Rostina Taib
STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh

Published : 16 Documents
Articles

Found 16 Documents
Search

MAKIAN DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT BERBAHASA IBU BAHASA ACEH DI KABUPATEN ACEH SELATAN

Jurnal Mentari Vol 17, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Mentari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Makian dalam Kehidupan Masyarakat Berbahasa Ibu Bahasa Aceh di Kabupaten Aceh Selatan  menggunakan metode deskriptif Pengumpulan data dilakukan dengan teknik rekam dan teknik catat.  Data diolah dengan  teknik analisis kualitatif  dengan langkah seleksi data, klasifikasi data,  analisis data, dan membuat simpulan. Hasil penelitian menunjukkan   bahwa makian yang ditemukan dalam bahasa ini pada umumnya berupa kata tabu,  keji, kasar,  dan kotor yang sebaiknya tidak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Dari segi bentuk, makian dalam bahasa ini terdiri atas kata dasar, frasa, dan klausa. Dilihat dari sudut pandang referensi, makian dalam bahasa ini memiliki referensi yang meliputi: binatang, makhluk halus, benda-benda,bagian tubuh, kekerabatan,  profesi,  keadaan, dan aktivitas. Makian yang mengacu pada referen aktivitas yang ditemukan dalam penelitian ini tidak ada yang merujuk pada kata-kata keji dan kotor, hanya menggunakan kata-kata yang bernilai rasa kasar. Selain itu, dalam penelitian ini juga tidak ditemukan makian yang mengacu pada  leumo ‘lembu’.  Berdasarkan fungsi, pemakaian kata makian digunakan  untuk menngungkapkan kemarahan, kekesalan, kebencian, kesedihan, kegembiraan, dan keakraban.      

KONJUNGSI BAHASA DEVAYAN

JIM Pendididikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 3 (2016): Jurnal PBSI Juli 2016
Publisher : JIM Pendididikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.77 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian yang berjudul “Konjungsi Bahasa Devayan”. Rumusan masalah penelitian ini adalah (1) jenis konjungsi apa sajakah yang terdapat dalam bahasa Devayan, (2) bagaimanakah makna konjungsi dalam bahasa Devayan. Peneltian ini bertujuan mendeskripsikan jenis dan makna konjungsi dalam bahasa Devayan. Sumber data dalam penelitian adalah data lisan. Data lisan diperoleh dari masyarakat di Kecamatan Teupah Barat, Kabupaten Simeulue yang berjumlah lima orang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan (1) metode simak dan teknik catat, (2) metode cakap, dan (3) metode introspeksi. Penganalisisan dilakukan dengan seleksi data, klasifikasi data, analisis data dan penyajian data. Hasil penelian ini menunjukkan bahwa jenis konjungsi yang terdapat dalam bahasa Devayan ada empat yakni (1) Konjungsi koordinatif yaitu konjungsi koordinatif penmbahan, pemilihan, pengurutan, dan pertentangan. (2) Konjungsi subordinatif yaitu konjungsi subordinatif waktu, persyaratan, pengandaian, tujuan, konsesif, perbandingan, sebab, cara, akibat dan pewatas. (3) Konjungsi korelatif, dan (4) konjungsi antarkalimat. Makna konjungsi dalam bahasa Devayan yaitu (1) makna penjumlahan, (2) makna urutan, (3) makna pilihan, (4) makna perlawanan, (5) makna temporal/waktu, (6) makna perbandingan/kemiripan (7) makna sebab, (8) makna akibat, (9) makna syarat.Kata Kunci: Konjungsi, bahasa devayan ABSTRACT The study, titled "Conjunction Simeulue Language". The research problems are (1) what are the types of conjunctions contained in Simeulue Language, (2) how the meaning of a conjunction in Simeulue Language. This study aimed to describe the type and meaning conjunctions in Simeulue Language. Sources of data in this study are the data verbally. Data obtained from the orally community in the District of West Teupah, Simeulue of five people. The method used is descriptive method with qualitative approach. The data collection is done by (1) methods and techniques refer to note, (2) a method capable, and (3) the method of introspection. Analyzing do with the selection of data, data classification, data analysis and presentation of data. The results of this study presented showed that the type conjunctions contained in Simeulue Language there are four: (1) coordinating conjunctions are coordinating conjunctions penmbahan, selection, sorting, and discord. (2) subordinating conjunctions subordinating conjunctions that time, requirements, assumptions, goals, konsesif, comparison, causes, ways, effects and modifiers. (3) correlative conjunctions, and (4) conjunctions antarkalimat. Meaning of conjunctions in Simeulue Language: (1) the meaning of the sum, (2) the meaning of the order, (3) the meaning of choice, (4) the meaning of resistance, (5) the meaning of temporal / time, (6) the meaning of the comparison / similarity (7) meaning because , (8) the meaning and effect, (9) the meaning of the terms.Keywords : Conjunction , Simeulue Language

ANALISIS PRESUPOSISI DALAM NOVEL KOALA KUMAL KARYA RADITYA DIKA

JIM Pendididikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : JIM Pendididikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian Yang berjudul "Analisis Presuposisi hearts Novel Koala Kumal Karya Raditya Dika" bertujuan mendeskripsikan Unsur presuposisi eksistensial, presuposisi faktif, presuposisi leksikal, presuposisi nonfaktif, presuposisi konterfaktual, Dan presposisi Struktural hearts Novel Koala Kumal karya Raditya Dika. Data hearts Penelitian Penyanyi dikumpulkan DENGAN Cara membaca Dan mencatat HAL-HAL Yang Berhubungan DENGAN Kelima Unsur presuposisi tersebut hearts Novel Koala Kumal , kemudian diklasifikasikan hearts Bentuk tabel. Data dianalisis DENGAN Langkah-Langkah sebagai berikut. (1) mengidentifikasi data yang Ke hearts Bentuk tabel / data yang korpus, (2) mengklasifikasi data yang hearts Bentuk Klasifikasi Jenis-Beroperasi presuposisi, Dan (3) mendeskripsikan Jenis-Beroperasi presuposisi Yang Terdapat hearts Novel Koala Kumal karya Raditya Dika. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa hearts Novel Koala Kumal karya Raditya Dika Hanya Terdapat lima Beroperasi presuposisi, Yaitu presuposisi eksistensial, presuposisi faktif, presuposisi leksikal, presuposisi nonfaktif, presuposisi konterfaktual, sedangkan presuposisi Struktural tidak ditemukan.Kata kunci: analisis, Wacana, pragmatik, presuposisi, novel ABSTRAK             Penelitian yang berjudul "Analisis pengandaian di Novel Koala Kumal oleh Raditya Dika" bertujuan untuk mendeskripsikan unsur keberadaan, faktif, leksikal, faktif, non faktif, kontrafaktual, dan struktur pengandaian di Koala Kumal Novel oleh Raditya Dika. Data dikumpulkan dengan membaca dan mengambil catatan terkait dengan lima unsur pengandaian dalam novel. Kemudian, unsur-unsur ini diklasifikasikan ke dalam tabel. Data dianalisis dengan beberapa langkah. Pertama, data yang diidentifikasi dalam tabel. Kedua, itu diklasifikasikan ke dalam jenis presuposisi. Ketiga, hal itu dijelaskan dalam jenis pengandaian yang ada di Koala Kumal Novel oleh Raditya Dika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada lima jenis pengandaian di Koala Kumal Novel oleh Raditya Dika. Elemen-elemen yang ada, faktif, leksikal, non faktif, dan presuposisi kontrafakta. Sementara itu, pengandaian struktural tidak ditemukan.Kata kunci: analisis, wacana, pragmatik, anggapan, novel

ANALISIS CAMPUR KODE DALAM DIALOG ANTARTOKOH PADA FILM TJOET NJA’ DHIEN

JIM Pendididikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 2 (2017): Jurnal PBSI Maret 2017
Publisher : JIM Pendididikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.414 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian tentang Analisis Campur Kode Dalam Dialog Antartokoh pada Film Tjoet Nja’ Dhienmenganalisis bentuk campur kode bahasa Aceh dalam tuturan berbahasa Indonesia dan bentuk campur kode bahasa Indonesia dalam tuturan bahasa Belanda pada film Tjoet Nja’ Dhien.Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan jenisnya, campur kode yang terdapat dalam penelitian ini adalah jenis campur kode ke dalam (inner code mixing) dan campur kode ke luar (outer code mixing). Selanjutnya,menurut bentuknya, campur kode yang berbentuk kata terdapat 8 data,  campur kode berbentuk frasa terdapat 7 data, campur kode berbentuk perulangan kata atau reduplikasi terdapat 23 data, dan campur kode berbentuk klausa terdapat 3 data. Sedangkan campur kode berbentuk idiom dan campur kode berbentuk baster tidak terdapat dalam penelitian ini.Kata kunci: Campur kode, dialog, film. ABSTRACT Research on the Analysis of Mixed Code In figures Interreligious Dialogue On Film Tjoet Nja Dhien analyze forms of interference in speech language code Aceh Indonesian and Indonesian form of code-mixing in the Dutch language speech on the film Tjoet Nja Dhien. The approach used is a qualitative approach with descriptive methods. The data collection was done by using see and note. The results showed that based on the type and mix of code found in this study is a kind of code-mixing into the (inner code mixing) and code-mixing to the outside (outer code mixing). Furthermore, according to the form, code-mixing in the form of words there are 8 data, code-mixing are phrases are 7 data, code-mixing-shaped loop or reduplication said there are 23 data, and code-mixing are shaped clause 3 data. While the form of code-mixing and code-mixing idioms shaped baster are not included in this study.Keywords: Mixed code, a dialogue, a movie.

KEMAMPUAN SISWA KELAS XI INSHAFUDDIN BANDA ACEH MENGUBAH KALIMAT SIMPLEKS MENJADI KALIMAT KOMPLEKS

JIM Pendididikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 3 (2017): Jurnal PBSI Juli 2017
Publisher : JIM Pendididikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.704 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul ”Kemampuan Siswa Kelas XI SMA Inshafuddin Banda Aceh Mengubah Kalimat Simpleks Menjadi Kalimat Kompleks.” Masalah yang diajukan dalam penelitian ini adalah bagaimana kemampuan siswa mengubah kalimat simpleks menjadi kalimat kompleks dan mengubah kalimat kompleks menjadi kalimat simpleks. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Inshafuddin Banda Aceh tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 30 orang.  Sampel diambil secara acak. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik nontes. Pengolahan data dilakukan dengan cara mencari nilai rata-rata (mean) siswa berdasarkan hasil jawaban siswa. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kemampuan siswa kelas XI SMA Inshafuddin Banda Aceh  mengubah kalimat simpleks menjadi kalimat kompleks adalah 51,58. Hal ini menunjukkan tingkat kemampuan siswa tersebut termasuk dalam kategori kurang dan masih memerlukan peningkatan. Dengan kata lain siswa kelas XI SMA Inshafuddin Banda Aceh belum mampu mengubah kalimat simpleks menjadi kalimat kompleks.Kata kunci:  Kemampuan siswa, mengubah, kalimat simpleks, kalimat kompleks. ABSTRACT This study entitled "The Ability of High School Class XI Students Inshafuddin Banda Aceh Converts Simplex Sentences into Complex Sentences". The problem posed in this research is how students ability transforms simplex sentences into complex sentences and converts complex sentences into simplex sentences. The population of this study is the students of class XI SMA Inshafuddin Banda Aceh academic year 2016/2017 which amounted to 30 people. Samples are taken at random. Data collection technique used in this research is nontes technique. Data processing is done by finding the mean value (mean) of students based on student answers. The result of the research shows that the average ability of the students of grade XI SMA Inshafuddin Banda Aceh to change the simplex sentence into complex sentence is 51,58. This indicates that the level of students abilities is categorized as less and still requires improvement. In other words, students of class XI SMA Inshafuddin Banda Aceh have not been able to change the simplex sentences into complex sentences.Keywords: Student ability, change, simplex sentences, complex sentences

MOTIVASI DALAM NOVEL DI BAWAH LANGIT MADANI KARYA YF. RIJAL

JIM Pendididikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2017): Jurnal PBSI Januari 2017
Publisher : JIM Pendididikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.941 KB)

Abstract

ABSTRAK  Penelitian yang berjudul “Motivasi dalam Novel Di Bawah Langit Madani Karya YF.Rijal” ini bertujuan mendeskripsikan jenis motivasi dalam novel  Di Bawah Langit Madani karya YF. Rijal dan faktor-faktor yang mendasari munculnya motivasi tersebut. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif-deskriptif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan tekstual. Sumber data penelitian ini diperoleh dari novel Di Bawah Langit Madani karya YF. Rijal. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara kualitatif, yakni membaca novel Di Bawah Langit Madani karya YF. Rijal kemudian mendeskripsikan atau menjelaskan jenis motivasi beserta faktor yang mempengaruhinya yang terdapat dalam novel tersebut dalam bentuk uraian. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada dua jenis motivasi yang terkandung dalam novel Di Bawah Langit Madani karya YF. Rijal, yaitu motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Motivasi intrinsik didasari oleh kebutuhan, harapan, dan minat. Adapun motivasi ekstrinsik didasari oleh dorongan keluarga, lingkungan, dan imbalan.Kata kunci: Motivasi, novel, novel di bawah langit madani ABSTRACT The purpose of this research which entitled “Motivation in the novel Di Bawah Langit Madani by YF. Rijal” was describe types of motivation in Di Bawah Langit Madani novel by YF. Rijal as well the factors that underlie the emergence of the said motivation. This research belonging to qualitative descriptive research. The approach that was used is textual approach. The data sourced from Di Bawah Langit Madani novel by YF. Rijal. Data was collected with documentation technique. Data analysis in this research was conducted qualitatively by reading Di Bawah Langit Madani novel by YF. Rijal and then described or explained the types of motivation and the factors that influence motivation in the novel in an essay form. The result of data analysis suggest that there were two types of motivation which was present in Di Bawah Langit Madani novel by YF. Rijal, namely intrinsic motivation and extrinsic motivation. Intrinsic motivation underlie by needs, hope, and interest, while extrinsic motivation underlie by family, environment, and insentive.Keywords:  Motivation, novel, novel di bawah langit madani

KEMAMPUAN SISWA KELAS XI SMA NEGERI 7 BANDA ACEH MEMPRODUKSI TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI

JIM Pendididikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 3 (2016): Jurnal PBSI Juli 2016
Publisher : JIM Pendididikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.109 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Kemampuan Siswa Kelas XI SMA Negeri 7 Banda Aceh Memproduksi Teks Laporan Hasil Observasi”. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah tingkat kemampuan siswa kelas XI SMA Negeri 7 Banda Aceh memproduksi teks laporan hasil observasi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran kemampuan siswa kelas XI SMA Negeri 7 Banda Aceh memproduksi teks laporan hasil observasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik nontes. Adapun teknik pengolahan data diolah secara deskriptif kuantitatif dengan teknik statistik sederhana. Aspek penilaiannya meliputi kemampuan memproduksi teks laporan hasil observasi berdasarkan struktur teks dengan nilai 85 pada rentang 85-100 termasuk kategori sangat baik. Kemampuan memproduksi teks laporan hasil observasi berdasarkan ciri teks dengan nilai 80 pada rentang 70-84 termasuk kategori baik. Kemampuan memproduksi teks laporan hasil observasi berdasarkan ciri kebahasaan dengan nilai 70 pada rentang 70-84 dengan kategori baik. Kemampuan memproduksi teks laporan hasil observasi berdasarkan penggunaan EYD dengan nilai 65 pada rentang 55-69 termasuk kategori cukup. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan siswa kelas XI SMA Negeri 7 Banda Aceh memproduksi teks laporan hasil observasi tergolong dalam kategori baik dengan nilai 74. Berdasarkan penelitian ini, disarankan kepada guru bahasa Indonesia SMA Negeri 7 Banda Aceh untuk lebih meningkatkan pembelajaran menulis, khususnya pada kaidah penulisan, baik tata bahasa maupun ejaan.Kata Kunci: Kemampuan, memproduksi, teks laporan hasil observasi ABSTRACT This study entitled "The ability Student Class XI SMAN 7 Banda Aceh Producing Text Reports Observations". Formulation of the problem of the research is how the level of ability of the students of Class XI SMA Negeri 7 Banda Aceh producing text reports the results of the observation. This research aims to gain an overview of the capabilities of the students of Class XI SMA Negeri 7 Banda Aceh producing text reports the results of the observation. The methods used in this research is descriptive quantitative. Data collection techniques in the study using the technique of nontes. As for the technique of processing of data processed in a descriptive quantitative with a simple statistical techniques. Aspects of assessment include the capability of producing a text report of observations based on the structure of the text with a value of 85 on 85-100 range including category very well. The ability of producing reports observations based on text characteristics of text with a value of 80 on the range 70-84 including category either. The ability of producing a text report of the results of observation based on linguistic trait with a value of 70 on a range of 70-84 with categories either. The ability of producing reports observations text based on the use of the EYD value 65 at 55-69 range including category enough. The results of this study showed that the ability of the students of Class XI SMA Negeri 7 Banda Aceh is producing reports observations text belongs in the category of good value of 74. Based on this research, it is recommended to language teachers 7 SMA Negeri Indonesia Banda Aceh to further enhance learning, writing, particularly on rule writing, good grammar or spelling.Keywords: Capacity, producing text, reports the results of observation

PEMAKAIAN BAHASA DALAM SIARAN BERITA HABA UROE NYOE DI ACEH TV

JIM Pendididikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 4 (2017): Jurnal PBSI Oktober 2017
Publisher : JIM Pendididikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.85 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian yang berjudul  Pemakaian Bahasa dalam Siaran Berita Haba Uroe Nyoe di Aceh TV. Rumusan masalahnya yaitu (1) Bagaimanakah pemakaiaan ragam bahasa tutur dalam siaran berita haba uroe nyoe di Aceh TV? (2) Bagaimanakah pemakaian bahasa dalam siaran berita haba uroe nyoe di Aceh TV dilihat dari ketepatan pilihan kata (diksi)? (3) Bagaimanakah campur kode yang terjadi pada pemakaian bahasa dalam  siaran berita  habauroe nyoe di Aceh TV?. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tuturan lisan yang disampaikan dalam berita Haba Uroe Nyoe di Aceh TV. Sumber data yang dijadikan data penelitian adalah berita yang disiarkan mulai tanggal 13 Juli sampai dengan 30 Juli 2017. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode rekam dengan teknik simak dan teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penggunaan ragam tutur yaitu ragam resmi yang terdapat dalam siaran berita haba uroe nyoe di Aceh TV. (2) penggunaan diksi maka diperoleh 29  dari sepuluh berita yang digunakan. Dari sepuluh jenis ketepatan diksi yang dianalisis maka diperoleh hasil ketepatan penggunaan diksi, sebagai berikut: penggunaan kata umum khusus 10, penggunaan kata yang hampir bersinonim 7, penggunaan kata denotatif dan konotatif 4, penggunaan kata yang mirip ejaannya 1, penggunaan kata idiom 1, penggunaan akhiran asing 1, dan penggunaan kelangsungan pilihan kata 4 yang diemukan ketidaktepatan pilihan kata, sedangkan penggunaan kata ciptaan sendiri, penggunaan kata indria dan perubahan makna kata tidak  ditemukan dalam berita haba uroe nyoe. (3) penggunaan campur kode bahasa Indonesia ke dalam bahasa Aceh merupakan campur kode ke dalam (inner code-mixing) karena campur kode dilakukan antara bahasa Aceh dan bahasa Indonesia. dari hasil yang di peroleh bedasarkan pengamatan peneliti secara mendalam, dari penggunaan bahasa yang digunakan cukup ringan apa lagi bahasa Aceh dan kesalahan yang ditemukan sebagian besar sudah tepat digunakan. Kemudian capur kode yang banyak digunakan dalam berita haba uroe nyoe sebaiknya dihindari karena berita haba uroe nyoe merupakan berita untuk rakyat Aceh dan berbahasa dengan bahasa Aceh.Kata Kunci : ragam tutur, diksi, campur kode ABSTRACT The study titled Language Use in Haba Uroe Nyoe News Release on Aceh TV. The formulation of the problem that is (1) How pemakiaan varieties of speech in news broadcast haba uroe nyoe in Aceh TV? (2) How is the use of language in the news broadcast haba uroe nyoe in Aceh TV seen from the accuracy of word choice (diction)? (3) How is the code mixed in the language used in habauroe news broadcasts in Aceh TV ?. The method used is qualitative descriptive method. The source of data used in this study is an oral speech delivered in the news of Haba Uroe Nyoe in Aceh TV. Sources of data used as research data is news that aired from July 13 until July 30, 2017. Techniques of data collection research using recording method with techniques and techniques to record recording. The results showed that (1) the use of speech variety is the official variety contained in the news broadcast haba uroe nyoe in Aceh TV. (2) the use of diction then obtained 29 out of ten news that used. Of the ten types of dictionary accuracy analyzed the results of the accuracy of the use of diction, as follows: the use of the general common word 10, the use of words that are almost synonymous 7, the use of the word denotative and connotative 4, the use of words similar spelling 1, the use of the word idiom 1, the use alien endings 1, and the use of word choice 4 that finds inaccurate word choice, whereas the use of the word creation itself, the use of the word sense and the change of meaning of the word is not found in the news haba uroe nyoe. (3) the use of mixed Indonesian code into the Aceh language is a mixture of code into (inner code-mixing) because the code mix is done between the language of Aceh and the Indonesian language. of the results obtained based on the researchers in-depth observation, from the use of language used lightly enough what else the language of Aceh and mistakes that are found most are rightly used. Then the code capture that is widely used in the news haba uroe nyoe should be avoided because the news haba uroe nyoe is news for the people of Aceh and speak the language of Aceh.Keywords: variety of speech, diction, mix code

MAKNA DAN FUNGSI UNGKAPAN BAHASA ACEH PADA MASYARAKAT PIDIE

JIM Pendididikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 3 (2016): Jurnal PBSI Juli 2016
Publisher : JIM Pendididikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.88 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Makna dan Fungsi Ungkapan Bahasa Aceh pada Masyarakat Pidie”. Penelitian ini mengangkat dua permasalahan berupa (1) bagaimanakah makna ungkapan bahasa Aceh pada masyarakat Pidie, (2) apa sajakah fungsi ungkapan bahasa Aceh pada masyarakat Pidie. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna yang terkandung dalam ungkapan bahasa Aceh pada masyarakat Pidie dan mendeskripsikan fungsi ungkapan bahasa Aceh pada masyarakat Pidie.Sumber data penelitian ini yaitu data lisan yang diperoleh dari masyarakat Gampong Raya, Gampong Tunong, Gampong Neulop, dan Gampong Tanjung Kecamatan Delima.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif-kualitatif.Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dasar cakap semuka dan teknik lanjutan yang berupa teknik catat dan teknik pancing.Penganalisisan data dilakukan dengan seleksi data, klasifikasi data, dan penyajian data. Hasil analisis data menemukan bahwa (1) makna yang terkandung dalam ungkapan bahasa Aceh pada masyarakat Pidie bermakna nasihat, kritik sosial, kebaikan, bimbingan, keserasian, ketergantungan, ketamakan, dan ketentraman, (2) fungsi ungkapan dipakai sebagai alat untuk melarang, mendidik, mengingatkan, menghibur, dan penebal keimanan.Kata Kunci :Ungkapan Bahasa Aceh, Fungsi dan Makna ABSTRACT This study entitled "The Meaning and Function Expression Language Aceh Pidie Society". The research raises two issues are (1) how does the phrase Pidie Aceh language in society, (2) what are the functions of language expression Aceh Pidie society. This study aimed to describe the meaning contained in the expression language Pidie and Aceh in public idiom to describe the function Pidie Aceh community. Source of research data is the data obtained from the public oral Raya Village, Village Tunong, Neulop village, and the village of Tanjung District of Delima. The method used in this research is descriptive qualitative method. The data collection was done by using basic conversation semuka and advanced engineering techniques in the form of log and fishing techniques. Analyzing data with data selection, data classification, and presentation of data. The results of data analysis found that (1) the meaning contained in the idiom of Aceh on society Pidie meaningful advice, social criticism, kindness, guidance, harmony, dependency, greed, and peace, (2) the function expression is used as a tool to ban, educate, remind, entertain, and thickeners faith.Keywords: Expression Language Aceh, Function and Meaning

KEMAMPUAN SISWA KELAS VII MTsN MEURAXA BANDA ACEH MERINGKAS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI

JIM Pendididikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2017): Jurnal PBSI Januari 2017
Publisher : JIM Pendididikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.351 KB)

Abstract

ABSTRAK Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kemampuan siswa kelas VII MTsN Meuraxa Banda Aceh Meringkas Teks Laporan Hasil Observasi? Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kemampuan siswa kelas VII MTsN Meuraxa Banda Aceh Meringkas Teks Laporan Hasil Observasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif.Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VIIMTsN Meuraxa Banda Acehtahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 68 orang.Sampel pada penelitian ini adalah sebagian dari populasi yaitu sebanyak 32 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik nontes.Teknik nontes adalah teknik penilaian yang dilakukan tanpa menggunakan tes.Teknik ini dilakukan berdasarkan pengamatan secara teliti dan tanpa menguji peserta didik. Data penelitian ini diolah secara deskriptif kuantitatif.Proses analisis data pada penelitian ini dilakukan secara kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan siswa kelas VII MTsN Meuraxa Banda Aceh Meringkas Teks Laporan Hasil Observasi bacaan adalah 68. Nilai tersebut tergolong dalam kategori cukup yaitu rentang 55-71.Kata Kunci: Kemampuan siswa, meringkas, teks laporan hasil observasi ABSTRACT             The problem in this research is how the students of class VII MTsN Meuraxa Banda Aceh Summarizing Text Reports Observations? This study aims to determine the level of class VII student ability MTsN Meuraxa Banda Aceh Summarizing Text Reports Observations.The approach used in this research is quantitative descriptive approach. The population in this study were students of class VII MTsN Meuraxa Banda Aceh the school year 2016/2017, amounting to 68 people. Samples in this study are part of the population that as many as 32 students. Data collection techniques in this study using techniques nontes. Mechanical nontes is an assessment technique performed without the use of tests. This technique is based on observations accurately and without testing the learners. This research data is processed by descriptive quantitative. The process of data analysis in this study conducted quantitatively. The results of this study showed that the average value of the ability of students of class VII MTsN Meuraxa Banda Aceh Summarizing Text Reports Observations reading is 68. Values are classified in enough category 55-71 range.Keywords: Ability students, summarize, the text of the report on the observation