Articles

ANALISIS TEORITIS KORELASI KAPASITAS ANGKAT TERHADAP BERBAGAI KOMBINASI SUDUT DAN PANJANG LENGAN ANGKAT PERALATAN PENGANGKAT REACHSTACKER Tugiman, Tugiman
Jurnal Dinamis No 6 (2010)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPada proses pemindahan petikemas yang dilakukan oleh peralatan pengangkat reachstackerdapat dilakukan analisis keseimbangan. Dari analisis ini akan diperoleh optimasi pengaruhantara panjang lengan pengangkat (boom), sudut lengan pengangkat dengan beban dariperalatan pengangkat reachstacker. Dari analisis tersebut akan didapat grafik dari karakteristikpengangkatan peralatan reachstacker. Perhitungan keseimbangan peralatan pengangkatreachstacker dilakukan dalam dua dimensi. Perhitungan dilakukan dengan metode superposisi.Selanjutnya akan didapat formulasi kesimbangan untuk tumpuan roda depan dan belakang.Dengan menggunakan formulasi keseimbangan dapat dicari perhitungan secara menyeluruhpada berbagai sudut dan panjang lengan pengangkat. Cara kedua yang dilakukan yaitumenggunakan metode persamaan diferensial untuk mencari titik maksimum yang terjadi padaperalatan pengangkat reachstacker. Hasil Analisis teoritis dinyatakan dalam bentuk grafikkarakteristik pengangkatan. Grafik ini menyatakan bahwa semakin panjang jangkauan makasemakin kecil beban yang dapat diangkat. Dan letak kondisi yang paling kritis terletak padalengan penyangga hidrolik.Kata Kunci : Reachstacker, Karakteristik Pengangkatan,
STUDI EKSPERIMENTAL SINYAL GETARAN UNTUK DETEKSI FENOMENA KAVITASI MENGGUNAKAN TURUNAN PERCEPATAN (JERK) PADA POMPA SENTRIFUGAL Riupassa, Helen; Isranuri, Ikhwansyah; Bahriun, T. Ahri; Tugiman, Tugiman
Jurnal Dinamis No 9 (2011)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKavitasi merupakan fenomena perubahan phase uap dari zat cair pada fluida yang mengalir.Perubahan tersebut dapat diakibatkan oleh turunnya tekanan maupun naiknya temperatur.Indikasi kavitasi pada pompa adalah terjadinya suara bising, getaran tinggi dan timbulnyagelembung-gelembung uap. Dampak kavitasi adalah turunnya unjuk kerja (performance) dankerusakan komponen pompa.Pada penelitian ini divariasikan kapasitas untuk mengamati pola aliran, dan untuk mengetahuiterjadinya kavitasi parameter yang digunakan dengan mengukur perilaku getaran pompaberupa akselerasi dan turunan akselerasi (jerk) dalam rumah pompa. Pengukuran dilakukandengan menggunakan jerk sensor yang dirakit dengan menggunakan module accelerometer.Module accelerometer berfungsi untuk mengubah sinyal akselerasi menjadi tegangan listrikyang kemudian didefrensialkan menjadi difrensiator. Module ini mendeteksi gerakan dalam tigaarah yakni aksial, vertikal dan horizontal secara bersamaan dan disediakan satu keluaran.Untuk menampilkan hasil pengukuran digunakan Digital Storage Ocsilloscope (DSO Quad).Penelitian menunjukkan sinyal getaran pada pompa semakin besar pada kapasitas rendahditandai dengan semakin besarnya amplitudodan terjadi pada kondisi turbulensi. Hasilpenelitian menunjukan bahwa pada bukaan katub 40% indikasi terjadinya kavitasi dengankarakteristik getaran akselerasi sebesar 1,6976 m/s2; 0,7531 m/s2 dan 2,418 m/s2. Sedangkanhasil jerk menunjukan angka tertinggi sebesar 5891,72 m/s3; 1545,8 m/s3 dan 8137,2 m/s3.Kata kunci: pompa sentrifugal, kavitasi, module accelerometer, difrensiator, jerk sensor.
SIMULASI PROSES DEEP DRAWING CUP (BASKOM) PELAT JENIS STAINLESS STEEL 304 DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE ABAQUS 6.9-3 Winarso, Sudi; Tugiman, Tugiman
e-Dinamis Vol 5, No 1 (2013): e-dinamis
Publisher : e-Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.925 KB)

Abstract

AbstractIn the manufacturing process can not be separated from a loss defects such as wrinkles(wringkling), depletion (ironing), and break (fracture). Among the factors that influence theoccurrence of the defect is material factor is the mechanical properties (plasticity). Thissimulation aims to determine the nature of the material plasticity. The simulation is performedusing the software Abaqus 6.9-3. Type of material used is Stainless Steel 304 with a thicknessof 1mm, and then determining the dimensions manufacture punch, die, and blank holder inorder to obtain the best possible outcome, and be able to understand whether the resultsobtained in accordance with the simulated value tensile test results are then converted be thevalue of the actual stress and strain (true stress-strain) as an input to the simulation data. Themaximum voltage that occurs in the material Stainless Steel 304 is equal to 6.637 E +08 Pa,style suppression that occurs in the material is equal to 409.56 kN, Ultimate Tensile Strength of550.25 MPa, 282.12 MPa for Effective Stress, Maximum Shear stress at 141.06 MPa,Hydrostatic stress at 94.04 MPa, Deviatoric or Reduced Component of Stress and Tension at188.08 MPa at 284.79 kN.Keywords: Cup, Deep Drawing, ABAQUS, Stainless Steel
SIMULASI PROSES DEEP DRAWING CUP (BASKOM) PELAT JENIS STAINLESS STEEL 304 DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE ABAQUS 6.9-3 Winarso, Sudi; Tugiman, Tugiman
e-Dinamis Vol 5, No 1 (2013): e-dinamis
Publisher : e-Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.925 KB)

Abstract

AbstractIn the manufacturing process can not be separated from a loss defects such as wrinkles(wringkling), depletion (ironing), and break (fracture). Among the factors that influence theoccurrence of the defect is material factor is the mechanical properties (plasticity). Thissimulation aims to determine the nature of the material plasticity. The simulation is performedusing the software Abaqus 6.9-3. Type of material used is Stainless Steel 304 with a thicknessof 1mm, and then determining the dimensions manufacture punch, die, and blank holder inorder to obtain the best possible outcome, and be able to understand whether the resultsobtained in accordance with the simulated value tensile test results are then converted be thevalue of the actual stress and strain (true stress-strain) as an input to the simulation data. Themaximum voltage that occurs in the material Stainless Steel 304 is equal to 6.637 E +08 Pa,style suppression that occurs in the material is equal to 409.56 kN, Ultimate Tensile Strength of550.25 MPa, 282.12 MPa for Effective Stress, Maximum Shear stress at 141.06 MPa,Hydrostatic stress at 94.04 MPa, Deviatoric or Reduced Component of Stress and Tension at188.08 MPa at 284.79 kN.Keywords: Cup, Deep Drawing, ABAQUS, Stainless Steel
Studi Pengaruh Temperatur Tuang Terhadap Sifat Mekanis Pada Pengecoran Paduan Al-4,3%Zn Alloy Tugiman, Tugiman; suprianto, suprianto; S. Sihombing, Khairul
Jurnal Dinamis Vol 1, No 13 (2013): Dinamis
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.982 KB)

Abstract

AbstrakAluminium merupakan salah satu logam non ferrous yang paling banyak digunakan dalambidang teknik. Kebanyakan pemakaian tidak dlam kondisi murni tetapi sering dipadukan denganelemen-elemen lainya membentuk suatu alloy. Penambahan elemen-elemen seperti Mg,Cu,Mndan Zn bertujuan untuk meningkatkan sifat aluminium tersebut. Peningkatan sifat mekanisaluminium tidak hanya dengan penambahan elemen tetapi dapat juga dengan caramemperbaiki variabel pengecoran seperti temperatur tuang. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui temperatur tuang optimum pada pengecoran Al-Zn Alloy terhadap sifat mekanisaluminium tersebut. Pengecoran menggunakan crusibel dari grafit dan dilakukan denganmemvariasikan temperatur tuang berturut-turut 700,725,750 dan 775oC selanjutnya dituang kedalam cetakan permanen berbentuk pelat. Sampel pengecoran ini kemudian di uji kekerasan,tarik, impak dan mikrostruktur hasilnyan memperlihatkan kenaikan temperatur tuangmeningkatkan kekerasan hingga 52,16BHN pada temperature 750oC untuk selanjutnya turunpada temperatur 775oC. Kekuatan impak menurun seiriing dengan kenaikan temperatur tuangdengan banyaknya energy yang diserap 122,5 MPa turun menjadi 117,5MPa pada temperatur775oC. Pengujian tarik untuk mengetahui kekuatan aluminium hasil coran telah dilakukan danhasilnya memperlihatkan kekuatan tarik paduan ini berkisar antara 135.4-129MPa dengankekuatan tarik maksimum pada temperatur 700oC dan minimum pada 775oC.Kata Kunci : Al-Zn, Temperatur Tuang, Sifat Mekanis
Pengaruh Temperatur Tuang Terhadap Sifat Mekanis dan mikrostruktur Coran A356 Menggunakan Metode Stir Casting Suprianto, Suprianto; Tugiman, Tugiman
Jurnal Dinamis Vol 2, No 14 (2014)
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.087 KB)

Abstract

AbstrakAluminium merupakan salah satu bahan non ferrous yang paling banyak dipergunakan dalambidang teknik. Penggunaan aluminium yang begitu luas dalam bidang teknik dikarenakanmemiliki massa jenis yang ringan dan ketahanan korosi yang baik tetapi aluminium memilikisifat mekanis yang masih perlu ditingkatkan khususnya aluminium yang diproduksimenggunakan metode pengecoran. Pada proses pengecoran sangat banyak variabel yangakan mempengaruhi kekuatan aluminium yang salah satunya adalah temperatur tuang.Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh temperatur tuang terhadap sifat mekanis A356yang meliputi kekerasan, impak serta mikrostruktur menggunakan metode pengecoran tipe stircasting. Penelitian dilakukan dengan memvariasikan temperatur tuang 685,710,735,760 dan785oC menggunakan cetakan permanen. Hasil coran selanjutnya dilakukan pengujianmenggunakan alat uji kekerasan type Brinell dan impak jenis Charpy. Hasil pengujianmemperlihatkan kekerasan meningkat seiring dengan kenaikan temperatur kekerasanmaksimum terjadi pada temperatur 760oC sebesar 59,78BHN. Kekuatan impak juga meningkatseiring dengan kenaikan temperatur tuang dengan energi impak 25,57 joule pada temperatur760oC. hasil photo mikro terlihat pada temperatur 760oC distribusi silikon di dalam matrikaluminium lebih merata bila dibandingkan dengan temperatur yang lainnya.Kata kunci : Sifat Mekanis, A356, Temperatur Tuang, Stir Casting.
PERANAN SYEKH MUSTAFA AL-KHALIDIYAH BIN MAHRUM MOHAMMAD BAQIR DALAM MENYEBARKAN AGAMA ISLAM DI KECAMATAN PELALAWAN (1862-1880) Hanifah, Aisyah Nur; Isjoni, Isjoni; Tugiman, Tugiman
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan VOL 6 : EDISI 1 JANUARI-JUNI 2019
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Islamic History of Riau is a form of past reality towards the whole fact that has been inherited by the publishers of Islam. The process of entering Islam into Riau, brought by traders from Arabia, Persia, and Hedramaut who have the purpose to trade while broadcasting the teachings of Islam. Based on the results of research from Azra said, there had been a relationship between the population of Riau and the Arabs which was estimated to have occurred in the third century BC. In addition, the role of ulama has a major influence in spreading Islam. Religious broadcasters are figures who have contributed to bringing Islamic reform in Indonesia through the path of preaching delivered in a peaceful and friendly manner. Islam entered Pelalawan Subdistrict, originating from the Lima area of Kampar City. The route includes: Bangkinang-Kuok-Salo-Rumbio and Air Tiris which is located on the banks of the Kampar Kanan river until finally it comes to Pelalawan District, precisely in Sengkulim Village. Sheikh Mustafa Al-Khalidiyah bin Mahrum Mohammad Baqir was a scholar who contributed to spread Islam thoroughly to the people of Pelalawan in 1862 AD The role given by Sheikh Mustafa Al - Khalidiyah bin Mahrum Mohammad Baqir in spreading Islam among them, succeeded in building Surau and The mosque, making drum, making a book on the journey of da'wah and genealogy, and the last party succeeded in Islamizing the Pelalawan community with the teachings of the Naqsabandiyah Tariqat which grew up in Pelalawan to this day.Key Words : The Role Of Syeikh Mustafa Al – Khalidiyah Bin Mahrum Mohammad Baqir, Spreading Islam Region In Pelalawan Regency
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR BERBASIS TEKNOLOGI MULTIMEDIA MELALUI IN HOUSE TRAINING DI SD NEGERI 2 KARANGSARI UPTD PENDIDIKAN KECAMATAN BRATI SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Tugiman, Tugiman
JURNAL MITRA SWARA GANESHA Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MITRA SWARA GANESHA
Publisher : JURNAL MITRA SWARA GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.367 KB)

Abstract

ABSTRAK Suatu proses pembelajaran yang berlangsung secara baik jika dilaksanakan oleh guru yang memiliki kualitas kompetensi akademik dan profesional yang tinggi atau memadai. Oleh karena itu, peningkatan mutu pendidikan diupayakan dengan mengutamakan peningkatan mutu guru. Selengkap dan secanggih apa pun prasarana dan sarana pendidikan, tanpa didukung oleh mutu guru yang baik, prasarana dan sarana tersebut tidak memiliki arti yang signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan. Hal ini dapat terlihat dari nilai rata-rata kompetensi guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar Berbasis Teknologi Multimedia nilai rata-ratanya hanya 58,75 masuk kualifikasi Cukup. Tidak ada guru yang masuk kualifikasi Sangat Baik, hanya 1 guru (12,50%) yang masuk kualifikasi Baik, sebanyak 6 guru (75,00%) masuk kualifikasi Cukup dan masih ada 1 guru (12,50%) yang berkualifikasi Kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk Meningkatkan Kompetensi Guru dalam kegiatan belajar mengajar Berbasis Teknologi Multimedia melalui In House Training. Penelitian ini dilakukan pada Semester 2 Tahun Pelajaran 2016/2017 di SD Negeri 2 Karangsari Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini dapat berupa soal tes dan non tes. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan kompetensi  guru dalam kegiatan belajar mengajar Berbasis Teknologi Multimedia melalui In House Training dari pra siklus nilai rata-rata kompetensi guru hanya 58,75 masuk kualifikasi cukup, meningkat pada siklus I menjadi nilai rata-rata kompetensi guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar Berbasis Teknologi Multimedia menjadi 77,87 dengan kualifikasi baik, dan akhirnya meningkat lagi ke kondisi akhir menjadi 85,50 dan masuk kualifikasi sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan In House Training dapat kompetensi  guru dalam kegiatan belajar mengajar Berbasis Teknologi Multimedia pada SD Negeri  2 Karangsari, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan Semester 2 Tahun Pelajaran 2016/2017 .   Kata Kunci : In House Training, Kompetensi  Guru, Multimedia. 
PERANAN SYEKH WALID THAIB SALEH INDRAGIRI DALAM MENYEBARKAN AGAMA ISLAM DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Meriani, Meriani; Isjoni, Isjoni; Tugiman, Tugiman
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 5, No 1 (2018): JOM. FKIP. VOL 5 Edisi 1 Januari-Juni 2018
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The word "Islam" is derived from the word aslama means surrender, not only does Islam mean peace, salvation, submission to Allah but also means do the virtues of those who recognize the religion of Islam is called muslim. The birth of the Islamic religion brought by the Prophet SAW in the 7th century AD, creates an extraordinary driving force that has ever been experienced by mankind. One of them is Syekh Walid Thaib Saleh Indargiri who spread the Islamic religion in Indragiri especially in Gaung Anak Serka precisely in the village of Teluk Sungka. The purpose of this research is (1) To know the history of Syekh Walid Thaib Saleh Indragiri (2) To know the role of Syekh Walid Thaib Saleh Indragiri in spreading Islam in Indragiri Hilir district (3) To know what barriers felt by Sheikh Walid Thaib Saleh Indragiri Hilir developing Islam in Indragiri Hilir Regency. In this study using qualitative research methods. Qualitative is a method that does not use numbers in data collection and in providing interpretation of the results. The result of this study is Sheikh Walid Thaib Saleh Indragiri is a scholar, in mengehbarkan Islam religion in the village of Teluk Sungka in 1940 M. the role of Sheikh Walid Thaib Saleh Indragiri teachings for the people of Teluk Sungka village can be seen from the efforts made in the field of education and dawah, has brought great changes to the Indragiri community, especially in the village of Teluk Sungka.Keywords: Position, Spread of Islam
SEJARAH BERDIRINYA MASJID RAYA AN-NUR PROVINSI RIAU Febrisono, Rian; Melay, Ridwan; Tugiman, Tugiman
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 5: Edisi 1 Januari-Juni 2018
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Mosque Raya An-Nur Riau Province is the largest and grandest mosque located in the center of Pekanbaru City, the shape of this building looks like architectural style of Arab Countries, Turkey, India and Malay. The influence of Malay culture appears on wooden pulp wood carving motifs located in mihrab The influence of Arab culture can be seen on the decorative elements of calligraphy written in the building Mosque Raya An-Nur Riau Province. Most people call this mosque building resembling the Taj Mahal in India. The construction of Mosque Raya An-Nur is the era of Riau Province Government led by Governor II Kaharudin Nasution in 1963, then completed the development is during the Riau Province governance led by Riau Governor III Arifin Ahmad, marked by the inauguration by Governor Arifin Ahmad On October 19 1968 with the signing of Inscription. After Shaleh Djasit was inaugurated as Governor of Riau in 1998. The management appealed to the Governor to renovate Masjid Raya An-Nur In line with the renovation activities, the various parts of existing facilities such as study rooms, towers built in 1990 overhauled and removed for erected buildings supporters on both sides of the Grand Mosque building of An-Nur Mosque with various facilities such as kindergarten, elementary school, and Bilal House and will be built more versatile multipurpose building. renovation activities of main building and supporting facilities began to be implemented since 2002 in Riau Province led by Riau Governor H. Saleh Djasit. Renovation activities completed in 2006 in Riau Province led by Riau Governor H. M. Rusli Zainal. Grand Mosque Building An-Nur Riau Province and its supporting facilities inaugurated by the President of the Republic of Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono On August 11, 2007 with the golden anniversary of Riau Province to-20 in 2015 the name of the Grand Mosque changed into Mosque Raya An-Nur Riau Province.Key Words: History, Mosque, Riau