Ita Ulfin
Jurusan Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

Optimasi Tegangan pada Proses Elektrokoagulasi Penurunan Kadar Kromium dari Filtrat Hasil Hidrolisis Limbah Padat Penyamakan Kulit Wahyulis, Nur Chanifa; Ulfin, Ita; Harmami, Harmami
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1914.596 KB)

Abstract

Optimasi tegangan pada proses elektrokoagulasi penurunan kadar kromium dari filtrat hasil hidrolisis limbah padat industri penyamakan kulit telah dilakukan. Proses elektrokoagulasi dilakukan menggunakan elektroda Fe dengan variasi potensial (2 volt, 4 volt, 6 volt, 8 volt, dan 10 volt), waktu elektrokoagulasi  30 menit. Dari data hasil penelitian, diperoleh kadar kromium dalam filtrat hasil hidrolisis limbah padat industri penyamakan kulit sebesar 84,90 mg/L. Tegangan optimum proses elektrokoagulasi terjadi pada potensial 8 volt dengan presentase penurunan kromium dalam filtrate hasil hidrolisis sebesar 98,82%.
Production of Biodiesel from Seed Oil of Nyamplung (Calophyllum inophyllum) by Al-MCM-41 and Its Performance in Diesel Engine Juwono, Hendro; Triyono, Triyono; Sutarno, Sutarno; Wahyuni, Endang Tri; Ulfin, Ita; Kurniawan, Fredy
Indonesian Journal of Chemistry Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.612 KB) | DOI: 10.22146/ijc.24180

Abstract

Production of biodiesel from crude nyamplung oil (Calophyllum inophyllum) have been done by transesterification using Al-MCM-41 catalyst. Al-MCM-41 catalyst was obtained from impregnation of MCM-41 by Al. Sodium aluminate was added to MCM-41 until pH 11.5. The mixture was heated until 110 °C for 5 days. The calcination was performed at 500 °C, and then cooled at room temperature. The Al-MCM-41 obtained was characterized using SAXRD. Morphology of the surface was analyzed using SEM. The metals content were measured using XPS. Performance of Al-MCM-41 to adsorp and desorp nitrogen was also monitored by GSA using BET model. Acidity of the Al-MCM-41 was analyzed by FTIR using absorption of pyridine. The catalytic activity was measured using gas chromatography-mass spectrometry (GC-MS). The chromatogram shows that conversion Nyamplung seed oil to biodiesel is 98.15%. The performance of biodiesel obtained was analyzed by use it to diesel engine. The biodiesel obtained was mixed with commercial diesel fuel in various volume ratios (i.e. 0, 10, 20, 30 and 100%) before used. Viscosity, flash point, boiling point, cloud point, and pour point of the mixtures were characterized. These measuring properties increase with the increase of biodiesel concentration. Optimum engine power was achieved by 10% biodiesel. The mixture of 10% biodiesel has similar characteristic to commercial diesel fuel at load until 1800 watt.
Sintesis Senyawaan Seng Secara Elektrolisis Ulum, Bahrul; Kurniawan, Fredy; Ulfin, Ita
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.471 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.29581

Abstract

Senyawaan Seng telah disintesis secara elektrolisis. Logam seng (Zn) digunakan sebagai anoda dan katoda. Pengaruh potensial pada pembentukan senyawaan Seng diamati. Produk senyawaan seng dikarakterisasi dengan spektrofotometer UV-Vis. Nilai Absorbansi tertinggi sebesar 0,613 diperoleh  pada λ = 224 nm dengan potensial 6 V dalam  natrium sitrat. Nilai absorbansi tertinggi mengindikasikan bahwa senyawaan seng terbentuk paling banyak pada kondisi tersebut
Pengendalian Korosi Menggunakan Inhibitor Kitosan Larut Air untuk Baja Lunak dalam Media HCl 1M Saleh, Clarissa Welny; Harmami, Harmami; Ulfin, Ita
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.065 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22414

Abstract

Kitosan larut air (water soluble chitosan, WSC) berhasil disintesis dari limbah cangkang udang dan dimanfaatkan sebagai inhibitor korosi. Limbah cangkang udang didemineralisasi dan dideproteinisasi untuk memperoleh kitin. WSC diperoleh dari proses deasetilasi kitin dan pemotongan rantai kitosan kasar dengan H2O2. WSC dikarakterisasi dengan FT-IR dan ditentukan derajat deasetilasinya dengan titrasi asam basa. Kinerja WSC dalam menghambat korosi baja lunak HCl 1M telah dipelajari dengan metode polarisasi potensiodinamik. Studi efisiensi inhibisi WSC dilakukan pada variasi konsentrasi 25-175ppm dalam media korosif pada kondisi stagnan dan dengan pengadukan. Hasil yang diperoleh menunjukkan efisiensi inhibisi WSC meningkat terhadap konsentrasi dan mencapai maksimum pada konsentrasi 100 ppm. Efisiensi maksimum WSC diperoleh sebesar 73,50%. Intepretasi hasil pengukuran dengan polarisasi potensiodinamik menunjukkan bahwa WSC merupakan inhibitor tipe campuran.  Adsorpsi WSC pada permukaan baja lunak dalam HCl 1M mengikuti model isotermal adsorpsi Freundlich.
Pengaruh pH dan Waktu Kontak Pada Adsorpsi Remazol Brilliant Blue R Menggunakan Adsorben Ampas Singkong Wahyuningsih, Asr Wajarwati Khair; Ulfin, Ita; Suprapto, Suprapto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.783 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.30070

Abstract

Adsorpsi Remazol Brilliant Blue R oleh adsorben ampas singkong telah dilakukan. Adsorpsi dilakukan dengan metode batch pada variasi pH 1-10 dan waktu kontak 5-90 menit. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa kondisi optimum adsorpsi terjadi pada pH 1 dan waktu kontak selama 45 menit dengan konsentrasi awal 200 mg/L. Sehingga diperoleh kapasitas adsorpsi optimum sebesar 16,878 mg/g dan persentase adsorpsi 87,413 %.