Articles

Found 19 Documents
Search

NILAI-NILAI DEMOKRASI DALAM PENGANGKATAN PUUN/RAJA PADA MASYARAKAT HUKUM ADAT BADUY

Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Sarjana Ilmu Hukum, Februari 2014
Publisher : Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.603 KB)

Abstract

Sebagai Negara yang menganut sistem demokrasi dalam pengisian jabatan/pemimpin di setiap level kepemimpinan baik tingkat nasional, mapun daerah, sudah semestinya sumber dari penerapan sistem demokrasi ini adalah sistem demokrasi ala Indonesia yang memang asli dan berbeda karakternya dengan demokrasi negara manapun. Demokrasi ala Indonesia bersumber dari pancasila sila ke 4 yakni demokrasi permusyawaratan, di dalam demokrasi permusyawaratan terdapat nilai-nilai mendasar demokrasi, yakni nilai kesetaraan, nilai keadilan, nilai gotong royong, nilai toleransi, dan nilai religius. Untuk mengetahui demokrasi permusyawaratan beserta penerapannya, dapat dilihat dalam masyarakat hukum adat, salah satunya masyarakat hukum adat Baduy pada proses pengangkatan puun/rajanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menguraikan secara detail dan menganalisis nilai-nilai demokrasi pada masyarakat hukum adat Baduy beserta implementasinya dalam pengangkatan puun/raja. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis yang dilakukan di masyarakat hukum adat Baduy. Pengambilan data primer dilakukan dengan teknik wawancara kepada responden. Setelah data terkumpul lengkap dan telah diolah dengan menggunakan narasi atau tabel maka selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif analitis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai mendasar dari demokrasi permusyawaratan yang merupakan demokrasi ala Indonesia yakni nilai kesetaraan, nilai keadilan, nilai gotong royong, nilai toleransi, dan nilai religius beserta implementasinya telah ada di masyarakat hukum adat Baduy pada proses pengangkatan puun/rajanya, bahkan selain kelima nilai tersebut terdapat juga nilai lain yang tidak kalah penting yakni adanya nilai kejujuran yang juga secara nyata terimplementasikan dengan baik.Kata kunci : sistem demokrasi, demokrasi ala Indonesia, masyarakat hukum adat Baduy, proses pengangkatan puun/raja.

PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP CITRA (Survei pada Warga Sekitar PT. Sasa Inti Gending-Probolinggo)

Jurnal Administrasi Bisnis Vol 8, No 1 (2014): FEBRUARI
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.607 KB)

Abstract

This study aims to know the influence of Corporate Social Responsibility (CSR) to the Corporate Image in the communities around the PT. Sasa Inti Gending-Probolinggo that measured from Corporate Social Responsibility variables that is Community Support, Environment and Product. It is expected that the information from this research obtained can be used by companies to increase the activities and quality program of Corporate Social Responsibility, so that he Company can improve their image in the future. This study use quantitative research methods and the type of study by explanatory research using primary and secondary data. The conclusions on this research result known that all of three variables are significant influence to the corporate image. The detail of value namely community support is 2,577; environment is 2,395; product is 3,274. And then the dominant variable is product with 3,274. Keywords: Corporate Social Responsibility (CSR), Corporate Image, Community Support, Environment and Product. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Corporate Social Responsibility terhadap Citra Perusahaan di warga sekitar perusahaan PT. Sasa Inti Gending-Probolinggo yang diukur dari variabel-variabel Corporate Social Responsibility yaitu dari Dukungan terhadap Masyarakat, Lingkungan dan Produk. Diharapkan informasi yang diperoleh dari penelitian ini dapat digunakan oleh perusahaan untuk meningkatkan kegiatan-kegiatan dan kualitas Corporate Social Responsibility sehingga lebih dapat meningkatkan lagi Citra Perusahaan dimasa yang akan datang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian penjelasan (explanatory research) dengan menggunakan data primer dan data skunder. Kesimpulan dari penelitian ini bahwasanya ketiga variabel yang dikaji berpengaruh signifikan terhadap citra perusahan. Adapun rincian nilai ketiga variabel tersebut sebagai berikut: Dukungan terhadap Masyarakat sebesar 2,577, Lingkungan sebesar 2,396, Produk sebesar 3,274. Kemudian variabel yang dominan yaitu Produk dengan nilai 3,274. Kata Kunci: Corporate Social Responsbility, Citra perusahaan, Dukungan terhadap masyarakat, Lingkungan dan Produk

Paradigma Keagamaan dan Politik Organisasi KAMMI Daerah Jambi

Kontekstualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 21, No 1 (2006)
Publisher : Kontekstualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this researclt is to investigate the political paradigm and religiousity of the KAMMI (the Front Action of the Indonesian Muslim Students) in Jambi. In this study, the qualitative approach was applied in which the writer himself actively participated as the research instrument. The writer finds that the KAMMI ideology of Islam has influenced their tradition in understanding Islam. This happens as the consequence of their training namely the tarbiyah in which the Islamic teaching of their own is only taken for granted by the members. The narrow and strict understanding of the members finally reflects in their daily activities in Islamic symbolism. Their view that Islam doesnt allow the separation between the substantial and the formal finally influence their vision that the Islamic state is more important to implement the syariah, and this what the writer sees the similar vision with the neo-revivalism Islam. Those views of the KAMMI, however are weak in two aspects. First, the historical aspect where the normative idea and the contextual reality sometimes do not meet each other. This happen by the second, the lack of methodology in which the KAMMI sometimes bring them to the narrow-minded and trap them in dilemma.

ANALISIS KRITIS METODOLOGI PERIWAYATAN HADITS SYIAH (Studi Komparatif Syiah-Sunni)

Profetika Vol. 14, No. 2, Desember 2013
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.119 KB)

Abstract

Shi’i Ithna Asy’ariyah is a group of Muslims who have different hadithbooks with a majority of Muslims. In the making of the book, the Shiite cleric has itsown methods, particularly in the narration. This study aims to determine the methodof narration Shia hadith. The authors use historical methods and critical analysis.Hitorical method used to determine the historical journey through the establishment ofideas in the book-making, paradigm used to look at the use of the method, and backgroundaffect his thinking. From the results of this research is basically the Shia do not have anaccurate and scientific methods in determining the hadith narration track. Since thebeginning, the scholars they pay less attention to this issue. They began to conductstudies after receiving criticism from Sunni clerics and modeled after the method usedby the Sunnis. However, they still have difficulties because they do not have enoughmaterial to do that.Key words: shi’i, hadith, transmitterSyi’ah Itsna Asy’ariyah adalah sekelompok Muslim yang memiliki bukubukuhadits yang berbeda dengan mayoritas Muslim. Dalam penyusunan buku ini,ulama Syiah memiliki metode sendiri, terutama dalam periwayatan hadis. Makalah inibertujuan untuk mengetahui metode narasi hadits Syiah. Penulis menggunakan metodehistoris dan analisis kritis. Metode hitoris digunakan untuk menentukan perjalanansejarah melalui pembentukan ide-ide dalam buku, keputusan, paradigma yang digunakandan melihat penggunaan metode, serta latar belakang mempengaruhi pemikirannya.Makalah ini menegaskan bahwa pada dasarnya adalah Syiah tidak memiliki metodeyang akurat dan ilmiah dalam menentukan periwayatan hadits. Sejak awal, para ulamamereka kurang memperhatikan masalah ini. Mereka mulai melakukan penelitian setelahmendapat kecaman dari ulama Sunni dan mencoba menggunakan metode yangdigunakan oleh kaum Sunni. Namun, mereka masih mengalami kesulitan karena merekatidak memiliki cukup bahan untuk melakukan hal tersebut.Kata kunci: syiah, hadis, periwayatan

DESIGN OF POTENTIAL CELLULASE PRIMER USING MULTIPLE SEQUENCE ALIGNMENT METHOD

Kursor Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.816 KB)

Abstract

DESIGN OF POTENTIAL CELLULASE PRIMER USING MULTIPLE SEQUENCE ALIGNMENT METHOD aBahrul Ulum, bWisnu Ananta Kusuma, c Joni Prasetyo a,bDepartment of Computer Science, Bogor Agricultural University, Bogor, Indonesia aDepartment of Informatics Engineering, Al-Kamal Institute of Science and Technology, Jakarta cRenewable Energy Division, BPPT, Serpong, Indonesia E-mail: aabahrul@gmail.com Abstrak Selulase mempunyai peranan utama dalam pemanfaatan limbah biomassa yang mengandung lignin, hemicellulose, dan cellulose (lignocellulose). Limbah biomassa ini sangat banyak terdapat di lingkungan dan sampai saat ini masih belum dimanfaatkan secara maksimal, dikarenakan banyak mikroorganisme dari alam yang memproduksi enzim selulase dengan jumlah terbatas (aktifitasnya rendah). Dalam rangka meningkatkan produktivitas mikroorganisme untuk menghasilkan selulase, salah satu cara yang dapat diterapkan adalah merancang primer sekuens gen penyandi selulase yang dirangkum dari beberapa mikroorganisme penghasil selulase. Dalam penelitian ini, kami melakukan penyejajaran sekuen DNA penyandi selulase untuk mencari potensial primer untuk meningkatkan produktivitas enzim selulase dengan teknik Multiple Sequence Alignment (MSA). Metode yang digunakan adalah metode progresif (Progressive Alignment Algorithms). Hasil penelitian menunjukan bahwa pada tahap penyejajaran, didapatkan tiga daerah konservatif (conserved regions). Sedangkan pada tahap perancangan dengan beberapa parameter yang telah ditentukan didapatkan 46 pasang primer dari lima sekuen gen penyandi selulase yang didapat dari National Center for Biotechnology Information (NCBI). Kata kunci: Selulase, Multiple Sequence Alignment, Perancangan Primer. Abstract The role of cellulase is very important in degrading cellulose which is abundant in the environment, such as in biomass waste that is containing lignin, hemicellulose, and cellulose. Biomass waste is abundant in the environment and is still not fully utilized, because many of the natural microorganisms that produce cellulase enzymesproduce the enzyme in a limited amount (have low activity). In order to improve the productivity of microorganisms in producing cellulase, one of the ways that can be applied is to design primer sequences of genes encoding cellulase summarized from several cellulase-producing microorganisms. In this research,we perform alignment of DNA sequences coding of cellulase to look for potential primer in order to increase the productivity of cellulase enzymes by Multiple Sequence Alignment (MSA) method. The method used is progressive (Progressive Alignment Algorithms). The results showed that in the alignment phase, three conserved regions were obtained. However, in the planning phase by using some predetermined parameters 46 pairs of primer sequences were obtained from five genes encoding cellulase taken from NCBI. Keywords: Cellulase, Multiple Sequence Alignment, Primer design.

DESIGN OF POTENTIAL CELLULASE PRIMER USING MULTIPLE SEQUENCE ALIGNMENT METHOD

Kursor Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DESIGN OF POTENTIAL CELLULASE PRIMER USING MULTIPLE SEQUENCE ALIGNMENT METHOD aBahrul Ulum, bWisnu Ananta Kusuma, c Joni Prasetyo a,bDepartment of Computer Science, Bogor Agricultural University, Bogor, Indonesia aDepartment of Informatics Engineering, Al-Kamal Institute of Science and Technology, Jakarta cRenewable Energy Division, BPPT, Serpong, Indonesia E-mail: aabahrul@gmail.com Abstrak Selulase mempunyai peranan utama dalam pemanfaatan limbah biomassa yang mengandung lignin, hemicellulose, dan cellulose (lignocellulose). Limbah biomassa ini sangat banyak terdapat di lingkungan dan sampai saat ini masih belum dimanfaatkan secara maksimal, dikarenakan banyak mikroorganisme dari alam yang memproduksi enzim selulase dengan jumlah terbatas (aktifitasnya rendah). Dalam rangka meningkatkan produktivitas mikroorganisme untuk menghasilkan selulase, salah satu cara yang dapat diterapkan adalah merancang primer sekuens gen penyandi selulase yang dirangkum dari beberapa mikroorganisme penghasil selulase. Dalam penelitian ini, kami melakukan penyejajaran sekuen DNA penyandi selulase untuk mencari potensial primer untuk meningkatkan produktivitas enzim selulase dengan teknik Multiple Sequence Alignment (MSA). Metode yang digunakan adalah metode progresif (Progressive Alignment Algorithms). Hasil penelitian menunjukan bahwa pada tahap penyejajaran, didapatkan tiga daerah konservatif (conserved regions). Sedangkan pada tahap perancangan dengan beberapa parameter yang telah ditentukan didapatkan 46 pasang primer dari lima sekuen gen penyandi selulase yang didapat dari National Center for Biotechnology Information (NCBI). Kata kunci: Selulase, Multiple Sequence Alignment, Perancangan Primer. Abstract The role of cellulase is very important in degrading cellulose which is abundant in the environment, such as in biomass waste that is containing lignin, hemicellulose, and cellulose. Biomass waste is abundant in the environment and is still not fully utilized, because many of the natural microorganisms that produce cellulase enzymesproduce the enzyme in a limited amount (have low activity). In order to improve the productivity of microorganisms in producing cellulase, one of the ways that can be applied is to design primer sequences of genes encoding cellulase summarized from several cellulase-producing microorganisms. In this research,we perform alignment of DNA sequences coding of cellulase to look for potential primer in order to increase the productivity of cellulase enzymes by Multiple Sequence Alignment (MSA) method. The method used is progressive (Progressive Alignment Algorithms). The results showed that in the alignment phase, three conserved regions were obtained. However, in the planning phase by using some predetermined parameters 46 pairs of primer sequences were obtained from five genes encoding cellulase taken from NCBI. Keywords: Cellulase, Multiple Sequence Alignment, Primer design

ANALISIS PELAKSANAAN KARAKTER BUKU TEMATIK KURIKULUM 2013 PADA KELAS 1 SD ISLAM MOH HATTA MALANG

JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA Vol 3, No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan karakter dan kendala dalam pelaksanaan Karakter pada buku ajar Kurikulum 2013 pada kelas 1 SD Islam Moh Hatta Malang. Pada penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan mengkaji dan mengidentifikasi karakteritik khusus yang menggambarkan analisis pelaksanaan karakter pada buku tematik Kurikulum 2013 pada kelas 1 semester 2 SD Islam Moh Hatta Malang. Pelaksanaan karakter buku ajar kurikulum 2013 revisi 2016 kelas I semester 2 di SD Islam Moh Hatta secara umum dalam kegiatan pembelajaran sebenarnya siswa tidak hanya diajarkan karakter yang menjadi fokus yang akan diajarkan sesuai buku ajar seperti karakter religius. Ada juga karakter-karakter lain yang mungkin muncul namun tidak terlihat menonjol serti karakter untuk berprestasi dalam setiap pembelajaran, karakter gemar membaca pada saat guru meminta siswa membaca dan menggali informasi tertentu dari berbagai media. Kendala-kendala yang berkaitan dengan pelaksanaan karakter yang ada pada kurikulum 2013 ini sebenarnya merupakan bentuk adaptasi guru terhadap kurikukum yang baru, apalagi perubahan kurikulum yang cepat seiring dengan tuntutan guru untuk memiliki selalu kompeten dan profesional dalam kondisi apapun. Perlu adanya penelitan secara keseluruhan terkait karakter yang ada di buku guru dan buku siswa serta pelaksanaan karakter dalam setiap pembelajaran.Begitu juga perlu adanya supervisi dan monitoring terhadap pelaksanaan karakter dalam pembelajaran buku ajar kurikulum 2013.Kata Kunci: Kurikulum 2013, Karakter, Buku Ajar

Dinamika Ilmu Kalam Sunni

EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 6 No 2 (2016): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam YPBWI Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.79 KB)

Abstract

Sampai saat ini terjadi pro kontra tentang Ilmu Kalam. Sebagain mengatakan ilmu ini tidak perlu dipelajari, sedang lainnya mengatakan perlu. Tentu untuk mendudukkan persoalan tersebut butuh kajian yang mendalam tentang ilmu satu ini. Mulai dari sejarahnya sampai manfaatnya. Lebih jauh perdebatan sengit antara para ulama dan tokoh-tokoh teologi timbul akibat perbedaan dalam menyikapi sifat-sifat Allah. Selain itu juga masuknya nilai-niai filsafat non Islam terutama dari Yunani. Dalam perkembangannya mazhab Asy`ariyah menjadi mazhab yang paling banyak dipeluk umat Islam secara tradisional dan turun temurun di dunia Islam. Ciri khas darinya adalah penilaian terhadap ilmu ini didasarkan pada kajian ilmiah bukan karena suka atau tidak suka.

Mengkritisi Hadits Syi’ah

EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 6 No 1 (2016): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam YPBWI Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.436 KB)

Abstract

Kaum Muslimin meyakini Hadits sebagai sumber tasyri’ setelah al-Qur’an. Ia berfungsi sebagai penjelas dan penfasir al-Qur’an. Bahkan juga sebagai penetap hukum yang independen sebagaimana al-Qur’an sendiri. Karena itulah para ulama menjaganya dengan baik dengan cara menetapkan berbagai persyaratan yang ketat agar sebuah teks bisa dikategorikan sebagai hadits. Setelah meneliti dan membuktikan keabsahan matan (isinya) kemudian mengkaji sanadnya hingga dapat dipastikan bahwa teks tersebut benar-benar hadits. Syiah sebagai salah satu frqoh dalam Islam ternyata memiliki metodologi tersendiri dalam menentukan sebuah teks disebut hadits. Inilah yang kemudian memunculkan perbedaan antara metodologi jumhur ulama dengan Syiah. Oleh karena itu, tentu menjadi menarik untuk mengetahui lebih jauh tentang hadits menurut Syiah.

Karakteristik Fisikokimia, dan Organoleptik Yoghurt Susu Jagung (Zea mays) dan Kacang Koro Pedang Putih (Canavalia ensiformis) dengan Penambahan Susu Skim

REKAPANGAN Vol 10, No 2 (2016): REKAPANGAN
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenggunaan jagung saat ini masih perlu ditingkatkan dalam rangka peningkatangizi masyarakat. Salah satu usaha meningkatkan konsumsi protein jagung adalahdengan mengkombinasikan jagung dengan kacang koro pedang putih , sehinggadiharapkan dapat saling melengkapi dalam kontribusi kandungan asam amino yanglebih lengkap pada produk yang dihasilkan. Salah satu produk kombinasi jagung dankacang koro pedang putih adalah yoghurt. Tujuan penelitian ini adalah mempelajaripengaruh proporsi jagung dan kacang koro pedang putih dengan penambahan sususkim terhadap kualitas yoghurt yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakanRancangan Acak Lengkap Pola Faktorial (2 faktor) dan 3 kali ulangan. Faktor pertamaadalah proporsi jagung dan kacang koro pedang putih ( 70:30, 60:40, 50:50) Faktorkedua adalah Konsentrasi susu skim ( 5%, 7%, 9%). Perlakuan terbaik adalahkombinasi proporsi jagung dan kacang koro pedang putih 60:40 dengan konsentrasisusu skim 9% . Produk yoghurt tersebut mempunyai kadar protein 4.31%, pH 4.0,lemak 0.99%, Total BAL 10.966 (cfu/g), total asam 0. 61%, Viskositas 2.175 cps,dengan total ranking uji kesukaan aroma = 138.5, warna = 137.5 dan skor tekstur =115Kata kunci: Yoghurt, Jagung, Kacang Koro Pedang Putih, Susu SkimABSTRACTThe use of corn (Zea mays) is currently needs to be improved in order toimprove public nutrition. One effort to increase the protein consumption of corn is thecorn combine with white legume (Canavalia ensiformis), which is expected tocomplement the contribution of amino acid content in the resulting product. One of theproducts the combination of corn and white legume is yogurt. The purpose of this studywas to know the influence of the proportion of corn and white legume with the additionof skim milk on the quality of yoghurt produced. This research used Factorial CompleteRandomized Design Patterns (2 factors) and 3 repetitions. The first factor is theproportion of corn and white legume (70:30, 60:40, 50:50). The second factor is theconcentration of skim milk (5%, 7%, 9%). The best treatment is a combination of theproportion of corn and white legume 60:40 with a concentration of 9% skim milk. Theyoghurt products have protein content 4:31%, pH 4.0, fat 0.99%, Total BAL 10 966(cfu/g), total acid 0. 61%, viscosity of 2,175 cps, with a total ranking of test A = 138.5aroma, color = 137.5 and scores texture = 115Keywords: Yoghurt, Corn, White Legume, Skim Milk