Yosefine Triwidyastuti
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Teknik Komputer (STIKOM)

Published : 25 Documents
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALISIS PERBANDINGAN PROTOCOL ROUTING AD HOC UNTUK JARINGAN BERSKALA BESAR Dy, Jap Fen; Jusak, Jusak; Triwidyastuti, Yosefine
Journal of Control and Network Systems Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Journal of Control and Network Systems

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wireless network tecnology has long been discovered. Currently, it is evident that there are significant growth in the number of tools that utilize this technology. One of the impacts of wireless networks is the Ad hoc technology,  which is commonly called the Ad hoc network. Ad hoc is a wireless network that contains a group of nodes that communicate each other. The Ad hoc  networks do not require any infrastructure. The Ad hoc technology has been used in various ways, such as military operations, or personal communication i.e. phone, PDA or laptop. This research will simulate the  Ad hoc protocol routing in large scale network. Performance analysis is done by comparing routing protocol AODV (Ad hoc On-Demand Distance Vector)  and DSR (Dynamic Source Routing) based on delay, PLR(Packet Loss Ratio), PDR(Packet delivery ratio), packet drop, bandwidth utilization and NRL(Normalized routing load) for 10 nodes to 70 nodes.Based on our study it is shown that DSR has better performance in  terms of delay, packet loss dan normalized routing load. On the other hand AODV has better performance in terms of bandwidth utilization for large scale network.
ANALISIS UNJUK KERJA KOMUNIKASI LORA END DEVICE Triwidyastuti, Yosefine
Lontar Komputer Vol. 10, No. 3 December 2019
Publisher : Research institutions and Community Service, University of Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/LKJITI.2019.v10.i03.p02

Abstract

LoRa is an emerging communication technology that can be used in any field. Many types of research have analyzed LoRa network using a gateway and several end devices to many monitoring applications. However, the communication performance between LoRa end devices only has not been evaluated. This research tested a LoRa communication between two end devices in a point-to-point topology. From the experiment results with various payload lengths, the optimum payload is only 48 bytes with the default module configuration. Longer payload resulted in a decreased performance. Thus, this research implemented a waiting protocol that can increase the Packet Reception Ratio of 100-byte payload from 49.87% to 97.52%.  
ANALISIS PERBANDINGAN UNJUK KERJA PROTOCOL TCP DENGAN SCTP PADA JARINGAN MOBILE Djojosuroto, Muh.Rahmat; Jusak, Jusak; Triwidyastuti, Yosefine
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mobile Ad Hoc adalah jaringan nirkabel yang terdiri dari sekumpulan node-node yang dapat saling berkomunikasi satu sama lainnya secara langsung tanpa memerlukan infrastruktur tertentu. Teknologi Mobile Ad Hoc ini sudah sering kali digunakan untuk operasi militer dan komunikasi pribadi seperti ponsel dan laptop. Karena banyaknya pemakaian teknologi Mobile Ad Hoc ini sehingga perlu dilakukan pengujian yang melibatkan 5 node, 10 node dan 20 node untuk pemilihan protocol yang tepat.Pada penelitian ini, dengan posisi node yang (random) diketahui bahwa untuk penerapan topologi dengan  5 node, 10 node dan 20 node protokol SCTP sangat baik dalam hal keakuratan data berdasarkan parameter Paket Loss Ratio (PLR) dan Delay  dibandingkan dengan protokol TCP saat terjadi komunikasi.Dari hasil penelitian dan analisis unjuk kerja perbandingan protokol TCP dengan SCTP yang telah dilakukan, berdasarkan parameter-parameter yang telah di tetapkan. Maka didapatkan presentase dari hasil parameter delay dan paket loss ratio (PLR) pada protokol TCP, besar nilai rata-rata delay maupun rata-rata paket loss ratio (PLR) lebih besar dibandingkan dengan protokol SCTP, baik dari banyaknya node yang digunakan dalam topologi maupun dari masing-masing protokol.
IMPLEMENTASI DAN ANALISIS QoS PADA JARINGAN MPLS-VPN BERBASIS MPLS-TE MENGGUNAKAN ROUTING PROTOKOL OSPF Kusuma, Yusuf Budi; Jusak, Jusak; Triwidyastuti, Yosefine
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demand for Internet services such as private network, secure network and data transfer speed has raised challenges within the network. To cope with the demand of speed access in the network, in the last decade MPLS technology has emerged. The MPLS is developed one of which to support VPN and MPLS-Traffic engginering. MPLS-VPN is a VPN who utilize MPLS technology to improve VPN capabilities in terms of quality QoS.Traffic Engineering in MPLS is process of selecting a data channel traffic to balance the traffic load on the various lines and points on the network as well as managing traffic better network using alternate pathways. In this research, we will compare the performance characteristics of the MPLS-TE and MPLS-VPN. The research is divided into four steps. Step one is MPLS-VPN network configuration and MPLS-TE network configuration. Step two is downloading data from the server to the PC 1 and PC2. Step 3 is capturing data traffic using wireshark software, and Step four is testing and calculations of data to determine the QoS quality results calculated to be a reference to draw conclusions. Based on the results of research and analysis on the simulated network of the MPLS-VPN and the MPLS-TE, is evidence that the MPLS-TE is more reliable than the MPLS-VPN. The analysis was tested using QoS parameters such as latency (delay), jitter, throughput and packet loss. Keywords: MPLS-TE, Quality of Service, Mikrotik
IDENTIFIKASI JENIS PENYAKIT DAUN TEMBAKAU MENGGUNAKAN METODE GRAY LEVEL CO-OCCURRENCE MATRIX (GLCM) DAN SUPPORT VECTOR MACHINE (SVM) Kurniawan, Nauval Zabidi; Rasmana, Susijanto Tri; Triwidyastuti, Yosefine
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tembakau merupakan salah satu hasil produk pertanian yang diproses dari bagian daun tanaman tembakau. Masyarakat secara umum hanya mengetahui bahwa tembakau merupakan bahan baku utama rokok, akan tetapi pada kenyataannya ada banyak manfaat lain dari daun tembakau, mulai dari melepaskan gigitan lintah hingga sebagai obat HIV/AIDS dan sebagai biofuel. Pada perkembangannya ada dua faktor yang mempengaruhi kualitas tanaman tersebut, yaitu hama dan penyakit. Untuk meminimalisir penurunan kualitas tembakau, diperlukan sebuah metode analisis yang mampu mendeteksi penyakit pada daun tembakau sedini mungkin. Pada penelitian ini dibuat sebuah sistem yang mampu mendeteksi penyakit daun tembakau sebagai bentuk dari pengembangan teknologi digital (pengolahan citra). Dalam penelitian sistem analisis ini digunakan metode Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM­) dengan memanfaatkan ekstraksi fitur – fitur sebuah citra dengan memperhatikan hubungan piksel ketetanggaan dan Support Vector Machine (SVM) sebagai pengklasifikasi jenis penyakit dengan bantuan kernel gaussian (rbf) dan polynomial. Pengujian sistem analisis ini menghasilkan tingkat keberhasilan yang beragam. Rata-rata tingkat keberhasilan pada sistem ini adalah 74% dengan persentase keberhasilan tertinggi 80% pada kernel polynomial dengan jarak piksel 1, 2, 3, 5 dan 6. Sedangkan persentase keberhasilan terkecil bernilai 63% pada kernel gaussian (rbf) dengan jarak piksel 1.
ANALISIS PERBANDINGAN UNJUK KERJA VIDEO CALL VOIP SERVER KAMAILIO DAN VOIP SERVER TRIXBOX Hasyim, Dealis Dinamika; Jusak, Jusak; Triwidyastuti, Yosefine
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Voice Over Internet Protocol (VoIP) adalah sebuah teknologi yang mampu melewatkan pesan suara, video maupun teks melalui jaringan berbasis Internet Protocol (IP). Teknologi berbasis VoIP memiliki keuntungan dari segi biaya yang lebih murah dari biaya telepon tradisional. Salah satu contoh sistem yang menggunakan teknologi VoIP adalah Trixbox dan Kamailio. Dengan menggunakan Trixbox dan Kamailio pengguna dimungkinkan untuk membuat VoIP server sendiri.Dalam penelitian ini akan dilakukan analisis perbandingan unjuk kerja video call VoIP server Kamailio dengan VoIP server Trixbox. Dalam pengujiannya, pertama menentukan topologi dan menginstall Trixbox dan Kamailio ke cloud server. Langkah kedua menjalankan software monitoring untuk merekam trafik jaringan kemudian melakukan panggilan video call antara client 1 dan client 2. Langkah ketiga melakukan analisis menggunakan parameter delay, throughput, dan packet loss dari hasil monitoring trafik video call.Dari hasil penelitian analisis perbandingan unjuk kerja video call server Kamailio dan Trixbox dapat disimpulkan, bahwa kinerja antara kedua server ditinjau dari parameter throughput memiliki nilai yang hampir sama. Akan tetapi dibandingkan dari segi delay Trixbox memiliki delay yang lebih kecil daripada Kamailio dan jika dibandingkan dari segi packet loss Trixbox memiliki persentase nilai packet loss yang lebih kecil dibandingkan dengan persentase nilai packet loss dari Kamailio.Kata kunci :Voice over Internet Protocol, Quality of Service, Trixbox, Kamailio, Video Call.
WOOD BASED IMAGE ANALYSIS OF FIBER USING GRAY LEVEL CO-OCURENT MATRIX (GLCM) Setyawan, Beny; Rasmana, Susijanto Tri; Triwidyastuti, Yosefine
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wood included a relatively high economic commodity. In Indonesia, there are quite a lot of these kinds of a timber. Perhutani Party needs to know information about the type of wood, so that at the time of cutting can be directly known from the type of wood to be processed. To provide good information about the type of wood, we need a system that can provide information on the type of wood. to the presentation type of wood 100% should have no errors. Because in forestry wood type is preferred, they are not allowed to run into the error to determine the type of wood because it will have an impact on those who would buy and sell the wood.             Based on the above background, it would require an analysis to determine the type of wood to be taken with a digital camera. Anaisis are carried out so that the image of wood fibers using greylevel co-ocurent matrix (GLCM) for feature extraction and dikasifikasikan using Backpropagation. The result showed that the results of the classification has been done by using two hidden layers which each layer contains 50 neurons and iteration 3000, the presentation of success is 100% for testing the image of wood fiber camphor, 60% for testing the image of wood fiber kruwing, 100% for testing image meranti fiber, 20% for testing the image of pine wood fiber, 80% for testing image kapok wood fiber.Kata Kunci : Serat Kayu, GLCM, Ekstraksi Ciri, Backpropagation.
CONTROL SYSTEM HYDROPONIC PLANTS WEB BASED USING RASPBERRY PI AS SERVER Putra, Afrian Anggara; Rasmana, Susijanto Tri; Triwidyastuti, Yosefine
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Hydroponics is a method of farming without the use of soil as a medium capable of providing satisfactory results and efficient production.And with the rapid advancement of technology comes concept of IOT (Internet Of Things) that generates interactions between the objects with other objects that will be connected automatically without distance and time. The final task is to introduce how to control hydroponics using concept of IOT (Internet Of Things). This electronic equipment using microcontroller arduino as a circuit which is connected to the hydroponic plants and raspberry pi as a server using the method of nutrient control and monitoring via the web. The system designed has been able to reduce the waste of time. There has also been able to do and mixing nutrients through the user input using the web. So that the tool is able to improve the efficiency and effectiveness of the use of nutrients daily. Based on these test results in a success rate of almost 100%.Keyword: Hydroponics, Arduino, Raspberry Pi, and Web Server. 
RANCANG BANGUN PEMINJAMAN LOKER MENGGUNAKAN RFID DAN METODE FACE RECOGNITION Syahrial, Moh Reza; Harianto, Harianto; Triwidyastuti, Yosefine
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era globalisasi saat ini penggunaan sistem peminjaman loker dengan menggunakan teknologi marak diterapkan contohnya peminjaman loker menggunakan RFID. Nsmun dengan sistem ini masih begitu memiliki kekurangan dari segi biaya, dan tingkan pengamanan yang sangat rendah karena hanya bergantung pada kartu RFID Reader saja.            Maka dari itu dalam tugas akhir ini dibuat sistem peminjaman loker yang menggunakan metode pemilihan loker secara otomatis urut dari no kecil ke besar dengan input utama menggunakan RFID dan Face Recognition menggunakan metode eigenface sebagai pengaman. Sistem ini dibuat untuk mempermudah user dalam memilih loker yang belum terpakai oleh user lain dan pengamanan ganda menggunakan deteksi & penyocokan wajah. Sistem ini menggunakan 3 buah mikrokontroler, yaitu Arduino Uno sebagai master dan 2 buah mikrokontroler ATMega32 sebagai slave. Digunakan komunikasi I2C sebagai penghubung mikrokontroler master dan slave.            Sistem ini dapat digunakan ditempat umum ataupun Instansi manapun karena dapat digunakan oleh semua user yang memiliki kartu RFID atau tag RFID. Sistem ini dapat menghasilkan tingkat kekauratan untuk mendeteksi & mengenali wajah peminjam sebanyak 95%.Keyword : Face Detection, Face Recognition, Principal Component Analysis, Eigenface, RFID
KENDALI PERANGKAT ELEKTRONIK MENGGUNAKAN KOMUNIKASI BLUETOOTH BERBASIS ANDROID Priambodo, Rachmat; Harianto, Harianto; Triwidyastuti, Yosefine
Journal of Control and Network Systems (JCONES) Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Journal of Control and Network Systems (JCONES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap orang selalu disibukkan dengan kegiatan rutinitas sehari-hari, misalnya mematikan dan menyalakan lampu setiap hari mulai gelap. Begitu juga membuka dan menutup pagar ketika ingin bepergian keluar rumah. Ada saatnya rumah dalam kedaan kosong, kemudian ada peralatan yang lupa dimatikan seperti lampu yang mengakibatkan pemborosan energi. Maka dari itulah timbul gagasan untuk menciptakan tugas akhir kendali perangkat elektronik menggunakan komunikasi bluetooth berbasis android.Aplikasi kendali perangkat elektronik mempunyai dua kegunaan yaitu untuk membuka atau menutup pagar dan untuk menyalakan atau mematikan lampu. Di dalam pagar terdapat motor dc dan arduino yang digunakan sebagai penggerak pagar otomatis. Sedangkan pada lampu membutuhkan bantuan arduino untuk menyalakan atau mematikan lampu secara otomatis dengan menggunakan aplikasi kendali perangkat elektronik. Inputan dari aplikasi kendali perangkat elektronik nantinya dijalankan oleh arduino dengan bantuan bluetooth.Dengan menggunakan smartphone dan prototipe pagar dan lampu ini dapat menghasilkan suatu kombinasi yang memudahkan manusia untuk menghemat waktunya. Tingkat akurasi kedua prototipe adalah 100% sehingga pemanfaatan smartphone dapat dimaksimalkan.