M. Syukri
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP UNTAN, Pontianak

Published : 68 Documents
Articles

PENDIDIKAN BERBASIS KARAKTER MELALUI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL Syukri, M.
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 8, No 1 (2010): JCK Maret 2010
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.993 KB)

Abstract

Masyarakat atau orang tua berharap sekolah-sekolah tidak hanya dapat membuat anak-anak menjadi pintar tetapi juga untuk membuat mereka menjadi baik, yang kelak akan menjadikan mereka warganegara dan pemimpinnya yang baik..  Karakter yang baik terdiri dari mengetahui kebaikan (loving ordesiring the good), dan melakukan kebaikan (acting the good). kecerdasan otak plus karakter itulah tujuan hakiki dari pendidikan sebenarnya. Pendidikan karakter dapat memberikan harapan tersebut. Dalam pembelajaran anak akan belajar lebih baik jika lingkungan diciptakan alamiah. Belajar akan lebih bermakna jika ‘anak mengalami apa yang dipelajarinya, bukan mengetahuinya. Kata Kunci: pendidikan. karakter, pembelajaran kontekstual
PENDIDIKAN KEAKSARAAN FUNGSIONAL: KONSEP DAN STRATEGI PENGEMBANGAN PROGRAM Syukri, M.
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 6, No 2 (2008): JCK September 2008
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.663 KB)

Abstract

Pendidikan keaksaraan merupakan kebutuhan dasar yang memiliki daya ungkit bagi pembangunan masyarakat dan berkaitan dengan kemampuan dasar yang sangat bermanfaat untuk berbagai macam aktivitas kehidupan sehari-hari.  Bahkan, ide mengenai keaksaraan fungsional pada awalnya bertujuan untuk menjadikan warga belajar buta aksara mampu berfungsi sesuai dengan budayanya sendiri, tetapi sejak konferensi UNESCO di Teheran-Iran tahun 1965, terjadi peralihan pemikiran dan keaksaraan fungsional menjadi lebih dikaitkan dengan ekonomi, yang berarti bahwa tujuan akhir dari keaksaraan adalah untuk membantu pihak penerima (sasaran didik) mampu berfungsi dalam kehidupan ekonomi. Kata Kunci: konsep, strategi, keaksaraan fungsional
METODE PENGENALAN KONSEP BILANGAN PADA ANAK KELOMPOK UMUR 4-5 TAHUN DI TK Habsari, Dita; Syukri, M.; ., Halida
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 1 (2013): Januari 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.832 KB)

Abstract

The title ofthe study is "Method of Number Concept Introduction for Children Age Group 4-5 Years Old in Kindergarten Schools”. This research study aims to determine the introduction of the concept of numbers in the age group 4-5 years old children in kindergarten LKIA I, Pontianak. The research method was descriptive research with qualitative approach., Forms of research is a phenomenological study. The data of this researchis a method of learning that teachers use in the introduction of the concept of numbers. Sources of data used in this study include teachers, principals, and children. The results showed that the methods used by teachers in introducing the concept of numbers are a method of storytelling, play, field trips, demonstrations, conversation, and delivery tasks. The percentage of children the concept of numbers from 1-10 is 100% child has can count number, 37.5% of children are not familiar insignia numbers and 62.5% of children are familiar with the symbol number. The supporting factors area complete play, a lot of story books, support from parents and those associated with learning. In hibiting factors are the adding capacity of different children and short term concentration of the children.   Abstrak : Judul penelitian ini adalah “Metode Pengenalan Konsep Bilangan Pada Anak Kelompok Umur 4-5 Tahun Di TK”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran pengenalan konsep bilangan pada anak kelompok umur 4-5 tahun di TK LKIA I, Pontianak. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Bentuk penelitian ini adalah studi fenomenologis. Data penelitian ini adalah metode pembelajaran yang digunakan guru dalam pengenalan konsep bilangan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi guru, kepala sekolah, dan anak. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode yang digunakan guru dalam mengenalkan konsep bilangan adalah metode bercerita, bermain, karyawisata, demonstrasi, bercakap-cakap, dan pemberian tugas. Persentase tingkat anak mengenal konsep bilangan dari 1-10 adalah 100% anak telah bisa menghitung bilangan, 37,5% anak belum mengenal lambang bilangan dan 62,5% anak sudah mengenal lambang bilangan. Faktor pendukung adalah alat main lengkap, buku cerita yang banyak, dukungan dari orang tua dan pihak-pihak yang terkait dengan pembelajaran. Faktor penghambatnya adalah daya tangkap anak yang berbeda serta daya konsentrasi anak pendek.   Kata Kunci : Metode Pengenalan Konsep Bilangan
ANALISIS PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TEMATIK DALAM MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN PADA ANAK DI TK ISLAM AL-KAUTSAR Wirawati, Tri; Syukri, M.; ., Halida
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 1 (2013): Januari 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.082 KB)

Abstract

This study entitled "Analysis of Thematic Learning Implementation in Developing Independence Children In Islam Al-Kautsar Kindergarten" This study aims to reveal the implementation of thematic learning to develop independence children aged 5-6 years in kindergarten Islam Al-Kautsar Pontianak. The research method is used: a qualitative descriptive aproach. The results showed that: The planning of learning refers to the Ministerial Regulation No.58 of 2009, RKM, RKH, a collection of indicators, center guide, the annual program of activities, parents and teachers, and the results meeting. The learning methods are used by teachers are: storytelling, conversation, demonstrations, giving assignments, projects, and field trips. The media are used: namely books, television, games, thrift, blackboards, etc. The constraints faced by teachers are: lack of time, the media, and parents co-operation.   Abstrak: Penelitian ini berjudul “Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Tematik Dalam Mengembangkan Kemandirian Pada Anak Di TK Islam Al-Kautsar” Penelitian ini bertujuan mengungkapkan pelaksanaan pembelajaran tematik dalam mengembangkan kemandirian pada anak usia 5-6 tahun di TK Islam Al-Kautsar Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah: deskriptif bentuk kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Perencanaan pembelajaran mengacu pada Peraturan Menteri No.58 Tahun 2009, RKM, RKH, kumpulan indikator, panduan sentra, program kegiatan tahunan, panduan orang tua dan guru, dan hasil raker. Metode pembelajaran yang digunakan guru adalah; bercerita, bercakap-cakap, demonstrasi, pemberian tugas, proyek, dan karya wisata. Media pembelajaran yang digunakan yaitu; buku cerita, televisi, alat permainan, barang bekas, papan tulis, dan sebagainya. Kendala yang dihadapi guru adalah; terbatasnya waktu, media, dan kerja sama orang tua.   Kata kunci: Pembelajaran Tematik, Kemandirian.
KEMITRAAN KEPALA SEKOLAH DAN KOMITE SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH F22210061, Mirnawati; ,, Wahyudi; Syukri, M.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 2 (2013): Februari 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemitraan Kepala Sekolah Dan Komite Sekolah Dalam Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah. Tujuan penelitian untuk mengetahui kemitraan kepala sekolah dan komite sekolah dalam MBS. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Dari hasil penelitian, kemitraan dalam manajemen kurikulum, komite sekolah ikut memberikan pertimbangan dalam penentuan visi dan misi sekolah serta dukungan dana dalam penyusunan KTSP, kemitraan dalam manajemen tenaga kependidikan dilaksanakan dengan mendayagunakan tenaga kependidikan secara efektif dalam mencapai program sekolah, kemitraan dalam manajemen kesiswaan di mulai sejak pelaksanaan PSB melalui penegakan disiplin siswa, kemitraan dalam manajemen keuangan dan pembiayaan telah terjalin sejak perencanaan, penggunaan, serta pelaporan,  kemitraan dalam manajemen sarana dan prasarana dilaksanakan dalam pengadaan dan perawatan sarana prasaran sekolah, kemitraan  dalam manajemen hubungan masyarakat dilaksanakan dengan melibatkan orang tua dan masyarakat lingkungan sekolah, kemitraan  dalam manajemen pelayanan  khusus dalam bentuk dukungan dana untuk operasional serta penyuluhan.Kata kunci :  Komite Sekolah, Manajemen  Berbasis Sekolah.Abstract: Partnership principals and school committees in the management of the curriculum and teaching programs do not occur directly. School committee only gave consideration in defining the vision and mission of the school only provides financial support to implement the KTSP,  partnership principals and school committees in management education has been implemented by utilizing education personnel effectively in achieving the school program,  partnerships principals and school committees in the management of student performed on admission of new students activities, student participation in enforcing discipline, partnerships principals and school committees in financial management and finance has done well since the planning, using and reporting,  partnerships principals and school committees in the management of facilities and infrastructure implemented in the form of provision and maintenance of the school facilities and infrastructure, partnerships principals and school committee held public relations management by involving parents, students, partnerships principals and school committees in the management of special services implemented in the form of operational as well as financial support for counseling.Key words:  School Committee,  School Based  Management.
HUBUNGAN KEPEMIMPINAN DAN DISIPLIN KERJA KEPALA SEKOLAH DENGAN KINERJA WALI KELAS SMP NEGERI Simarmata, Nerlia Nastaria; Syukri, M.; Bahari Sindju, Herculanus
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 3 (2013): Maret 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan Kepemimpinan dan Disiplin Kerja Kepala Sekolah dengan Kinerja Wali Kelas SMP Negeri di Kecamatan Delta Pawan Kabipaten Ketapang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara kepemimpinan kepala sekolah (X1), disiplin kerja kepala sekolah (X2) baik secara parsial maupun secara bersama-sama dengan kinerja wali kelas (Y). Metode yang digunakan adalah metode Ex Post Facto, dengan tingkat eksplanasinya penelitian asosiatif dengan mengunakan  pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: (1) terdapat korelasi positif dan signifikan antara (X1) dengan (Y) sebesar (rX1Y=0,395), (2) terdapat korelasi positif dan signifikan  antara (X2) dengan (Y) sebesar (rX2Y=0,363 ), (3) terdapat korelasi positif dan signifikan antara (X1) dan (X2) secara bersama-sama dengan (Y) sebesar (RX1X2Y= 0, 473) , (4) kontribusi  X1 terhadap (Y)  sebesar 12,43%, sisanya 87,58% dipengaruhi oleh variabel lain, (5) kontribusi X2 terhadap (Y)  sebesar 21,98%, sisanya 78,02% dipengaruhi oleh variabel lain, (6) kontribusi X1 dan  X2 dengan (Y) secara besama-sama  sebesar 50,95% sisanya 49,05% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hal ini berarti kepemimpinan dan disiplin kepala sekolah memiliki korelasi positif terhadap kinerja wali kelas di SMP Negeri Kabupatan Ketapang. Kata Kunci: Kepemimpinan, Disiplin, dan Kinerja Abstract: Relationships Leadership and Discipline Working with the Principal Mayor Performance Class Delta Junior High School in District Pawan Kabipaten Ketapang. This study aims to determine the relationship between principal leadership (X1), labor discipline principals (X2) either partially or in conjunction with the performance of the guardian class (Y). The method used is the Ex Post Facto, the level eksplanasinya associative research by using a quantitative approach. The results showed that: (1) there is a positive and significant correlation between (X1) and (Y) equal to (rX1Y = 0.395), (2) there is a positive and significant correlation between (X2) and (Y) equal to (rX2Y = 0.363 ), (3) there is a positive and significant correlation between (X1) and (X2) together with (Y) equal to (RX1X2Y = 0, 473), (4) contribution to X1 (Y) of 12.43%, the remaining 87.58% is influenced by other variables, (5) contribution to the X2 (Y) of 21.98%, the remaining 78.02% is influenced by other variables, (6) the contribution of X1 and X2 with (Y) is besama together 50.95% of the remaining 49.05% is influenced by other variables not examined in this study. This means that leadership and discipline of the school principal has a positive correlation to performance in junior high school homeroom Kabupaten Ketapang. Key words: Leadership, Discipline, and Performance
Pembinaan Disiplin Siswa oleh Kepala Sekolah Melalui Keteladanan Guru Di SMP Negeri F22209012, Desti Nuzullianti; Syukri, M.; Radiana, Usman
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 3 (2013): Maret 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Disinyalir sering ditemui di sekolah-sekolah guru masuk kelas telat lima sampai lima belas menit menjadikannya hal yang biasa dan hal ini merupakan contoh kurang baik bagi siswa. Fokus penelitian diarahkan pada: (1) bagaimana  kepala sekolah merencanakan pembinaan disiplin siswa melalui keteladanan guru di SMP Negeri 1 Selakau?, (2) bagaimana kepala sekolah melaksanakan pembinaan disiplin siswa melalui keteladanan guru di SMP Negeri 1 Selakau?, dan (3) bagaimana kepala sekolah mengevaluasi  pembinaan disiplin siswa melalui keteladanan guru di SMP Negeri 1 Selakau?, (4) apakah faktor pendukung dan penghambat pembinaan disiplin siswa melalui keteladanan guru di SMP Negeri 1 Selakau?.Metode  yang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif, jenis penelitian studi  kasus, orientasi teoritisnya mengacu pada konsep fenomenologi. Hasil wawancara, pengamatan dan dokumen sekolah terungkap bahwa ada kecenderungan keberhasilan kepala sekolah dalam membina disiplin siswa di SMP Negeri 1 Selakau dilakukan melalui keteladanan guru. Kata kunci: Pembinaan, Disiplin Siswa, Keteladanan Guru. Abstract: Allegedly often found in schools teachers enter the classroom late five to fifteen minutes making it a regular thing and it is not good for siswa. The focus of the research is directed at: (1) how to plan the principal disciplines of coaching students through exemplary teachers at SMP Negeri 1 Selakau?, (2) how to implement the principal disciplines of coaching students through exemplary teachers at SMP Negeri 1 Selakau?, And (3) how evaluate principals disciplined coaching students through exemplary teachers at SMP Negeri 1 Selakau?, (4) whether the factors supporting and inhibiting the development of the discipline of students with exemplary teachers at SMP Negeri 1 Selakau?. Metode example used is a qualitative research approach, the type of case study research, theoretical orientation refers to the theory phenomenology. Interviews, observations and school documents revealed that there is a tendency of the principal in fostering the success of students in the discipline of SMP Negeri 1 Selakau done through exemplary teachers. Keywords: Guidance, Student Discipline, Teacher Modeling.
Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah Di SDN 08 Goa Boma UPT Dinas Pendidikan Samalantan F22210005, Romanus Rusdi; Sindju, Herculanus Bahari; Syukri, M.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 3 (2013): Maret 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Latar belakang penelitian bahwa pengelolaan dana BOS di daerah khususnya di Sekolah Dasar Negeri 08 Goa Boma, perlu diantisipasi agar persoalan-persoalan administratisi keuangan sering menjadi pemicu keterlambatan dalam pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Tujuan penelitian mendeskripsikan langkah-langkah penggunaan dana, kemampuan pengelola dalam melaksanakan program, evaluasi penggunaan dana, pelaporan penggunaan dana, dan faktor pendukung dan penghambat di dalam pengelolaan penggunaan dana BOS. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, yaitu suatu prosedur penelitian untuk mendeskripsikan perilaku orang, peristiwa atau tempat tertentu secara rinci dan mendalam. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengungkap secara jelas dan rinci perilaku atau kegiatan yang berhubungan dengan penerapan Pengelolaan dana BOS di SDN 08 Goa Boma UPT Dinas Pendidikan Samlantan Kabupaten Bengkayang. Hasil penelitian adalah kemampuan pengelolaan dalam perencanaan program pengunaan dana Bantuan Operasional Sekolah di SDN 08 Goa Boma telah diselenggarakan dengan baik.   Kata Kunci: Pengelolaan Dana, Bantuan Operasional Sekolah Abstract : Background research that BOS fund management in the area, especially in elementary school 08 Goa Boma, should be anticipated that the financial problems of administrative capacity is often a trigger delay in the disbursement of School Operational Assistance (BOS). The research objective measures describe the use of funds, the ability of managers to implement programs, evaluation of the use of funds, reporting use of funds, and supporting and inhibiting factors in the management of the use of the funds. The research approach used was qualitative research, which is a research procedure for describing the behavior of people, events or places in detail and depth. This study aimed to reveal clearly and in detail the conduct or activities associated with the implementation of BOS funds management at SDN 08 Goa Boma UPT Bengkayang Samlantan Education Department. The results of the study is the ability of the management in planning the use of program funds in the School Operational Assistance SDN 08 Goa Boma has held up well. Keywords: Fund Management, School Operational Assistance
PERAN PENDIDIKAN NONFORMAL UNTUK PEMASYARAKATAN LITERASI MEDIA Syukri, M.
Guru Membangun Vol 23, No 1 (2010): GM Edisi Januari Vol.23 No.1 Tahun 2010
Publisher : Guru Membangun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.795 KB)

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melahirkan tantangan agar manusia memiliki kemampuan literasi lain, di luar melek-huruf. Mengingat, melek-aksara terkait dengan perkembangan media cetak yang mendorong orang untuk mampu membaca dan menulis. Dilihat dari perkembangan/perubahan masyarakat dari masyarakat agraris menjadi masyarakat industri lalu masyarakat informasi. Banyak pakar yang memperkirakan bahwa kehidupan umat manusia pada masa depan akan banyak bergantung pada teknologi komunikasi dan informasi.Kata kunci: Pendidikan nonformal, literasi media
Otonomi dan Pemberdayaan : Refleksi Pendidikan Bagi Pemberdayaan Perempuan Syukri, M.
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan (J-VIP) Vol 2, No 1 (2010): Volume 2 Nomor 1 Edisi Januari 2010
Publisher : Jurnal Visi Ilmu Pendidikan (J-VIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.232 KB)

Abstract

Perubahan-perubahan perilaku perempuan dimediasi oleh akuisisi mereka terhadap “otonomi” (kemandirian). Sementara otonomi-diri atau keberdayaan perempuan pada umumnya dikondisikan oleh stratifikasi gender dan otoritas patriarkal mayarakat di mana mereka tinggal, ternyata pendidikan juga dapat meningkatkan kemandirian/keberdayaan perempuan. Jejeebhoy (l996) menandaskan bahwa ada lima aspek kemandirian perempuan yang saling bergantung antara satu dengan yang lainnya, khususnya yang dipengaruhi oleh pendidikan, yaitu: otonomi pengetahuan, otonomi dalam membuat-keputusan, otonomi fisik, otonomi emosional, otonomi ekonomi dan sosial dan percaya-diri. Meskipun teori-teori belajar sosial dapat membantu menjelaskan hubungan antara persekolahan dan perubahan perilaku, namun sekolah bukanlah satu-satunya lingkungan (setting) dimana individu dapat mengamati perilaku-perilaku baru dan memdapatkan “sense of self-efficacy” yang dibutuhkan untuk mengadopsi perilaku-perilaku baru tersebut.   Kata-kata Kunci: autonomy (keberdayaan), empowering (pemberdayaan)
Co-Authors . Khairina, . . Kuswati, . . Masri, . . Mukhlasin, . Ahmad Zaini Ahmadi F22210041 Amirudin F22210020 Amrazi Zakso Andy Usman Asnawati (F04108003) Aswandi , Aswandi . Ayub, Urai M. Busri Endang Dahlia (F54109013) Danawati Safitri Desni Yuniarni Desti Nuzullianti F22209012 Dian Miranda Dita Habsari Eka Supriatna Ema Ambarsari Esih Suryani Etty Fitriawati Gustiana (F54210015) Halida . Heppi Fitri Yenni, Heppi Fitri herculanus bahari sindju Herculanus Bahari Sindju Indri Astuti Ira Herlina Jahiriansyah NIM F22211047 Jam Jami F22210021 Joni Hendri Juliana Ramilah Julina, Rizki Kiki Julianti L. Halim Lili Pulungan M. Asrori M. Chiar M. Thamrin Marmawi . Marmawi R. Martina Suni, Martina Martono , Maryono F22210055 Masluyah , Masluyah Suib Matius F22212022 Mirnawati F22210061 Mohtar, L. E. Muhamad Ali Muhammad Yusuf Muslimah (F54210032) Narsi (F54010014) Neli, Neli Nerlia Nastaria Simarmata Noly Agustin Nopriantini NIM F 22211044 Nur Rahmah Rabiyah (F22210035) Rahmah Johar Reni Rosari Rizka Julient Romanus Rusdi F22210005 Rustam (F25112023) RUWIYATI F.F22211050 Serafina Lucky Charistian Harly SINU WATI Siti Musarofah Siti Nurhasanah Siti Shalihatun, Siti Soewarno, S. Suprapti F24111008 Sutarmanto . Syahwani Umar T. S. M. Meerah Tahmid Sabri Teti Yustati Tomo Djudin tri wahyuni Tri Wirawati Trihardini, Ismi Usman Radiana Wahyudi , Wahyudi . Wahyudi Wahyudi Wanto Riva’ie Wiwin Wintania, Wiwin Yanti (F54210180) Yohana (F54210068) Yuliana (F54210181) Yuliana (F54210182) Yuline . Yundya Ullan Cemerlang