Lidwina Faraline Triprisila
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Toksisitas Bacillus thuringiensis Isolat Lokal Jawa Timur Berdasarkan Ketinggian Tempat Terhadap Larva Aedes aegypti Triprisila, Lidwina Faraline; Suharjono, Suharjono; Gama, Zulfaidah Penata
Biotropika: Journal of Tropical Biology Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Biotropika: Journal of Tropical Biology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.984 KB)

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah bagi kesehatan masyarakat dan merupakan penyakit endemis yang menyebabkan angka kematiannya tinggi hampir di seluruh provinsi di Indonesia.  Pada kurun empat tahun terakhir Jawa Timur memiliki kasus DBD paling tinggi. Ketinggian tempat merupakan faktor yang membatasi penyebaran Aedes aegypti sebagai vektor epidemik penyakit demam berdarah. Salah satu cara yang aman untuk memberantas nyamuk tersebut adalah dengan Bacillus thuringiensis. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan isolat dan menguji toksisitas Bacillus thuringiensis yang efektif dalam membunuh larva Aedes aegypti dari beberapa ketinggian tempat di Jawa Timur. Sampel sedimen dan air diambil dari dataran tinggi Blitar dan Bondowoso, dataran sedang di Bangkalan, Ponorogo, Madiun dan Tulungagung serta dataran rendah di Lamongan dan Surabaya. Bacillus thuringiensis diisolasi dengan media selektif. Isolat yang didapatkan diamati karakteristik fenotip (Profil Matching Method), kemudian dilakukan pengujian toksisitas pada larva nyamuk Aedes aegypti instar III. Persentase mortalitas larva dianalisis probit (LC50), ragam (ANOVA) dan uji t (t-test). Dua dari 28 isolat Bacillus thuringiensis yang didapatkan yaitu SK.T dan Mdn I TK2 mampu membunuh larva Aedes aegypti lebih dari 50 %. Isolat Mdn I TK2 pada umur biakan 48 jam dan isolat SK.T pada umur biakan 24 jam pada waktu pendedahan 72 jam secara berturut-turut mampu membunuh larva Aedes aegypti sebesar 100 % dan 68,3 %. Isolat Mdn I TK2 lebih efektif membunuh larva Aedes aegypti dibandingkan isolat SK.T dengan nilai LC50-72jam sebesar 2,17×107 sel/ml.
Analisis Model Bisnis dan Penentuan Harga Pokok Produksi Usaha Produk Kelompok UKM Desa Talok, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang dengan Pendekatan Business Model Canvas (BMC) Fatchiyah, Fatchiyah; Kurniawan, Nia; Ahmad, Ary Mustofa; Mustafa, Irfan; Triprisila, Lidwina Faraline; Rohmah, Rista Nikmatu; Safitri, Anna; Kurnianingsih, Nia; Nugroho, Tri Wahyu
Berdikari: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2018): Berdikari: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Galaxy Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK  Desa Talok merupakan desa mitra dengan kondisi perekonomian yang memiliki nilai indeks Desa Membangun sebagai desa berkembang. Situasi desa berkembang terkait dengan kerentanan jika terdapat goncangan ekonomi, bencana alam maupun konflik sosial akan jatuh menjadi desa tertinggal. Dalam pelaksanaannya, untuk mencapai keberhasilan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan survey pemetaan potensi-potensi lokal unggul dari Desa Mitra, dengan survey ini terbentuk kerjasama dengan mitra desa Kelompok UKM makanan camilan yaitu Mitra (1) Kelompok UKM Kerupuk Samiler, Mitra (2) kelompok UKM Kripik Singkong dan Mitra (3) Kelompok UKM Kerupuk Lempeng. Program pemberdayaan masyarakat desa mitra ini dilakukan untuk mengembangkan usaha produk UKM yang bertujuan dalam peningkatan pendapatan para UKM. Maka dari itu dalam pelaksanaan pengabdian dilakukan pembimbingan analisis proses produksi melalui pendekatan Business Model Canvas (BMC) yang bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisa dan merancang model bisnis pada suatu usaha produk. Selain itu, para mitra UKM dibimbing dalam penentuan harga pokok produksi (HPP) yang sangat penting dalam penentuan harga jual produk agar tidak mengalami kerugian. Pembimbingan mitra UKM dengan analisis BMC dan pembimbingan penentuan harga pokok produksi ini yaitu dari analisis 9 (sembilan) elemen bisnis value propositions, customer segments, customer relationship, channels, key resources, key activities, key partnership, cost structure, dan revenue streams bermanfaat dalam peningkatan kualitas produk, sistem pemasaran, peningkatan pendapatan dan kualitas infrastruktur para UKM. Hal ini juga didukung dengan penentuan harga pokok produksi yang dapat membantu para UKM dalam peningkatan finansial produk agar tidak gagal dalam pemasaran.