Articles

Found 20 Documents
Search

INDUSTRI GENTENG DI DESA SIDOLUHUR KECAMATAN GODEAN KABUPATEN SLEMAN Syarif, Ahmad; Harini, Rika
Jurnal Bumi Indonesia Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012
Publisher : Fakultas Geografi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.688 KB)

Abstract

Desa Sidoluhur sebagai salah satu contoh pusat industri kecil dan rumah tangga dalam pembuatan genteng yang jumlahnya mencapai 416 unit. Penelitian ini menggunakan pendekatan ekologikal karena memanfaatkan tanah liat sebagai bahan baku dan pengaruh kondisi lingkungan terhadap proses produksi. Penelitian menggunakan metode survei. Responden dalam penelitian ini adalah pengusaha industri genteng di Desa Sidoluhur dengan pertimbangan bahwa wilayah dimana masing-masing bagian terambil sampelnya secara acak disetiap dusun. Jumlah responden yang diambil dengan menggunakan metode proporsional random sampling yaitu sebesar 81 pengusaha. Metode analisis yang digunakan adalah statistika deskriptif dengan dibantu tabel frekuensi dan statistik inferensia dengan dibantu tabel silang dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Desa Sidoluhur menunjukan karakteristik skala industri rumah tangga. (2) Faktor produksi yang paling berpengaruh terhadap jumlah produksi yaitu modal. (3) pendapatan pengusaha dari industri genteng menjadi kemampuan andalan perekonomian pengusaha sebesar 78,75 % dalam pendapatan total pengusaha.Kata kunci: industri genteng, faktor produksi, karakteristik.
Sistem Deteksi Penyusupan Jaringan Komputer Pada Laboratorium Komputer Fakultas Teknik Universitas Islam Attahiriyah Cholifah, Wahyu Nur; Syarif, ahmad
Jurnal Ilmu Komputer Vol 8, No 2 (2012)
Publisher : Jurnal Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah sistem deteksi penyusupan jaringan yang ada saat ini umumnya mampu mendeteksi berbagai jenis serangan tetapi tidak mampu mengambil tindakan lebih lanjut. Selain itu sistem yang ada pada saat ini tidak memiliki interaktivitas dengan administrator pada saat administrator tidak sedang mengadministrasi sistemnya. Hal ini merupakan suatu hal yang tidak efektif terutama pada saat sistem berada dalam kondisi kritis. Pada penelitian ini akan didesain dan diimplementasikan suatu sistem deteksi penyusupan jaringan yang memiliki kemampuan untuk mendeteksi adanya aktivitas jaringan yang mencurigakan, melakukan tindakan penanggulangan serangan lebih lanjut.Tujuan Penelitian ini adalah mendesain dan mengimplementasikan sistem deteksi penyusupan pada jaringan komputer yang  tersedia di laboratorium komputer fakultas teknik. Menganalisa sistem deteksi penyusupan jaringan dalam menangani gangguan terhadap sistem jaringan komputer yang ada.Metode Penelitian ini menggunakan 3 metode antara lain : studi kepustakaan penelitian ini dilakukan degan cara membaca, mencatat, mengumpulkan dan mempelajari karya tulis atau buku – buku yang mempunyai hubungan dengan masalah yang diteliti. Selain itu, penelitian juga dilakukan dengan melakukan wawancara pada pihak – pihak terkait yang membantu penyelesaian pembuatan tulisan ini. Konfigurasiadalah tahap penginstallan dan konfigurasi sistim pendeteksi penyusup. dimana dimulai dari instalasi dan konfigurasi sistem sampai melakukan tahap trouble shooting.  Pengujiansistim pendeteksi penyusup harus dilakukan untuk mendapatkan hasil yang maksimal, uji coba dilakukan dengan menguji hasil konfigurasi.Hasil yang Dicapai adalah  mengatasi gangguan penyusupan di jaringan komputer pada jaringan internet Laboratorium Komputer Fakultas Teknik Universitas Islam Atahiriyah agar jaringan internet  dapat mengetahui adanya kegiatan penyusupan.Simpulannya adalah Usulan Sistim Deteksi Penyusupan yang telah dibuat di labkom FT uniat dapat diterapkan dengan baik dan tepat. Usulan  ini mampu memonitor jika ada penyusup yang akan memasuki jaringan komputer secara tidak sahKata kunci: deteksi, penyusupan, jaringan komputer
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DAN MODIFIKASI SARANA PRASARANA DALAM MENINGKATKAN STRATEGI BERMAIN DAN KERJA SAMA Syarif, Ahmad; Winarni, Sri
Jurnal Keolahragaan Vol 3, No 2: September 2015
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.782 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan: (1) pengaruh antara metode pembelajaran TGFU dan Skill Theme terhadap peningkatan strategi bermain dan kerja sama; (2) pengaruh antara sarana dan prasarana terhadap peningkatan strategi bermain dan kerja sama, dan (3) mengetahui interaksi antara metode pembelajaran dengan sarana dan prasarana terhadap peningkatan strategi bermain dan kerja sama. Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan faktorial 2 x 2. Populasi penelitian ini adalah siswa XI IPA SMA Negeri 1 Bandongan. Sampel dalam penelitian ini 64 siswa yang diambil dengan teknik sampel acak. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) ada perbedaan pengaruh yang signifikan dari metode pembelajaran TGFU dan Skill Theme terhadap peningkatan strategi bermain dan kerja sama, adapun dalam meningkatkan strategi bermain dan kerja sama metode pembelajaran skill theme dan TGFU memberikan pengaruh dalam meningkatkan strategi bermain dan kerja sama, (2) ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara sarana dan prasarana terhadap peningkatan strategi bermain dan kerja sama, dan (3) Ada interaksi antara metode pembelajaran TGFU dan Skill Theme dengan sarana dan prasarana terhadap peningkatan strategi bermain dan kerja sama. Kata kunci: TGFU, skill theme, sarana dan prasarana, strategi bermain, kerja sama. THE EFFECTS OF LEARNING METHOD AND INFRASTRUCTURE MODIFICATIONS ON THE IMPROVEMENT OF THE LEARNING ACHIEVEMENT PLAY STRATEGY AND COOPERATION. Abstract The purpose of this study is to reveal the differences of: (1) the effect of teaching methods and learning methods of TGFU Skill Theme on the increase in playing strategy and cooperation, (2) the effect of the modification of the conventional facilities and infrastructure and the improvement of play and collaboration strategies, and (3) the interaction between learning method (TGFU and Skill Theme) and modification of conventional facilities and infrastructure on the improvement of play and cooperation strategies. This research method was an experiment with 2 x 2 factorial design. The population was year XI students of Science class of SMAN 1 Bandongan. The research sample were 64 student taken by random sampling technique. The results of this study are as follows: (1) There is a significant difference in the effect of the learning methods of teaching games for understanding and Skill Theme learning methods on the improvement strategies and cooperative play, while the improving strategies and cooperative play theme methods of learning skills and teaching games for understanding affect the improvement of play and co-operation strategies, (2) There is a significant difference between the modification and conventional infrastructure on the improvement of play and cooperation. Modification of facilities and infrastructure is more effective in increasing the plays and collaboration strategies, and (3 ) There is an interaction between learning method (teaching games for understanding and skill theme) and modification of the conventional facilities and infrastructure and the improvement of play and cooperation strategies. Keywords: TGFU, skill theme, facilities and infrastructure, strategic play, cooperation.
The Relation Between Minimum Wages and Poverty in Indonesia: An Islamic Perspective Syarif, Ahmad; Wibowo, Wahyu Hadi
Global Review of Islamic Economics and Business Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business, State Islamic University Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.078 KB) | DOI: 10.14421/grieb.2017.052-02

Abstract

This study is part of Islamic economics research that aims to determine the relationship between the minimum wage and poverty rate in Indonesia, especially case studies in West Java, Central Java, East Java, Special Region of Yogyakarta, and Banten during the period 2007-2013. In addition to the primary independent variable, there are six control variables are used, the level of education, the GDP per capita, unemployment rate, inflation rate, average wages and economic growth. The analysis technique used in this study are Arellano Bond Dynamic GMM (Generalized Method of Moment). The results of this study found that the minimum wage is not a significant effect on poverty levels in 2007-2013, especially in the districts/cities in West Java, Central Java, East Java, Special Region of Yogyakarta and Banten. Based on the explanation above, it can be concluded that government has responsibilities and sufficient role to reduce poverty through minimum wage standardization, the state also has responsibilities to create social security, both for those who are unable to work, informal workers and vulnerable workers, so that the level of wages (income) they can meet any basic needs according to Ibn Hazm include food, clothing, health, education and housing.
The Measurement of Customer Satisfaction Index with Method of Importance-Performance and Gap Analysis Syarif, Ahmad
Global Review of Islamic Economics and Business Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business, State Islamic University Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.555 KB) | DOI: 10.14421/grieb.2019.072-01

Abstract

Customer satisfaction was the most talked topics in the service industry. Customer satisfaction is the main priority of the success of management of banking.  Banking was always innovating and training human resources in order to reduce the needs of customers. Researchers analyze whether the Bank's service is in compliance with the hopes of the customer. Research conducted at the Bank Syariah Mandiri Samarinda. This research utilized 450 respondents as samples and a Cartesian diagram as performance level. The result obtained (1) the existence of a cash machine were the important factors but management had not been fullest implement according to the wishes of the customer, (2) generally, the client was very satisfied over Bank Syariah Mandiri services, the average customer satisfaction above BSM performance with 97.36%.
MODEL KOMUNIKASI PEMERINTAH DAERAH DALAM PROMOSI OBJEK WISATA PULAU SANROBENGI DI KECAMATAN GALESONG SELATAN KABUPATEN TAKALAR Syarif, Ahmad; Prianto, Andi Luhur; Umrah, Muhammad Adzan
Jurnal Komunikasi dan Organisasi J-KO Vol 1, No 1 (2019): Februari
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26644/jko.v1i1.1769

Abstract

Dengan potensi pariwisata yang sangat menjanjikan, sudah sepantasnya Pulau Sanrobengi sebagai salah satu destinasi wisata sehingga dapat menjadi pilihan favorit bagi wisatawan domestic dan luar negeri dan tidak mustahil Pulau Sanrobengi dapat lebih dikenal oleh wisatawan domestic maupun mancanegara. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan tipe penelitian fenomenologis dengan informan 11 orang, sumber data dalam penelitian ini adalah data primer, dan data sekunder, teknik pengumpulan dalam penelitian ini  adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan FGD (Focus Group Discussion) yang dilakukan secara langsung oleh peneliti, teknik analisis  data dalam penelitian ini adalah reduksi data, sajian data, dan verifikasi dan pengabsahan data dalam penelitian ini adalah triangulasi metode dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Komunikasi Pemerintah dalam Promosi Objek Wisata Pulau Sanrobengi di Kecamatan Galesong Selatan Kabupaten Takalar ada empat yaitu (1) memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait obyek wisata tersebut, pemerintah kabupaten takalar atau lebih spesifik dinas pariwisata merekrut yang namanya dara daeng, dara daeng ini sebagai ikon atau garda terdepan dalam hal memberikan pemahaman kepada masyarakat atau wisatawan (2) disini untuk mempengaruhi kesenangan pengunjung pemerintah menghadirkan fasilitas yang cukup lengkap, ini dapat dibuktikan dengan tersedianya Sembilan villa, satu baruga, dengan fasilitas perabotan yang sudah ada didalamnya, ditambah dengan fasilitas outbound bagi wisatawan yang ingin main-main. (3) pengaruh pada sikap, membedakan diantaranya ada fasilitas tersebut, dan harga untuk menikmati fasilitas itu tadi tergolong terjangkau dikantong parawisatawan yang ingin menikmati pulau sanrobengi kecamatan galesong (4) hubungan kerja sama antara pemerintah daerah dan pihak swasta dalam hal pengelolaan belum, adapun hubungan kerjasama yang terjalin dengan media-media elektornik seperti Celebes tv. AbstrackGovernment Communication Model in the Promotion of Sanrobengi Island Tourism Object in South Galesong District Takalar  District. With the potential of tourism is very promising, it is deserved Sanrobengi Island as one of the tourist destinations so it can be a favorite choice for domestic and foreign tourists and not impossible Sanrobengi Island can be better known by domestic and foreign tourists. The research type is qualitative with phenomenological research type with informant 11 people, data source in this research is primary data, and secondary data, collecting technique in this research is observation, interview, documentation, and FGD (Focus Group Discussion) done directly by researchers, data analysis techniques in this study is data reduction, data presentation, and verification and validation of data in this study is triangulation method and triangulation time. The result of the research shows that Government Communication Model in Promotion of Object of Sanrobengi Island in South Galesong Sub-district of Takalar Regency there are fouryaitu (1) to give an understanding to the society related to the tourism object, takalar district government or more specifically the recruiting tourism service whose name is daeng daeng, as an icon or vanguard in terms of providing an understanding to the public or tourists (2) here to influence the enjoyment of the government's visitors to present a fairly complete facility, this can be proven by the availability of nine villas, one baruga, with existing furniture facilities therein, outbound for tourists who want to play games. (3) influence on attitude, distinguish among others there is facility, and the price to enjoy the facility was quite affordable dikantong the tourists who want to enjoy the island sanrobengi galesong district (4) cooperative relationship between local government and private parties in terms of management yet, cooperation that is intertwined with elektornik media such as Celebes tv.
PELAKSANAAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER KESENIAN MUSIK PANTING DALAM MENINGKATKAN KARAKTER CINTA TANAH AIR SISWA DI SMA NEGERI 6 BANJARMASIN Syarif, Ahmad
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Lambung Mangkurat University Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Teknik penentuan sumber data dilakukan secara Snowball Sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mengikuti konsep Miles dan Huberman yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Ekstrakurikuler kesenian musik Panting berisi kegiatan memainkan alat-alat musik tradisional dari Banjarmasin, menyanyikan lagu-lagu tradisional Banjar, pengetahuan yang dapat meningkatkan karakter cinta tanah air terhadap kesenian musik Banjar serta penghargaan terhadap nenek moyang yang telah membuat kesenian Banjar. Ekstrakurikuler ini mengembangkan minat dan bakat siswa dalam bidang musik tradisional serta membentuk generasi muda yang memiliki motivasi tinggi dalam mencintai dan melestarikan kesenian musik lokal Kalimantan Selatan khususnya kesenian musik Panting. Ekstrakurikuler memiliki nilai-nilai disiplin, kekeluargaan, bersahabat, peduli sosial, kerjasama, kerjakeras, mandiri, tanggung jawab, rasa ingin tahu, kreatif, nasionalisme atau mencintai kebudayaan Banjar serta melibatkan seluruh siswa-siswi yang sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki. Ekstrakurikuler ini dilakukan dengan dilaksanakan secara rutin, kosisten (pembiasaan) dan penugasan. Interaksi sosial ekstrakurikuler kesenian musik Panting yang terjalin antara anggota dengan anggota, anggota dengan pelatih dan anggota dengan lingukungan SMA Negeri 6 Banjarmasin dinilai baik, terbukti bahwa komunikasi dalam latihan selalu terjalin dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan agar pihak guru, sekolah, dan orang tua meningkatkan peran dan dukungan yang positif terhadap anak, misalnya melengkapi fasilitas fisik dan kelengkapan penunjang kegiatan ekstrakurikuler kesenian musik Panting sehingga upaya menumbuhkan karakter cinta tanah air dapat tercapai secara maksimal.
PENTINGNYA KOMUNIKASI DAN INFORMASI PADA IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENYELENGGARAN PENANGGULANGAN BENCANA DI KOTA MAKASSAR Syarif, Ahmad; Unde, Andi Alimuddin
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.3 Juli - September 2014
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Makassar City is one of the areas in South Sulawesi with potential high hazard index. The aims to research were to find out the importance communication and information and the factors which had role in the implementation of disaster management policy in Makassar City. The research used qualitative and quantitative methods. The methods of obtaining the data were questionnaire, interview, observation and documentation, so the data analyzed were in one unity and presented in the form of frequency table. The results of the research indicate that communication and information are the most important elements in the implementation of disaster management policy in Makassar city. There are three dimensions as the indicators of the importance of communication and information, i.e. coordination, integration and synchronization. Then, the implementation of policy implementation is analyzed by four factors having important roles, i.e. communication, resources, disposition and bureaucratic structure. All of those aspects categorized moderate meaning that the implementation of disaster management in Makassar City still needs increasing so that the decrease of disaster risk more maximun and effective. Abstrak Kota Makassar adalah salah satu wilayah di Sulawesi Selatan dengan potensi indeks rawan bencana yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya komunikasi dan informasi dan faktor-faktor apa yang berperan pada implementasi kebijakan penyelenggaraan penanggulangan bencana di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Meote pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis dengan mengorganisasikan data, yaitu menggabungkan kelompok data yang satu dengan yang lainnya sehingga data yang dianalisis berada dalam satu kesatuan dan disajikan dalam bentuk tabel frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dan informasi menjadi unsur yang sangat penting dalam implementasi kebijakan penyelenggaraan penanggulangan bencana di Kota Makassar. Ada tiga dimensi yang menjadi indikator pentingnya komunikasi dan informasi, yaitu: koordinasi, integrasi dan sinkronisasi. Kemudian pelaksanaan implementasi kebijakan dianalisis dengan empat faktor yang berperan penting, yaitu: komunikasi, sumberdaya, disposisi dan struktur birokrasi. Semua aspek atau dimensi masih kategori sedang, artinya bahwa pelaksanaan penyelenggaraan penanggulangan bencana di Kota Makassar masih perlu ditingkatkan agar upaya pengurangan risiko bencana lebih maksimal dan efektif. 
THE USE OF HALF A CROSSWORD PUZZLE IN TEACHING VOCABULARY TO ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Syarif, Ahmad; Fitrawati, Fitrawati
Journal of English Language Teaching Vol 5, No 1 (2016): Serie F
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper explains about how to implement half a crossword puzzle in teaching vocabulary related to job and people for Elementary School students grade two. This game could be played in two groups, which are group A and B. In this game, teacher distributes different board for each group. Half of each board already filled and the filling boards are the answers of the opposite group. To play this game, group A gives a clue about a word to group B, and then group B tries to guess the clue given by group A. The group that can fill all the blank part correctly will be the winner. This game eases the students in mastering vocabularies related to job and people in English. It could also increase the students’ motivation because this game is interesting and fun.
THE USE OF HALF A CROSSWORD PUZZLE IN TEACHING VOCABULARY TO ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Syarif, Ahmad; Fitrawati, Fitrawati
Journal of English Language Teaching Vol 5, No 1 (2016): Serie B
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper explains about how to implement half a crossword puzzle in teaching vocabulary related to job and people for Elementary School students grade two. This game could be played in two groups, which are group A and B. In this game, teacher distributes different board for each group. Half of each board already filled and the filling boards are the answers of the opposite group. To play this game, group A gives a clue about a word to group B, and then group B tries to guess the clue given by group A. The group that can fill all the blank part correctly will be the winner. This game eases the students in mastering vocabularies related to job and people in English. It could also increase the students’ motivation because this game is interesting and fun.