p-Index From 2014 - 2019
3.234
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pedagogi
Nazaruddin Wahab
PGSD

Published : 23 Documents
Articles

Found 23 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI ORANG TUA DAN AKTIVITAS BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR

Jurnal Pedagogik Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Pedagogi
Publisher : Jurnal Pedagogik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the low activity of learning and student learning result and motivation of the parents who are known from the observation result. The purpose of this study was to determine the relationship between parental motivation and learning activities with learning result of grade V Public Elementary School 4 Natar students year 2013/2014. This research is the study population, collecting data using questionnaires to parents of  motivational and learning activities, and the value of the UTS for learning result data. Data were analyzed using Product Moment correlation formula. Result showed that there is a positive relationship between parental motivation and  learning activities with learning result of students with a correlation coefficient of 0,432 and F value 15,554.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas belajar dan hasil belajar siswa serta motivasi orang tua yang diketahui dari hasil observasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara motivasi orang tua dan  aktivitas belajar dengan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 4 Natar tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian populasi, pengumpulan data menggunakan angket untuk motivasi orang tua dan aktivitas belajar, dan nilai hasil UTS untuk data hasil belajar. Data dianalisis menggunakan rumus korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara motivasi orang tua dan aktivitas belajar dengan hasil belajar PKn siswa dengan koefisien korelasi sebesar 0,432 dan Fhitung sebesar 15,554.Kata kunci: aktivitas belajar, hasil belajar, motivasi orang tua.

PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Jurnal Pedagogik Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Pedagogi
Publisher : Jurnal Pedagogik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  The research problem was the low learning outcomes of Social Sciences at fifth grade students of SDN 3 Gedung Air. This study aimed to determine the effect of applying inquiry learning method on learning outcomes of Social Sciences. This experimental research was in the form of pretest posttest control group design. The subjects were all students of class V and 33 students used as the sample study . The results of simple linear regression analysis of the data showed that there was an effect between the implementation of inquiry learning method on learning outcomes of Social Sciences at 0.680 and the coefficient of determination (r2) of 0.462. And generate t count was 5.167 and t table at 5% significance level of 2.040. This indicated that the value of t count was 5.167> t table = 2.040. It can be concluded that there was significant implementation of inquiry learning method on learning outcomes Social Sciences fifth grade students of SDN 3 Gedung Air.Masalah penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial siswa kelas V SDN 3 Gedung Air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial. Penelitian ini merupakan penelitian experimen berupa control group pretest posttest. Subyek penelitian adalah seluruh siswa kelas V yang sekaligus dijadikan sebagai sampel penelitian yang berjumlah 33 siswa. Hasil analisis data regresi linier sederhana ada pengaruh antara penerapan metode pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial  sebesar 0,680 dan harga koefisien determinasi (r2) sebesar 0,462. Dan menghasilkan thitung sebesar 5,167 dan ttabel pada taraf signifikansi 5% sebesar 2,040. Hal ini menunjukkan bahwa nilai thitung=5,167> ttabel = 2,040. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan metode pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial siswa kelas V SDN 3 Gedung Air.Kata kunci: metode inkuiri, hasil belajar, IPS 

HUBUNGAN ANTARA DISIPLIN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR IPS

Jurnal Pedagogik Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Pedagogi
Publisher : Jurnal Pedagogik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to know the correlation between discipline learning with social science learning achievement. The method used in this research is the method of correlation. The sample of the research consist of 30 students. A correlational test was performed to analyze the data. The results of data analysis concluded that there is a correlation between discipline of learning with social science learning achievement.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara disiplin belajar, dan prestasi belajar IPS siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan teknik analisis data menggunakan korelasi Product Moment. Hasil analisis data diperoleh simpulan bahwa terdapat hubungan antara disiplin belajar dengan prestasi belajar IPS .Kata kunci: disiplin belajar, prestasi belajar IPS.

STUDI DESKTIPTIF TENTANG PEMAHAMAN GURU DAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN REALIA, MODEL DAN GRAFIS OLEH GURU

Jurnal Pedagogik Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Pedagogi
Publisher : Jurnal Pedagogik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to describe the level of fourth grade teacher’s understanding about understanding and using realia, model and graphic media learning for theme VII and subtheme I 2013 curriculum. This particular research was using descriptive research. The technique used for sampling was saturated sampling. This research’s sample used 15 teachers from 15 fourth grade elementary school teacher population in Bandar Lampung city which were still implementing 2013 curriculum. Data collecting technique was using test, observation, documentation and interview. Data analyzing technique used analysis of qualitative research. Based on the results of data analysis it showed that the teacher’s understanding of the realia media was not quite good. Teachers understanding of the model media was not quite good. Teachers understanding of the graphic media quite good. The uses of high category instructional realia and graphic media, and the uses of learning model media was very low. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat pemahaman guru kelas IV mengenai pemahaman dan penggunaan media pembelajaran realia, model dan grafis pada tema VII dan Subtema I. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Sehingga, sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 15 guru dari jumlah populasi 15 guru kelas IV SD di kota Bandarlampung yang masih mengimplementasikan kurikulum 2013. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes, observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis penelitian kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa pada pemahaman guru mengenai media realia kurang memahami. Pemahaman guru mengenai media model kurang memahami. Pemahaman guru mengenai media grafis cukup memahami. Penggunaan media pembelajaran realia dan grafis kategori tinggi, dan penggunaan media pembelajaran model sangat rendah.Kata kunci: pemahaman, penggunaan, realia, model, grafis. 

HUBUNGAN ANTARA KETERAMPILAN MENJELASKAN DAN BERTANYA GURU DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA

Jurnal Pedagogik Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Pedagogi
Publisher : Jurnal Pedagogik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research problems were the teachers ability to explain and to ask was still lack, also the educational achievement of students was still low in Class V SD Negeri 3 Gedong Air Bandar Lampung in academic year 2014/2015. The purpose of this study was to describe the relationship between the ability of teachers to explain and to ask with the learning achievement of IPS. This study used a descriptive correlational method. The sampling technique was using saturated sampling technique. The samples were taken from all members of the population which were students of class V SD Negeri 3 Building Water totaling 33 students. The results showed that there is a positive relationship between the ability of teachers to explain the skills and asked together with the achievement of social studies with a correlation coefficient R of 0.749.Masalah penelitian ini adalah, keterampilan menjelaskan dan bertanya guru yang masih kurang baik, serta prestasi belajar yang rendah pada siswa kelas V SD Negeri 3 Gedong Air Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2014/2015. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan hubungan antara kemampuan guru dalam keterampilan menjelaskan dan bertanya dengan prestasi belajar IPS.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasional. Penelitian ini mengunakan teknik sampling jenuh. Sampel diambil dari seluruh anggota populasi yaitu siswa kelas V SD yang berjumlah 33 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara kemampuan guru dalam keterampilan menjelaskan dan bertanya secara bersama-sama dengan prestasi belajar IPS dengan koefisien korelasi R sebesar 0,749.Kata kunci: keterampilan menjelaskan, keterampilan bertanya, prestasi belajar IPS.

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPS

Jurnal Pedagogik Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Pedagogi
Publisher : Jurnal Pedagogik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to investigate the effect of Student Teams Achievement Division learning model on social study learning achievement of fifth grade students of Primary School 2 East Pringsewu in the academic year of 2014/2015. This research used Pre Experimental Design with one group pretest posttest study design. Results of research and data analysis showed that the value of R square of 0.794 or 79.4%. According to the result and data analysis, it was concluded that there was significant application of learning models of Learning Student Teams Achievement Division in social studies learning on student achievement of fifth grade students of Primary School Negeri 2 East Pringsewu in the academic year 2014/2015.Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division terhadap prestasi belajar IPS kelas V SD Negeri 2 Pringsewu Timur tahun ajaran 2014/2015. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Pre Eksperimental Design dengan bentuk penelitian One Group Pretest Posttest Design. Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa nilai R square sebesar 0,794 atau 79,4%. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data didapatkan kesimpulan bahwa terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Student Teams Achievement Division pada pembelajaran IPS terhadap prestasi belajar siswa kelas V SD Negeri 2 Pringsewu Timur Tahun Ajaran 2014/2015.Kata kunci : STAD, prestasi belajar, IPS.

HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD

Jurnal Pedagogik Vol 4, No 7 (2016): Jurnal Pedagogi
Publisher : Jurnal Pedagogik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problems in this study are not optimal IPS student learning outcomes. This study aims to determine the relationship between the use of media with the results of social studies fourth grade students of SD Negeri 7 Bagelen. The population of this research were 30 students, with the sampling technique used is saturated samples, in which all members of the population sampled, then a sample of 30 students. The independent variable was the use of instructional media (X), while the dependent variable is the result of social studies (Y). Collecting data in this study is to use the method of observation, testing, and documentation, as well as data analysis using the Pearson product moment correlation analysis. The calculations show r hitung 0.72 > rtabel 0,361. Thus it can be concluded that there is a positive relationship between media use and closely with the results of social studies teaching fourth grade students.Masalah dalam penelitian ini adalah belum optimalnya hasil belajar IPS siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan media pembelajaran dengan hasil belajar IPS siswa kelas IV SD Negeri 7 Bagelen.  Populasi penelitian ini berjumlah 30 siswa, dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh, yang mana semua anggota populasi dijadikan sampel, maka sampel sebanyak 30 siswa.  Variabel bebas adalah penggunaan media pembelajaran (X) sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar IPS (Y).  Pengumpulan data  dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode observasi, angket, tes, dan dokumentasi, serta analisis data menggunakan analisis korelasi product moment Pearson. Hasil perhitungan menunjukkan r hitung 0,733 ≥ r tabel 0,361. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang positif dan erat antara penggunaan media pembelajaran dengan hasil belajar IPS siswa kelas IV.Kata kunci : hasil belajar, media pembelajaran, IPS.

HUBUNGAN BIMBINGAN KELUARGA DENGAN PRESTASI BELAJAR IPS

Jurnal Pedagogik Vol 4, No 1 (2016): jurnal pedagogik
Publisher : Jurnal Pedagogik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research was the low achievement and the lack of social studies of student tutoring at home in the fifth grade students of SD Negeri 1 Bandar Lampung Kalibalau Kencana Academic Year 2015/2016. The purpose of this research was to determine the relationship between the family counseling with a social studies student achievement. This type of research used in this study was a correlation study. The population in this study were all students. The sampling technique used was total sampling. With as many as 45 students. Data collection techniques in this study were using observations, questionnaires, and documentation. The results of data analysis showed that (1) the relationship between family counseling and academic achievement of IPS student with a correlation coefficient of 0.652, (2) there is a close relationship between family counseling and academic achievement of IPS with a correlation coefficient of 0.652 which is greater than r tabel whichb is 0.301.Masalah penelitian ini adalah rendahnya prestasi belajar IPS siswa dan kurangnya bimbingan belajar di rumah pada siswa kelas V SD Negeri 1 Kalibalau Kencana Kota Bandar Lampung Tahun Ajaran 2015/2016. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara bimbingan keluarga dengan prestasi belajar IPS siswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian korelasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Sehingga, sampel penelitian ini adalah sebanyak 45 siswa yang merupakan penelitian populasi. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil analisis data menunjukan bahwa (1) adanya hubungan antara bimbingan keluarga dengan prestasi belajar IPS dengan koefisiensi korelasi sebesar 0,652, (2) terdapat hubungan yang erat antara bimbingan keluarga dengan prestasi belajar IPS dengan koefisiensi korelasi sebesar 0,652 lebih besar daripada rtabel yaitu 0,301.Kata kunci: bimbingan, keluarga, dan prestasi belajar IPS.

HUBUNGAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DENGAN HASIL BELAJAR IPS

Jurnal Pedagogik Vol 4, No 1 (2016): jurnal pedagogik
Publisher : Jurnal Pedagogik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem of this research was the learning result of IPS which is low and the lack of teachers pedagogical competence in implementing the learning in class V students of SD Negeri 1 Kupang city of Bandar Lampung in academic year 2015/2016 . The aim of the students research was to determine the relationship between pedagogical competence of teachers with students learning outcomes of IPS . The sample in this study was 41 students . The data collecting techniques used in this research were observation , documentation and questionnaires . The results of the data analysis technique were using product moment correlation formula which obtained r count  = 0.818 . Additionally , t count is greater than ttable or 15.478 > 2.022 so that H0 is rejected and Ha which a shows that there is a relationship between pedagogical competence of teachers with the results of social studies students are acceptedMasalah penelitian ini adalah hasil belajar IPS siswa yang rendah dan kompetensi pedagogik guru yang kurang dalam melaksanakan pembelajaran pada siswa kelas V SD Negeri 1 Kupang Kota Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2015/2016. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara kompetensi pedagogik guru dengan hasil belajar IPS siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah 41 siswa. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan observasi , dokumentasi dan angket. Hasil teknik analisis data yang menggunakan rumus korelasi product moment diperoleh r hitung= 0,818. Selain itu, thitung lebih besar dari ttabelatau 15,478 > 2,022 sehingga H0 ditolak dan Ha yang menunjukan ada hubungan kompetensi pedagogik guru dengan hasil belajar IPS siswa diterima.Kata kunci: hasil belajar, hubungan, kompetensi pedagogik guru.

HUBUNGAN LINGKUNGAN AKADEMIS DI SEKOLAH DENGAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SISWA

Jurnal Pedagogik Vol 4, No 1 (2016): jurnal pedagogik
Publisher : Jurnal Pedagogik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem of this research was the students learning achievement of Citizenship Education was still below the KKM predetermined by school at 70 and academic environment in schools that do not support the learning process. The purpose of this research was to determine the relationship of the academic environment at school and academic achievement of civics at the third grade students of SD Negeri 1 Bandar Lampung Kalibalau Kencana academic year 2015/2016. The sample in this study was 52 students. Data collection techniques in this study were using observation, documentation and questionnaires. The results of the data analysis technique using product moment correlation formula obtained r count = 0.324. In addition, tcount is greater than ttabel or 2,559 > 2,008 so, H0 is rejected and Ha which showed that there is a relationship between the academic environment at school and academic achievement of students is accepted in  citizenship education.Masalah penelitian ini adalah prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan siswa yang masih di bawah KKM yang telah ditentukan sekolah yaitu 70 dan lingkungan akademis di sekolah yang kurang mendukung proses pembelajaran. Tujuan dalam penelitian adalah untuk mengetahui hubungan lingkungan akademis di sekolah dengan prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan siswa kelas III SD Negeri 1 Kalibalau Kencana Bandar Lampung tahun pelajaran 2015/2016. Sampel dalam penelitian ini adalah 52 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, dokumentasi dan angket. Hasil teknik analisis data yang menggunakan rumus korelasi product moment diperoleh r hitung= 0,324. Selain itu, lebih besar dari  atau 2,559 > 2,008 sehingga, H0 ditolak dan Ha yang menunjukkan ada hubungan antara lingkungan akademis di sekolah dengan prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan siswa diterima.Kata kunci: lingkungan akademis, prestasi belajar, pendidikan kewarganegaraan.