Enny Yusuf Wachidah Yuniwarti
Lab. Biologi Struktur dan Fungsi Jurusan Biologi Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro
Articles
4
Documents
Status Heterofil, Limfosit Dan Rasio H/L Berbagai Itik Lokal Di Provinsi Jawa Tengah (Heterophile Status, Limphocytes And The Ratio H/L Of Local Ducks In The Province Of Central Java)

Jurnal Ilmu Ternak Vol 14, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.825 KB)

Abstract

Derajat kesehatan itik menentukan daya tahannya terhadap penyakit. Status heterofil dan limfosit menunjukkan kemampuan tubuh itik untuk menetralisasi agen infeksi sehingga jumlah heterofil dan jumlah limfosit itik menunjukkan derajat kesehatan itik tersebut, sedangkan rasio H/L dapat digunakan untuk menentukan adanya stres fisiologis akibat adanya infeksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat status heterofil dan limfosit serta rasio H/L pada itik Pengging, itik Tegal dan itik Magelang, sehingga dapat digunakan sebagai acuan dalam menentukan tingkat produktivitasnya. Design penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan tiga perlakuan yaitu tiga jenis itik dengan enam ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah heterofil dan limfosit serta rasio H/L pada itik Pengging, itik Tegal dan itik Magelang tidak berbeda nyata, sehingga disimpulkan derajat kesehatan itik Pengging, itik Tegal dan itik Magelang tidak berbeda.Kata kunci: heterofil, limfosit, rasio heterofil, limfosit, itik.

PROFIL DARAH AYAM BROILER SETELAH VAKSINASI AI DAN PEMBERIAN BERBAGAI KADAR VCO

JURNAL ANATOMI FISIOLOGI Vol 23, No 1 (2015): VOLUME XXIII, NOMOR 1, MARET 2015
Publisher : JURNAL ANATOMI FISIOLOGI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.955 KB)

Abstract

This research aimed to improve number of erythrocyte and hemoglobin as an altrnative to AI disease prevention through increase chicken immunity. Erythrocyte and hemoglobin  in addition to a role in oxygen distribution also plays a role in enhancing the immune system. This research used 40 one-day-old broiler chickens. The method applied was Completely Randomized Factorial Design in which the first factor was two levels of vaccine, namely groups of AI vaccinated and unvaccinated. The second factor was four levels of VCO namely 0, 5, 10, 15 mL/kg feed. Day Old Chick (DOC) were divided into eight treatment groups and repeated five times. Feed and water were given ad libitum for four weeks. The result showed that the number of erythrocyte influenced by the AI vaccination were hemoglobin levels are influenced by the AI vaccination and feeding VCO.   Key words: Avian influenza, chicken, VCO, erythrocyte, hemoglobin

Pengaruh Pemberian Virgin Coconut Oil (VCO) dan Olive Oil terhadap Mikroanatomi Ren Tikus Putih (Rattus norvegicus)

Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Vol. 20, No 2, Tahun 2018
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.651 KB)

Abstract

Virgin Coconut Oil (VCO) and olive oil have been widely applied in the field of health. Saturated fatty acid content of VCO dominates the total fatty acid content of about 85%. Olive oil contains a lot of oleic acid, which is one type of unsaturated fatty acid (mono-unsaturated fatty acid). This study aimed to analyze the kidney microanatomy rat (Rattus norvegicus) after supplementation with VCO and olive oil in the feed. This study used 25 rats were divided into five treatment groups, P1 was the control group, P2 was a group with VCO 5 mL / kg feed, P3 was a group with VCO 10 mL / kg of feed, P4 was a group with olive oil 5 mL / kg feed and was a group with olive oil 10 mL / kg of feed. The results of ren weight and diameter rat glomerular analyzed using analysis of variance (ANOVA). Research design used was completely randomized design with five treatments and five replication. Results of studies on weight ren showed no significant difference between treatments P2, P3, P4 and P5 to the control (P1). The results of the glomerular diameter  shows there is significantly difference between the diameter of the glomerulous treatment P2 and P3 with control (P1), while in treatment P4 and P5 are not significantly different from the control so that it can be concluded that the administration of the VCO and olive oil at various concentrations do not give rise to different responses to weight ren. Olive oil does not increases glomerular diameter white mice, while VCO at a dose of 5 mL / kg feed and 10 mL / kg of feed can increased glomerular diameter mice. Keywords: ren weight, glomerular diameter, Virgin Coconut Oil (VCO), olive oil.

Respon Penurunan Kadar Glukosa Darah Tikus (Rattus norvegicus) Hiperglikemik Setelah Pemberian Berbagai Minyak Konsumsi

Buletin Anatomi dan Fisiologi (Bulletin of Anatomy and Physiology) Volume 3, Nomor 2, Tahun 2018
Publisher : Departemen Biologi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.328 KB)

Abstract

Olive oil, VCO, dan minyak buah merah memiliki manfaat sebagai antidiabetik karena ketiga minyak tersebut mengandung antioksidan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan respon ketiga minyak tersebut terhadap persentase penurunan kadar glukosa darah, berat badan dan diameter sel hepatosit tikus jantan (Rattus norvegicus) hiperglikemik. Lima belas ekor tikus putih (Rattus norvegicus) jantan dengan umur sekitar 2 bulan digunakan sebagai hewan uji. Induksi aloksan sebesar 150 mg per kg BB tikus secara intraperitonial dilakukan untuk mendapatkan tikus hiperglikemik. Design penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap, dengan tiga perlakuan dan lima ulangan, yaitu P1 merupakan  perlakuan dengan VCO 0,2 ml per BB tikus, P2 merupakan perlakuan dengan olive oil 0,2 ml per BB serta P3 merupakan perlakuan dengan minyak buah merah sebanyak 0,2 ml per BB tikus per hari. Perlakuan diberikan secara oral selama empat minggu, data yang didapat dianalisa dengan ANOVA dan uji lanjut dengan uji LSD. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa rerata persentase penurunan kadar glukosa darah dan bobot badan pada P1 berbeda nyata dengan P2 dan P3 (p<0.05), sedang diameter sel hepatosit tidak menunjukkan perbedaan yang nyata antar perlakuan (p>0.05), sehingga dapat disimpulkan bahwa VCO lebih potensial sebagai antidiabetik dibanding olive oil dan minyak buah merah,