Articles
5
Documents
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DALAM MATAKULIAH FISIKA MATEMATIKA BERBASIS TUTORIAL

Edu-Physics Vol 4 (2013)
Publisher : Edu-Physics

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya tingkat kelulusan dan motivasi siswa dalam mata kuliah fisika matematika I dan II merupakan permasalahan mendasar yang terjadi pada proses pembelajaran fisika matematika. Beberapa faktor yang menjadi penyebab rendahnya tingkat kelulusan mahasiswa dalam mata kuliah ini antara lain ketidakmampuan dalam menginterpretasi konsep-konsep fisika secara tepat, ketidakmampuan dalam menerapkan konsepkonsep dan prinsip-prinsip fisika untuk memecahkan soal, ketidakmampuan dalam memahami konsep-konsep fisika, ketidakmampuan dalam menerapkan konsep-konsep matematika untuk membuat model perumusan yang digunakan untuk pemecahan soal fisika, ditambah lagi dengan latar belakang pendidikan SMA mahasiswa yang berasal tidak hanya dari IPA tetapi juga dari IPS dan SMK. Diperlukan suatu usaha untuk memperbaiki kualitas proses pembelajaran dengan melaksanakan metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbasis tutorial untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa, memantapkan penguasaan konsep fisika matematika dan aplikasinya dalam memecahkan persoalan-persoalan fisika. Kata Kunci : hasil belajar, tutorial, metode kooperatif tipe jigsaw.

Implementasi Model Pembelajaran Inkuiri dalam Pembelajaran Fisika untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Konsep Interferensi dan Difraksi Gelombang

Edu-Physics Vol 3 (2012)
Publisher : Edu-Physics

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya kualitas pembelajaran fisika dapat dilihat dari kegiatan pembelajaran yang kurang bervariasi, sedangkan kualitas produk pembelajaran fisika salah satunya dapat dilihat dari perolehan nilai ujian akhir nasional fisika SMU yang dari tahun ke tahun masih berkategori rendah. Pengemasan pembelajaran tidak sejalan dengan hakikat orang mengajar menurut kaum kontruktivis. Salah satu kemasan pembelajaran berbasis kontruktivis yang memberikan peluang kepada siswa untuk mengkonstruksi pengetahuannya sendiri adalah model pembelajaran inkuiri. Penggunaan model pembelajaran inkuiri memberikan kebaikan-kebaikan antara lain meningkatkan potensi intelektual siswa, pengajaran menjadi lebih berpusat pada anak. Proses belajar inkuiri memberikan waktu pada siswa untuk mengasimilasi dan mengakomodasi informasi.

Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap Beliefs Siswa tentang Fisika dan Pembelajaran Fisika

Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni
Publisher : UIN Raden Intan Lampung, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to investigate the effect of problem-based learning on students’ beliefs about physics and learning physics. The research design is quasi-experimental, non-equivalent control group design with samples were senior high school students grade XI at SMAN 1 Jambi City. The research used the Colorado Learning Atttudes About Science Survey (CLASS). Through data analysis using ANCOVA Test can be seen that there was no significant result effect of problem-based learning on students’ beliefs about physics and learning physics. The study’s finding indicates that students’ beliefs about characteristic and obtaining knowledge are difficult to change. Nonetheless, the use of various learning models that focus on the formation of the model building on the physics world through problem solving that are contextual and real, as well as providing opportunities for students to actively engage in problem solving can help students develop the belief that they have about the physics from novice-like belief into expert-like belief.Penelitian ini bertujuan menginvestigasi pengaruh penggunaan model pembelajaran berbasis masalah terhadap belief siswa tentang fisika dan pembelajaran fisika. Desain penelitian kuasi eksperimen non-equivalent control group design dengan sampel siswa kelas XI Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kota Jambi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner the Colorado Learning Attitudes About Science Survey (CLASS). Hasil uji Ancova terlihat bahwa tidak ada pengaruh signifikan penggunaan model pembelajaran berbasis masalah terhadap belief siswa tentang fisika dan pembelajaran fisika. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa belief siswa tentang karakteristik dan cara memperoleh suatu pengetahuan sulit untuk diubah. Meskipun demikian, penggunaan berbagai model pembelajaran yang berfokus pada pada pembentukan model (model-building) dari dunia fisika melalui pemecahan masalah-masalah yang bersifat kontekstual dan nyata, serta memberikan kesempatan siswa untuk aktif terlibat dalam pemecahan masalah dapat membantu siswa mengembangkan belief yang mereka miliki tentang fisika dari belief sebagai seorang pemula (novice-like belief) menjadi belief sebagai seorang ahli (expert-like belief).

Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap Beliefs Siswa tentang Fisika dan Pembelajaran Fisika

Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni
Publisher : UIN Raden Intan Lampung, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to investigate the effect of problem-based learning on students’ beliefs about physics and learning physics. The research design is quasi-experimental, non-equivalent control group design with samples were senior high school students grade XI at SMAN 1 Jambi City. The research used the Colorado Learning Atttudes About Science Survey (CLASS). Through data analysis using ANCOVA Test can be seen that there was no significant result effect of problem-based learning on students’ beliefs about physics and learning physics. The study’s finding indicates that students’ beliefs about characteristic and obtaining knowledge are difficult to change. Nonetheless, the use of various learning models that focus on the formation of the model building on the physics world through problem solving that are contextual and real, as well as providing opportunities for students to actively engage in problem solving can help students develop the belief that they have about the physics from novice-like belief into expert-like belief.Penelitian ini bertujuan menginvestigasi pengaruh penggunaan model pembelajaran berbasis masalah terhadap belief siswa tentang fisika dan pembelajaran fisika. Desain penelitian kuasi eksperimen non-equivalent control group design dengan sampel siswa kelas XI Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kota Jambi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner the Colorado Learning Attitudes About Science Survey (CLASS). Hasil uji Ancova terlihat bahwa tidak ada pengaruh signifikan penggunaan model pembelajaran berbasis masalah terhadap belief siswa tentang fisika dan pembelajaran fisika. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa belief siswa tentang karakteristik dan cara memperoleh suatu pengetahuan sulit untuk diubah. Meskipun demikian, penggunaan berbagai model pembelajaran yang berfokus pada pada pembentukan model (model-building) dari dunia fisika melalui pemecahan masalah-masalah yang bersifat kontekstual dan nyata, serta memberikan kesempatan siswa untuk aktif terlibat dalam pemecahan masalah dapat membantu siswa mengembangkan belief yang mereka miliki tentang fisika dari belief sebagai seorang pemula (novice-like belief) menjadi belief sebagai seorang ahli (expert-like belief).

PENIPUAN PERNIKAHAN PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus Putusan Nomor 0375/Pdt.G/2017/PA Kdi )

Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam Vol 4, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.553 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini berkenaan dengan Penipuan Pernikahan Perspektif Hukum Islam Studi Kasus Putusan Nomor 0357/Pdt.G/2017/PA Kdi. Masalah yang dikemukan dalam penelitian ini meliputi pertimbangan hakim dalam memutuskan kasus penipuan pernikahan; Bentuk dan dampak penipuan pernikahan; serta perspektif hukum Islam pada penipuan pernikahan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan obyek yaitu, Pengadilan Agama Kendari, dengan melakukan teknik pengumpulan data dengan bentuk wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa hakim mengabulkan gugatan penggugat yang telah di tipu dengan menggunakan alat bukti yang kuat yaitu saksi dan bukti administrasi. Bentuk-bentuk penipuan yang terjadi dalam lingkup Pengadilan Agama Kendari yaitu pemalsuan identitas diri suami atau istri. Dampak yang terjadi terhadap korban penipuan pernikahan yaitu psikis, fisik serta kerugian materi. Penipuan pernikahan yang terjadi agar dapat diberi sanksi yang dapat membuat efek jerah terhadap pelaku-pelaku juga turut serta dalam melakukan penipuan pernikahan.Kata kunci : Pernikahan, Penipuan, Hukum Islam  AbstractThis research concerning Marriage Fraud Perspective of Islamic Law Case Study of Decision Number 0357 / Pdt.G / 2017 / PA Kdi. The problems raised in this study include consideration of judges in deciding cases of marriage fraud; The form and impact of marriage fraud; as well as Islamic legal perspectives on marriage fraud. This study uses qualitative research with objects namely, Kendari Religious Court, by conducting data collection techniques in the form of interviews, observation, and documentation. The results of this study revealed that the judge granted the plaintiffs claim which had been deceived by using strong evidence, namely the witness and administrative evidence. Forms of fraud that occur within the scope of the Kendari Religious Court are the falsification of the identity of the husband or wife. The impact on the victims of marriage fraud is psychological, physical and material losses. Marriage fraud that occurs in order to be sanctioned that can make a reddish effect on the perpetrators also participates in committing marriage fraud.Key words: Fraud, Marriage, Islamic Law