Laksono Trisnantoro
Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Published : 84 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional

Kesehatan dan Kualitas Kehidupan Kerja terhadap Kinerja Perawat di Rumah Sakit Umum Tangerang Hafizurrachman, Hafizurrachman; Trisnantoro, Laksono; Bachtiar, Adang
Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional Vol. 6 No. 2 Oktober 2011
Publisher : Faculty of Public Health Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.277 KB) | DOI: 10.21109/kesmas.v6i2.107

Abstract

Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh dan besaran berbagai variabel kesehatan dan kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Tangerang. Variabel kesehatan tersebut meliputi sejarah kesehatan keluarga, lingkungan kehidupan, perilaku gaya hidup, dan status kesehatan perawat. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah desain potong lintang. Data dianalisis dengan pendekatan Structural Equation Model (SEM) menggunakan software Smart-PLS. Populasi yang diamati adalah perawat yang bertugas di semua pelayanan RSU Tangerang dengan 250 perawat terpilih sebagai sampelyang dilakukan secara multistage random sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja perawat di RSU Tangerang dipengaruhi oleh semua variabel, yang berarti model teoritis yang diusulkan pada penelitian ini dapat digunakan sebagai variabel prediktor. Pada model, variabel kualitas kehidupan kerja perawat merupakan variabel prediktor terbesar yang memengaruhi kinerja perawat. Dengan demikian, variabel kinerja perawat dipengaruhi oleh banyak variabel dengan pengaruh yang relatif kecil (6,16%). Intervensi terhadap semua variabel yang ditawarkan pada penelitian ini akan memberikan hasil yang kecil terhadap kinerja perawatsehingga memerlukan intervensi tambahan pada variabel lain.Kata kunci: Kinerja perawat, kualitas kehidupan kerja, kesehatanAbstractThis study aims to see the effect and magnitude of health variables and variable of the quality of work life on the performance of nurses working in Tangerang General Hospital. Health variables include family medical history, living environment, lifestyle behaviors, and health status. Crosssectional method used in this study. Data were analyzed with the approach to Structural Equation Model (SEM) using software Smart-PLS. In this study nurses who serve in all services at Tangerang General Hospital was chosen as the unit of analysis with 250 nurses was selected as the samples and multistage random sampling were used. The results of the analysis showed that the performance of nurses in Tangerang General Hospital was influenced by all the variables which means that the theoretical model proposed in this study can be used. The quality of work life of nurse was the greatest predictor variables in the model that affect the performance ofnurses. Thus, this study concluded that the variable performance of nurses is affected by many variables with its influence was relatively small (6,16%). Therefore all the variables offered in this study will intervene not largeenough results to produce an excellent performance of the nurses at Tangerang General Hospital and required additional intervention efforts on other variables.Key words: Nurses performance, quality of work life, health
Upaya Peningkatan Status Gizi Balita Malnutrisi Akut Berat Melalui Program Home Care Huriah, Titih; Trisnantoro, Laksono; Haryanti, Fitri; Julia, Madarina
Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional Vol 9 No. 2 November 2014
Publisher : Faculty of Public Health Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malnutrisi pada balita masih merupakan permasalahan di Indonesia termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta. Berdasarkan indikator berat badan menurut tinggi badan, 2,6% balita mengalami malnutrisi akut berat. Pada beberapa dekade terakhir, telah terjadi pergeseran paradigma dalam penanganan balita malnutrisi, yang sebelumnya berbasis pendekatan fasilitas kesehatan bergeser menjadi pendekatan berbasis komunitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh program home care terhadap peningkatan status gizi balita malnutrisi pada anak usia 6-60 bulan. Penelitian menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pretest dan posttest control group melalui tiga tahap pendampingan yaitu intensif, mandiri, dan penguatan dengan pendekatan asuhan keperawatan. Sampel adalah 56 balita malnutrisi akut di dua wilayah, yaitu 33 balita di Kota Yogyakarta (eksperimen) dan 23 balita di Kabupaten Sleman (kontrol) dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Intervensi home care diberikan selama tiga 3 bulan (Januari sampai Maret 2013). Hasil penelitian menunjukkan setelah program home care, terjadi peningkatan yang signifikan pada status gizi balita (p < 0,05). Pada akhir intervensi, terjadi penurunan kejadian malnutrisi akut berat dari 100% menjadi 56,7% (p < 0,05). Children undernutrition is still an issue in Indonesia, including in the Special Region of Yogyakarta. Based on weight for height indicator, 2.6% children experience severe acute malnutrition. In the last few decades, there has been a paradigm shift in the management of acute malnutrition from a facility- based to community-centered approach. The purpose of this study was to analyze the effect of home care intervention on the improvement of nutritional status of severe acute malnutrition children aged 6-60 months. This study was designed with quasi-experimental and pretest-posttest control group design, conducted in three phases; intensive, strengthening and independent with nursing approach (January until March 2013). Samples were 56 children with severe and moderate acute malnutrition for both study sites, 33 children in Yogyakarta city (experiment) and 23 children in Sleman district (control), selected using purposive sampling. Home care intervention is given for three months (January until March 2014). Results findings show there were significant increase in nutritional status (p < 0.05) after home care intervention. At end line evaluation, the proportion of severe acute malnutrition in the experimental groups reduced significantly from 100% to 56,7% (p < 0.05).
Kesehatan dan Kualitas Kehidupan Kerja terhadap Kinerja Perawat di Rumah Sakit Umum Tangerang Hafizurrachman, Hafizurrachman; Trisnantoro, Laksono; Bachtiar, Adang
Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional Vol. 6 No. 2 Oktober 2011
Publisher : Faculty of Public Health Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.277 KB) | DOI: 10.21109/kesmas.v6i2.107

Abstract

Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh dan besaran berbagai variabel kesehatan dan kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Tangerang. Variabel kesehatan tersebut meliputi sejarah kesehatan keluarga, lingkungan kehidupan, perilaku gaya hidup, dan status kesehatan perawat. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah desain potong lintang. Data dianalisis dengan pendekatan Structural Equation Model (SEM) menggunakan software Smart-PLS. Populasi yang diamati adalah perawat yang bertugas di semua pelayanan RSU Tangerang dengan 250 perawat terpilih sebagai sampelyang dilakukan secara multistage random sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja perawat di RSU Tangerang dipengaruhi oleh semua variabel, yang berarti model teoritis yang diusulkan pada penelitian ini dapat digunakan sebagai variabel prediktor. Pada model, variabel kualitas kehidupan kerja perawat merupakan variabel prediktor terbesar yang memengaruhi kinerja perawat. Dengan demikian, variabel kinerja perawat dipengaruhi oleh banyak variabel dengan pengaruh yang relatif kecil (6,16%). Intervensi terhadap semua variabel yang ditawarkan pada penelitian ini akan memberikan hasil yang kecil terhadap kinerja perawatsehingga memerlukan intervensi tambahan pada variabel lain.Kata kunci: Kinerja perawat, kualitas kehidupan kerja, kesehatanAbstractThis study aims to see the effect and magnitude of health variables and variable of the quality of work life on the performance of nurses working in Tangerang General Hospital. Health variables include family medical history, living environment, lifestyle behaviors, and health status. Crosssectional method used in this study. Data were analyzed with the approach to Structural Equation Model (SEM) using software Smart-PLS. In this study nurses who serve in all services at Tangerang General Hospital was chosen as the unit of analysis with 250 nurses was selected as the samples and multistage random sampling were used. The results of the analysis showed that the performance of nurses in Tangerang General Hospital was influenced by all the variables which means that the theoretical model proposed in this study can be used. The quality of work life of nurse was the greatest predictor variables in the model that affect the performance ofnurses. Thus, this study concluded that the variable performance of nurses is affected by many variables with its influence was relatively small (6,16%). Therefore all the variables offered in this study will intervene not largeenough results to produce an excellent performance of the nurses at Tangerang General Hospital and required additional intervention efforts on other variables.Key words: Nurses performance, quality of work life, health
Upaya Peningkatan Status Gizi Balita Malnutrisi Akut Berat Melalui Program Home Care Huriah, Titih; Trisnantoro, Laksono; Haryanti, Fitri; Julia, Madarina
Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional Vol 9 No. 2 November 2014
Publisher : Faculty of Public Health Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (984.132 KB) | DOI: 10.21109/kesmas.v9i2.507

Abstract

Malnutrisi pada balita masih merupakan permasalahan di Indonesia termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta. Berdasarkan indikator berat badan menurut tinggi badan, 2,6% balita mengalami malnutrisi akut berat. Pada beberapa dekade terakhir, telah terjadi pergeseran paradigma dalam penanganan balita malnutrisi, yang sebelumnya berbasis pendekatan fasilitas kesehatan bergeser menjadi pendekatan berbasis komunitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh program home care terhadap peningkatan status gizi balita malnutrisi pada anak usia 6-60 bulan. Penelitian menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pretest dan posttest control group melalui tiga tahap pendampingan yaitu intensif, mandiri, dan penguatan dengan pendekatan asuhan keperawatan. Sampel adalah 56 balita malnutrisi akut di dua wilayah, yaitu 33 balita di Kota Yogyakarta (eksperimen) dan 23 balita di Kabupaten Sleman (kontrol) dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Intervensi home care diberikan selama tiga 3 bulan (Januari sampai Maret 2013). Hasil penelitian menunjukkan setelah program home care, terjadi peningkatan yang signifikan pada status gizi balita (p < 0,05). Pada akhir intervensi, terjadi penurunan kejadian malnutrisi akut berat dari 100% menjadi 56,7% (p < 0,05). Improving Nutritional Status of Children with Severe Acute Malnutrition Through Home Care ProgramChildren undernutrition is still an issue in Indonesia, including in the Special Region of Yogyakarta. Based on weight for height indicator, 2.6% children experience severe acute malnutrition. In the last few decades, there has been a paradigm shift in the management of acute malnutrition from a facility- based to community-centered approach. The purpose of this study was to analyze the effect of home care intervention on the improvement of nutritional status of severe acute malnutrition children aged 6-60 months. This study was designed with quasi-experimental and pretest-posttest control group design, conducted in three phases; intensive, strengthening and independent with nursing approach (January until March 2013). Samples were 56 children with severe and moderate acute malnutrition for both study sites, 33 children in Yogyakarta city (experiment) and 23 children in Sleman district (control), selected using purposive sampling. Home care intervention is given for three months (January until March 2014). Results findings show there were significant increase in nutritional status (p < 0.05) after home care intervention. At end line evaluation, the proportion of severe acute malnutrition in the experimental groups reduced significantly from 100% to 56,7% (p < 0.05).