Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN LUMPUR BUANGAN DARI PENGOLAHAN LIMBAH SINTESIS ANTIBIOTIKA DAN PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI STEVIA (Stevia rebaudiana BERTONI M.)

Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol 27, No 2 (1999): Buletin Agronomi
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.008 KB)

Abstract

The objective of the research was to investigate the effect of sewage application on growth and production of stevia, a sweetening alternative producing plant, as compared with manure application. Sewage is a by product of antibiotics processing of PT SBFI Sewage and manure application each consisted of 4 level, i.e. 0.0, 0.5, 1.0 and 1.5 kg per polybag. Sewage application has resulted in significant increase in tree high, leaf number, shoot number and root and shoot dry weight as compared with control. Manure application has resulted in significant increase in growth and production as compared with control. There was no interaction between sewage and manure application on all parameter observed

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SD

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 9 (2014): September 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.191 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh penerapan model pembelajaran quantum teaching terhadap hasil belajar siswa kelas V pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam SD Negeri 01 Sungai Pinyuh Kabupaten Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan jenis penelitian quasi exsperimental design dengan bentuk  nonequivalent control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 01 Sungai Pinyuh Kabupaten Pontianak yang terdiri dari 58 siswa. Alat pengumpul data yang digunakan berupa tes hasil belajar siswa yang berbentuk pilihan ganda berjumlah 20 soal. Berdasarkan perhitungan statistik diperoleh rata-rata hasil belajar kelas kontrol adalah 59,88, sedangkan rata-rata hasil belajar kelas eksperimen adalah 67,40. Dari perhitungan effect size (ES) diperoleh 0,9 (kriteria tinggi). Hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran quantum teaching memberikan pengaruh terhadap hasil belajar siswa. Kata Kunci: Model Pembelajaran Quantum Teaching   Abstract: This study aims to analyze how much influence the application of quantum teaching learning model the learning outcomes of students of class V on learning Ilmu Pengetahuan Alam SD Negeri 01 Sungai Pinyuh pontianak district. This study used an experimental method to the type of research design to form quasi exsperimental nonequivalent control group design. The samples in this study were all students of class V Public Elementary School District 01 River Pinyuh Pontianak consisting of 58 students. Data collection tool that is used in the form of tests of student learning outcomes in the form of multiple choice questions numbered 20. Based on the statistical calculation of the average results obtained studying the control class is 59.88, while the average of the experimental class was learning outcomes 67,40. From the calculation of effect size (ES) obtained 0.9 (high criterion). It can be concluded that there are significant quantum teaching learning model influence on student learning outcomes. Keywords: Quantum Learning Model of Teaching

Metode Penularan Massal untuk Uji Penapisan Ketahanan Cabai Mutan terhadap Begomovirus

Jurnal Hortikultura Vol 25, No 3 (2015): September 2015
Publisher : Indonesian Center for Horticulture Research and Development

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.901 KB)

Abstract

Hasil iradiasi sinar gamma pada benih lima genotipe cabai telah menghasilkan populasi mutan M2 yang harus diuji ketahanannya terhadap infeksi Begomovirus menggunakan serangga vektor Bemisia tabaci. Keefektifan metode penularan secara individu lebih tinggi dibandingkan metode penularan massal, namun jika uji penapisan diaplikasikan untuk suatu populasi yang besar maka metode yang cocok adalah penularan massal. Penelitian bertujuan (1) mendapatkan metode penularan massal yang keefektifannya sama dengan metode penularan individu, (2) mengetahui tanaman inang yang cocok untuk perbanyakan serangga vektor B. tabaci, (3) mengetahui tingkat ketahanan cabai genotipe Mhasil iradiasi sinar gamma terhadap infeksi Begomovirus, dan (4) mengetahui perbedaan pertumbuhan dan hasil tanaman dari genotipe M2 dan genotipe tetua M2 saat terinfeksi Begomovirus. Penelitian dilaksanakan di Rumah Kasa dan Kebun Percobaan Balai Penelitian Tanaman Sayuran sejak bulan Mei sampai dengan Agustus 2013. Kajian penularan massal menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan lima perlakuan dan tiap perlakuan diulang lima kali, sedangkan kajian jenis tanaman inang untuk perbanyakan imago B. tabaci menggunakan rancangan yang sama diulang empat kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman terung ungu (Solanum melongena) dan kapas (Gossypium hirsutum) cocok dijadikan sebagai tanaman inang dalam usaha perbanyakan serangga vektor B. tabaci. Penggunaan vektor B. tabaci dalam kondisi viruliferous (masa akuisisi 48 jam) dengan jumlah sekitar 20–30 ekor dalam satu kotak sungkup kain kasa dapat digunakan sebagai metode penularan massal untuk populasi 50 bibit tanaman cabai (kondisi 2–4 daun sejati) dengan keefektifan setara dengan metode penularan secara individu. Rerata dari 195 individu cabai genotipe Kencana M2 dan SSP M2 masuk dalam kategori tahan dan agak tahan terhadap infeksi Begomovirus, sedangkan rerata dari 195 individu cabai genotipe Seloka M2, Lembang-1 M2, dan Tanjung-2 M2 masuk dalam kategori rentan-agak rentan. Perubahan karakter kuantitatif dari pertumbuhan dan hasil tanaman pada lima genotipe M2 jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan genotipe tetua M2 saat terinfeksi Begomovirus.

Keragaman Somaklonal untuk Perbaikan Tanaman Artemisia (Artemisia annua L.) melalui Kultur In Vitro

Jurnal AgroBiogen Vol 6, No 1 (2010): April
Publisher : Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.921 KB)

Abstract

Somaclonal Variability for the Improvement of PlantsArtemisia (Artemisia annua L.) by In Vitro Culture.Endang G. Lestari, Rosa Yunita, and Ali Husni. Artemisiaannua L., a family member of Asteraceae, is medicinalplants originated from China. The plant has been widelyused by the local people for malaria remedy. Its active substance,artemisine, has been proved to hamper the malariabacteria incubation, Plasmodium sp. In accordance with theWHO recomendation, the Department of Health of Indonesiais now in the attempt of developing this plant as thesubtitute of chloroquin because of the malaria bacteriaresistance to this antidote. In Indonesia, the artemisinecontent of the plant less than 0,5% is the crucial problemleading no investors are interested in its economic value.Therefore, Indonesian Medicinal and Spice Crops ResearchInstitute; BPTO Tawangmangu, Indonesian Institute ofSciences; and PT Kimia Farma cooperate for obtaining theprime clone by breeding, selection, as well as environmentaladaptation. In coping with the problem, ICABIOGRAD in thecollaboration with Bogor Agricultural University haveconducted the research for genetic improvement throughmutative induction and field selection. This research onsomaclonal variation. was conducted from Januari 2006 toJuni 2008. Eksplan used for experiment were shoots radiatedwith 10-100 Gy gamma ray. The result showed that the shootradiated with the dosage of 70-100 Gy was unable to grow.On the other hand, the high level of multiplication wasacquired in the one radiated with 10-30 Gy. The optimumradiation for somaclonal radiation was eventually gainedwith 40-60 Gy. The somaclone lines with 10-60 Gy radiationhave been aclimatized and planted in Gunung Putri plot inthe elevation of 1545 asl. Artemisinin content at the highbiomases genotype is 0,49-0,52%.

STRATEGI PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGEMBANGAN PASAR AGRIBISNIS DI DESA SUMILLAN KECAMATAN ALLA KABUPATEN ENREKANG

Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 2, No 1 (2012): (April 2012)
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to determine the Local Government Strategy for the Development of Agribusiness Market in the Simillan Village District of Allla, Regency of Enrekang. The method used is qualitative. Data were collected using instruments such as: observation, documentation and developed with interviews with informants. Technical analysis of the data used in this study is a model of interactive analysis, namely: data collection, data reduction, data serving and withdrawal conclusions. The validity of the data in this study examined using triangulation techniques. These results indicate that counseling and assistance to agricultural and plantation actors government acting through the provision of guidance and direction that intensive and effective to the community as an effort to develop business systems in marketing promotion of agricultural products, the government plays as an agent that accelerates the development of regional potential strategies local governments in the development of the excellent potential in this case of vegetables and fruits by using SWOT analysis so far has been the maximum in the running srtategi maximum for use on the public especially in agriculture andplantations.  Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Strategi Pemerintah Daerah dalam Pengembangan Pasar Agribisnis di Desa Sumillan Kecamatan Allla Kabupaten Enrekang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa observasi, dokumentasi dan dikembangkan dengan wawancara terhadap informan. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisa interaktif, yaitu: Pengumpulan Data, Reduksi Data, Sajian Data, dan Penarikan Simpulan. Keabsahan data dalam penelitian ini diperiksa dengan menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Penyuluhan dan pendampingan kepada pelaku pertanian dan perkebunan pemerintah berperan melalui pemberian bimbingan dan pengarahan yang intensif dan efektif kepada masyarakat sebagai upaya pengembangan sistem bisnis dalam pemasaran promosi hasil pertanian, pemerintah berposisi sebagai agen yang mempercepat pengembangan potensi daerah Strategi pemerintah daerah dalam pengembangan potensi unggulan dalam hal ini sayur dan buah-buahan dengan menggunakan analisis SWOT yang sejauh ini telah maksimal dalam menjalankan srtategi yang m maksimal untuk digunakan pada masyarakat apalagi dalam bidang pertanian dan perkebunaan.

UJI EFEKTIVITAS ANTI PARASIT EKSTRAK DAUN BIDURI (Calotropis gigantea) TERHADAP LINTAH IKAN (Piscicola geometra) PADA IKAN NILA (Oreochromis nilotcus)

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan Perikanan Unsyiah Vol 1, No 2 (2016): Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.475 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun biduri (Calotropis gigantea) terhadap mortalitas lintah ikan (Piscicola geometra) pada ikan nila (Oreochromis niloticus). Penelitian ini dilakukan di Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Ujung Batee pada bulan Januari 2016.Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam taraf perlakuan dan empat pengulangan. Perlakuan yang diberikan meliputi konsentrasi ekstrak daun biduri dengan konsentrasi 0 (kontrol), 10, 25, 50, 75 dan 100 ppm. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa ekstrak daun biduri (C. gigantea) berpengaruh nyata terhadap mortalitas lintah ikan pada taraf uji 5% (P<0,05). Konsentrasi optimal ekstrak pada penelitian ini yaitu pada perlakuan E dengan konsentrasi 75 ppm.The objective of this research was to determine the effect of (Calotropis gigantea) leaf extract on the mortality (Piscicola geometra) that infected tilapia fish (Oreochromis nilotucus). This research was conducted at Brackish Water Aquaculture Development Center, Ujung Batee on January, 2016. The research was designed using Completely Randomized Design with six treatments and four trials. The treatments involved the extract concentration of 0, 10, 25, 50, 75 and 100 ppm. The result of ANOVA Showed that the extract of C. gigantea have the significant effect on P. geometra mortality (P< 0,05). The optimum concentration of this extract in this study was at 75 ppm (treatment E).  Keywords: Mortality, Oreochromis niloticus, Piscicola geometra, Calotropis                gigantea ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun biduri (Calotropis gigantea) terhadap mortalitas lintah ikan (Piscicola geometra) pada ikan nila (Oreochromis niloticus). Penelitian ini dilakukan di Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Ujung Batee pada bulan Januari 2016.Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam taraf perlakuan dan empat pengulangan. Perlakuan yang diberikan meliputi konsentrasi ekstrak daun biduri dengan konsentrasi 0 (kontrol), 10, 25, 50, 75 dan 100 ppm. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa ekstrak daun biduri (C. gigantea) berpengaruh nyata terhadap mortalitas lintah ikan pada taraf uji 5% (P<0,05). Konsentrasi optimal ekstrak pada penelitian ini yaitu pada perlakuan E dengan konsentrasi 75 ppm.

Evaluasi Karakter Hortikultura Galur Cabai Hias IPB di Kebun Percobaan Leuwikopo

Jurnal Hortikultura Indonesia Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Hortikultura Indonesia
Publisher : Perhimpunan Hortikultura Indonesia dan Departemen Agronomi dan Hortiluktura

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.343 KB)

Abstract

ABSTRACTThe objective of this research was  to evaluate some vegetative and generative characters of the new IPB ornamental pepper lines. The experiment  was conducted at IPB,  Leuwikopo, Dramaga, Bogor  in  January  to  July  2014. The ornamental  pepper  lines  Seroja,  Ungaran,  and  cultivarsExplosive,  Numex, and Bara  were evaluated.  The design  used  was  a completely randomized block design  with  four  replications.  There  were  significant  differences  for all quantitative  characters among  the  observed  new  lines  of  ornamental pepper.  Ungara  had  higher  plant  height,  stem diameter,  weight  per  fruit, fruit  diameter,  and  flesh  thickness  than  control.  Seroja  had earlierflowering  time  and  harvest  time  than  control.  The  qualitative characters  were  not  significantly different among Seroja, Ungara, and control. Shortened internode and color change during ripening could be used to identity the observed newlines.Keywords: ornamental pepper, generative, vegetative ABSTRAKPenelitian bertujuan untuk mengevaluasi beberapa sifat vegetatif dan generatif dari galur cabai hias baru IPB. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Leuwikopo, Dramaga, Bogor pada bulan Januari hingga Juli 2014. Bahan tanam yang digunakan adalah dua galur cabai hias IPB yaitu Seroja dan  Ungara  serta tiga  varietas  pembanding  yaitu  Explosive,  Numex,  dan  Bara. Penelitian menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) dengan 4 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan galur-galur yang diuji memiliki perbedaan pada semua  karakter kuantitatif yang diuji. Galur Ungara memiliki keunggulan pada karakter tinggi tanaman, diameter batang, bobot per buah, diameter  buah,  dan  ketebalan  kulit  buah.  Galur  Seroja  memiliki keunggulan  pada  karakter  umur berbunga  dan  umur  panen  buah. Karakter-karakter  kualitatif  antara  galur-galur  yang  diuji  tidak menunjukkan banyak perbedaan dengan pembandingnya. Karakter kualitatif yang dapat mencirikan masing-masing galur dapat dilihat dari karakter pemendekan ruas dan perubahan warna buah.Kata kunci: cabai hias, generatif, vegetatif

pola komunikasi interpersonal orangtua dengan anak meningkatkan prestasi belajar(studi pada masyarakat gampong mata ie montasik, Aceh besar

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.586 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Pola Komunikasi Interpersonal Orang Tua Dengan Anak Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Anak Studi Pada Masyarakat Di Gampoeng Mata Ie, Kecamatan Montasik, Aceh Besar”. Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pola komunikasi interpersonal orang tua dengan anak dalam meningkatkan prestasi belajar anak di Gampoeng Mata Ie, Kecamatan Montasik, Aceh Besar. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif analisis serta menggunakan teknik observasi, dan wawancara. Adapun teori yang peneliti gunakan yakni teori belajar sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Gampoeng Mata Ie, ada pun pola komunikasi interpersonal orang tua dengan anak dalam meningkatkan prestasi belajar anak di Gampoeng Mata Ie, Kecamatan Montasik, Aceh Besar. bentuk pola komunikasi keluarga yang diterapkan kepada setiap keluarga di desa mata ie montasik, bahwa menerapkan sistem pola komunikasi persamaan, pola komunikasi tak seimbang, pola komunikasi tak seimbang terpisah, hanya pola komunikasi monopoli yang tidak diterapkan.Komunikasi yang dilakukan orang tua ke anak adalah komunikasi interpesonal berupa tatap wajah sehingga menimbulkan feedback langsungKata Kunci    : Pola Komunikasi, Orang Tua dan Anak, Prestasi Belajar, Mata Ie Montasik  judul bahasa inggris "The Pattern of Interpersonal Communication between Parents and Children in Improving the Children’s Learning Achievements (A Study at Gampoeng Mata Ie, Montasik, Aceh Besar)ABSTRACT This research was entitled "The Pattern of Interpersonal Communication between Parents and Children in Improving the Children’s Learning Achievements (A Study at Gampoeng Mata Ie, Montasik, Aceh Besar)."The research was aimed at finding out the pattern of interpersonal communication between parents and children in improving the childrens learning achievements in Gampoeng Mata Ie, Montasik, Aceh Besar.It was used a qualitative method with a descriptive analysis research type and observation and interview technique. The theory used by researcher was social learning theory. The result of the research shown that in Gampoeng Mata Ie, the pattern of interpersonal communication between the parents and children in Improving the Children’s Learning Achievements at Gampoeng Mata Ie, Montasik, Aceh Besar. The pattern of family communication applied to every family in Gampoeng Mata Ie, Montasik, that applying system of equation communication pattern, unbalanced communication pattern, separated unbalanced communication pattern, only monopoly communication pattern not applied. Interpersonal communication with dace-to-face form can give the direct feedback.Keyword: Communication Pattern, Parents and Children, Learning Achievement, Mata Ie Montasik

Pengaruh Iradiasi Sinar Gamma pada Generasi Pertama (M1) untuk Mendapatkan Genotipe Unggul Baru Kedelai Toleran Kekeringan

Agrotrop : Journal on Agriculture Science Vol 7 No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Udayana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Influence of Gamma Rays Irradiation on First Generation (M1) to Obtain New Promising Drought-Tolerance Soybean Genotype. Breeding to produce drought tolerant varieties is one of main strategies in the soybean production improvement. Some limitations in soybean conventional breeding are that it takes long time and that drought tolerant characters are rarely found. Therefore, the improvement of genetic variability is very important to assist drought tolerant. Mutation through gamma irradiation is one of techniques to improve genetic variability. The aims of this research were to obtain LD50, study the influence of irradiation, and genetic of mutation. To determine the LD50, seeds of soybean cv. Anjasmoro were irradiated with 0-800 Gy (100 interval) gamma rays. LD50 was calculated to be 202.5 Gy base on germination rate. Therefore, in further experiment 200-400 Gy (50 interval) dosage were used to irradiate seeds of soybean cv. Anjasmoro and Burangrang. All irradiation dosages (200-400 Gy) damage protoplast, decrease plant survival, prolong flowering dan harvest time, decrease plant height, number of total and filled pod, number of seeds, and improve the number of empty pod.

CHARACTERIZATION AND SIMILARITY ANALYSIS OF 15 TOMATO GENOTYPES IN LOWLANDS BASED ON MORPHOLOGICAL CHARACTERS

Agrotech Journal Vol 2, No 2 (2017): Agrotech Journal (ATJ)
Publisher : Universitas Sembilanbelas November Kolaka

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2067.22 KB)

Abstract

This study aimed to obtain information about the characteristics of 15 genotypes and to study a genetic similarity of each genotype that will be used for producing superior tomato varieties in lowlands. The research was conducted from March to August 2012 at the Experimental Field Leuwikopo Bogor Agricultural University, Darmaga Bogor. The experiment used The Randomized Complete Block Design (RCBD) using a single factor of genotype with three replications. Characterization and similarity analysis used the method of principal component analysis and cluster analysis. Based on principal component analysis and cluster analysis of tomato genotypes, it can be classified into three groups: group I (IPBT1, IPBT4, IPBT8, IPBT13, IPBT58, IPBT83 and IPBT84), Group II (IPBT3, IPBT23, IPBT30, IPBT33, IPBT34, IPBT53 and IPBT57) and group III (IPBT80). Characters with an influence on the genetic diversity of each component are the size of the cork layer between the scar stalk and the size of the center of the fruit in transverse slices. The genotypes with a high genetic similarity were IPBT1 and IPBT8, while IPBT30 with IPBT80 had a low genetic similarity