Articles
7
Documents
Estimasi Penghematan Biaya Operasi PLTU dengan Cara Penggantian Bahan Bakar

Jurnal Teknik Mesin Vol 9, No 2 (2007): OCTOBER 2007
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Per capita electricity consumption is a living standard index in a country. In Indonesia, as number of people and industries are increasing, the need of electricity is also increasing. As a result of the rising world’s price of fossil fuel, PT. PLN (Persero), a local state utility, needs to find a better way to reduce its operational cost, 75% of which is the price of plant’s fuel. One possible solution is to replace liquid fuel (HSD and MFO) with LNG or coals. This research aimed at fuel cost comparison between the use of LNG, coals and the liquid fuel in a steam power plant. The research focus on the cost reduction but neglects the actual operational implementation. The results of analysis, based on 51465 kW power and 85% boiler efficiency assumption, showed that the mass rate flow of HSD, MFO, LNG and coal are 13446,95 kg/h, 14328,98 kg/h, 1156,7 kg/h and 29032,52 kg/h respectively. Furthermore, annual fuel cost of HSD, MFO, LNG and coal are 890.73, 530.61, 154.63 and 87,61 billions respectively. The fuel cost saving from the replacement of HSD with LNG and coals are 736.1 and 803.12 billion/year respectively. As comparison, the fuel cost saving from the replacement of MFO with LNG and coals are 375.98 and 443.0 billion/year respectively. Abstract in Bahasa Indonesia: Konsumsi listrik perkapita merupakan indeks standar kehidupan masyarakat suatu negara. Di Indonesia, dengan semakin meningkatnya kegiatan industri dan jumlah penduduknya, maka kebutuhan daya listrik juga mengalami peningkatan. Akibat terjadinya kenaikan harga bahan bakar minyak dunia sekarang ini, PT. PLN (persero) sebagai salah satu perusahaan listrik negara harus memikirkan usaha penghematan biaya operasi, dimana 75%nya adalah biaya bahan bakar. Salah satu usaha yang dapat ditempuh PT. PLN (persero) adalah dengan penggantian bahan bakar utama PLTU dari bahan bakar minyak (HSD dan MFO) menjadi gas alam (LNG) atau batubara. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan efisiensi penghematan biaya bahan bakar LNG dan batubara dibanding bahan bakar minyak (HSD dan MFO) sebagai bahan bakar utama pembangkit uap PLTU. Penelitian hanya menitik beratkan pada segi penghematan ekonomi semata tanpa mempertimbangkan segi teknik operasional. Dari hasil analisis diperoleh untuk asumsi daya 51465kW dan efisiensi boiler 85%, maka laju alir massa bahan bakar HSD, MFO, LNG dan batubara masing-masing adalah 13446,95 kg/jam, 14328,98 kg/jam, 11567,94 kg/jam dan 29032,52 kg/jam. Selanjutnya biaya bahan bakar HSD, MFO, LNG dan batubara masing masing adalah 890,73 milyar/tahun, 530,61 milyar/tahun, 154,63 milyar/tahun dan 87,61 milyar/tahun. Besarnya penghematan biaya bahan bakar HSD terhadap LNG dan batubara masing-masing adalah 736,1 milyar/tahun dan 803,12 milyar/tahun. Selanjutnya besarnya penghematan biaya bahan bakar MFO terhadap LNG dan batubara masing-masing adalah 375,98 milyar/tahun dan 443,0 milyar/tahun. Kata kunci: HSD, MFO, LNG, batubara, PLTU.

Analisi Produksi dan Pendapatan Petani Padi Sawah yang Menggunakan Pupuk Hayati Cair di Blang Cut Kecamatan Suka Makmur Kabupaten Aceh Besar

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.855 KB)

Abstract

Abstrak. Hasil produksi padi sawah yang rendah diakibatkan oleh kerusakan tanah, kerusakan tanah disebabkan oleh penggunaan pupuk kimia secara terus – menerus. Produksi tersebut mengakibatkan menurunnya pendapatan petani padi sawah. Terdapat inovasi terbaru mengenai cara pemupukan untuk membantu penyuburan tanah. Salah satu inovasi tersebut adalah pupuk hayati cair, penggunaan pupuk hayati cair dapat menurunkan penggunaan pupuk kimia sehingga dapat menurunkan biaya pemupukan kimia. Pengimplementasian pupuk ini dapat meningkatkan hasil produksi padi sawah. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk melihat berapa besar penurunan biaya pemupukan kimia saat menggunakan pupuk hayati cair serta untuk mengetahui peningkatan pendapatan petani padi sawah setelah menggunakan pupuk hayati cair. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan pupuk hayati cair dapat menekan biaya pemupukan kimia serta dapat meningkatkan hasil produksi padi dan pendapatan petani padi sawah.ANALYSIS OF PRODUCTION AND REVENUES OF PADDY FARMERS WHO USE LIQUIDE BIO - FERTILIZER IN VILLAGE BLANG CUT SUBDISTRICT SUKA MAKMUR DISTRICT ACEH BESARAbstract.Low production of paddy caused by defective soil. Devective soil caused by using chemical fertilizer continously. Low production of paddy caused decreasing income of paddy farmers. There was innovation about how to aid and fertilize the defective soil. One of the innovation is liquid bio-fertilizer. Application of liquid bio-fertilizers could provide less using chemical fertilizers. With the result that reduce chemical fertilizer oprational cost. Liquid bio-fertilizer not only fixing contexture of soil but also increasing production of paddy. Hence, this research purpose to show the magnitude of reducing chemical fertilizer oprasional costs along with using liquid bio- fertilizer and to find out the increasing of paddy farmers income afterwards. The result showed that by using liquid bio-fertilizer had reduced the cost of using chemical fertilizers, increased production, and increasing the income of paddy farmers. 

SAKSI IKRAR TALAK MENURUT KOMPILASI HUKUM ISLAM DAN PARA FUQAHA

Hukum Islam Vol 17, No 2 (2017): Hukum Keluarga dan Ekonomi Syariah
Publisher : Fakultas Syariah dan hukum Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di dalam Islam talak adalah merupakan hak suami, sehingga Jumhur ulama berpendapat bahwa talak dipandang sah dan tidak memerlukan bukti ataupun saksi di saat mengikrarkanya. Sedangkan menurut peraturan tentang perkawinan yang berlaku di Indonesia, talak baru dianggap sah apabila diikrarkan dan disaksikan di depan Pengadilan Agama. Keluar dari perbedaan tersebut dan untuk lebih selamatnya, sebaiknya pengucapan ikrar talak itu hendaknya disaksikan di depan Pengadilan Agama. Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya perselisihan antara suami dan istri terkait status hubungan mereka, pembayaran nafkah, atau bahkan masalah waris jika salah satu di antara mereka meninggal dunia.

SAKSI IKRAR TALAK MENURUT KOMPILASI HUKUM ISLAM DAN PARA FUQAHA

Hukum Islam Vol 17, No 2 (2017): Hukum Keluarga dan Ekonomi Syariah
Publisher : Fakultas Syariah dan hukum Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.292 KB)

Abstract

Talak adalah merupakan hak suami dalam ketentuan hukum Islam, sehingga Jumhur ulama berpendapat bahwa talak dipandang sah dan tidak memerlukan bukti ataupun saksi di saat mengikrarkanya. Sedangkan menurut peraturan tentang perkawinan yang berlaku di Indonesia, talak baru dianggap sah apabila diikrarkan dan disaksikan di depan Pengadilan Agama. Keluar dari perbedaan tersebut dan untuk lebih selamatnya, sebaiknya pengucapan ikrar talak itu hendaknya disaksikan di depan Pengadilan Agama. Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya perselisihan antara suami dan istri terkait status hubungan mereka, pembayaran nafkah, atau bahkan masalah waris jika salah satu di antara mereka meninggal dunia.

INSPEKSI SAMBUNGAN LAS PADA PIPA STEAM GENERATOR MENGGUNAKAN METODE RADIOGRAPHY TEKNIK PANORAMIC (STUDI KASUS DI PT. TACHI JINO)

Jurnal POLIMESIN Vol 15, No 2 (2017): Polimesin
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inspeksi Sambungan Las Pada Pipa Steam Generator Menggunakan Metode Radiography Teknik Panoramic (Studi Kasus Di PT. Tachi Jino) dengan membuat perhitungan Exposure Time menggunakan Komputasi. Tulisan ini membahas tentang Penyinaran menggukan teknik Panoramic pada sambungan las pada pipa steam generator yang berukuran 10 inchi (Schedule Pipe-40) yang ada pada PT. Cladteck Bi Metal, Batu Ampar, Batam, Kepualauan Riau. Tujuan dari Inspeksi ini adalah, melakukan Penyinaran dengan teknik panoramic, membuat kalkulasi menggunakan Komputasi pada perhitungan Radiography. Pengoprasian ini di lakukan dengan kamera Radiography tipe Gamma Ammersham 661 Co-60 yang berkapasitas 150 Ci. Dari hasil yang sudah diperhitungkan, waktu penyinaran (Exposure Time) yang digunakan adalah perhitungan dengan menggunakan Komputasi yaitu 81 detik dengan nilai film error 0,88 % lebih sedikit dibandingkan dengan menggunakan rumus teknik (manual) yaitu 71 detik dengan nilai film error sebesar 11,4 %. Pada proses penyinaran Radiography Operator menggunakan perhitungan Komputasi, dari hasil penyinaran yang diketahui bahwa pada posisi 0-15 terdapat Porosity yang cukup signifikan sehingga perlu adanya repair atau pengelasan kembali dan dinyatakan reject oleh Interpreter. Sedangkan pada posisi 15-30 memiliki las-lasan yang cukup memenuhi syarat, sehingga dinyatakan clear oleh Interpreter dan pada posisi 30-0 terdapat Lack Of Fusion yang cukup signifikan sehingga perlu adanya repair atau pengelasan kembali dan dinyatakan reject oleh Interpreter. Pada akhirnya hasil dari film sangat berpengaruh pada waktu Exposure Time.Kata Kunci : Steam Generator, metode radiography teknik panoramic, kamera gamma ammersham   661 Co 60, exposure time, lack of Fusion

KAJI EFISIENSI TEMPERATUR PENUKAR PANAS DENGAN VARIASI ALIRAN UNTUK APLIKASI PENGERING

Jurnal POLIMESIN Vol 16, No 2 (2018): Polimesin
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Heat exchanger atau alat penukar panas adalah alat-alat yang digunakan untuk mengubah temperatur fluida atau mengubah fasa fluida dengan cara mempertukarkan panasnya dengan fluida lain. Pada sebuah penukar panas kemampuan mempertukarkan panas sangat ditentukan oleh tipe dan jenis aliran fluida yang melewati penukar panas. Secara garis besar penukar panas dibagi berdasarkan arah aliran fluidanya. Berdasarkan arah aliran fluida penukar panas  dibedakan menjadi 3 (tiga) jenis aliran, yaitu aliran searah (parallel flow), aliran berlawanan (counter flow) dan aliran silang (cross flow). Saat ini penukar panas banyak dipakai dalam  industri pengeringan produk-produk pertanian, perkebunan dan perikanan skala kecil dan menengah. Penggunaan penukar panas dalam bidang pengeringan saat ini sudah menjadi kebutuhan untuk mengatasi permasalahan produktifitas pengeringan. Umumnya penukar panas yang digunakan adalah tipe aliran berlawanan. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk mengetahui efektifitas penukar panas tersebut yang umumnya berfokus pada jenis aliran berlawanan. Penelitian penelitian spesifik yang mengkaji perbandingan efisiensi penukar panas  untuk ketiga jenis aliran belum ditemukan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efisiensi temperatur penukar panas untuk jenis aliran jenis aliran melintang, sejajar, dan  berlawanan. Metode penelitian dilakukan fabrikasi 3 unit exchanger tipe gas-gas dengan dimensi 50 (P) x 10 (L) x 30 (T) dengan jumlah tube 17 susunan. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa efisiensi temperatur untuk ketiga jenis penukar panas tersebut adalah 21,3% aliran melintang, 17,3% aliran berlawanan dan 15,9%  aliran sejajar. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa efisiensi temperatur tertinggi diperoleh jenis penukar panas aliran melintang. Kata kunci : Penukar panas, aliran sejajar, aliran berlawanan, aliran silang, temperatur.  Abstrack Heat exchangers or heat exchangers are the means used to change the temperature of the fluid or to change the fluid phase by exchanging heat with other fluids. In a heat exchanger the heat exchange ability is greatly determined by the type and type of fluid flow passing through the heat exchanger. Broadly speaking the exchanger is divided based on the direction of fluid flow. Based on the direction of fluid flow exchanger is divided into 3 (three) types of flow, namely parallel flow, counter flow and cross flow. Currently, heat exchangers are widely used in the drying industry of small and medium-sized agricultural and small-scale plantation and fishery products. The use of exchangers in the field of drying is now a need to overcome the problems of drying productivity. Generally the exchanger used is the opposite flow type (counter flow). Several studies have been conducted to determine the effectiveness of these exchangers which generally focus on the opposite type of flow. Specific research studies that reviewed the efficiency of exchangers for the three types of flow have not been found. This research was conducted to find out the efficiency of heat exchanger temperature for flow type of cross flow, parallel flow and counter flow type. The research method was fabricated 3 units of gas-gas exchanger type with dimension 50 (P) x 10 (L) x 30 (T) with the number of tubes 17 staggered arrangement. The results show that the temperature efficiency for the three types of heat exchanger is 21.3% cross flow flow, 17.3% flow counter flow and 15.9% parallel flow flow. The results concluded that the highest temperature efficiency obtained by cross flow flow type exchanger. Keywords: Heat exchanger, parallel flow, counter flow, cross flow, temperature

Teori Budaya dan Pembelajaran Bahasa Arab bagi Masyarakat Aceh

An Nabighoh Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Bahasa Arab Vol 20 No 02 (2018): Jurnal An Nabighoh
Publisher : Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, IAIN Metro

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman dan gambaran mendalam tentang teori budaya dan pembelajaran bagi masyarakat Aceh. Budaya dan pembelajaran bahasa Arab di masyarakat Aceh dikatakan baik karena budaya lingkungan  dan kegiatan kebahasaan yang ada di masyarakat  berjalan sangat baik, hal ini semata-mata di dukung oleh budaya masyarakat aceh itu sendiri. Dimana kita mengetahui, bahwasanya masyarakat Aceh secara umum sangatlah mencintai agama, ini bisa dilihat dari sebutan Aceh (Serambi Mekkah). Oleh karena itu, untuk dapat memahami agama secara kaffah, maka diperlukanlah memperlajari bahasa Arab secara menyeluruh. Penulisan ini secara teoritik berguna untuk pengembangan ilmu pendidikan khususnya Pendidikan Bahasa Arab, sebagai masukan bagi pendidik dan pengajar bahasa Arab di wilayah Aceh umumnya, khususnya Aceh Utara, dan hal ini juga dilakukan untuk dapat mengembangkan pola pembelajaran bahasa Arab dan sebagai acuan bagi pesantren maupun lembaga pendidikan lain yang ingin membekali materi-materi acuan bagi pesantren maupun lembaga pendidikan lain yang ingin membekali materi-materi dan skill kebahasa-Araban masyarakatnya, lembaga pendidikan Islam yang menggunakan metode pembelajaran bahasa Arab yang efektif dapat dijadikan rujukan dan menjadi salah satu penunjang dalam pengajaran bahasa Arab pada masyarakat di Aceh itu sendiri.