Tasripan Tasripan
Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 18 Documents
Articles

Found 18 Documents
Search

Penentuan Arah Teleskop Digital Melalui Komunikasi Wi-Fi Kurniawan, Prima; Rivai, Muhammad; Tasripan, Tasripan
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.573 KB)

Abstract

Teleskop bintang adalah sebuah perangkat instrument yang digunakan untuk melihat benda-benda langit yang jaraknya sangat jauh menjadi terasa dekat. Teleskop yang tersedia pada umumnya belum dilengkapi dengan sistem digital untuk pencitraannya dan otomatisasi untuk penentuan arahnya. Pada tugas akhir ini dibuat suatu sistem digital dan otomatisasi pada teleskop konvensional. Sistem digital digunakan untuk perekaman hasil yang didapatkan oleh teleskop dan ditampilakan pada komputer. Sistem otomatisasi dibuat untuk menentukan pergerakan sudut teleskop dengan sebuah GUI. Mekanik pergerakan teleskop diberikan 2 motor dc sebagai penggerak. Masing-masing motor dc berfungsi untuk menggerakkan tiap sumbu X dan sumbu Y. Digunakan sebuah sistem mikrokontroler menggunakan ATmega 32 sebagai pengolahan data. Fitur ADC mikrokontroler digunakan untuk mengubah data analog perubahan tegangan yang terjadi pada potensiometer menjadi perubahan data digital yang akan dikonversi menjadi nilai pergerakan perubahan sudut. Sistem ini ditambahkan sebuah router yang berfungsi sebagai akses poin untuk jalur pengiriman dan penerimaan data antara komputer dengan mikrokontroler. Ditambahkan sebuah wiznet yang mampu mengkonversi data dari komunikasi serial ke data protokol TCP/IP dan sebaliknya. Pengujian pergerakan sudut sumbu X dilakukan pada sudut 0, 45, 90, 135, 180, 255, 270, 315, dan 360 sedangkan pergerakan sumbu Y dilakukan pada sudut 0, 10, 20, 30, 40, 50, 60, 70, 80, dan 90. Hasil pengujian pada sumbu X dan Y didapatkan beberapa error pada titik-titik tertentu dengan tingkat kesalahan mencapai 3.8% untuk sumbu x dan 2.5% untuk sumbu y. Penentuan pergerakan sudut dilakukan melalui komputer dengan menggunakan komunikasi wi-fi.
Rancang Bangun Sistem Pencacah Frekuensi Untuk Sensor Gas Quartz Crystal Microbalance Wicaksono, Brilianda Adi; Rivai, Muhammad; Tasripan, Tasripan
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.928 KB)

Abstract

Dalam suatu sistem identifikasi gas menggunakan sensor Quartz Crystal Microbalance (QCM) diperlukan sebuah pencacah frekuensi yang digunakan untuk menghitung perubahan frekuensi dari sensor. Sistem ini digunakan untuk menghasilkan output berupa perubahan frekuensi yang akan diproses untuk identifikasi gas. Metode ini menggunakan selisih antara frekuensi sensor QCM dan frekuensi referensi. Hasil dari selisih tersebut dibagi dan digunakan untuk mengaktifkan pencacah frekuensi. Semakin besar bilangan pembagi, maka sistem pencacah frekuensi ini semakin stabil dan akurat. Penelitian ini menggunakan kristal referensi 20MHz dengan pencacah frekuensi 24 bit. Data hasil pencacahan diakuisisi oleh mikrokontroler dan dikirim ke komputer untuk proses identifikasi menggunakan neural network. Output dari neural network ini merupakan hasil dari proses identifikasi gas. Dengan metode yang digunakan, perubahan frekuensi yang dapat dideteksi mencapai 0,068 Hz. Dalam pengujian keseluruhan sistem digunakan 3 bahan uji, yaitu alkohol, amoniak, dan asam asetat (cuka).Untuk sistem identifikasi gas telah dapat mengenali gas uji dengan keberhasilan 90%. Secara keseluruhan, metode ini diharapkan menjadi metode yang baik untuk sistem identifikasi gas.
Implementasi Sensor Gas pada Kontrol Lengan Robot untuk Mencari Sumber Gas Gustica, Abi Nawang; Rivai, Muhammad; Tasripan, Tasripan
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.899 KB)

Abstract

Kebakaran dapat mengakibatkan berbagai kerugian. Salah satu penyebab kebakaran yang sering terjadi yaitu kebocoran gas mudah terbakar. Mobile robot dengan sensor gas dapat digunakan untuk mencari sumber kebocoran. Mobile robot dengan sensor gas hanya dapat memposisikan sensor pada posisi terdekat sumber gas yang dapat dijangkau. Letak sumber gas yang tidak pasti sejajar dengan sensor gas pada mobile robot, tidak memungkinkan untuk menemukan letak sumber gas. Dengan diimplementasikannya sensor gas pada lengan robot, maka sumber gas dapat ditemukan. Dalam penelitian ini dirancang implementasi sensor gas pada kontrol lengan robot untuk mencari sumber gas. Sensor gas yang digunakan TGS 2620 yang dipasang pada ujung lengan robot. Pergerakan lengan robot ditentukan sesuai dengan output posisi dari sistem fuzzy. Aktuator lengan robot menggunakan motor servo yang dikontrol dengan servo controller. Keberhasilan terbesar adalah ketika lengan robot berada posisi 90°, karena posisi ini adalah posisi terdekat dari set point lengan robot. Semakin jauh letak sumber gas dari posisi set point lengan robot, maka keberhasilannya akan semakin kecil. Dibutuhkan pompa penyedot yang lebih kuat untuk dapat membantu sensor mendeteksi dengan jangkauan yang lebih jauh.
Rancang Bangun Mesin Pemotong Styrofoam 3 Axis Menggunakan Hot Cutting Pen dengan Kontrol PID Wijaya, Putut Dwi; Rivai, Muhammad; Tasripan, Tasripan
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.936 KB)

Abstract

Perkembangan industri kreatif styrofoam semakin pesat. Pemotongan styrofoam secara manual sulit dan tidak konsisten. Dibutuhkan mesin pemotong styrofoam yang bisa memotong secara otomatis. Pada penelitian ini penulis membuat mesin pemotong styrofoam 3 axis menggunakan hot cutting pen yang dapat memotong dari starting point manapun sesuai dengan kehendak operator, sehingga bisa memotong lebih efektif. Pada aktuator terdapat sistem kontrol suhu dengan metode PID agar selama proses pemotongan suhu tetap stabil sehingga hasil potongan rapi dan konsisten. Untuk mengontrol keseluruhan kerja mesin, digunakan mikrokontroler arduino. Pemotongan dilakukan dengan mengirimkan file g-code kepada mikrokontroler melalui software Universal G-code Sender, kemudian mikrokontroler mengirimkan sinyal untuk menggerakkan driver motor dan driver motor menggerakkan motor stepper sehingga dihasilkan gerakan aktuator sesuai dengan gambar pada file g-code. Setelah dilakukan pengujian, didapatkan hasil bahwa kontrol suhu hot cutting pen menggunakan PID menghasilkan lebar osilasi sebesar 11º Celcius. Pada pemotongan styrofoam 1 cm diperlukan suhu 290º Celcius dan feed rate 300 mm/min, styrofoam 1,5 cm diperlukan suhu 300º Celcius dan feed rate 300 mm/min, styrofoam 2 cm diperlukan suhu 310º Celcius dan feed rate 300 mm/min, styrofoam 3 cm diperlukan suhu 330º Celcius dan feed rate 300 mm/min. Diharapkan mesin ini bisa menyokong industri kreatif styrofoam di Indonesia.
Rancang Bangun Wireless Electronic Nose Berbasis Teknologi Internet of Things Gumelar, Dwita Mido; Rivai, Muhammad; Tasripan, Tasripan
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.324 KB)

Abstract

Identifikasi kandungan gas atau uap diperlukan pada banyak bidang aplikasi terutama pada industri pengolahan minyak dan gas. Sistim identifikasi diperlukan karena adanya beberapa cairan berbahaya yang mudah menguap dengan bau yang khas seperti minyak bahan bakar dan alkohol. Pada umumnya proses identifikasi gas membutuhkan proses yang lama, kompleks serta mahal karena diperlukan sampel dari lapangan dan analisa di laboratorium. Oleh karena itu dibutuhkan alat pengidentifikasian gas yang dapat dipantau dimana saja secara real time. Pada penelitian ini telah dirancang dan dibuat sebuah pengembangan dari sistem electronic nose yang ditempatkan di lingkungan industri. Sistem ini menggunakan deret sensor semikonduktor yang berbeda yaitu MQ-2, MQ-9 dan MQ-135. Peralatan ini dilengkapi teknologi yang berbasis internet of things dengan menggunakan single board computer Raspberry Pi 3. Hasil pengujian menunjukan bahwa sistem ini dapat mengidenifikasi alkohol, minyak tanah dan bensin dengan tingkat kesalahan 10%. Sistem ini diharapakan dapat mengurangi resiko kebaran, ledakan, gangguan kesehatan dan pencemaran lingkungan.
Penentuan Arah Sumber Suara dengan Metode Interaural Time Difference menggunakan Mikrokontroler STM32F4 Asfari, Mohamad; Rivai, Muhammad; Tasripan, Tasripan
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (947.731 KB)

Abstract

Sistem pendengaran manusia dapat mengestimasi lokasi sumber suara dari pengamatan sinyal suara binaural dengan akurasi yang cukup tinggi. Manusia dapat mengenali lokasi suara secara 3 dimensi dan bahkan dapat mengenali keberadaan sumber suara pada posisi belakang dimana tidak terdapat informasi visual. Sudah banyak dilakukan penelitian mengenai pengenalan lokasi sumber suara menggunakan beberapa deret mikrofon yang memakai lebih dari 3 buah mikrofon, akan tetapi penelitian sistem pengenalan lokasi sumber suara yang menggunakan 2 buah mikrofon seperti pendengaran manusia masih jarang dilakukan. Pada penelitian ini merancang suatu sistem pendeteksi sumber suara dengan menggunakan 2 buah mikrofon dan mikrokontroler STM32F4 sebagai prosesor utama. Metode Interaural Time Difference digunakan untuk menentukan arah dengan cara membandingkan perbedaan waktu sampai sebuah suara yang dipancarkan oleh sumber suara. Berdasarkan hasil pengujian, sistem ini dapat menentukan arah sumber suara sebesar 180°. Semakin besar jarak antar mikropon dapat menghasilkan kesalahan sudut yang semakin kecil. Diharapkan alat ini dapat diaplikasikan dalam sistem pengusir hama burung untuk menentukan arah suara pengusirnya.
Kontrol Kecepatan Motor Sepeda Listrik Menggunakan Force Sensor dan Elektromiografi (EMG) Gunawan, Jeffrey; Rivai, Muhammad; Tasripan, Tasripan
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.959 KB)

Abstract

Torque Assisted Bicycle (TAB) merupakan sebuah sepeda dengan penambahan motor listrik sebagai bantuan bagi penggunanya. Sepeda TAB ini dapat mempermudah pengguna dalam berkendara dan ramah lingkungan karena tidak menghasilkan gas emisi. Namun, sepeda TAB masih belum terlalu diminati di Indonesia. Salah satu penyebabnya ialah penggunaan sensor torsi yang mahal. Pada penelitian ini sensor tekanan dan sensor EMG digunakan untuk mengganti sensor tersebut. Sensor EMG yang digunakan memiliki keluaran antara 0 - 5V single channel dan sensor tekanan menggunakan Force Sensitive Resistor (FSR) dengan keluaran antara 0 – 3.5V.  Data dari dua sensor ini digunakan untuk mengenali tingkat aktivitas otot dari pengguna dengan menggunakan metode Artifical Neural Network dan metode pembelajaran backward propagation. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, penempatan elektroda optimal untuk sensor EMG pada Vastus Lateralis dan FSR pada bagian medial dari telapak kaki. Dalam pengujian statis, subyek melakukan gerakan mengayuh selama 10 detik dengan beban berupa tekanan dari rem. Hasil pengujian pada empat subyek menghasilkan tingkat ketelitian deteksi aktivitas kaki sebesar 83,33%. Pada pengujian dinamis di permukaan dengan 4 tingkat kemiringan berbeda, sistem mampu mendeteksi beban dengan tingkat ketelitian 75%.
Perancangan Perangkat Antarmuka Berbasis Pengenalan Suara pada Purwarupa Mesin Cetak Huruf Braille ITS Pradipta, Nicolas Rezadhi; Tasripan, Tasripan; Kusuma, Hendra
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.419 KB)

Abstract

Pada pembuatan Purwarupa Mesin Cetak Huruf Braille ITS sejak tahun 2012 yang dikerjakan oleh Tim FTE ITS yang bekerjasama dengan Direktorat Pembinaan PK-LK Dikdas, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, sampai pada tahun 2017 sudah banyak mengalami perkembangan. Banyak nya perkembangan ini membuat purwarupa ini memiliki kelebihan dan banyak fitur. Salah satunya kemudahan dalam pengoperasian serta kompatibel dengan sistem operasi komputer modern. Dengan adanya sistem operasi komputer modern ini sangat memudahkan operator purwarupa Mesin Cetak Huruf Braille ITS. Tetapi sistem operasi ini masih memiliki kemelahan yaitu masih membutuhkan operartor non-tunanetra. Dengan adanya perangkat antarmuka berbasis suara yang terkoneksi pada sistem operasi, purwarupa ini dapat dioperasikan oleh operator penyandang tunanetra juga sehingga dapat lebih memudahkan pengoperasian purwarupa. Dirancang menggunakan Voice Recognition Module by Elechouse dan STM32F4 Discovery, sistem ini memasukkan database dari suara yang sudah dilatih berupa data hexadecimal kedalam STM32 yang lalu berkomunikasi dengan purwarupa. Dengan 4 perintah suara untuk mengoperasikan purwarupa ini, hasil yang didapat bekerja dengan rata-rata keberhasilan pengenalan suara sebesar 60,94% menggunakan referensi suara orang lain dan 77,92% menggunakan referensi suara sendiri.
Autonomous Docking System untuk Mobile Robot Berbasis Citra pada Stasiun Pengisian Daya Nirkabel Susanto, Ariestya Putra; Rivai, Muhammad; Tasripan, Tasripan
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.54 KB)

Abstract

Teknologi pada robot mulai dikembangkan untuk dapat bekerja di luar ruangan selama 24 jam penuh. Permasalahan yang muncul adalah robot ini tidak memiliki daya baterai yang cukup agar dapat bekerja selama seharian. Sebagai solusinya, maka dibangun stasiun pengisian daya di beberapa titik untuk mengisi daya pada baterai robot. Teknologi yang digunakan untuk mencari keberadaan stasiun pengisian daya adalah dengan menggunakan GPS. Akan tetapi GPS tidak selalu memberikan titik akurat dari keberadaan stasiun pengisian daya. Pada penilitian ini, metode yang ditawarkan adalah dengan menggunakan kamera untuk mendeteksi dan menuju stasiun pengisian daya dengan asumsi robot telah menggunakan GPS untuk menemukan koordinatnya. Kamera akan mendeteksi objek dalam bentuk dua dimensi, kemudian citra yang ditangkap akan dikonversi ke bentuk channel HSV untuk mengetahui warna dari objek yang dijadikan target. Setelah itu, contour dari objek akan dicari untuk mendapatkan luas dan titik tengah objek. Dua parameter tersebut akan digunakan untuk menjalankan robot dengan motor dc yang akan dikontrol secara proporsional untuk mendapatkan hasil yang lebih presisi. Hasil yang didapat dari uji coba pada mobile robot adalah bahwa titik tengah objek lebih efektif untuk dijadikan set point dengan tingkat keberhasilan yang didapat pada pengujian akhir sebesar 75%.
Sistem Autentikasi Biometrik berbasis Fitur Spektrum Sinyal Elektroensefalografi L Gaol, Jeff; Rivai, Muhammad; Tasripan, Tasripan
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2382.291 KB)

Abstract

Sistem autentikasi terkini memiliki kelemahan, seperti kehilangan kartu dan kunci, dan rentannya keamanan saat memasukkan sandi dan Personal Identification Number. Sistem autentikasi biometrik, sidik jari dan retina, juga memiliki kelemahan, yaitu dapat ditiru penipu. Pada penelitian ini, digunakan sinyal elektroensefalografi (EEG) sebagai modalitas baru dalam autentikasi biometrik, karena sifatnya yang tidak sadar dan sulit diimitasi dengan artefak yang bukan organisme hidup. Konfigurasi elektroda yang digunakan adalah Fp2 untuk sinyal masukan, A1 referensi, dan A2 common-mode. Elektroda yang digunakan adalah elektroda Ag/AgCl sekali pakai. Perangkat keras instrumentasi sinyal EEG melingkupi filter radio frequency interference, proteksi, penguat instrumentasi, common-mode rejection, penghilang tegangan DC diferensial, penguat tak membalik, low-pass filter frekuensi cut-off 72Hz, high-pass filter 0,23Hz, notch filter 50Hz, isolasi, adder, dan dikonversi digital dengan ADS1115. Total penguatannya  adalah 30.375,62x. Sinyal digital kemudian dikirim ke Arduino Nano dan diproses Personal Computer untuk pengolahan sinyal. Sinyal kemudian difilter Butterworth orde 3 frekuensi cut-off 4-14Hz, diberi window Hamming, dianalisis spektrum frekuensinya menggunakan Fast Fourier Transform, dikelompokkan dalam 128 bin, dan dinormalisasi. Fitur disimpan menggunakan Microsoft SQL Server dan dikenali Jaringan Syaraf Tiruan. Persentase keberhasilan verifikasi mencapai 96% untuk autentikasi lima subyek. Pembelajaran mesin kemudian diintegrasikan dengan antar-muka real-time, dan didapati keberhasilan verifikasi 80%.