Anggito Pringgo Tetuko
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelapisan Thermal Barrier Coating (TBC) NiAl pada Paduan Logam Berbasis Co Sudiro, Toto; Tetuko, Anggito Pringgo; Kusnandar, Kusnandar; Thosin, Kemas Ahmad Zaini
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 3, No 2 (2007)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.688 KB)

Abstract

Sistem pelapisan material untuk aplikasi temperatur tinggi yang dikenal dengan Thermal Barrier Coating (TBC) telah banyak diaplikasikan pada komponen mesin produksi energi. Sistem ini terdiri atas 4 lapisan: substrat, bondcoat, TGO dan keramik topcoat. Penambahan unsur penguat batas butiran berfungsi untukmeningkatkan ketahanan material terhadap erosi, korosi dan oksidasi sehingga dapat memperpanjang umur pemakaian dan mengurangi biaya operasional. Pada makalah ini akan dibahas pengembangan pelapisan TBC NiAl pada paduan logam berbasis kobalt Co dengan penambahan unsur penguat batas butir menggunakan gabunganmetoda Electro-platting dan Pack-cementation. Hasil pelapisan sebelum dan sesudah tes oksidasi dianalisa dengan SEM, XRD dan EPMA.
Efek Aditif 3Al2O3.2SiO2 dan Suhu Sintering terhadap Karakteristik Keramik -Al2O3 Sebayang, Perdamean; Tetuko, Anggito Pringgo; Khaerudini, Deni Shidqi; Muljadi, Muljadi; Ginting, Masno
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 3, No 2 (2007)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.543 KB)

Abstract

Telah dilbuat keramik corundum (-Al2O3) menggunakan serbuk Al2O3 dan masing-masing ditambah: 10, 15, 20 dan 25% (berat) 3Al2O3.2SiO2, digiling 24 jam, lolos ayakan 200 mesh, dikeringkan 110C, dicetak 50 Mpa, dan disintering pada suhu: 1300, 1400, 1500 dan 1600C. Sebesar 20% aditif 3Al2O3.2SiO2 dan suhu sintering 1600C merupakan kondisi optimum, menghasilkan: densitas = 3,47 g/cm3, porositas = 0,64%, kekerasan (Hv) = 1454 kgf/mm2, kuat patah = 313 MPa, dan koesien ekspansi termal = 6,3 x 10−6 C−1.Corundum (-Al2O3) merupakan fasa dominan, partikelnya bulat, grain size: 0,3-0,8 μm dan minornya adalah mullite (Al2O3.2SiO2), berbentuk jarum, dan grain size: 0,3-3,0 μm.
Pengembangan Thermal Barrier Coating (TBC) NiCrAl pada Logam Paduan Berbasis Ni untuk Komponen Turbin Gas Kusnandar, Kusnandar; Sudiro, Toto; Tetuko, Anggito Pringgo; I, Diah; Thosin, Kemas Ahmad Zaini
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 3, No 2 (2007)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.378 KB)

Abstract

Adanya faktor pengurangan emisi gas dan peningkatan esiensi energi mengakibatkan makin banyaknya masalah kerusakan komponen akibat korosi temperatur tinggi. Sementara ini, bahan yang digunakan untuk pelapisan memiliki kandungan yang berbeda dari substratnya, dan ternyata menimbulkan beberapa masalah seperti terbentuknya topologically closed phase (TCP) yang akan menimbulkan retakan, terjadinya delamination dan terbentuknya permukaan lapisan yang tidak rata. Oleh karena itu, pada penelitian ini dikembangkan TBC NiAl pada substrat berbasis Ni dengan metode gabungan elektroplating dan pack cementation. Penelitian ini terdiri atas deposisi Ni dengan elektroplating dan deposisi Al dengan pack cementation. Setelah itu dilakukan tes oksidasi pada temperatur 1150C. Untuk analisa dan karakterisasi interdifusi elemen lapisan dan substrat dilakukan dengan EPMA.
FLYWHEEL AS THE KINETIC ENERGY STORAGE IN A GENERATOR SYSTEM: EXPERIMENTAL AND SIMULATION Tetuko, Anggito Pringgo; Juliyana, Ujang T; Purwanto, Budi A; Kurniawan, Candra; Setiadi, Eko A; Andrameda, Yurian A; Ginting, Masno; Sebayang, Perdamean
Teknologi Indonesia Vol 41, No 1 (2018)
Publisher : LIPI Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (16.054 KB)

Abstract

In this paper, a flywheel generator system as a kinetic energy storage was analysed that consists of both theoretical models (analytical and numerical) and experimental. The analytical model was solved to calculate the kinetic energy stored and the moment of inertia of the flywheel. On the other hand, the numerical model was developed to analyse the stress and the deformation distributions on the flywheel. The experiments were conducted by varying the flywheel mass of 15-18 kg; and the pulley ratio of 1:1, 2:1, 3:1. The numerical simulation confirmed that the stress and the deformation values on the flywheel were under the material ultimate stress. The experimental results suggested that the increase of the flywheel mass also increases the capability of the flywheel to store the kinetic energy. A similar trend also found in the pulley ratio variations where the increase of the pulley ratio enhances the rotational speed of the generator thus increasing its electricity generation.