Kelin Tarigan
Instructors of Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture, USU

Published : 15 Documents
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISIS PRODUKTIVITAS DAN UMUR TANAMAN TERHADAP PENDAPATAN PETANI KOPI ARABIKA

JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas adalah produksi dari usahatani suatu tanaman yakni kopi Arabika yang dihitung berdasarkan satuan luas lahan per satuan waktu dengan dua jenis produksi yaitu buah merah kopi, dan kopi beras. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan luas lahan terhadap produktivitas tanaman, untuk mengetahui pengaruh umur tanaman terhadap produktivitas tanaman,dan untuk mengetahui pengaruh umur tanaman terhadap pendapatan usahatani tanaman di daerah penelitian. Metode penelitian yang digunakan yaitu secara purposive, dengan penentuan daerah sampel dipilih berdasarkan pertimbangan tertentu, metode penarikan sampel dilakukan secara Stratified Random Sampling atau secara strata luas lahan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Korelasi dan Uji Regresi Linier Sederhana. Dari hasil penelitian diperoleh yaitu: Hubungan luas lahan terhadap produktivitas adalah negatif, Umur tanaman berpengaruh nyata terhadap produktivitas, Dan untuk umur tanaman muda 2-4 tahun tidak berpengaruh nyata, umur tanaman sedang 5-7 tahun berpengaruh nyata, dan umur tanaman tua 8-10 berpengaruh nyata terhadap produksi ke pendapatan bersih petani sampel di daerah penelitian.Kata kunci: Produktivitas, Umur Tanaman, Kopi Arabika.

ANALISIS PENGARUH INPUT PRODUKSI TERHADAP PRODUKSI USAHATANI UBI KAYU DI DESA SUKASARI KECAMATAN PEGAJAHAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI

JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.021 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh input produksi terhadap produksi usahatani ubi kayu di desa Sukasari; untuk mengetahui pengaruh input produksi terhadap total biaya produksi usahatani ubi kayu di desa Sukasari dan untuk mengetahui tingkat pendapatan usahatani ubi kayu di desa Sukasari. Metode penentuan daerah penelitian ditentukan secara purposive (sengaja). Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda dan Analisis Tingkat Pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan Input produksi lahan, bibit, pupuk, herbisida dan tenaga kerja di daerah penelitian mempengaruhi produksi usahatani ubi kayu secara serempak dan secara parsial input produksi yang berpengaruh nyata terhadap peningkatan produksi ubi kayu adalah lahan, dan pupuk, Input produksi lahan, bibit, pupuk, obat-obatan dan tenaga kerja di daerah penelitian mempengaruhi total biaya produksi usahatani ubi kayu secara serempak dan secara parsial input produksi yang berpengaruh nyata terhadap total biaya produksi adalah lahan, dan pupuk. Tingkat pendapatan petani di daerah penelitian adalah tinggi yaitu Rp. 15.723.567,- per petani per tahun atau Rp. 1.310.297,- per petani per bulan lebih besar dari UMP yaitu sebesar Rp. 1.200.000,-. Kata Kunci : Input Produksi, Produksi, Total Biaya Produksi, dan Tingkat Pendapatan Abstract This research was conducted to determine the effect of production inputs for the production of cassava farming Sukasari village to determine the effect of production inputs to the total production cost of cassava farm in the Sukasari village and to determine the level of farm income in the Sukasari village cassava. The method of determining the area of ​​research chosen purposively (intentionally). Data collected in this study is primary data and secondary data. The method of data analysis using Multiple Linear Regression Analysis and Analysis of Revenue. The results show production input land, seeds, fertilizers, herbicides and labor in the study area affects the production of cassava farming and partially simultaneous inputs that significantly affect the increase in cassava production are land, and fertilizers, Input production land, seed, fertilizers, medicines and labor in the area of research affect the total cost of production of cassava farming and partially simultaneous inputs that significantly affect the total cost of production wich is the land, and fertilizer. Income levels of farmers in the study area is Rp. 15,723,567, - per farmer per year or Rp. 1,310,297, - per farmer per month greater than the minimum wage of Rp. 1.200.000, -. Keywords: Input Production, Production, Total Production Cost, and Income Level.

ANALISIS EFISIENSI EKONOMI PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI PADA USAHATANI STROBERI DI DESA DOLAT RAYAT KECAMATAN DOLAT RAYAT KABUPATEN KARO

JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.901 KB)

Abstract

Abstrak Tanaman stroberi cocok diusahakan di daerah Tanah Karo, salah satunya terdapat di desa Dolat Rayat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah usahatani stroberi di daerah penelitian dikatakan optimal atau tidak optimal. Usahatani stroberi di daerah penelitian menggunkan faktor/input produksi yang terdiri dari lahan, bibit, pupuk, tenaga kerja dan obat-obatan. Metode penentuan daerah penelitian ditentukan secara purposive (sengaja). Penentuan dan penarikan sampel dilakukan secara sensus. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri dari data sekunder dan data primer. Metode analisis data dianalisis dengan menggunakan analisis fungsi produksi, yaitu regresi linier berganda dengan menganalisis apakah faktor luas lahan, bibit, pupuk, tenaga kerja dan obat-obatan mempengaruhi produksi stroberi di daerah penelitian dan metode efisiensi dianalisis dengan menggunakan analisis efisiensi penggunaan faktor produksi yaitu efisiensi ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor produksi lahan, bibit, pupuk, obat-obatan dan tenaga kerja di daerah penelitian mempengaruhi produksi usahatani stroberi secara serempak dan secara parsial tidak mempengaruhi dan penggunaan faktor produksi di daerah penelitian belum optimal. Kata Kunci : Efisiensi, Faktor Produksi dan Usahatani stroberi Abstract Strawberry plant match cultivated at Tanah Karo area, one of them is present in the Dolat Rayat village. The study was conducted to determine whether the strawberry farms in the research area said to be optimal or not optimal Strawberry farm in research area using factors/inputs consisting land, seed, fertilizer, labor and medicine. Methods to determine the research area determined purposive. Determination and sampling  cencus conducted. Data collected in this research consisted of secondary data and primary data. Methods of data analysis were analyzed by using analysis of the production function, that is linear regression by analyzing whether the factors of land, seed, fertilizer, labor and medicine affect strawberry production in the research area and the efficiency of the method were analyzed using analysis of the efficiency of the use of production factors, namely economic efficiency. The results showed that Production factors of land, seed, fertilizer, medicine and labor in the research  area affects strawberry farm production simultaneously and is partially affected and the use of factors of production in the research area is not optimal. Key Word : Efficiency, Factor of Production, Strawberry Farm

PERBEDAAN PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH SISTEM IRIGASI TEKNIS DENGAN SISTEM POMPANISASI

JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol. 2 No. 2 Februari 2013
Publisher : JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.621 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbedaan biaya pengairan usahatani padi sawah sistem irigasi teknis dengan sistem pompanisasi; perbedaan produksi usahatani padi sawah sistem irigasi teknis dengan sistem pompanisasi; perbedaan pendapatan usahatani padi sawah sistem irigasi teknis dengan sistem pompanisasi, dan membandingkan tingkat distribusi pendapatan petani padi sawah sistem irigasi teknis dengan sistem pompanisasi. Metode analisis data menggunakan metode uji beda rata-rata (compare means) dengan menggunakan metode independent sample t-test dengan dua desa yang berbeda sistem pengairannya dan metode analisis gini ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara biaya pengairan sistem pengairan irigasi teknis dengan sistem pompanisasi. Terdapat perbedaan yang sangat nyata antara produksi pada sistem irigasi teknis dengan sistem pompanisasi. Terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara pendapatan pada sistem irigasi teknis dengan sistem pompanisasi. Dan tingkat distribusi pendapatan di desa Makmur masuk dalam kategori ketimpangan pendapatan rendah dan untuk desa Sei Rejo masuk dalam kategori tingkat ketimpangan pendapatan sangat rendah. Kata kunci: Irigasi, pompanisasi, biaya pengairan, produksi, pendapatan.   ABSTRACT The objective of this study to analyze the differences in the cost of irrigating paddy fields technical irrigation system with pumping system; difference paddy farming production technical irrigation system with pumping system; difference paddy farm income technical irrigation system with pumping system, and compared the distribution of income of rice field farmers technical irrigation system with pumping system. Data analysis method is used average on different test methods (compare means) by using independent sample t-test with two different villages irrigation systems and analytical methods gini ratio. The results showed that there are significant differences between the cost of irrigation technical irrigation systems with pumping system. There is a very real difference between the production of technical irrigation with pumping system. There is a significant difference between income on technical irrigation with pumping system. And the distribution of income in the Makmur village level in the category low income inequality and to the Sei Rejo village in the category very low levels income inequality. Keywords: Irrigation, pumps, irrigation costs, production, income.

ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN PETANI SALAK (Salacca Edulis) YANG MENJUAL HASIL PANEN KE PABRIK DAN LUAR PABRIK DI KABUPATEN TAPANULI SELATAN

JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 5 (2013): Vol 2 No. 5 Mei 2013
Publisher : JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.94 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pendapatan petani salak diberbagai tingkat sakala usaha, untuk menganalisis perbedaan pendapatan petani yang menjual hasil panen ke pabrik dan luar pabrik, dan untuk menganalisis tingkat kelayakan usaha tani salak didaerah penelitian. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive (sengaja), dengan pertimbangan bahwa Kabupaten Tapanuli Selatan merupakan sentra produksi salak di Sumatera Utara dan terdapat pabrik pengolahan salak. Metode pengambilan sampel ditetapkan secara Proportional stratified Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan data sekunder. Dari hasil penelitian pendapatan petani diberbagai tingkat skala usaha adalah semakin besar skala usaha atau semakin luas lahan petani maka pendapatan petani semakin meningkat. Jika ditinjau dari penjualan hasil panen maka berdasarkan uji beda rata-rata bahwa hasil t-hitungnya 4.437 lebih besar daripada t-tabel 2.021 menunjukkan pendapatan petani salak yang menjual hasil panen ke pabrik lebih besar dari pada pendapatan petani salak yang menjual hasil panen ke luar pabrik. Tingkat kelayakan usahatani salak diderah penelitian layak diusahakan dengan R/C petani yang menjual hasil panen ke pabrik adalah 5.59 dan R/C petani salak yang menjual hasil panen ke luar pabrik adalah 4.47. Kata Kunci: Salak, Skala Usaha, Pendapatan Petani salak.

PENGARUH SKALA USAHA TERHADAP PENDAPATAN USAHA PENGOLAHAN IKAN ASIN (Kasus: Desa Hajoran, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah)

JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013
Publisher : JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.128 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh skala usaha terhadap total biaya produksi per ton dalam usaha pengolahan ikan asin dalam jangka waktu satu bulan, untuk menjelaskan pengaruh skala usaha terhadap jumlah curahan tenaga kerja yang digunakan dalam usaha pengolahan ikan asin dalam jangka waktu satu bulan, untuk menjelaskan perbedaan nilai tambah (value added) per ton yang diperoleh pada usaha pengolahan ikan asin dalam jangka waktu satu bulan, dan untuk menjelaskan pengaruh skala usaha terhadap pendapatan usaha pengolahan ikan asin per ton dalam jangka waktu satu bulan. Metode penentuan sampel ditentukan secara purposive yaitu di Desa Hajoran, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, dengan menggunakan Stratified accidental Sampling, yaitu: skala usaha kecil (≤ 1 Ton),  skala usaha menengah (1-2 Ton), dan skala usaha besar (> 2 Ton). Metode analisis data adalah dengan Uji Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan total biaya produksi rata-rata dan curahan tenaga kerja rata-rata pada berbagai strata skala usaha pengolahan ikan asin dan tidak ada perbedaan nilai tambah rata-rata dan pendapatan rata-rata pada  berbagai skala usaha pengolahan ikan asin. Kata kunci : skala usaha, ikan asin, total biaya produksi, curahan tenaga kerja, nilai tambah, pendapatan

ANALISIS PERMINTAAN BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L) DI KOTA MEDAN PROVINSI SUMATERA UTARA

JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 8 (2013): Vol 2 No 8 Agustus 2013
Publisher : JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.763 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan pada tahun 2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis permintaan bawang merah di daerah penelitian, menganalisis faktor pendapatan, menganalisis faktor harga, menganalisis faktor jumlah tanggungan yang mempengaruhi permintaan bawang merah dan menganalisis elastisitas permintaan bawang merah di daerah penelitian. Lokasi penelitian dilakukan secara purposive berdasarkan pertimbangan bahwa daerah yang diteliti merupakan salah satu sentra perdagangan terbesar dan sebagai jalur lintas pemasaran komoditi pertanian yang ada di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara. Pengambilan sampel konsumen digunakan dengan metode penelusuran (Accidental) yakni konsumen yang sedang membeli Bawang Merah dan besar sampel ditentukan dengan rumus Slovin, sehingga sampel diperoleh sebanyak 101 orang. Untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi  digunakan adalah Analisis Regresi Linier Berganda dengan alat bantu SPSS.  Untuk menganalisis koefisien elastisitas permintaan bawang merah  digunakan adalah Analisis Regresi Logaritma Natural (LN) dengan alat bantu SPSS. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa permintaan bawang merah di Kota Medan dipengaruhi oleh  pendapatan, harga bawang merah dan jumlah tanggungan keluarga penduduk (rumah tangga). Berdasarkan hasil pengujian (uji beta) yang dilakukan, faktor yang paling dominan terbesar mempengaruhi permintaan bawang merah adalah pendapatan dan yang paling dominan terendah mempengaruhi adalah jumlah tanggungan. Pengaruh perubahan pendapatan terhadap  permintaan bawang merah sebesar 1,76 satuan yang berarti bersifat elastis. Artinya perubahan pendapatan sebesar 1% akan  memberi pengaruh jumlah yang diminta lebih besar dari 1%. Pengaruh perubahan harga terhadap  permintaan bawang merah sebesar sebesar 0,58 satuan yang berarti bersifat inelastis. Artinya dimana perubahan harga sebesar 1% akan  memberi pengaruh jumlah yang diminta lebih kecil dari 1%. Pengaruh perubahan jumlah tanggungan terhadap  permintaan bawang merah sebesar 1,19 satuan yang berarti bersifat elastis. Artinya perubahan jumlah tanggungan sebesar 1% akan  memberi pengaruh jumlah yang diminta lebih kecil dari 1%. Kata Kunci : Permintaan, Bawang Merah, Elastisitas

ANALISIS PENDAPATAN AGROINDUSTRI DODOL DI KABUPATEN SERDANG BEDAGAI

JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 8 (2013): Vol 2 No 8 Agustus 2013
Publisher : JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.042 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis (1) pengaruh biaya produksi terhadap besar penerimaan/kg dodol, (2) hubungan jumlah produksi terhadap besar pendapatan/kg dodol, (3) komposisi biaya/kg dodol, (4) perbedaan pendapatan agroindustri dodol berdasarkan skala usahanya di Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian dilaksakan pada bulan Mei-Juni 2013 dengan menggunakan metode stratified random sampling dimana besar sampel sebanyak 44 unit usaha yang terdiri dari 32 unit skala rumah tangga dan 12 unit skala kecil. Analisis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linear berganda, korelasi, perhitungan biaya produksi dan uji independent t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya produksi memberikan pengaruh yang nyata terhadap penerimaan/kg dodol dan ada hubungan yang signifikan antara jumlah produksi dengan pendapatan/kg dodol. Komposisi biaya/kg dodol yang paling tinggi adalah biaya bahan baku yaitu sebesar 73,85% untuk dodol biasa, 77,47% untuk dodol durian, dan 73,67% untuk dodol pandan. Terdapat perbedaan yang signifikan antara pendapatan agroindustri dodol skala rumah tangga dengan agroindustri dodol skala kecil. Kata Kunci : biaya produksi dodol, penerimaan agroindustri dodol, pendapatan usaha dodol.

PERBEDAAN SISTEM TATA NIAGA BERAS ORGANIK DENGAN BERAS ANORGANIK (Studi Kasus Desa Lubuk Bayas, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai)

JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013
Publisher : JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.73 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perbedaan bentuk saluran tata niaga antara beras organik dengan beras anorganik di daerah penelitian dan untuk menjelaskan perbedaan fungsi-fungsi tata niaga yang dilakukan oleh petani dan masing-masing lembaga tata niaga beras organik dengan beras anorganik di daerah penelitian. Lokasi penelitian dilakukan secara purposive, pengambilan sampel penelitian ini dilakukan secara sensus. Data yang digunakan adalah data primer pelaku-pelaku tata niaga beras organik di daerah penelitian melalui wawancara langsung dengan menggunakan daftar pertanyaan. Penelitian ini menggunakan perhitungan sederhana dengan rumus-rumus sesuai teori tata niaga. Hasil analisis menunjukkan bahwa saluran tata niaga beras organik di daerah penelitian adalah Petani beras organik – Lembaga Kelompok Tani – JaPPSA – Konsumen. Saluran tata niaga beras anorganik di daerah penelitian adalah Petani beras anorganik – Pedagang Pengumpul – Pengolah – Grosir – Kios – Konsumen. Setiap lembaga tata niaga yang terlibat dalam saluran tata niaga beras organik maupun beras anorganik melakukan fungsi yang berbeda-beda. Perbedaan fungsi ini menyebabkan biaya yang dikeluarkan oleh setiap lembaga juga berbeda. Biaya tata niaga, sebaran harga dan persentase margin pedagang pengolah beras organik yaitu lembaga kelompok dan beras anorganik yaitu pengolah lebih besar dibandingkan dengan lembaga tata niaga lain yang terlibat dalam saluran pemasaran. Saluran tata niaga beras organik dan beras anorganik di daerah penelitian efisien.   Kata Kunci: Tata Niaga, Beras Organik, Beras Anorganik

ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN PETANI JAGUNG YANG MENJUAL BIJI BASAH DENGAN MENJUAL BIJI KERING (Studi Kasus: Desa Tuppak Raja, Kecamatan Gunung Sitember, Kabupaten Dairi)

JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013
Publisher : JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.925 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbandingan pendapatan petani yang menjual biji basah dengan menjual biji kering per petani dan per ha, menganalisis nilai tambah yang diperoleh petani yang menjual biji kering, dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi alasan petani menjual biji jagung basah dan biji jagung kering. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive. Metode analisis yang digunakan adalah uji beda rata-rata sampel t test, Metode Hayami, dan metode deskriptif. Hasil penelitian menyimpulakan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pendapatan petani yang menjual biji basah dengan petani yang menjual biji kering jika diukur per petani dan ada perbedaan yang signifikan pendapatan petani yang menjual biji basah dengan petani yang menjual biji kering jika diukur per ha. Ada nilai tambah yang diperoleh petani yang menjual biji kering. Alasan petani menjual biji jagung basah adalah butuh pengembalian uang yang cepat, jumlah hari hujan yang tidak menentu, upah tenaga kerja pada proses pengeringan, dan tidak tersedianya tempat penyimpanan biji jagung. Sedangkan alasan petani menjual biji kering adalah harga jual jagung yang lebih tinggi dan ketersediaan tempat penyimpanan jagung. Kata Kunci: Pendapatan, Biji Jagung Basah, Biji Jagung Kering, Nilai Tambah