Didi Tahyudin
FKIP Universitas Sriwijaya, Program Doktor Universitas Sriwijaya

Published : 12 Documents
Articles

Found 12 Documents
Search

Membangun Keluarga Sejahtera Melalui Pengembangan Model Pembelajaran pada Beberapa Desa Miskin di Provinsi Sumatera Selatan Tahyudin, Didi; Utsman, Utsman; Yoyok, Yoyok; S., Tri Agus
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 2, No 4 (1995)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.17977/jip.v2i4.2305

Abstract

This is the first of a follow up study that aims to obtain a model of teaching-learning activities for the poor families in the rural areas, poor in the sense of economy, education, religion, health, and environment. In order to enhance the peoples knowledge all learning resources were coordinated, be they from government bodies as well as from private ones. Especially, this tudy (the first) concerns the concepts of teaching-learning activities, the approaches implemented in the models, the problems encountered, the learning potentials of the poor rural people, the priorities, the programs, and the learning strategies.
Potensi Konflik Dan Pola Penguasaan Kawasan Suaka Margasatwa Bentayan Di Wilayah Provinsi Sumatera Selatan Tahyudin, Didi
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Volume 30, No. 2, Tahun 2014 [Terakreditasi Dikti]
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguasaan dan penggarapan kawasan Suaka Margasatwa (SM) Bentayan menjadi kebun karet dan kelapa sawit terus berlangsung oleh masyarakat, bahkan hingga saat ini. Akibatnya kondisi habitatnya tidak memungkinkan lagi bagi kehidupan hewan-hewan khusus yang dilindungi. Penelitian ini akan menjabarkan pola penguasaan wilayah SM Bentayan oleh masyarakat, termasuk sejarah kedatangannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif, dengan instrumen utama adalah wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedatangan masyarakat ke SM Bentayan merupakan sejarah perpindahan masyarakat dikarenakan keterbatasan ekonomi di daerah asal. Sementara di kawasan SM Bentayan terdapat “peluang” bagi masyarakat untuk menempatinya, dikarenakan minimnya pengawasan dari aparat. Tuntutan kebutuhan ekonomi dan minimnya pengawasan di kawasan SM Bentayan, menjadi dasar datangnya masyarakat serta kemudian menguasainya secara berangsur-angsur. Pola penguasaan terlihat cukup sistematis dan memiliki mekanisme tertentu. Penguasaan lahan pada akhirnya juga memicu konflik antara masyarakat dengan pemerintah.
HASIL PELATIHAN KERAJINAN TANGAN AKRILIK PADA IBU RUMAH TANGGA (STUDI KASUS DI PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT TUT WURI HANDAYANI PALEMBANG) Mardhatillah, Futhri; Husin, Azizah; Tahyudin, Didi
-
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.276 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pelatihan kerajinan tangan akrilikpada ibu rumah tangga dan faktor pendukung dan penghambat hasil pelatihan kerajinan tangan akrilik. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa hasil pelatihan kerajinan tangan akrilik pada ranah kognitif ialah belum adanya dari ke lima responden mendapatkan pengetahuan mengenai arti kerajinan tangan akrilik, sedangkan pada ranah kognitif adanya pemahaman kegunaan alat dan bahan kerajinan tangan akrilik dan ke lima responden memahami dan mengerti penerapan (aplikatif) berfikir pada tehnik dan rumus kerajinan tangan akrilik. Dan dari ke lima responden belum ada yang mengembangkan jenis dan model kerajinan tangan akrilik dengan kreatifitasnya setelah mengikuti pelatihan kerajinan tangan akrilik. Kemudian pada ranah afektif adanya dorongan minat dari dalam dan luar responden dilihat dari keberminatan, tujuan berpartisipasi, kepuasan tersendiri dan dua responden yang telah menerapkan hasil belajarnya dari kerajinan tangan akrilik. Sedangkan ranah psikomotorik hanya tiga responden yang telah bertambah ketelitian dalam penglihatan, karena sering menghitung manik-maniknya berulang-ulang dan fokus sehingga semakin bertambahnya kemampuan ketelitian dalam membuat suatu kerajinan tangan akrilik. Adanya peningkatan hasil pelatihan kerajinan tangan akrilik dari yang belum terampil menjadi terampil dan pada ranah psikomotorik ke lima responden hanya bisa mencapai tahapan menengah yaitu materi pada tahapan menengah ini ialah materinya membuat jenis dan model wadah tisu, wadah aqua, bunga dan vas bunga. Faktor pendukung meliputi lingkungan belajar seperti interaksi sosial antar teman dan tutor dan sehingga menimbulkan suasana belajar yang menyenangkan dan menggairahkan dan faktor penghambat ialah faktor fisiologis yaitu penglihatan dan psikologis berupa ingatan/lupa. Saran pada pihak lembaga PKBM Tut Wuri Handayani lebih memerhatikan manajemen pembelajaran terlebih dahulu sehingga hasil belajar dari pembelajaran di pelatihan dapat sesuai dengan tujuan pelatihan.
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PADA PROGRAM DINIYAH UNTUK ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI DESA PERMATA BARU INDRALAYA UTARA KABUPATEN OGAN ILIR Sutejo, Refli; Husin, Azizah; Tahyudin, Didi
-
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.426 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan  pelaksanaan pembelajaran program diniyah yang meliputi proses pelaksanaan pembelajaran dan faktor penghambat dalam pelaksanaan pembelajaran. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara secara mendalam kepada Kepala Program Diniyah, Tutor Program diniyah dan Staf Program Diniyah. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil temuan penelitian pelaksanaan pembelajaran pada Program Diniyah hanya pada pelaksanaan program. Sebagai Program penambah pembelajaran Agama Islam, Program Diniyah belum membantu pihak sekolah dalam meningkatkan pengetahuan tentang pembelajaran Agama Islam. hal tersebut dibuktikan dengan sedikit nya peserta didik yang memperoleh nilai baik dalam proses pembelajaran dan ujian.  faktor penghambat dalam pelaksanaan pembelajaran meliputi fasilitas belajar yang masih sangat terbatas, tutor tidak memiliki jadwal pelajaran dan tingkat kehadiran peserta didik yang berkurang dari waktu ke waktu. Jadi dapat disimpulkan bahwa  pelaksanaan pembelajaran pada program diniyah belum berjalan dengan baik. Tutor belum melakukan tahapan-tahapan pelaksanaan pembelajran secara sistematis. Adapun saran yang dapat diberikan yaitu perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai proses pembelajaran, pengaruh Program Diniyah dan partisipasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran pada Program Diniyah.
SOSIALISASI PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI ANCAMAN PERDAGANGAN MANUSIA (HUMAN TRAFFICKING) DI DESA MUARA PENIMBUNG KABUPATEN OGAN ILIR Husin, Azizah; Waty, Evy Ratna Kartika; Tahyudin, Didi; Hakim, Imron A; Nengsih, Yanti Karmila; Helmi, Henny
-
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.034 KB)

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mendukung Program Perguruan Tinggi untuk berpartisipasi dalam usaha mencegah terjadinya perdagangan orang (human trafficking) melalui kegiatan penyadaran. Selain itu juga untuk menyebarkanluaskan informasi pada masyarakat dan keluarga, sebagai bagian anggota masyarakat, mengenai tanggung jawab/peran aktif mereka dalam upaya pencegahan terjadinya perdagangan manusia (human tarfficking) dan ikut menangani korban perdagangan tersebut. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab, diskusi dan pemecahan permasalahan per kasus. Adapun sasaran PPM adalah pemuda-pemudi dan ibu-ibu rumah tangga Desa Muara Penimbung Ilir, Kecamatan Indralaya, Ogan Ilir yang berjumlah sebanyak 30 peserta. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 23 September 2017, 30 September 2017 dan tanggal 14 Oktober 2017. Pada hari pertama diadakan kegiatan pemberian pre test, dilanjutkan pemaparan materi-materi tentang ancaman bahaya perdagangan manusia (human trafficking), faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya human trafficking dan dampak dari adanya human tarfficking dengan menggunakan metode ceramah dan dialog. Kegiatan pada hari kedua diisi dengan pelatihan memberikan kasus-kasus kepada peserta untuk didiskusikan, yang kemudian dipresentasikan, sehingga dapat diketahui apakah para peserta memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah-masalah perdagangan orang yang terjadi. Kegiatan pada hari ketiga diisi dengan materi ancaman human trafficking terhadap kemandirian masyarakat, cara mengatasi penyebaran human trafficking dan evaluasi kegiatan.Kegiatan pengabdian ini dapat dikatakan terlaksana dengan baik dan lancar, meskipun tidak terlepas dari beberapa hambatan dan keterbatasan dalam pelaksanaan kegiatan PPM di lapangan. Para peserta cukup antusias dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan PPM baik dalam kegiatan pemaparan materi, tanya jawab dan diskusi. Di samping itu, hasil dari pembahasan peserta/sasaran mengenai kasus perdagangan manusia (human trafficking) sudah sesuai dengan materi sosialisasi dan pelatihan, yang menunjukkan tingginya tingkat pemahaman peserta.
FAKTOR PENYEBAB ANAK PUTUS SEKOLAH JENJANG SMP DI KELURAHAN TALANG BETUTU KOTA PALEMBANG Desiliani, Merista; Tahyudin, Didi; Hakim, Imron A
-
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.475 KB)

Abstract

Seiringnya perkembangan zaman, banyak kalangan remaja yang mulai putus sekolah dari jenjang SMP hingga SMA yang sering terjadinya putus sekolah, maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang menjadi penyebab anak putus sekolah jenjang SMP di Kelurahan Talang Betutu Kota Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif deskriptif, dengan menggunakan teknik pengumpulan angket dan wawancara. Populasi dan sampel penelitian ini berjumlah 55 orang yakni sesuai dengan jumlah siswa putus sekolah di SMP Kelurahan Talang Betutu Kota Palembang. Dari analisis hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa faktor penyebab siswa putus sekolah di SMP Kelurahan Talang Betutu Kota Palembang adalah sebagian besar dikarenakan faktor lingkungan bermain, hal ini terbukti (80%). Sedangkan faktor berikutnya adalah faktor ekonomi merupakan faktor penyebab kedua yakni (52,72%). Faktor perhatian orangtua menyebabkan penyebab ketiga yang mendorong terjadinya putus sekolah (43,63%). Sementara faktor kemampuan siswa dalam belajar menempati urutan keempat yang menjadi siswa putus sekolah (36,36%). Disarankan kepada orangtua siswa, agar dapat mengutamakan kepentingan pendidikan anak – anaknya dan berusaha supaya jangan sampai anaknya berhenti sekolah demi masa depan mereka.
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PADA PROGRAM DINIYAH UNTUK ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI DESA PERMATA BARU INDRALAYA UTARA KABUPATEN OGAN ILIR Sutejo, Refli; Husin, Azizah; Tahyudin, Didi
-
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.426 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan  pelaksanaan pembelajaran program diniyah yang meliputi proses pelaksanaan pembelajaran dan faktor penghambat dalam pelaksanaan pembelajaran. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara secara mendalam kepada Kepala Program Diniyah, Tutor Program diniyah dan Staf Program Diniyah. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil temuan penelitian pelaksanaan pembelajaran pada Program Diniyah hanya pada pelaksanaan program. Sebagai Program penambah pembelajaran Agama Islam, Program Diniyah belum membantu pihak sekolah dalam meningkatkan pengetahuan tentang pembelajaran Agama Islam. hal tersebut dibuktikan dengan sedikit nya peserta didik yang memperoleh nilai baik dalam proses pembelajaran dan ujian.  faktor penghambat dalam pelaksanaan pembelajaran meliputi fasilitas belajar yang masih sangat terbatas, tutor tidak memiliki jadwal pelajaran dan tingkat kehadiran peserta didik yang berkurang dari waktu ke waktu. Jadi dapat disimpulkan bahwa  pelaksanaan pembelajaran pada program diniyah belum berjalan dengan baik. Tutor belum melakukan tahapan-tahapan pelaksanaan pembelajran secara sistematis. Adapun saran yang dapat diberikan yaitu perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai proses pembelajaran, pengaruh Program Diniyah dan partisipasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran pada Program Diniyah.
SOSIALISASI PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI ANCAMAN PERDAGANGAN MANUSIA (HUMAN TRAFFICKING) DI DESA MUARA PENIMBUNG KABUPATEN OGAN ILIR Husin, Azizah; Waty, Evy Ratna Kartika; Tahyudin, Didi; Hakim, Imron A; Nengsih, Yanti Karmila; Helmi, Henny
-
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.034 KB)

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mendukung Program Perguruan Tinggi untuk berpartisipasi dalam usaha mencegah terjadinya perdagangan orang (human trafficking) melalui kegiatan penyadaran. Selain itu juga untuk menyebarkanluaskan informasi pada masyarakat dan keluarga, sebagai bagian anggota masyarakat, mengenai tanggung jawab/peran aktif mereka dalam upaya pencegahan terjadinya perdagangan manusia (human tarfficking) dan ikut menangani korban perdagangan tersebut. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab, diskusi dan pemecahan permasalahan per kasus. Adapun sasaran PPM adalah pemuda-pemudi dan ibu-ibu rumah tangga Desa Muara Penimbung Ilir, Kecamatan Indralaya, Ogan Ilir yang berjumlah sebanyak 30 peserta. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 23 September 2017, 30 September 2017 dan tanggal 14 Oktober 2017. Pada hari pertama diadakan kegiatan pemberian pre test, dilanjutkan pemaparan materi-materi tentang ancaman bahaya perdagangan manusia (human trafficking), faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya human trafficking dan dampak dari adanya human tarfficking dengan menggunakan metode ceramah dan dialog. Kegiatan pada hari kedua diisi dengan pelatihan memberikan kasus-kasus kepada peserta untuk didiskusikan, yang kemudian dipresentasikan, sehingga dapat diketahui apakah para peserta memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah-masalah perdagangan orang yang terjadi. Kegiatan pada hari ketiga diisi dengan materi ancaman human trafficking terhadap kemandirian masyarakat, cara mengatasi penyebaran human trafficking dan evaluasi kegiatan.Kegiatan pengabdian ini dapat dikatakan terlaksana dengan baik dan lancar, meskipun tidak terlepas dari beberapa hambatan dan keterbatasan dalam pelaksanaan kegiatan PPM di lapangan. Para peserta cukup antusias dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan PPM baik dalam kegiatan pemaparan materi, tanya jawab dan diskusi. Di samping itu, hasil dari pembahasan peserta/sasaran mengenai kasus perdagangan manusia (human trafficking) sudah sesuai dengan materi sosialisasi dan pelatihan, yang menunjukkan tingginya tingkat pemahaman peserta.
HASIL PELATIHAN KERAJINAN TANGAN AKRILIK PADA IBU RUMAH TANGGA (STUDI KASUS DI PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT TUT WURI HANDAYANI PALEMBANG) Mardhatillah, Futhri; Husin, Azizah; Tahyudin, Didi
-
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.276 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pelatihan kerajinan tangan akrilikpada ibu rumah tangga dan faktor pendukung dan penghambat hasil pelatihan kerajinan tangan akrilik. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa hasil pelatihan kerajinan tangan akrilik pada ranah kognitif ialah belum adanya dari ke lima responden mendapatkan pengetahuan mengenai arti kerajinan tangan akrilik, sedangkan pada ranah kognitif adanya pemahaman kegunaan alat dan bahan kerajinan tangan akrilik dan ke lima responden memahami dan mengerti penerapan (aplikatif) berfikir pada tehnik dan rumus kerajinan tangan akrilik. Dan dari ke lima responden belum ada yang mengembangkan jenis dan model kerajinan tangan akrilik dengan kreatifitasnya setelah mengikuti pelatihan kerajinan tangan akrilik. Kemudian pada ranah afektif adanya dorongan minat dari dalam dan luar responden dilihat dari keberminatan, tujuan berpartisipasi, kepuasan tersendiri dan dua responden yang telah menerapkan hasil belajarnya dari kerajinan tangan akrilik. Sedangkan ranah psikomotorik hanya tiga responden yang telah bertambah ketelitian dalam penglihatan, karena sering menghitung manik-maniknya berulang-ulang dan fokus sehingga semakin bertambahnya kemampuan ketelitian dalam membuat suatu kerajinan tangan akrilik. Adanya peningkatan hasil pelatihan kerajinan tangan akrilik dari yang belum terampil menjadi terampil dan pada ranah psikomotorik ke lima responden hanya bisa mencapai tahapan menengah yaitu materi pada tahapan menengah ini ialah materinya membuat jenis dan model wadah tisu, wadah aqua, bunga dan vas bunga. Faktor pendukung meliputi lingkungan belajar seperti interaksi sosial antar teman dan tutor dan sehingga menimbulkan suasana belajar yang menyenangkan dan menggairahkan dan faktor penghambat ialah faktor fisiologis yaitu penglihatan dan psikologis berupa ingatan/lupa. Saran pada pihak lembaga PKBM Tut Wuri Handayani lebih memerhatikan manajemen pembelajaran terlebih dahulu sehingga hasil belajar dari pembelajaran di pelatihan dapat sesuai dengan tujuan pelatihan.
FAKTOR PENYEBAB ANAK PUTUS SEKOLAH JENJANG SMP DI KELURAHAN TALANG BETUTU KOTA PALEMBANG Desiliani, Merista; Tahyudin, Didi; Hakim, Imron A

Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.475 KB)

Abstract

Seiringnya perkembangan zaman, banyak kalangan remaja yang mulai putus sekolah dari jenjang SMP hingga SMA yang sering terjadinya putus sekolah, maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang menjadi penyebab anak putus sekolah jenjang SMP di Kelurahan Talang Betutu Kota Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif deskriptif, dengan menggunakan teknik pengumpulan angket dan wawancara. Populasi dan sampel penelitian ini berjumlah 55 orang yakni sesuai dengan jumlah siswa putus sekolah di SMP Kelurahan Talang Betutu Kota Palembang. Dari analisis hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa faktor penyebab siswa putus sekolah di SMP Kelurahan Talang Betutu Kota Palembang adalah sebagian besar dikarenakan faktor lingkungan bermain, hal ini terbukti (80%). Sedangkan faktor berikutnya adalah faktor ekonomi merupakan faktor penyebab kedua yakni (52,72%). Faktor perhatian orangtua menyebabkan penyebab ketiga yang mendorong terjadinya putus sekolah (43,63%). Sementara faktor kemampuan siswa dalam belajar menempati urutan keempat yang menjadi siswa putus sekolah (36,36%). Disarankan kepada orangtua siswa, agar dapat mengutamakan kepentingan pendidikan anak – anaknya dan berusaha supaya jangan sampai anaknya berhenti sekolah demi masa depan mereka.