Bambang Budi Utomo
Program Studi Pendidikan Ekonomi BKK Koperasi FKIP UNTAN, Pontianak

Published : 20 Documents
Articles

Found 20 Documents
Search

KEBIJAKSANAAN PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN PADA PERUSAHAAN INDUSTRI RUMAH TANGGA OBIC

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1, No 1 (2012): November 2012
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.783 KB)

Abstract

Judul penelitian ini adalah “Kebijaksanaan Pemasaran Dalam Meningkatkan Volume Penjualan Pada Perusahaan Industri Rumah Tangga Obic”. Penelitian bertujuan mengetahui kebijaksanaan pemasaran dalam meningkatkan volume penjualan yang dilakukan perusahaan industri rumah tangga Obic Ketapang dengan menggunakan. Metode yang digunakan  adalah metode deskriftif dengan bentuk penelitian studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini adalah pimpinan perusahaan industri rumah tangga Obic Ketapang. Dari hasil penelitian diketahui bahwa produk kerupuk amplang diwilayah Ketapang selama tiga tahun yaitu: dari tahun 2009-2011 sangat banyak diminati masyarakat didaerah Ketapang. Dalam metode penetapan harga perusahaan industri rumah tangga Obic menggunakan ukuran yang berbeda-beda pada tiap kemasan. Jalur distribusi yang cukup intensif dimana pengecer besar/menengah sudah mencakup semua area di Kalimantan Barat dengan strategi promosi yang bervariasi dalam usahanya menarik pembeli. Mempertahankan kualitas produk yang sudah baik dengan meningkatkan bahan baku yang dipilih secara selektif demi kepuasan konsumen. Pemberian pelayanan yang prima kepada pelanggan agar memuaskan pelanggan. Kata Kunci : Kebijaksanaan Pemasaran, Volume Penjualan, Industri Rumah Tangga Obic. Abstract : The title of the study is "Wisdom of Marketing in Increasing Sales Volume In Industrial Company Household Obic". The research aims to find marketing wisdom in increasing the sales volume of the company Obic Ketapang domestic industry using. The method used is descriptive method with a form of case study research. Sources of data in this study is the lead company Obic Ketapang domestic industry. The survey results revealed that the region Ketapang amplang cracker products over three years as follows: from the years 2009-2011 are very much interested in the area Ketapang. In this pricing method Obic domestic industrial companies use different sizes in each package. Intensive distribution channels where retailers large / medium have covered all areas in West Kalimantan with varied promotional strategies in an attempt to attract buyers. Maintaining product quality is good with the increasing raw materials carefully selected for consumer satisfaction. Providing excellent service to customers in order to satisfy customers. Keywords : Wisdom Marketing, Sales Volume, Household Industrial Obic.

PENERAPAN METODE SIMULASI TEMATIK DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS EKONOMI DI KELAS XI IPS SMA

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1, No 1 (2012): November 2012
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.445 KB)

Abstract

This thesis entitled "Application of Thematic Simulation Methods In Improving Student Comprehension Lesson In Economics in class XI IPS IPS 1 SMA. Goal to see the involvement of the student after class to follow the learning process with simulation methods in social studies thematic Economics. Action research conducted by 2 cycles shows: The class to be fun for the students, the students became very enthusiastic in following lessons. No longer looking students silent and sleepy in following and understanding lesson. liveliness students in learning activities increases, the more students critically, creative, confident and motivated to follow the social studies Economics. Which before were given the actions of student learning outcomes were measures 5.66 after the first cycle to cycle two climbed 68.90 81.12. (3) There was an improvement in the performance of teachers in an effort to improve the learning process, teachers use thematic simulation method in the teaching and learning activities .  Abstrak Skripsi ini dengan judul “Penerapan Metode Simulasi Tematik Dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Ekonomi di kelas XI IPS 1 SMA Borneo Bengkayang”.Tujuan untuk melihat keaktifan siswa kelas setelah mengikuti proses pembelajaran dengan metode simulasi tematik pada mata pelajaran IPS Ekonomi. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan sebanyak 2 siklus menunjukkan:Suasana kelas menjadi menyenangkan bagi para siswa, yaitu siswa menjadi sangat antusias dalam mengikuti pelajaran. Tidak lagi tampak siswa yang hanya diam saja dan yang mengantuk dalam mengikuti pelajaran.Keaktifan dan pemahaman siswa dalam kegiatan pembelajaran meningkat, yaitu siswa lebih kristis, kreatif, percaya diri serta termotivasi untuk mengikuti pelajaran IPS Ekonomi. Yang sebelum diberi tindakan hasil belajar siswa 5,66 setelah diberi tindakan pada siklus pertama 68,90 siklus ke dua naik 81,12.(3) Terjadi perbaikan pada kinerja guru dalam usaha memperbaiki proses pembelajaran, guru menggunakan metode simulasi tematik dalam kegiatan belajar mengajar. Kata kunci: Metode simulasi tematik, keaktifan dan pemahaman siswa.

PENGARUH PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA SMP NEGERI 18 PONTIANAK

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 3 (2013): Maret 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.108 KB)

Abstract

Abstract : The title of the study is "Effect Of Using School Libraries Student Results In IPS Lesson at Junior High School 18 Pontianak . The research aims to uncover the massive impact on the use of the library school social studies at Junior High School 18 Pontianak. The research method used is descriptive research study to form relationships. Study participants were 60 students of Junior High School 18 Pontianak who regularly use the library at least three times a week, starting in the period October 2011 to March 2012. The results of the analysis of the data shows that the more often students use the librarys value, the better his social studies. This is shown by calculating the SPSS 17.0 showed the effect by 53.7% with its simple linear regression equation number of Y=7.21+1.31X.   Keywords : Utilization of School Libraries, IPS.     Abstrak : Judul penelitian ini adalah “Pengaruh Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa SMP Negeri 18 Pontianak”. Penelitian bertujuan mengungkap seberapa besar dampak pemanfaatan perpustakaan sekolah pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri 18 Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan bentuk penelitian study hubungan. Partisipan penelitian adalah 60 orang siswa SMP Negeri 18 Pontianak yang rutin memanfaatkan perpustakaan minimal tiga kali dalam seminggu, terhitung dalam rentang waktu Oktober 2011 sampai dengan Maret 2012. Hasil analisis data menunjukkan bahwa semakin sering siswa memanfaatkan perpustakaan maka nilai mata pelajaran IPS nya semakin baik. Hal tersebut ditunjukkan dengan perhitungan SPSS 17.0 yang menunjukkan angka pengaruh sebesar 53,7 % dengan persamaan regresi linear sederhana nya sejumlah Y= 7.21 + 1.31X.   Kata kunci : Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah, IPS.

UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL TALKING STICK PADA MATA PELAJARAN IPS DI SMP

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 3 (2013): Maret 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.619 KB)

Abstract

Abstract : The research methodology was observing the class. There were four things that the teacher should do in the observation. They were palnning, doing, observing and reflecting. These were done to improve student learning activity in the class. The action research was done by collaborating teaching with the researcher and the subject teacher using two cycles. The research findings showed that in there was improvement in learning. Tis can be seen from the result of findings. There was about 74,99% in first cycle, and 90,62% in the second. The improvement of student activity can be seen in the first cycle that there were nine student with very active with 59,37%, 15,62% active student, 12,5% active enough, an 12,5% not active student. In the second cycle, there were 11 student with 68,75% very active student, 21,87% categorized as not active, 6,25% active enough, and 0% with not active student. It is hoped that the improvement of student learning activity using Talking Stick Model may give alternative strategy to increase student’s understanding and student’s ability in social science subject.   Key words : Talking Stick Model, Student Learning Activity.   Abstrak : Hasil analisis guru melakukan observasi saat pembelajaran berlangsung yang terdiri dari empat kegiatan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi, untuk meningkatkan mutu atau kualitas aktivitas belajar siswa di kelas. Pelaksanaan tindakan kelas yang dilakukan sesuai dengan langkah-langkah yang di tuangkan dalam pembelajaran melalui kolaborasi dengan guru mata pelajaran IPS yang dilaksanakan melalui dua siklus pada siklus I dan siklus II. Hal ini terbukti dari hasil rekapitulasi aktivitas pada siklus I sebesar 74,00% dan siklus II 90,625% perkembangan pada siklus I terdapat 9 orang siswa 59,37% yang sangat aktif, 15,62 siswa yang aktif, 12,5% siswa yang cukup aktif, dan 12,5 siswa yang tidak aktif. Pada siklus II terdapat 11 orang siswa 68,75% siswa sangat aktif, 21,875 siswa yang aktif, 6,25% siswa yang cukup aktif, serta 0% siswa yang tidak aktif. Keberhasilan meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa melalui model pembelajaran talking stick diharapkan dapat memberikan suatu alternatif untuk meningkatkan “kemampuan” siswa dengan memahami materi pembelajaran.   Kata kunci : Model Pembelajaran Talking Stick, Aktivitas Belajar Siswa.

Pemintakatan Risiko Bencana Banjir Bandang di Kawasan Sepanjang Kali Sampean, Kabupaten Bondowoso

Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Teknik ITS (ISSN 2301-9271)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.561 KB)

Abstract

Kabupaten Bondowoso merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang dilanda banjir bandang pada beberapa bagian wilayah beberapa tahun terakhir. Banjir yang terparah terjadi di kawasan sepanjang Kali Sampean, Kabupaten Bondowoso terjadi pada tahun 2008. Banyaknya korban dan kerugian materi yang didapat, menunjukkan bahwa kesiapan dan pengetahuan pemerintah dan masyarakat setempat terhadap banjir bandang tersebut masih kurang. Karena itu, diperlukan penelitian untuk merumuskan zona risiko banjir bandang di Wilayah kawasan sepanjang Kali Sampean, Kabupaten Bondowoso. Dalam mencapai tujuan penelitian, dilakukan: identifikasi karakteristik ancaman bahaya (hazard) menggunakan analisis weighted overlay dari variabel kecepatan aliran, material yang dihanyutkan, dampak yang ditimbulkan, ketinggian dan lama genangan; Menganalisa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kerentanan (vulnerability) menggunakan analisa deskriptif untuk mendapatkan faktor-faktor kerentanan yang berpengaruh terhadap banjir bandang kemudian faktor tersebut di perkuat menggunakan analisa delphi, dari hasil delphi ini kemudian di hitung bobot dari setiap faktor dengan analisa AHP expert; menentukan zona kerentanan menggunakan analisis overlay weighted sum pada faktor-faktor kerentanan; dan merumuskan zona risiko bencana banjir bandang menggunakan metode Raster Calculator dengan memperhatikan fungsi risiko yang dipengaruhi oleh ancaman bahaya dan kerentanan. Kemudian didapat peta risiko bencana banjir bandang yang diklasifikasi ke dalam 5 kelas/hirarki berdasarkan dengan pedoman penanggulangan bencana. Dari penelitian ini didapatkan proporsi zona yang berpotensi menimbulkan risiko bencana banjir bandang dengan katagori zona sangat berisiko dengan luas 31,22 km2, dengan proporasi luas 5,51% dari total kawasan penelitian. Sedangkan zona berisiko pada kawasan penelitian memiliki luas sebesar 8,74 km2 dengan proporsi 8,74% dari total luas kawasan penelitian dan zona cukup berisiko pada kawasan penelitian memiliki luas 118,9 km2 dengan proporsi 21% dari total luas kawasan penelitian dan distribusi spasial zona sangat berisiko bencana banjir bandang di kawasan sepanjang Kali Sampean, Kabupaten Bondowoso berada di daerah hilir, Kecamatan yang memiliki tingkat luasan bahaya bencana banjir bandang tertinggi terdapat di Kecamatan Prajekan.

ANALISIS MOTIVASI INTRINSIK DAN EKSTRINSIK GURU EKONOMI SMAN 1 MEMPAWAH HULU KABUPATEN LANDAK

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 5 (2013): Mei 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.543 KB)

Abstract

Abstract: Sri Eko Purmawanto, this is Thesis Title Analysis of Intrinsic and Extrinsic Motivation Master of Economics SMAN 1 Mempawah Hulu Porcupine District. This study aims to determine the extrinsic and extrinsic mativasi economics teachers of SMAN 1 Mempawah Hulu Porcupine District. The research method is descriptive research with the form of case studies. Sources of data in this study is the economic subject teachers of SMAN 1 Mempawah Hulu Porcupine District. Based on the results of interviews and observation of intrinsic motivation economics teacher was quite good, although not yet fulfilled all aspects. Extrinsic motivation economics teachers are good enough, it´s just less development in the development of teaching methods.   Keywords: Motivation, Motivation To Work.   Abstrak: Sri Eko Purmawanto, Judul Skripsi ini adalah Analisis Motivasi Intrinsik dan Ekstrinsik Guru Ekonomi SMAN 1 Mempawah Hulu Kabupaten Landak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mativasi ekstrinsik dan ekstrinsik guru ekonomi SMAN 1 Mempawah Hulu Kabupaten Landak. Metode penelitian adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitan studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini  adalah  guru mata pelajaran ekonomi SMAN 1 Mempawah Hulu Kabupaten Landak. Bardasarkan hasil wawancara dan observasi motivasi intrinsik guru ekonomi sudah cukup baik walaupun belum terpenuhi semua aspek. Motivasi ekstrinsik guru ekonomi sudah cukup baik, hanya saja pengembangan dalam metode mengajar  kurang adanya pengembangan.   Kata Kunci: Motivasi, Motivasi Kerja.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TUNGGAKAN PEMBAYARAN KREDIT PADA PT. SMART FINANCE CABANG PONTIANAK

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 12 (2013): Desember 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (942.631 KB)

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengathui faktor apa sajakah yang membentuk terjadinya tunggakan, faktor apa yang paling dominan membentuk terjadinya tunggakan pembayaran kredit pada PT. Smart Finance Cabang Pontianak, dan usaha-usaha apa sajakah yang dilakukan dalam mengurangi tunggakan pembayaran kredit pada PT. Smart Finance Cabang Pontianak. Variabel dalam penelitian adalah faktor-faktor yang membentuk tunggakan pembayaran kredit, ada 5 aspek yang akan dijadikan variabel yaitu faktor kesengajaan, faktor tidak menggunakan kredit sesuai dengan tujuan, faktor tidak memahami persyaratan perjanjian kredit, faktor pendapatan tidak tetap, dan faktor lokasi domisili jauh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Bentuk penelitian dalam penelitian ini yaitu study hubungan. Teknik yang digunakan yaitu teknik komunikasi langsung, teknik komunikasi tidak langsung dan studi dokumenter. Alat pengumpul data yang digunakan yaitu pedoman wawancara, angket, dan arsip-arsip. Hasil penelitian ini yaitu terdapat pengaruh faktor kesengajaan (X1) yang memiliki nilai lebih besar dari nilai MSA yaitu 0,609>0,5, fakor tidak menggunakan kredit sesuai dengan tujuan (X2) dengan nilai 0,611>0,5, faktor tidak memahami persyaratan perjanjian (X3) dengan nilai 0,531>0,5, dan faktor pendapatan tidak tetap (X4) dengan nilai 0,533>0,5.   Kata Kunci : Faktor, Tunggakan, Kredit Abstract : This study aims to mengathui what are the factors that make up the arrears, what is the most dominant factor shaping the delinquent loan payments on PT . Smart Finance Branch Pontianak, and what are the efforts made ​​in reducing arrears on credit payments PT. Smart Finance Branch Pontianak. The variables in the study are the factors that make up the delinquent loan payments, there are five aspects that will be used as a variable that is intentional factors, factors not use the credit in accordance with the objectives, factors not understand the terms of the credit agreement, the income factor is not fixed, and the factor of domicile remote location. The method used is descriptive method. Form of research in this study is the study of relationships. The technique used is the technique of direct communication, indirect communication techniques and documentary studies. Data collection tool used is the interview guides, questionnaires, and archival. The results of this research that there are significant intentional factor ( X1 ) which has a value greater than the value of MSA is 0.609 > 0.5, fakor not use the credit in accordance with the purpose ( X2 ) with a value of 0.611 > 0.5, a factor not understand the terms of the agreement ( X3 ) with a value of 0.531 > 0.5, and the factor of non-recurring revenues ( X4 ) with a value of 0.533 > 0.5. Keywords : Factor , Arrears , Credit

PENGARUH PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DALAM KELUARGA DAN DI SEKOLAH TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA DENGAN MEDIASI SELF-EFFICACY SISWA KELAS XI

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 4 (2014): April 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.713 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kewirausahaan dalam keluarga dan di sekolah terhadap minat berwirausaha dengan mediasi self-efficacy siswa kelas XII SMK Negeri 3 Pontianak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan bentuk penelitian ialah studi korelasional. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik angket (questionnaire), teknik wawancara (Interview), teknik pengamatan/observasi (observation) dan teknik studi dokumenter. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif antara variabel X1 terhadap variabel Y dengan t hitung (3,512) > t tabel (1,984), variabel X2 terhadap variabel Y dengan t hitung (6,447) > t tabel (1,984),  dan variabel X1 dan X2 secara bersama-sama terhadap variabel Y dengan nilai signifikansi 0,00 atau < 0,05. Kata Kunci : pendidikan kewirausahaan, minat berwirausaha, self-efficacy.   Abstract: This research to aim influence of entrepreneurship education in family and school of entrepreneurship interests with self-efficacy mediation class XII SMK Negeri 3 Pontianak. The method used in this study is quantitative, while the form of research is correlational studies. Data collection techniques used were technical questionnaire (questionnaire), interview techniques (Interview), techniques of observation/ observation (observation) and documentary study technique. Based on the results of this study indicate that there is a positive influence between the variables X1 to variable Y with t (3.512) > t table (1.984), variable X2 to variable Y with t (6.447) > t table (1.984), and the variables X1 and X2 together to variable Y with a significance value of 0.00 or < 0.05. Keywords: entrepreneurship education, interest in entrepreneurship, self-efficacy

Pengaruh Motivasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Kualitas Pelayanan pada Hotel Merpati di Pontianak

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 5 (2014): Mei 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.705 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effect of motivation and working  environment towards the quality of service at Hotel Merpati Pontianak. The method used is descriptive method in the form of research survey. The population in this study are  45 employees and 45 customers of Hotel Merpati Pontianak. Data collection techniques used by researchers is of indirect communication technique by using questionnaire and documentary studies. The researcher uses Simple Linear Regression Analysis with SPSS version 16 computer assistance in data processing. Results Data analysis revealed 1 ) There is a significant positive effect of motivation on the quality of service seen from the t test showed t count > t table ( 3.367 > 2.014 ) with a significance level of 0.002 < 0,050 . 2 ) There is a significant positive effect on the quality of the work environment ministry . It can be seen from the t test showed t count > t table ( 2.389 > 2.014 ) , with a significance level ie 0.021 < 0.050 . 3 ) There is a simultaneous effect between motivation and work environment to quality of service , it is based on the F test shows F count > F table ( 26.127 ? 4.06 ) . Key words: Motivation, Work Environment and Service Quality. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan lingkungan kerja terhadap kualitas pelayanan pada Hotel Merpati di Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian survey. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 45 orang karyawan Hotel Merpati Pontianak dan 45 orang konsumen dari Hotel Merpati Pintianak. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah teknik komunikasi tidak langsung dengan alat pengumpul data berupa Angket dan studi dokumenter. Adapun pengolahan data menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda dengan bantuan komputer SPSS versi 16. Hasil Analisis data menunjukkan 1) Terdapat pengaruh positif signifikan  motivasi terhadap kualitas pelayanan dilihat dari uji t yang menunjukan t hitung > t tabel (3,367 > 2,014) dengan tingkat signifikansi 0,002 < 0,050. 2) Terdapat pengaruh positif signifikan lingkungan kerja terhadap kualitas pelayanan.  Hal ini dapat dilihat dari uji t yang menunjukan t hitung > t tabel (2,389 > 2,014), dengan tingkat signifikansi yaitu 0,021 < 0,050. 3) Terdapat pengaruh secara simultan antara motivasi dan lingkungan kerja terhadap kualitas pelayanan, hal ini berdasarkan uji F yang menunjukan F hitung > F tabel (26,127 ? 4,06). Kata kunci:  Motivasi, Lingkungan Kerja dan Kualitas Pelayanan.

PENGARUH PROSES PEMBELAJARAN PERKOPERASIAN TERHADAP MINAT BERKOPERASI MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI KOPERASI

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 8 (2014): Agustus 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.779 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effectof the process of cooperation learning on student’s cooperation interest in Economy  Cooperation Department of Teacher Trainingand Education Faculty in Tanjungpura University. The method that used wasdescriptive method, while the form of research was the study of relationship.Sample that used in this study was 45 people from cooperation economicseducation students in regular A and regular B who were in 8th semesters that havepassed the cooperations subject, Indonesian cooperations, accountingcooperations, management cooperations, auditing cooperations, and practice andseminar cooperations. The results of the data analysis showed that cooperationlearning in Teacher Training and Education Faculty Tanjungpura University is ingood criteria and student’s cooperation interest in Economy  Cooperation Department is in quite good category.Regression test results showed that the effect of process cooperation learninghas a significant impact on student’s cooperation interest in Economycooperation department is 14,4%, while 85.6% is influenced by other variableswhich not included in this study.Keywords: Cooperationlearning process, interest in cooperation, cooperation economics educationstudentsAbstrak: Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh proses pembelajaran perkoperasian terhadap minatberkoperasi mahasiswa pendidikan ekonomi koperasi Fakultas Keguruan dan IlmuPendidikan Universitas Tanjungpura. Metode penelitian yang digunakan adalah metodedeskriptif, sedangkan bentuk penelitian adalah studi hubungan. Sample yangdigunakan dalam penelitian ini adalah 45 orang mahasiswa pendidikan ekonomi koperasireguler A dan reguler B semester 8 yang telah lulus mata kuliah perkoperasian,koperasi Indonesia, akuntansi koperasi, manajemen koperasi, auditing koperasi, danpraktek dan seminar koperasi. Hasil analisis data menunjukan bahwa prosespembelajaran perkoperasian di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UniversitasTanjungpura masuk dalam kriteria baik dan minat berkoperasi mahasiswapendidikan ekonomi koperasi masuk dalam kategori cukup baik. Hasil uji regresimenunjukan proses pembelajaran perkoperasian mempunyai pengaruh yang signifikanterhadap minat berkoperasi mahasiswa pendidikan ekonomi koperasi sebesar 14,4%,sedangkan 85,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diikutsertakan padapenelitian ini.Katakunci: Proses pembelajaran perkoperasian, minat berkoperasi, mahasiswapendidikan ekonomi koperasi