Articles

Found 34 Documents
Search

MEDIA PENDIDIKAN: Peran dan Fungsinya dalam Pembelajaran Umar, Umar
TARBAWIYAH Vol 10, No 2 (2013): Tarbawiyah -Edisi Juli-Desember 2013
Publisher : TARBAWIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media, originally known simply as an aid in learning activities that serve to provide a visual experience to students, increase learning motivation, clarify, and simplify the complex and abstract concepts become more simple, concrete and easy to understand. Now, in addition to tool also has become a concept of learning technologies or its use as a learning resource in the learning process.Kata Kunci: Role, Function and Learning Media 
STUDI KOMPARATIF PENGUASAAN KONSEP ULUMUL QUR’AN DALAM PEMBELAJARAN YANG MENGGUNAKAN FULL E-LEARNING DAN BLENDED E-LEARNING Umar, Umar
JURNAL TAPIS Vol 13, No 1 (2013): Nomor 1 Tahun 2013, Edisi Januari
Publisher : P3M STAIN Jurai Siwo Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine how differences in student mastery of the material concept Ulumul Quran and how students respond after getting lessons with full e-learning (e-learning entirely) and blended e-learning (a combination of e-learning and face to face). The research method used was experimental real (true experiment) randomize design with the pretest-posttest control group performed at STAIN Jurai Siwo Metro. Analysis of test data performed by the t-test statistical techniques to look at the difference in mean score of the pretest and posttest mastery of concepts both study groups, and quantitative analysis of Likert scale on student responses. Posttest grades shows that students classroom full of e-learning has increased mastery of the concept of a higher grade than students of blended e-learning. However, the results of statistical calculations apparently increased mastery of concepts between experimental and control classes were not significantly different. From the results of different test average posttest study both classes, obtained Sig. (2-tailed) sebesar 0,083. The point is 0,083 > 0,05. Tcount is located in the reception area H0, proving that there is no significant difference between the mean posttest classroom full of e-learning and blended e-learning classes. When viewed an average of N-Gain between experimental class with a class that controls 54% and 47% experienced an increase in the medium category. Keywords: Comparative, Ulumul Quran full e-learning and blended e-learning.
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN KONSENTRAT DAN UREA MOLASES BLOK (UMB) TERHADAP HEMOGLOBIN SAPI POTONG Syam, Jumriah; Tolleng, A.L; Umar, Umar
Teknosains Vol 10, No 1 (2016): JANUARI
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi UIN ALauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to find out how the effect of feed concentrate andthe urea molasses block (UMB) to hemoglobin beef cattle. Riset in SamataFarming Integrated Systems (FIS) Gowa Regency and Lab. IntegratedLivestock Product Technology, Faculty of Science and Technology UINAlauddin Makassar. The method used a randomized block design (RAK) with2 x 6 pattern, (T1; forage 70 + concentrate 30%), (T2; forage 70 + UMB30%), using as 12 heads of bali cattle. Data analysis using t-student. Theresults showed that the concentrate and the urea molasses block (UMB), wasnot significant (P> 0.05) to the hemoglobin value of beef cattle.
MEDIA PENDIDIKAN: Peran dan Fungsinya dalam Pembelajaran Umar, Umar
JURNAL TARBAWIYAH Vol 11, No 1 (2014): Tarbawiyah Edisi Januari-Juni 2014
Publisher : JURNAL TARBAWIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

First of all media just known as aids in learning activities and the function is to give visual experience to students, increasing learning motivation, make it clear and esier the concept which complicated and abstract to be simple, concrete and easy for understanding. Now, learning media not only as an aids but also as a learning concept of technology that the function and used as a learning source inlearning proces.Key word : Learning Media
RAGAM ISTILAH DALAM ETIKA PROFESI KEGURUAN Umar, Umar
Lentera Pendidikan Vol 17, No 1 (2014): Jurnal Lentera Pendidikan
Publisher : UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Guru adalah suksesi fungsional yang memiliki peranan penting dalam penye­lenggaraan pendidikan. Eksistensi seorang guru tidak hanya sebagai perantara pembelajaran, tetapi kedudukannya sekaligus menjadi penentu keberhasilan capaian tujuan pendidikan. Namun akhir-akhir ini prototipe guru yang semesti­nya digugu dan ditiru, seakan sirna karena adanya perbuatan segelintir guru yang melanggar hukum seperti; pelecehan seksual, sampai kasus penyalahgu­naan narkoba, menunjukkan rendahnya tingkat kesadaran beretika dalam ruang lingkup profesi guru. Meski demikian, pandangan yang mendeskreditkan posisi guru tidak seluruhnya digunakan, mengingat masih banyak figur-figur guru dengan dedikasi tinggi serta integritas kepribadian yang menjunjung nilai-nilai etika profesi.Abstract: Teachers are the functional succession that have an important role in education. The existence of teachers not only as the intermediary of learning, but their position also determine the success of achieving the goal of education. However, lately the prototype of teacher that should be beliefed and imitated as if become vanished because of the act of few unresponsible teachers who breaking the laws such as sexual harrassment, and drug abused which shows the low level of awareness in ethical conduct in the scope of teaching profession. However, it must be understood that this view discredit the position of teachers and must not be applied to all teachers because some of them have shown a high  dedication and personal integrity that uphold the ethical values of professionalism. 
SOSOK GURU DAN PEMBINMNNYA DI ERA MILENIUM III Umar, Umar
COPE Vol 4, No 01: Februari 2000
Publisher : COPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3658.8 KB)

Abstract

-
Hubungan Kerukunan Antara Umat Beragama Dengan Pembentukan Perilaku Sosial Warga Perumahan PT Djarum Singocandi Kudus Umar, Umar; Hakim, M Arif
Jurnal Penelitian Vol 13, No 1 (2019): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v13i1.4898

Abstract

Bagi para penganutnya, agama berisikan ajaran-ajaran mengenai kebenaran tertinggi dan mutlak tentang eksistensi manusia dan petunjuk-petunjuk untuk selamat di dunia dan akhirat, yaitu sebagai manusia yang bertaqwa terhadap Tuhannya, beradab, dan manusiawi, yang berbeda dari cara-cara hidup hewan atau makhuluk lainnya.Agama sebagai sistem keyakinan dapat menjadi bagian dan inti dari sistem-sistem nilai yang ada dalam kebudayaan dari masyarakat yang bersangkutan dan menjadi pendorong atau penggerak serta pengontrol tindakan para anggota masyarakat tersebut untuk tetap berjalan sesuai dengan nilai-nilai kebudayaan, pranata sosial masyarakat yang bersangkutan, maka nilai pranata sosial itu terwujud sebagai simbol suci dan maknanya bersumber pada ajaran-ajaran agamanya yang menjadi kerangka acuannya.Di sebuah negara yang pluralis dalam kehidupan agama seperti Indonesia ini, pemerintah tidak bisa tinggal diam, ikut sertanya pemerintah dalam urusan agama didukung oleh tiga macam motif. Pertama, motif historis, bahwa menurut sejarah, bangsa Indonesia dari zaman ke zaman urusan hidup beragama menjadi urusan pemerintah pusat. Kedua, ikut sertanya pemerintah dalam urusan agama dalam bentuk lembaga kenegaraan dimaksud juga untuk memenuhi keingginan golongan Islam yang merupakan mayoritas dan menurut keyakinan golongan ini agama tidak bisa dipisahkan dari negara. Ketiga, motif politik, pemerintah mempunyai jaminan yng kuat bahwa dengan ikut sertanya dalam masalah ini akan dapat diciptakan kerukunan dan keamanan nasional yang merupakan syarat mutlak untuk keberhasilan pembangunan bangsa dan negara.
Sunnah dalam Perspektif Al-Syafi'i umar, umar
Riwayah : Jurnal Studi Hadis Vol 3, No 2 (2017): Riwayah : Jurnal Studi Hadis
Publisher : ilmu hadis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/riwayah.v3i2.3691

Abstract

Imam al-Syafi’i adalah seorang mujtahid besar yang menjadi sandaran sebuah madzhab disebut madzhab al-Syafi’i. Di samping dikenal sebagai seorang mujtahid dalam bidang hukum Islam, juga sebagai ahli hadits.Pengalaman beliau berguru kepada para ulama di berbagai kota yang didukung dengan kecerdasan intelektualnya yang tinggi, menjadikannya semakin kritis dalam mengungkap berbagai fenomena kehidupan dan perkembangan hukum.Beliau adalah orang yang pertama kali mencoba mendefinisikan sunnah secara lebih jelas, dengan cara mengidentikkannya dengan hadits, di samping itu beliau juga telah dengan gigih mempertahankan sunnah sebagai salah satu sumber penetapan syari’at Islam. Beliau berjasa besar di dalam membela sunnah Nabi, sehingga sudah selayaknyalah kiranya beliau mendapatkan gelar sebagai Nashir al-Sunnah (Sang Pembela Sunnah). Meskipun pada sisi yang lain, harus pula diakui bahwa beliaulah orang yang pertama kali mempersempit ruang lingkup pengertian sunnah itu sendiri, sebagai konsekuensi dari konsep yang telah beliau terapkan.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Taipe STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IXA SMP Negeri 1 Sirenja Pada Materi Uang dan Lembaga Keuangan Bukan Bank Umar, Umar
Jurnal Kreatif Online Vol 4, No 4 (2016): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Jurnal Kreatif Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IXA SMP Negeri 1 Sirenja pada materi uang dan lembaga keuangan bukan bank. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IXA SMP Negeri 1 Sirenja yang berjumlah 39 orang, yakni 21 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus dengan desain setiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Data penelitian diperoleh selama pelaksanaan tindakan dan tes akhir tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi uang dan lembaga keuangan bukan bank. Hal ini terbukti daya serap klasikal pada siklus I diperoleh sebesar 48,7% sedangkan pada siklus II sebesar 94,8%.
Pendekatan Social Exchange Perspekstif George C. Homans Umar, Umar
TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 1 No 1 (2017): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.161 KB)

Abstract

Struktur sosial kehidupan manusia secara hakikat saling membutuhkan satu dengan yang lainnya. Seorang manusia dalam konteks hubungan sosial antar sesamanya, dianggap memiliki kontribusi bagi manusia lainnya bilamana melakukan transaksi sosial kemanusiaan. Konsep transaksi sosial inilah yang dijabarkan George C. Homans dalam teori- nya social exchange yang secara subtantif menjelaskan bentuk-bentuk proposisi sosial manusia mulai dari proposisi sukses, stimulus, nilai, deprivasi-satiasi, dan restu-agresi yang sejatinya muatan proposisi tersebut dapat menjadi fondasi pembelajaran sosial manusia. Teori sosial exchange juga erat hubungan dengan deskripsi perilaku yang saling me- mengaruhi dalam membangun hubungan sosial seperti adanya unsur ganjaran, pengorbanan dan keuntungan yang dapat menciptakan keseimbangan, keselarasan, dan kerharmonisan hubungan sosial dalam kehidupan sehari-hari.