Articles

Perbandingan Keterampilan Sosial Antara Penggunaan Model Jigsaw dan TSTS Dengan Minat Belajar Arista, Dwiana; Sudjarwo, Sudjarwo; Trisnaningsih, Trisnaningsih
Jurnal Studi Sosial Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.475 KB)

Abstract

This study aims to determine differences in social skills that learning using Jigsaw and TSTS models with interest in learning. The research method used in this study is an experimental method with a comparative approach. The technique of collecting data uses observation and questionnaires. The results showed that there were differences in social skills between students who learned using the Jigsaw learning model compared to those learning using the TSTS model. Social skills of students who learned using the Jigsaw learning model were higher than TSTS in students who had high interest in learning. Jigsaw is lower than TSTS in students who have a low interest in learning, There is an interaction between the Jigsaw learning model and TSTS with students' learning interest in social skills.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan sosial yang pembelajarannya menggunakan model Jigsaw dan TSTS dengan minat belajar. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen dengan pendekatan komparatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan angket. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan keterampilan sosial antara siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran Jigsaw dibandingkan yang pembelajarannya menggunakan model TSTS, Keterampilan sosial siswa yang pembelajaranya menggunakan model pembelajaran Jigsaw lebih tinggi dibandingkan TSTS pada siswa yang memiliki minat belajar tinggi, Keterampilan sosial siswa yang pembelajarannya menggunakan model Jigsaw lebih rendah dibandingkan TSTS pada siswa yang memiliki minat belajar rendah, Ada interaksi antara model pembelajaran Jigsaw dan TSTS dengan minat belajar siswa pada keterampilan sosial. Kata kunci: keterampilan sosial, jigsaw, tsts, minat belajar 
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN NILAI ANAK DENGAN FERTILITAS PASANGAN PERKAWINAN USIA MUDA Apriyanti, Apriyanti; Darsono, Darsono; Trisnaningsih, Trisnaningsih
Jurnal Studi Sosial Program Pascasarjana P-IPS Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.505 KB)

Abstract

The research aims to know the relation of education level with fertility, relation of children’s value with fertility and relation of education’s level,children’s value and first age marriage with fertility.The method used in the research is survey method. The population in this research are 250 respondents with a total sample of 125 respondents, taken with the random sampling technique. Data collection techniques used were questioners, interviews and observation. To outher using SPSS.The approach of the research is quantitative research with survey method. Data analysis is using multiple correlation with 95% significance. The result of research shows that there is a relation of education’s level, children’s value and first age marriage with fertility F count (23,782) > F table (2,679), there is a relation of education’s level, children’s value and first age marriage with fertilty.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan dengan jumlah anak lahir hidup, hubungan nilai anak dengan jumlah anak lahir hidup, hubungan usia kawin pertama dengan jumlah anak lahir hidup dan hubungan tingkat pendidikan, nilai anak dan usia kawin pertama dengan jumlah anak lahir hidup. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Populasi berjumlah 250 pasangan perkawinan usia muda dengan jumlah sampel sebanyak 125 wanita pasangan perkawinan usia muda yang diambil dengan teknik random sampling jenis simple random sampling dengan metode undian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, wawancara terstruktur dan observasi.Analisis data menggunakan korelasi ganda dengan signifikansi 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif tingkat pendidikan, nilai anak dan usia kawin pertama dengan jumlah anak lahir hidup diperoleh nilai F hitung (23,782) >  Ftabel (2,679). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif tingkat pendidikan, nilai anak dan usia kawin pertama dengan jumlah anak lahir hidup.Kata kunci: fertilitas, nilai anak, tingkat pendidikan
NILAI KARAKTER DAN HASIL PEMBELAJARAN SOSIOLOGI Fatmah, Fatmah; Pargito, Pargito; Trisnaningsih, Trisnaningsih
Jurnal Studi Sosial Program Pascasarjana P-IPS Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.896 KB)

Abstract

This reserach aims to implement learning model which can improve the character values of the student as nurturant effect in teaching and learning process by comparing problems based learning in group or individually in learning sociology. The researcher used quasi experimental research method in conducting this research. Observation sheet and test are used as the instruments. In analysing the data, the researcher used tabulation to see the improvement of character values and T-test to know the difference of student learning result. The result of this research shows that the students is better in developing their character building when they solved problems in group than solving them individually. Along with that result, the average score of the student learning result also shows better when the learning process with problems based learning in group compared to the learning result which the process of problems based learning in individually.Tujuan penelitian untuk menerapkan model pembelajaran yang dapat mengembangkan nilai karakter yang merupakan dampak pengiring pembelajaran, dengan membandingkan pembelajaran berbasis masalah secara kelompok dan individu dalam pembelajaran sosiologi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen quaisy. Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan tes, analisis data menggunakan diskriptif kualitatif untuk perubahan nilai karakter dan t-tes untuk mengetahui perbedaan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  nilai karakter   pembelajaran  berbasis masalah secara kelompok lebih baik dibandingkan pembelajaran berbasis masalah secara individu. Demikian pula rerata hasil belajar yang menggunakan pembelajaran berbasis masalah secara kelompok lebih tinggi dibandingkan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah secara individu.Kata kunci: hasil belajar, nilai karakter, pembelajaran kelompok
Formulasi Nuclear Polyhedrosis Virus (NPV) untuk Mengendalikan Ulat Grayak Padi (Mythimna separata Walker) pada Tanaman Padi Trisnaningsih, Trisnaningsih; Kartohardjono, Arifin
Jurnal Entomologi Indonesia Vol 6, No 2 (2009): September
Publisher : Perhimpunan Entomologi Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.172 KB)

Abstract

Several methods can be used to control pest infestation, especially by the use of biological agents that do not contaminate environment. Virus as a biological agent has already been used to control army worm on some plants. Some benefits can be obtained when biological agents are used to control insect infestation. The objectives of these studies were to obtain: a method to produce MsNPV formulation from rice army worm; an effective and efficient method to pack and store MsNPV formulation as biological agent of rice army worm and an efficient application method of MsNPV formulation to control rice army worm. These studies were conducted at laboratory and green house in Bogor and rice field in Indramayu and Sukabumi, West Java during the planting season of 2005. The experiment consisted of several parts: production of suspension and MsNPV formulation from the larvae of ricearmy worm, packing and period storing of MsNPV formulation, observe the effect of MsNPV formulation on rice army worm in the rice fileds. Results from these studies show that the number of larvae used will effect production of suspension and formulation of MsNPV. The number of larvae used would increase the production of suspension and the value of formulation will also increase. While method of packing, period of time and location of storing showed that time period of 1; 2; and 3 months at different colour of plastic also location of storing refrigerator vs room temperature did not effect on mortality of larvae rice armyworm.
PRAKTEK KELUARGA BERENCANA (KB) PADA PASANGAN USIA SUBUR MUDA PARITAS RENDAH (PUS MUPAR) Safitri, Ilma; Trisnaningsih, Trisnaningsih; Sri Utami, Rahma Kurnia
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.871 KB)

Abstract

This study aimed to determine the Practice of Family Planning (KB) on the pair of Eligible Young Parity Low (PUS MUPAR) in the Dusun Gunung Batu. The method used in this research was descriptive method. This research was the population study, that is the whole PUS MUPAR in the Dusun Gunung Batu which was totaled 27. The technique of collecting data was using questionnaires, structured interviews, and documentation. Data were analyzed was using one-way table percentages and cross tables (cross tab). The result showed that (1) the PUS  MUPAR was relatively young age, which were about (20-24 years) and most of (96.3 percent) has an average number of children born alive that is ≤ 2 kids. (2) The level of PUS MUPAR knowledge about family planning is low. (3) type of contraception used EFA MUPAR majority (92.6 percent) use a type of Non LTCM, and longer use of contraceptives is ≤ 1 year.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Praktek Keluarga Berencana (KB) pada Pasangan Usia Subur Muda Paritas Rendah (PUS MUPAR) di Dusun Gunung Batu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Penelitian ini adalah penelitian populasi, dengan jumlah populasi yaitu seluruh PUS MUPAR di Dusun Gunung Batu berjumlah 27. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan tabel persentase satu arah dan tabel silang (cross tab). Hasil penelitian menunjukkan (1) umur PUS MUPAR tergolong muda yaitu (20-24 tahun) dan sebagian besar (96,3 persen) memiliki rata-rata jumlah anak lahir hidup sedikit yaitu ≤ 2 anak. (2) Tingkat pengetahuan PUS MUPAR tentang keluarga berencana tergolong rendah. (3) Jenis alat kontrasepsi yang digunakan PUS MUPAR sebagian besar (92,6 persen) menggunakan jenis Non MKJP, dan lama penggunaan alat kontrasepsi yaitu ≤ 1 tahun.Kata kunci: jenis alat kontrasepsi, paritas, praktek KB, wanita usia subur.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN KREATIVITAS BELAJAR GEOGRAFI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL DISCOVERY LEARNING Handayani, Siti; Pargito, Pargito; Trisnaningsih, Trisnaningsih
Jurnal Studi Sosial Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.006 KB)

Abstract

This research aimed to increase the students activity and creativity in Geograpy learning by using Discovery learning model. The research method was a classroom action research. It had been implemented in three cycles, each cycles consisted of planning steps, actions, observations, and reflections, which purposed to improve the learning quality. The techniques applied in this research were discussions, questionings, and library-study.  The data collecting techniques were learning activities’ observation  sheets, learning creativities observation  sheets, and learning test achievement in form of essay answer. Each data from the observation result and achievement test from every cycle would become data base or improvement material in the next other cycles. The result had shown that improvements could be found in both learning activities and creativities as it could be seen in students study achievements in each cycle after using the discovery model in Geography learning.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar dan kreativitas belajar Geografi siswa dalam proses pembelajaran yang  menggunakan model discovery learning. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan sebanyak tiga siklus, tiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi, yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah diskusi, tanya jawab, dan kajian pustaka. Alat pengumpulan data menggunakan lembar pengamatan aktivitas belajar, lembar pengamatan kreativitas belajar dan tes hasil belajar yang berupa soal uraian. Data dari hasil observasi dan tes formatif disetiap siklus menjadi dasar atau bahan perbaikan pada siklus berikutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: terdapat peningkatan aktivitas belajar dan kreativitas belajar siswa yang terlihat dari meningkatnya hasil belajar  siswa disetiap siklus setelah penggunaan model discovery learning pada pembelajaran Geografi.Kata kunci:  aktivitas belajar, discovery learning, kreativitas belajar
BRAINSTORMING METHOD AND DISCUSSION TO INCREASING SOCIAL SKILL BY STUDENTS LEARNING ENVIRONMENT Ramahwati, Dian; Trisnaningsih, Trisnaningsih; Pujiati, Pujiati
Jurnal Studi Sosial Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.894 KB)

Abstract

The objectives of the research were to know the difference of the social skill improvement concerning the students’ learning environment among students  interaction and between students’ teacher interaction that teaching learning used brainstorming method and discussion. This research used quasi experiment with factorial design. The interpretation sampling was probability sampling by using cluster random sampling. The collecting data technique used documentation, interviews, and social skill observation sheets. The first and sixth hypothesis testing were using two way variants while for second, third, fourth, fifth, an seventh were using t-test. The result of the research showed that there were difference increasing in social skills by observing the students learning environment seen from the students interaction among the students and between students and teacher who using brainstorming method and discussion.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan peningkatan keterampilan sosial dengan memperhatikan lingkungan belajar siswa dilihat dari interaksi siswa dengan siswa dan interaksi siswa dengan guru yang pembelajarannnya menggunakan metode brainstorming dan diskusi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi experiment dengan desain faktorial. Teknik pengambilan sampel yaitu probability  sampling dengan menggunakan cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, wawancara, dan lembar pengamatan keterampilan sosial. Pengujian hipotesis pertama dan keenam menggunakan analisis varian dua jalan sedangkan untuk hipotesis kedua, ketiga, keempat, kelima, dan ketujuh menggunakan t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan keterampilan sosial dengan memperhatikan lingkungan belajar siswa dilihat dari interaksi siswa dengan siswa dan interaksi siswa dengan guru yang pembelajarannnya menggunakan metode brainstorming dan diskusi.Kata kunci: diskusi, keterampilan sosial, lingkungan belajar, metode brainstorming
DAMPAK KETIDAKSESUAIAN PASAR TRADISIONAL TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PENDUDUK DI TELUK BETUNG Nurjanah, Dewi Laila; Trisnaningsih, Trisnaningsih; Sugiyanta, I Gede
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 3, No 6 (2015): JURNAL PENELITIAN GEOGRAFI (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.875 KB)

Abstract

The purpose of this study was to analyze whether any positive and negative effect which are felt by the head of family at the Teluk Betung village, which is caused by the incompatibility of traditional market establishment. The study used a descriptive method. Data were collected by using the questionnaires, observation, and documentation. The data analysis technique was using cross tabbs.The result of study showed that positive effects, are: (1) most head of family (80,0 percent) said that the chance of working is increased, (2) the highest (46,6 percent) status head of family working is entrepreneurship, and (3) most head of family (56,6 percent)  got higher income. Even the negative effects are, (1) most head of family (73,3 percent) said that the condition of environment were dirty is caused by the pile of trash, and (2) most the head of family (58,3 percent) said the traffic jam were often happened.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak positif dan negatif yang dirasakan oleh kepala keluarga (KK) di Kelurahan Teluk Betung yang ditimbulkan dari ketidaksesuaian pasar tradisional. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan tabel silang. Hasil penelitian menunjukkan ketidaksesuaian lokasi pasar tradisional berdampak positif dan negatif. Hasil penelitian menunjukkan dampak positif antara lain: (1) sebagian besar (80,0 persen) KK menyatakan kesempatan kerja meningkat, (2) status pekerjaan KK terbanyak (46,6 persen) adalah berusaha sendiri, dan (3) sebagian besar (56,6 persen) KK berpendapatan lebih tinggi. Dampak negatif antara lain, (1) sebagian besar (73,3 persen) KK menyatakan kondisi lingkungan kotor dengan banyaknya tumpukan sampah, dan (2) sebagian besar (58,3 persen) KK menyatakan kemacetan lalu lintas sering terjadi.Kata kunci: dampak, ketidaksesuaian, kondisi sosial ekonomi, pasar  tradisional.
DESKRIPSI LINGKUNGAN TEMPAT TINGGAL NELAYAN DI WLAYAH PESISIR KELURAHAN KANGKUNG Ningtyas, Prabawati; Trisnaningsih, Trisnaningsih; Haryono, Edy
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 3, No 7 (2015): JURNAL PENELITIAN GEORGAFI (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.406 KB)

Abstract

This study aimed to describe the living conditions of fishermen in coastal areas seen on the physical condition of the house, water sources, latrines/toilets, garbage disposal, waste water disposal, and the level of knowledge about the environmental health of fishermen families. The method used in this research was descriptive. Population of this research were as many as 908 fishermen. The sample size in this study was 90 households. The results in this study was the physical conditions of the fishermen house is not healthy, sources of water used comes from the taps (PDAM), sewage/latrine is in the form of pit type, disposal of garbage is by throwing directly into the sea, the disposal of waste water is by flowing it directly into the sea, and the level knowledge of fishermen about the health of the environment is high.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi tempat tinggal nelayan di wilayah pesisir dilihat dari kondisi fisik rumah, sumber air, tempat pembuangan kotoran/jamban, cara pembuangan sampah, tempat pembuangan air limbah, dan tingkat pengetahuan kepala keluarga (KK) nelayan tentang kesehatan lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dari penelitian ini sebanyak 908 KK nelayan. Besarnya sampel dalam penelitian ini adalah 90 KK. Hasil penelitian ini adalah kondisi fisik rumah KK nelayan tidak sehat, sumber air yang digunakan berasal dari PDAM, tempat pembuangan kotoran/jamban bertipe cemplung, cara pembuangan sampah dengan membuang langsung ke laut, tempat pembuangan air limbah dengan mengalirkan langsung ke laut, dan tingkat pengetahuan KK nelayan tentang kesehatan lingkungan tergolong tinggi.Kata kunci: lingkungan tempat tinggal, nelayan, wilayah pesisir.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK DALAM PENANAMAN NILAI-NILAI SOSIAL MATA PELAJARAN GEOGRAFI Ibrahim, Masir; Pargito, Pargito; Trisnaningsih, Trisnaningsih
Jurnal Studi Sosial Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.111 KB)

Abstract

The purposes of this research were to produce student worksheet in developing social values in geography subject so it can be used as learning resource in geography subject and determine the effectiveness of the use of students worksheet in the developing social values in geography learning. This research used the steps from Dick and Carry Development Design. The result of data analysis showed that the effectiveness of learning in experiment class using students worksheet is more effective than the control class significantly. The increasing average in experiment class is higher (14,86) than the control (9,71) class. Analysis using t-test showed that t-count > t tabel (alpha 0,05). Thus, it can be concluded that experiment class which used students worksheet in geography subject, has higher achievement than the control class.Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan lembar kerja peserta didik (LKPD) dalam penanaman nilai-nilai sosial pada mata pelajaran geografi sehingga dapat digunakan sebagai sumber belajar dalam pembelajaran geografi dan mengetahui efektivitas penggunaan lembar kerja peserta didik (LKPD) dalam penanaman nilai-nilai sosial dalam pembelajaran geografi. Desain pengembangan mengikuti langkah-langkah Dick and Carey. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa efektifitas pembelajaran kelas eksperimen menggunakan bahan ajar Lembar Kerja Peserta Didik lebih efektif dari pada kelas kontrol secara signifikan. Rata-rata hasil belajar kenaikan kelas eksperimen lebih tinggi (14,86) dari pada kelas kontrol (9,71). Analisis menggunakan t-test diperoleh t-hitung > t-tabel (alpa 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kelas eksperimen yang menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik Geografi, memperoleh hasil belajar lebih tinggi daripada kelas kontrol.Kata kunci: lembar kerja peserta didik geografi, pengembangan, penanaman nilai-nilai sosial