Fuad Ughi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Termometer Suara bagi Tuna Netra Berbasis Mikrokontroler dengan Sensor Resistif

JURNAL ITENAS REKAYASA Vol 14, No 2 (2010)
Publisher : JURNAL ITENAS REKAYASA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTermometer tubuh yang banyak dijual sekarang masih membutuhkan indera penglihatan untuk melihat hasil pengukurannya. Termometer ini sulit digunakan oleh penderita tuna netra secara mandiri. Kehadiran termometer suara sangat membantu penderita tuna netra dan juga pasangan tuna netra yang memiliki bayi untuk mengukur suhu tubuh sebagai salah satu indikator kondisi kesehatan. Termometer suara telah banyak direalisasikan dengan sensor suhu jenis rangkaian terintegrasi LM35. Akan tetapi permasalahan akan timbul ketika sensor ini harus dikemas terlebih dahulu sebelum dipergunakan,yaitu faktor sensitivitas dan keakuratan pengukuran serta kenyamanan pemakaian bagi pengguna baik dari segi waktu pengukuran dan keamanan. Pada penelitian ini, dikembangkan termometer suara portable menggunakan sensor suhu resistif dari termometer digital. Sensor ini dihubungkan dengan rangkaian Jembatan Wheatstone dan penguat instrumentasi untuk menghasilkan sinyal digital. Pengolahan data termometer yang meliputi pembacaan tegangan, konversi tegangan, perhitungan suhu dan pengaturan aktifasi rangkaian output suara dilakukan oleh mikrokontroler yang memiliki ADC internal. Rentang suhu termometer ini adalah 320C hingga 430C dengan catu daya berupa baterai. Dari hasil pengujian diperoleh bahwa termometer suara dapat menghasilkan suhu terukur dalam kurun waktu 2 menit dengan stabil selama tegangan baterai minimal 7,8Volt, dengan resolusi pengukuran 0,10C dan akurasi 0,40C. Secara kualitatif, suara hasil pengukuran terdengar jelas, tidak terpotong, dan tidak bertumpuk. ABSTRACTMost of body-thermometers which are sold today still require the vision sense to see the results. These thermometers are difficult to be used by blind-people independently. The voice thermometer is very helpful for blind-people and blind-couples that have a baby to measure body temperature as one health condition indicator. The voice thermometer has been implemented with temperature sensor LM35. However, problems may arise when the sensor must be packaged, which are the sensitivity, the accuracy and the users convenience both in terms of time measurement and safety. In this study, a portable voice thermometer has been developed using a resistive temperature sensor from an existing digital thermometer. This sensor is connected to the Wheatstone-bridge circuit and instrumentation amplifier to produce a digital signal. Signal processing including voltage examination, voltage conversion, temperature calculation and voice output circuit activation is performed by microcontroller with internal ADC. This thermometer supplied by battery has temperature range from 320C until 430C. When the minimum supply of 7.8volts, the thermometer can produce the stable temperature within 2 minutes with 0.10C and 0.40C of a resolution and an accuracy, respectively. Qualitatively, the voice from thermometer can be heard clearly, not be truncated, and not be overlap.

Simulator Tekanan Darah: Minimalisasi Pengaruh Laju Inflasi dan Deflasi Terhadap Simulasi Osilasi

ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 7, No 1 (2019): ELKOMIKA
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1417.127 KB)

Abstract

ABSTRAKSimulator tekanan darah biasa digunakan sebagai nilai referensi dalam mengevaluasi tensimeter otomatis (NIBP monitor). Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa simulator tekanan darah dapat dibuat dengan menggunakan micro air pump berbasis motor dc sebagai aktuator. Namun, hasil simulasi yang dihasilkan berbeda untuk setiap merek tensimeter. Hasil analisa menunjukkan bahwa laju inflasi dan deflasi yang berbeda mempengaruhi karakteristik simulasi. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan firmware simulator baru berdasarkan nilai pulse width modulation (PWM) dan gradien inflasi-deflasi untuk meminimalkan pengaruh tersebut, sehingga simulator dapat memberikan hasil yang sama untuk berbagai jenis dan merek NIBP monitor. Validasi dengan simulator referensi dan evaluasi dalam kondisi statis dan dinamis menunjukkan simulator yang dikembangkan cukup andal untuk melakukan pemeriksaan awal, termasuk evaluasi pengulangan hasil tensimeter otomatis.Kata kunci: NIBP monitor, PWM, NIBP simulator, gelombang osilasi, lajuinflasi, laju deflasi  ABSTRACTBlood pressure simulators are commonly used as reference values in evaluating NIBP (noninvasive blood pressure) monitors. Prior research shows that an NIBP simulator can be made using dc motor based micro air pump as the actuator. However, the simulator yield different results for different brands of NIBP monitor. The analysis result showed that inflation/deflation rates do affect the simulation’s characteristic. This research aims to develop a new simulator firmware based on pulse width modulation (PWM) values and rising-falling slope to minimize the corresponding effect so that the developed simulator could generate the same result for various types and brands of NIBP monitor. Validation using a reference simulator and evaluation in static and dynamic conditions showed that the developed simulator is reliable enough to do a quick pre-checks, including assessing the repeatability of NIBP monitors.Keywords: NIBP Monitor, PWM, NIBP Simulator, Oscillometric Waveform, Inflation Rate, Deflation Rate