Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan

KEPEMIMPINAN PEMERINTAH DESA DALAM PERCEPATAN PEMBANGUNAN PRASARANA WILAYAH PEMEKARAN DI DESA LAMBANAN KECAMATAN LATIMOJONG KABUPATEN LUWU Fitra, Fitra; Madani, Muhlis; Tahir, Muhammad
Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 2, No 1 (2012): (April 2012)
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1488.004 KB) | DOI: 10.26618/ojip.v2i1.36

Abstract

This study aims to determine how the village government leadership in implementing the accelerateddevelopment of regional infrastructure expansion in the Village District of Latimojong Lambanan Luwu.This type of research used in this research is descriptive qualitative survey research base. Data collectiontechnique used observation, documentation and interview. As for the population in this study is an elementLambanan village government and community leaders in the village of the District Lambanan LatimojongLuwu by sampling using purposive sampling techniques, then the results of the data is analyzedqualitatively. The results showed that although the Village Lambanan a new village bloomed, but thedevelopment in the Village Lambanan relatively fast, this is because the business is quite active village headand the support and participation of the communities Lambanan. With a leadership style that is applied bythe village head Lambanan that traditional democracy with participatory development concept, simple andpopulist Village Head Lambanan able to attract sympathy and trust of the community. Because people aretargets and perpetrators of development, the Village Head Lambanan always mengikutsertaka communitiesin the planning and execution of development. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepemimpinan pemerintah desa dalammelaksanakan percepatan pembangunan prasarana wilayah pemekaran di Desa Lambanan KecamatanLatimojong Kabupaten Luwu. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptifkualitatif dengan dasar penelitian survey. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasidan wawancara. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah unsur pemerintah DesaLambanan dan Tokoh masyarakat di Desa Lambanan Kecamatan Latimojong Kabupaten Luwu denganpenarikan sampel menggunakan teknik purposive sample, kemudian hasil dari data tersebut di analisasecara kualitatif. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa walaupun Desa Lambanan merupakan desayang baru dimekarkan, tetapi pembangunan di Desa Lambanan tergolong cepat, hal ini disebabkan karenausaha kepala desa yang cukup aktif dan dukungan serta partisipasi dari masyarakat desa Lambanan.Dengan gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh kepala desa Lambanan yaitu demokrasi tradisionaldengan Konsep pembangunan partisipatif, sederhana dan merakyat Kepala Desa Lambanan mampumenarik simpati dan kepercayaan dari masyarakat. Karena masyarakat adalah sasaran sekaligus pelakupembangunan, Kepala Desa Lambanan selalu mengikutsertakan masyarakat dalam setiap perencanaandan pelaksanaan pembangunan.
PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGEMBANGAN OBYEK WISATA HUTAN BATU RAMMANG – RAMMANG DI KABUPATEN MAROS Harnida, Harnida; Tahir, Muhammad
Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 2, No 2 (2012): (October 2012)
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.345 KB) | DOI: 10.26618/ojip.v2i2.47

Abstract

This study aims to determine the role of local governments in the development of forest tourism rammang rammang stone- Maros and determine the governments efforts in the development of tourism rammang-rammang stone forests Maros, using role government indicator as a facilitator, regulator and mediator. This research is qualitative research type phenomenology. Data were collected using such instruments; Observation, interviews and document searches. The results of this study indicate that in general the role of government in the development of tourism rammang rammang- stone forest in Maros is not maximized. As a facilitator, the government has not been much to facilitate the activities of local communities. As a mediator, local governments lack the desire and complaints from people in the area related to the improvement of facilities and infrastructure. As a regulator, the local government has not communicating about the rules of preservation of these attractions.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemerintah daerah dalam pengembangan obyek wisata Hutan Batu Rammang-rammang Kabupaten Maros dan mengetahui upaya pemerintah dalam pengembangan obyek wisata hutan batu rammang- rammang Kabupaten Maros dengan menggunakan indicator pemerintah sebagai fasilitator, regulator dan mediator. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif dengan tipe penelitian fenomenologi. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa; Observasi, wawancara dan penelusuran dokumen. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum peran pemerintah dalam pengembangan obyek wisata hutan batu rammang- rammang di Kabupaten Maros belum maksimal. Sebagai fasilitator, pemerintah belum banyak memfasilitasi aktifitas masyarakat setempat. Sebagai mediator, pemerintah daerah kurang keinginan dan keluhan dari masyarakat di daerah tersebut terkait peningkatan sarana dan prasarana. Sebagai regulator, pemerintah daerah juga kurang berkomunikasi mengenai aturan pelestarian obyek wisata tersebut.
PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PETANI JAGUNG DI KECAMATAN BIRINGBULU KABUPATEN GOWA Nurdin, Muhammad; Nurmaeta, Sitti; Tahir, Muhammad
Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 4, No 1 (2014): (April 2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.082 KB) | DOI: 10.26618/ojip.v4i1.81

Abstract

The purpose of this study to determine the role of local government in community empowerment Biringbulu corn farmers in the District of Gowa. This type of research used was descriptive research and data analysis is the analysis of qualitative data. Data collection techniques used are observation, interviews and documentation. The results showed that: The role of local government in empowering communities corn farmers are already well underway; FeAs already carry corn farmer training went well, but not maximized in because there are many farmer groups have not received training; and local governments to provide assistance for seeds, fertilizers as well as savings and loan assistance.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran Pemerintah Daerah dalam pemberdayaan masyarakat petani jagung di Kecamatan Biringbulu Kabupaten Gowa. Jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian deskriptif dan analisis data adalah analisis data kualitatif. Teknik pengumpulan data yang di gunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Peran pemerintah daerah dalam pemberdayaan masyarakat petani jagung sudah berjalan dengan baik; penyuluh lapangan sudah melaksanakan pelatihan petani jagung berjalan dengan baik, akan tetapi belum maksimal di karenakan masih banyak kelompok tani belum mendapatkan pelatihan; dan pemerintah daerah memberikan bantuan bibit, pupuk serta bantuan simpan pinjam.
PERILAKU POLITIK PEMILIH PEMULA DALAM PELAKSANAAN PEMILIHAN PRESIDEN 2014 DI DESA KANAUNGAN KECAMATAN LABAKKANG KABUPATEN PANGKEP Nur, Raoda; Taufik, Ahmad; Tahir, Muhammad
Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 1 (2015): (April 2015)
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.694 KB) | DOI: 10.26618/ojip.v5i1.116

Abstract

 The purpose of this study to determine the political behavior of voters in the election of the president and vice president in 2014 and to determine the factors influencing the political behavior of voters in the election of President and Vice President in the village of the District Kanaungan Labakkang Pangkep. This type of research is descriptive qualitative and types of case studies with the number of informants 10 people consisting of 1 Village Head, 1 KPPS, 3 KPPS, and 5-time voters. Data on the political behavior of voters gathered using instruments such as observation, interviews and documentation. The data were analyzed through a phase of data reduction, data presentation and conclusion. The results showed that voters in the vote in the election of the president and vice president are still lacking because of their awareness of the importance in conducting the elections, following the selection of the parents was the main reason in choosing, awe held on the candidate to be the reason in choosing and irrational the use of voting rights held.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perilaku politik pemilih pemula dalam pelaksanaan pemilihan Presiden dan wakil Presiden 2014 serta untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku politik pemilih pemula dalam pelaksanaan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Di Desa Kanaungan Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkep. Jenis penelitian adalah deskriftif kualitatif dan tipe penelitian studi kasus dengan jumlah informan 10 orang terdiri dari 1 orang Kepala Desa, 1 orang anggota KPPS, 3 orang anggota KPPS, dan 5 orang pemilih pemula. Data perilaku politik pemilih pemula di kumpul dengan menggunakan instrumen berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Data tersebut dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemilih pemula dalam menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan presiden dan wakil presiden masih kurang karena kesadaran mereka akan pentingnya dalam melakukan pemilihan, mengikuti pilihan orang tua menjadi alasan utama dalam memilih, rasa kagum yang dimiliki pada kandidat menjadi alasan dalam memilih dan tidak rasional dalam menggunakan hak suara yang dimiliki.