Anis Rachma Utary
Mulawarman University

Published : 14 Documents
Articles

Found 14 Documents
Search

Perhitungan Harga Pokok Produksi Slip BCA Berdasarkan Pesanan Pada CV Sinar Kencana Di Samarinda Febryan, Ann; Utary, Anis Rachma; ., Iskandar
Publikasi Ilmiah Vol 1, No 1 (2013): Publikasi Ilmiah
Publisher : Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ann Febryan, Perhitungan Harga Pokok Produksi Slip BCA Berdasarkan Pesanan Pada CV Sinar Kencana Di Samarinda, dengan Ibu Hj. Anis Rahma Utary dan Bapak Iskandar sebagai Pembimbing I dan Pembimbing II.Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui besarnya harga pokok produksi slip BCA berdasarkan pesanan yang dikalkulasikan oleh perusahaan dalam hubungannya dengan teori akuntansi biaya. Metode yang dipakai dalam penelitian adalah perbandingan perhitungan dengan menggunakan metode alokasi biaya bersama.Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah dalam menghitung harga pokok produksi slip BCA berdasarkan pesanan yang dilakukan oleh perusahaan tidak menggunakan teori akuntansi biaya yang semestinya dan mempengaruhi keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan. Alat analisis yang digunakan dalam penulisan ini adalah kalkulasi harga pokok pesanan, kartu harga pokok, dan alokasi biaya bersama.Perhitungan menunjukkan bahwa biaya untuk memproduksi slip BCA yang dilakukan berdasarkan teori lebih kecil dikeluarkan dibandingkan dengan yang dilakukan oleh CV Sinar Kencana.Perhitungan menunjukkan adanya perbedaan dalam menentukan biaya produksi slip BCA yang dilakukan oleh perusahaan dengan berdasarkan teori akuntansi biaya. Perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan oleh perusahaan adalah Rp 16.774.750,00 dengan Rp 279,58 harga per lembarnya. Sedangkan perhitungan menurut teori akuntansi biaya adalah Rp16.644.879,99 dengan Rp 277,41 harga per lembarnya. Perbedaan ini disebabkan oleh CV Sinar Kencana tidak menganalisis dengan detail biaya produksi yang terjadi. Perusahaan memasukkan biaya penolong pada biaya bahan baku, biaya overhead 45% yang menggunakan system klasik. Dengan kebijakan penggunaan metode alokasi biaya bersama berdasarkan teori akuntansi biaya diharaokan dapat meningkatkan harga penjualan dan meningkatkan keuntungan.
Analisis Metode Penilaian Persediaan Bahan Bakar Minyak Pada PT Pertamina (Persero) Terminal BBM Di Balikpapan Ariani, Alfi Tri; Utary, Anis Rachma; Deviyanti, Dwi Risma
Publikasi Ilmiah Vol 1, No 1 (2013): Publikasi Ilmiah
Publisher : Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa perhitungan Persediaan Bahan bakar Minyak pada PT. Pertamina (Persero) Terminal BBM yang di tetapkan oleh perusahaan dengan perhitungan persediaan menurut Standar Akuntansi Keuangan serta mengetahui Harga Pokok Penjualan dan persediaan Akhir. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode penilaian Rata –rata Bergerak dengan metode pencatatan Perpectual. Hasil analisis menunjukkan perbedaan perhitungan pada persediaan akhir bahwa persediaan menurut perusahaan terdapat selisih dengan persediaan  menurut perhitungan dengan menggunakan metode penilaian persediaan Rata- rata Bergerak Perpectual . Untuk  avtur tangki no 4 tidak terdapat perbedaan yaitu sebesar Rp 3.343.072.130.000. Tetapi avtur tangki no 8 terdapat perbedaan menurut perhitungan sebesar Rp 2.350.627.860.000 sedangkan menurut perusahaan Rp 2.350.424.660.000 selisihnya sebesar Rp 203.200.000. Pada bahan bakar minyak pertamax tangki no 6 juga terdapat perbedaan menurut perhitungan sebesar Rp 758.442.052.800 dan menurut perusahaan sebesar Rp 757.707.652.800 selisihnya sebesar Rp 734.400.000. totalnya persediaan akhir menurut Teori akuntansi sebesar Rp 6.451.204.442.800 sedangkan menurut PT.Pertamina (persero) Terminal BBM sebesar Rp 6.452.142.042.800 selisihnya sebesar  Rp 937.600.00 Pada Perhitungan Harga Pokok penjualannya menurut Teori Akuntansi sebesar Rp 47.763.889.843.600 sedangkan perhitungan menurut perusahaan PT.Pertamina(Persero)Terminal BBM sebesar 47.764.827.443.600 selisihnya sebesar Rp 937.600.000.Berdasarkan Laporan Laba Rugi menurut perhitungan (dalam jutaan rupiah) sebesar Rp 743.609.039,8 sedangkan menurut perhitungan perusahaan PT.Pertamina(Persero)Terminal BBM sebesar Rp 742.671.439,9 selisihnya sebesar Rp 937.599,9.jadi menurut hasil analisa perhitungan yang dilakukan, meskipun tidak terpaut jauh tetapi laporan laba rugi menurut perhitungan lebih tinggi  dibandingkan dengan perhitungan yang dilakukan oleh perusahaan.
Perhitungan Harga Pokok Produksi Berdasarkan Metode Harga Pokok Pesanan Pada CV. Intan Abadi Di Samarinda ., Suprianto; Utary, Anis Rachma; Setiawati, Ledy
Publikasi Ilmiah Vol 1, No 1 (2013): Publikasi Ilmiah
Publisher : Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui harga pokok produksi dan harga pokok produk per m2 berdasarkan metode harga pokok pesanan untuk produk folding gate pada CV Intan Abadi. Alat analisis yang digunakan adalah metode harga pokok pesanan dengan alokasi biaya overhead pabrik menurut nilai jual relatif, dimana dasar pemikiran metode ini bahwa harga jual suatu produk merupakan perwujudan  biaya-biaya yang dikeluarkan dalam mengolah produk tersebut.Dari hasil penelitian, menunjukkan perbedaan perhitungan harga pokok produksi per  m2 sebesar Rp 70.265,31 antara perhitungan perusahaan dan hasil analisa berdasarkan metode harga pokok pesanan.perhitungan harga pokok produksi per m2 untuk folding gate adalah sebagai berikut:Menurut metode harga pokok pesanan harga pokok produksi per m2 sebesar Rp 665.965,05.Menurut metode perusahaan, harga pokok produksi per m2 adalah sebesar Rp 736.230,36.Sedangkan perbedaan perhitungan total harga pokok produksi untuk folding gate  112 m2 adalah sebesar Rp 7.869.714,84. Berikut adalah hasil perhitungan harga pokok produksi untuk folding gate 112 m2:Menurut metode harga pokok pesanan harga pokok produksi folding gate 112 m2 adalah sebesar Rp 74.588.085,16.Menurut metode perusahaan, harga pokok produksi folding gate  112 m2 adalah sebesar Rp 82.457.800,00.Dengan demikian perhitungan harga pokok produksi dengan metode harga pokok pesanan lebih rendah dari perhitungan harga pokok produksi menurut metode perusahaan.
Analisis Perencanaan Laba Pada PT Permata Dwitunggal Abadi Di Balikpapan Nidiyaningrum, Pramesti; Utary, Anis Rachma; ., Musviyanti
Publikasi Ilmiah Vol 1, No 1 (2013): Publikasi Ilmiah
Publisher : Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pada tingkat berapa penjualan mengalami kenaikan laba sebesar 50% dari laba tahun lalu pada PT Permata Dwitunggal Abadi. Alat analisis yang digunakan adalah Analisis Biaya, Volume, dan Laba dalam kaitannya dengan perencanaan laba. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap laporan penjualan dan biaya beserta laporan keuangan PT Permata Dwitunggal Abadi ditemukan bahwa penjualan Impas dalam unit untuk tahun 2011 adalah sebesar 1.228 dan impas dalam rupiah untuk tahun 2011 adalah sebesar Rp.76.250.789. Hasil perhitungan laba yang hendak diperoleh perusahaan pada tahun 2012 dengan menargetkan terjadi kenaikan sebesar 50% dari laba tahun lalu adalah Rp.212.922.135. Dari hasil tersebut dilakukan perhitungan terhadap tingkat penjualan yang harus dicapai. Hasil perhitungan untuk tingkat penjualan yang harus dicapai dalam menunjang perencanaan laba yang ditargetkan sebelumnya yaitu sebesar Rp. 212.922.135 adalah sebesar Rp.306.217.181. Dengan asumsi bahwa perusahaan pada tahun 2012 harga jual dan total biaya yang terjadi cenderung tetap atau tidak berubah.
The relationship between management control systems and corporate financial performance (a moderated regression analysis approach from mining companies in Indonesia) Utary, Anis Rachma
Journal of Economics, Business, and Accountancy | Ventura Vol 17, No 1 (2014): April 2014
Publisher : STIE Perbanas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14414/jebav.v17i1.267

Abstract

This paper examines relationship between management control system (MCS) and corporate financial performance (CFP). This relationship is moderated by four modera- tor variables business environment, organization structure, business strategy and culture. The data were collected using questionnaires which were distributed to the respondents in accordance with the predetermined data collection procedure. There were 189 questionnaires-distributed to the respondents including 19 regions of min- ing companies in Indonesia. The result indicates that business environment moderates the relationship between MCS and CFP. Organization Structure cannot moderate the relationships between MCS and CFP. Business strategy moderates relationship be- tween MCS and CFP. Culture cannot moderate the relationship between MCS and CFP.
KONSEP KONVERGENSI IFRS DI INDONESIA Apakah berdampak dengan Kualitas Laba dan Prilaku Manajer dalam melakukan Perataan Laba (suatu telahaan Kualitatif Fenomenologi) Utary, Anis Rachma
DEDIKASI Vol 32, No 1 (2015)
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.4 KB)

Abstract

This study is the qualitative one by Fenology approach which discribes deeper action of the process of IFRS which welknown as the standard of international accounting finance.  There are many effects of it will appear by convergency which one of is the profit quality from the finance report  and the behaviour of the manager in manipulation of the profit or the smoother word as known the profit average. The study by qualitative approah uses some informants as the human resource in the issue of this convergency. The informants used among are academic level, students, the  those who are company managers and the finance managers.  After introducing IFRS the level of the profit management becomes lower, the relevance of the value higher the  and the aquasition of the loss more exact time, compared with before the transisition PSAK GAAP.  Then even the adoption of the IFRS in the first year is worse which is caused by the transisition cost to the IFRS. But the quality of the company finance will improve in the following period
Analisis pengaruh pengeluaran pemerintah daerah sektor pendidikan dan kesehatan serta infrastruktur terhadap tingkat pengangguran serta tingkat kemiskinan Mardiana, Mardiana; Militina, Theresia; Utary, Anis Rachma
INOVASI Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.809 KB) | DOI: 10.29264/jinv.v13i1.2437

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh pengeluaran pemerintah sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur terhadap tingkat pengangguran dan tingkat kemiskinan di Provinisi Kalimantan Timur. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder pada tahun 2006-2015. Alat analisis yang digunakan adalah analisis jalur (path analisis). Perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan analisis adalah IBM SPSS Versi 17.0. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa dalam mempengaruhi tingkat pengangguran, Pengeluaran anggaran bidang pendidikan berpengaruh langsung dan tidak signifikan dengan nilai pengaruh -0.570 dan signifikansi 0,216 > 0,050. Pengeluaran anggaran bidang kesehatan berpengaruh langsung dan signifikan dengan nilai pengaruh -0,800 dan signifikansi 0,047 < 0,050. Pengeluaran anggaran bidang infrastruktur berpengaruh langsung dan tidak signifikan dengan nilai pengaruh -0,013 dan signifikansi 0,970 > 0,050. Dalam mempengaruhi tingkat kemiskinan, Pengeluaran anggaran bidang pendidikan berpengaruh langsung dan tidak signifikan dengan nilai pengaruh 0,239 dan signifikansi 0,623 > 0,050. Pengeluaran anggaran bidang kesehatan berpengaruh langsung dan signifikan dengan nilai pengaruh -0,888, dan signifikansi 0,033 < 0,050. Pengeluaran anggaran bidang infrastruktur berpengaruh langsung dan tidak signifikan dengan nilai pengaruh -0,075, dan signifikansi 0,826 > 0,050. Pengangguran Terbuka berpengaruh langsung dan tidak signifikan dengan nilai 0,248 dan signifikansi 0,555 > 0,050. Dalam Mempengaruhi Tingkat kemiskinan melalui Tingkat pengangguran, Pengeluaran anggaran sektor pendidikan berpengaruh tidak langsung dan tidak signifikan dengan nilai pengaruh -0,14136. Pengeluaran anggaran bidang kesehatan berpengaruh tidak langsung dan signifikan dengan nilai -0,1984. Pengeluaran anggaran bidang infrastruktur berpengaruh tidak langsung dan tidak signifikan dengan nilai -0,003224.
Pengaruh produk domestik regional bruto dan inflasi terhadap dana pihak ketiga serta penyaluran kredit Noor, Aspyan; Utary, Anis Rachma; Fitriadi, Fitriadi
INOVASI Vol 13, No 2 (2017)
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.216 KB) | DOI: 10.29264/jinv.v13i2.1502

Abstract

Penelitian kuantitatif deskriptif ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (X1) dan Inflasi (X2) terhadap Dana Pihak Ketiga (Y1) dan penyaluran Kredit (Y2) pada Bankaltim di Propinsi Kalimantan Timur. Data deret waktu untuk penelitian ini adalah: Produk Domestik Regional Bruto dan Inflasi yang diperoleh dari data Biro Statistik, dan Dana Pihak Ketiga dan Distribusi Kredit yang diberikan oleh Bankaltim, mulai dari tahun 2006 sampai 2013. Data tersebut kemudian dianalisis dengan cara Analisis Jalur dengan bantuan Perangkat Lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Produk Domestik Regional Bruto dan Inflasi berpengaruh positif langsung terhadap variabel Dana Pihak Ketiga, dan Variabel Distribusi Kredit. Pengaruh tidak langsung Produk Domestik Bruto dan Inflasi terhadap Penyaluran Kredit juga positif namun tidak signifikan. Dan akhirnya, Dana Pihak Ketiga menunjukkan efek langsung positif yang tidak signifikan terhadap Penyaluran Kredit di Bankaltim.
Analisis manufacturing cycle effectiveness (mce) dalam mengurangi non value added activities Putri, Noviana; Utary, Anis Rachma; Nadir, Maryam
JURNAL MANAJEMEN Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.486 KB) | DOI: 10.29264/jmmn.v8i2.1194

Abstract

The purpose of this research is to know the effectiveness of the activities of production process in reducing Non Value Added Activities to Palm Oil Mill PT. Waru Kaltim Plantation in produce Crude Palm Oil (CPO) and Palm Kernel (PK), where the activities of production process consist of Non Value Added Activities and Value Added Activites the review of the Cycle Time and Tandan Buah Segar (TBS) process to Palm Oil Mill. The analysis tools used in this research is Manufacturing Cycle Effectiveness (MCE), that is analyze the effectiveness of production process to reducing or eliminating Non Value Added Activities and do improvement Value Added Activities by using analysis of activity. Analysis of activity in the manufacturing is the Cycle Time, consist of: processing time, inspetion time, moving time, and waiting time/storage time. The results show that the activities of Palm Oil Mill PT. Waru Kaltim Plantation in producing Crude Palm Oil (CPO) and Palm Kernel (PK) are still not ideal. It is shown by the Manufacturing Cycle Effectiveness (MCE) to Crude Palm Oil (CPO) and Palm Kernel (PK) value for the 2014 is 92% and value for the 2015 is 89%. The Manufacturing Cycle Effectiveness (MCE) percentage can be used by the management of Palm Oil Mill PT. Waru Kaltim Plantation for making a plan of reducing and eleminating Non Value Added Activities and doing improvements toward value added activities.Keyword: Manufacturing Cycle Effectiveness, Non Value Added Actiivties, and Value Added Activities.
Peramalan jumlah produksi tanaman kelapa sawit dengan menggunakan metode arima (autoregressive integrated moving average) Elvani, Sendy Parlinsa; Utary, Anis Rachma; Yudaruddin, Rizky
JURNAL MANAJEMEN Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1186.183 KB) | DOI: 10.29264/jmmn.v8i1.1189

Abstract

This research aims to apply ARIMA method in predicting and estimating the amount of palm oil crop production for the next period. This research object is the amount of palm oil crop productionin the form of bunches whereas the data used is the historical data from the amount of palm oil crop production on January 2013 to December 2015. The results from this research showed that there are some models which can be used to predict, ARIMA (3,1,3), ARIMA (3,1,1), ARIMA (3,1,2), ARIMA (2,1,3). From the fourth model, ARIMA (3,1,1) model is the best model and the most feasible model to forecast with the smallest value of AIC and SIC. The forecasting results increased from the previous period.  The forecasting result for 2016 amounted 25.905,506 tonnes and for 2017 amounted 33.260,761 tonnes.Keyword: Forecasting, Palm Oil Production, ARIMA.