB), Support Vector Machine (SVM), dan k-Nearest Neighbour (k-NN) diusulkan oleh banyak peneliti untuk digunakan pada analisis sentimen review film. Setelah melakukan beberapa kali pengujian hasil komparasi algoritma yang diujicobakan di beberapa dataset baik yang, berbahasa Inggris dan Jerman, SVM mendapatkan hasil yang terbaik dengan akurasi 91,92% dan AUC 0,981 pada dataset berbahasa Inggris, sedangkan pada dataset berbahasa Jerman menghasilkan akurasi 90,96% dan AUC 0,978.