Articles

Found 31 Documents
Search

Pengaruh Lama Waktu Penyimpanan dan Penyinaran Cahaya Terhadap Komponen Penyususn Minyak Atsiri dari Tanaman Sereh (Cymbopogon winterianus) serta Uji Aktivitas Menggunakan Metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) Pratiwi, Rahmania Tulus Setya; Iftitah, Elvina Dhiaul; Ulfa, Siti Mariyah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.463 KB)

Abstract

This research concerned with the effect of storage time and light radiation toward the composition of essential oil from lemongrass. The activity of  lemongrass oil before and after storage was examined using BSLT. The storage condition were performed in clear vials and black vials and then placed in wooden box in three different conditions for 6 weeks. The first box was radiated with the lamp for 24 hours, the second box made from a transparent material at front and it back sides, and the third was a closed-black box. Analysis of the component of essential oil before storage using Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) and after storage using Gas Chromatography (GC). The results from GC-MS showed that the percentage of citronellal, which is the active compound of lemongrass oil,is 24.730% before storage and significantly increased to 29.195% after 2 weeks in clear vials (box 1). The activity test of this sample was conducted using BSLT. The LC50 values of lemongrass oil before storage is 9.19 ppm and changing to 19.76 ppm after storage. Keywords : Brine Shrimp Lethality Test, citronellal, essential oil, light radiation, storage
STUDI TEMPERATUR REAKSI KONDENSASI TERHADAP SINTESIS SENYAWA TURUNAN FURFURAL DENGAN ASETON Puspitasari, Rizka Dwitya; Ulfa, Siti Mariyah; Utomo, Edi Priyo
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.532 KB)

Abstract

Furfural dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan bioenergi dengan memperpanjang rantai karbonnya melalui reaksi kondensasi aldol Claisen Schmidt. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa turunan furfural yang diperoleh dari reaksi kondensasi antara furfural dengan aseton pada berbagai temperatur reaksi. Selain itu untuk mengetahui pengaruh temperatur reaksi terhadap rendemen produk yang dihasilkan. Reaksi kondensasi dilakukan pada variasi temperatur 0 oC, ruang (30 oC), dan refluks (60 oC) selama 4 jam menggunakan katalis NaOH. Furfural yang digunakan adalah furfural standar dan furfural hasil isolasi dari tongkol jagung. Reaksi kondensasi antara furfural standart dengan aseton pada temperatur 0 oC, 30 oC, 60 oC menghasilkan rendemen produk sebesar 50%, 54,6%, 99% (b/b). Reaksi dengan menggunakan furfural isolasi menghasilkan rendemen 3%, 75%, 99% (b/b) pada kondisi yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan temperatur reaksi menyebabkan peningkatan produk hasil reaksi kondensasi. Produk hasil kondensasi aldol yang teridentifikasi adalah 4-(2-furanil)-3-buten-2-on dari hasil karakterisasi menggunakan UV-Vis, FT-IR, dan NMR. Kata kunci: aseton, Claisen Schmidt, furfural, temperatur reaksi, turunan furfural
STUDI TEMPERATUR REAKSI KONDENSASI TERHADAP SINTESIS SENYAWA TURUNAN FURFURAL DENGAN 2-BUTANON Wardani, Eris Agustin; Ulfa, Siti Mariyah; Suratmo, Suratmo
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.575 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa turunan furfural dan rendemen yang diperoleh dari reaksi kondensasi antara furfural dengan 2-butanon pada berbagai temperatur reaksi. Reaksi kondensasi dilakukan pada suhu ruang (30 oC), suhu 0 oC, dan suhu refluks (98 oC) selama 4 jam. Reaksi kondensasi menggunakan furfural pada temperatur reaksi tersebut menghasilkan produk sebesar 5%; 15,42%; dan 17,01% (b/b). Semakin tinggi temperatur reaksi, maka prosentase terbentuknya produk hasil kondensasi semakin meningkat. Produk utama yang dapat diidentifikasi dari reaksi tersebut adalah 5-furanil-4-penten-3-on dan 5-furanil-3-metil-3-buten-2-on. Kata kunci: 2-butanon, furfural, reaksi kondensasi, senyawa turunan furfural, temperatur reaksi.
STUDI WAKTU REAKSI KONDENSASI TERHADAP SINTESIS SENYAWA TURUNAN FURFURAL DENGAN 2-BUTANON Fadlilah, Lilik Nur; Ulfa, Siti Mariyah; Masruri, Masruri
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.102 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk sintesis senyawa turunan furfural melalui reaksi kondensasi aldol (Claisen-Schmidt) dari bahan dasar furfural dengan 2-butanon. Reaksi kondensasi dilakukan pada suhu ruang dengan variasi waktu reaksi 4, 8, dan 16 jam dengan katalis basa NaOH 10%. Furfural yang dipakai adalah furfural standar dan furfural hasil isolasi dari tongkol jagung dengan kemurnian 96%. Reaksi kondensasi menggunakan furfural standar selama 4, 8, dan 16 jam menghasilkan produk sebesar 15,42%, 37,92%, dan 55% (b/b). Reaksi yang sama menggunakan furfural hasil isolasi menghasilkan produk sebesar 64%, 85%, 97% (b/b). Hal ini menunjukkan bahwa waktu reaksi berpengaruh terhadap persentase produk yang dihasilkan. Bertambahnya waktu reaksi dari 4 jam ke 16 jam meningkatkan rendemen produk sampai 97%. Senyawa turunan furfural yang dapat diidentifikasi dari analisis menggunkan UV-Vis, IR, dan 1H-NMR adalah 5-furanil-4-penten-2-on dan 5-furanil-3-metil-3-buten-2-on.   Kata kunci: 2-butanon, Claisen-Schmidt, furfural, furanilketon, waktu reaksi.
MODIFIKASI PATI UMBI KETELA POHON (Manihot esculenta) DENGAN CARA ESTERIFIKASI MENGGUNAKAN ASAM ASETAT DENGAN BANTUAN ULTRASONIKASI Amini, Helda Wika; Masruri, Masruri; Ulfa, Siti Mariyah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.184 KB)

Abstract

Pati ketela pohon (Manihot esculenta) merupakan polisakarida yang tersusun atas amilosa dan amilopektin. Paper ini melaporkan hasil isolasi pati dari ketela pohon lokal asal Malang, sekaligus modifikasinya dengan cara esterifikasi menggunakan asam asetat yang dibantu dengan ultrasonikasi. Analisis produk dilakukan dengan metode spektrofotometri infra merah. Hasil isolasi pati berkisar antara 10,9-25,3% dengan kadar air antara 5,60-12,8%. Sedangkan pati yang termodifikasi adalah ester pati asetat. Produk ester pati asetat yang diperoleh memiliki nilai DS (derajad substitusi) sebesar 0,549.   Kata kunci: ketela pohon, pati, reaksi esterifikasi, nilai DS
STUDI MOLEKUL ODORANT DARI TURUNAN ESTER ASETAT BERDASARKAN KAJIAN IN SILICO DAN IN VITRO Hapsari, Febriyana Rizky; Utomo, Edi Priyo; Ulfa, Siti Mariyah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.347 KB)

Abstract

Hubungan Struktur dan Bau (HSB) suatu molekul telah dipelajari berdasarkan interaksinya dengan reseptor olfaktori tikus (Rattus norvegicus). Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan pemodelan (in silico) dan sintesis kandidat molekul beraroma dari molekul patchouli asetat (in vitro). Reseptor yang digunakan adalah protein olfaktori tikus yang diunduh dari Protein Data Bank dengan kode akses 3FIQ. Struktur molekul tiga dimensi odorant dari kelompok senyawa ester asetat rantai lurus, siklis, dan bisiklis diunduh dari National Center for Biotechnology  Information. Struktur molekul ligan dioptimasi dengan perangkat lunak Hyperchem  hingga diperoleh struktur molekul stabil. Setiap ligan didocking pada reseptor olfaktori untuk membentuk kompleks reseptor – ligan menggunakan AutoDock Tools – 1.5.4. Percobaan in vitro dilakukan dengan mensintesis patchouli asetat dari patchouli alkohol, asam asetat anhidrat, dan asam sulfat pekat sebagai katalis. Hasil sintesis dianalisis menggunakan GCMS dan uji organoleptik. Hasil kajian in silico menunjukkan bahwa konstanta dissosiasi (Kd) dari ester asetat semakin kecil dengan bertambahnya jumlah atom karbon, namun aroma yang dihasilkan semakin enak dengan note fruity, sweet dan waxy. Akan tetapi untuk ester asetat rantai siklis dan bisiklis menunjukkan aroma dengan kecenderungan note waxy dan woody. Kandidat molekul beraroma patchouli asetat menunjukkan aroma soft woody dan sineol (eucalyptus), sedangkan patchouli alkohol memiliki aroma hard woody. Semua ester asetat membentuk ikatan van der Walls dengan residu Leu116, interaksi elektrostatik semakin melemah tetapi interaksi hidrofobik semakin meningkat. Kata kunci : Ester asetat, Hubungan Struktur dan Bau, in silico, in vitro
STUDI PEMBUATAN MIKROKAPSUL SITRONELAL DENGAN PENYALUT KITOSAN Listianingsih, Lia; Iftitah, Elvina Dhiaul; Ulfa, Siti Mariyah
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.23 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan membuat mikrokapsul sitronelal kemudian dianalisis dengan menggunakan UV-Vis dan SEM. Analisis UV-Vis dilakukan untuk mengetahui kadar sitronelal dalam mikrokaspul dan analisis SEM dilakukan untuk mengetahui perbedaan profil image permukaan mikrokapsul. Panjang gelombang maksimal sitronelal yang diperoleh dari analisis UV-Vis sebesar 293,00 cm-1. Pembuatan mikrokapsul sitronelal dengan konsentrasi kitosan 0,5% menghasilkan kadar sitronelal dalam mikrokapsul sebesar 23,59ppm. Kata kunci : Konsentrasi kitosan , Mikrokapsul sitronelal, SEM , UV-Vis
STUDI REAKSI HIDROGENASI SENYAWA FURFURAL DENGAN KATALIS Cu/γ-Al2O3 Mustangin, Mustangin; Ulfa, Siti Mariyah; Iftitah, Elvina Dhiaul
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.829 KB)

Abstract

ABSTRAK Telah dilakukan reaksi hidrogenasi terhadap furfural dengan menggunakan katalis Cu/γ-Al­2O3 pada atmosfer gas H2. Penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu preparasi katalis Cu/γ-Al2O3, karakterisasi katalis, dan reaksi hidrogenasi furfural dengan katalis Cu/γ-Al2O3. Katalis dikarakterisasi dengan X-ray Diffraction (XRD), Scanning Electron Microscopy-Energy Dispersive X-Ray (SEM-EDX), dan Atomic Absorption Spectrometry (AAS), sedangkan produk hasil reaksi hidrogenasi diidentifikasi dengan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR). Berdasarkan analisis menggunakan XRD dan SEM dapat diketahui bahwa Cu telah terimpregnasi pada γ-Al2O3. Analisis AAS menunjukkan persentase Cu yang terimpregnasi sebesar 4,56%. Uji aktivitas katalis dilakukan pada suhu reaksi 150 dan 180 oC pada waktu 1; 2; 2,5 dan 3 jam. Konversi furfural terbaik didapatkan pada waktu 2 jam dan suhu 150 oC sebesar 23,37%. Produk reaksi hidrogenasi yang mengandung gugus hidroksil (-OH) paling banyak didapatkan pada waktu 2,5 jam dan suhu 180 oC sebesar 23,32 ppm.   Kata Kunci: furfural, katalis Cu/γ-Al2O3, konversi, reaksi hidrogenasi
REAKSI KONDENSASI ALDOL ANTARA FURFURAL DAN ASETON MENGGUNAKAN KATALIS MgO/γ-Al2O3 DENGAN METODE MICROWAVE ASSISTED ORGANIC SYNTHESIS (MAOS) Ulfa, Siti Mariyah; Rahman, Mohammad Farid
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.487 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas dan selektivitas katalis MgO/γ-Al2O3 terhadap reaksi kondensasi aldol antara furfural dan aseton dengan metode MAOS. Karakterisasi katalis dilakukan dengan metode difraksi sinar-X (DSX) dan mikroskop elektron pindai-dispersi energi sinar-X (SEM-EDS). Uji aktivitas katalis dilakukan dengan variasi waktu reaksi 30, 40, 120, 240 menit menggunakan perbandingan mol furfural dan aseton 1:1. Hasil analisis dengan spektrofotometer UV-Vis menunjukkan bahwa katalis MgO/γ-Al2O3 mempunyai aktivitas rendah terhadap reaksi kondensasi. Produk kondensasi memiliki panjang gelombang maksimum (λmaks) yang sama dengan furfural.
Studi Waktu Reaksi Kondensasi terhadap Sintesis Senyawa Turunan Furfural dengan Aseton Esya, Firdausy Amalina; Ulfa, Siti Mariyah; Rahman, Mohammad Farid
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.199 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan sintesis senyawa turunan furfural yang diperoleh dari reaksi kondensasi aldol dengan aseton. Reaksi kondensasi ini berlangsung pada waktu reaksi 4, 8, dan 16 jam menggunakan katalis NaOH 10% pada temperatur ruang. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan mengisolasi furfural dari tongkol jagung, kemudian dilakukan uji kualitatif dan uji spektrometri. Dari hasil analisis kromatografi gas didapatkan furfural hasil hidrolisis memiliki kemurnian sebesar 96%. Selanjutnya, reaksi kondensasi pada berbagai waktu reaksi menunjukkan furfural telah terkonversi menjadi produk kondensasi sebesar 54,58% (b/b) untuk waktu reaksi 4 jam, 57,91% (b/b) untuk waktu reaksi 8 jam, dan 85% (b/b) untuk waktu reaksi 16 jam. Hal ini menunjukkan bahwa dengan bertambahnya waktu reaksi akan meningkatkan produk kondensasi yang terbentuk. Tahap selanjutnya adalah analisis produk kondensasi dengan spektrofotometer UV-Vis, FT-IR, dan 1H-NMR. Produk hasil kondensasi aldol yang teridentifikasi adalah 4-(2-furanil)-3-buten-2-on.