Akhmad Syakur
Pascasarjana Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

EFEK KADMIUM (Cd) PADA KANDUNGAN KALSIUM (Ca) INSANG dan GINJAL KERANG AIR TAWARElongaria orientalis (Lea, 1840) Syakur, Akhmad
Prosiding Seminar Biologi Vol 11, No 1 (2014): Seminar Nasional XI Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.277 KB)

Abstract

Cadmium (Cd) is wide-spread metals in aquatic ecosystem. It has long half-time and toxic in body. Aquatic animals uptake Cd through gills and digestive trac.Cd in body interfere Cd homeostatis in cell. Ca is an important component in shell formation. The purpose of this research were to knowthe effects of Cd exposure on calcium level of gills and kidney freshwater mussel Elongaria orientalis. Mussels are exposed Cd via water (20 µgL-1)for 24 days and 12 days of depuration. Mussels were diseeceted into gills and kidneys on day 0, 1, 6, 12, 18, 24 (exposure time) and day 30, 36 (depuration time). Ca concentration was determined by using Atomic Absorbance Spectrophotometer (AAS). The result showed that Caconcentrationin gills and kidneys increase along exposure time.During depuration time, Ca concentration in both of organs intend to decrease. Keywords: calcium, cadmium, gills, kidneys
EFEK KADMIUM (Cd) PADA KANDUNGAN KALSIUM (Ca) INSANG dan GINJAL KERANG AIR TAWARElongaria orientalis (Lea, 1840) Syakur, Akhmad
Prosiding Seminar Biologi Vol 11, No 1 (2014): Seminar Nasional XI Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.277 KB)

Abstract

Cadmium (Cd) is wide-spread metals in aquatic ecosystem. It has long half-time and toxic in body. Aquatic animals uptake Cd through gills and digestive trac.Cd in body interfere Cd homeostatis in cell. Ca is an important component in shell formation. The purpose of this research were to knowthe effects of Cd exposure on calcium level of gills and kidney freshwater mussel Elongaria orientalis. Mussels are exposed Cd via water (20 µgL-1)for 24 days and 12 days of depuration. Mussels were diseeceted into gills and kidneys on day 0, 1, 6, 12, 18, 24 (exposure time) and day 30, 36 (depuration time). Ca concentration was determined by using Atomic Absorbance Spectrophotometer (AAS). The result showed that Caconcentrationin gills and kidneys increase along exposure time.During depuration time, Ca concentration in both of organs intend to decrease. Keywords: calcium, cadmium, gills, kidneys
Isolasi dan Identifikasi Bakteri Asam Laktat Dangke Asal Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan S, Suhaeni; Syakur, Akhmad
Biogenesis: Jurnal Ilmiah Biologi Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Biologi UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/bio.v4i2.2511

Abstract

The research conducted in Enrekang, South Sulawesi aims to obtain the isolates of lactic acid bacteria from dangke and identify the lactic acid bacteria that have potential as a probiotic. Identification included physical and microbiological test. The physical tests include pH and total titrated acid test, while Microbiological testing include morphological observation of bacterial colonies, gram staining and catalase test. The results showed 2 isolates with characteristics of lactic acid bacteria, positive gram, rounded and shaped. Catalase test on all isolates showed a negative result, no gas bubbles when reacted with H2O2. Thus it was concluded that all isolates shows the characteristics of lactic acid bacteria.
PENGGUNAAN BIOPESTISIDA DAN PUPUK KOMPOS UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KAKAO DI DESA BUANGIN KECAMATAN SABBANG KABUPATEN LUWU UTARA Syakur, Akhmad; Saparuddin, Saparuddin; Sohriati, Eva
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : LPPM IKIP Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.049 KB)

Abstract

Pemahaman tentang pengelolaan dan perawatan kakao oleh petani di Desa Buangin Kecamatan Sabbang masih sangat terbatas. Penurunan produktivitas kakao, hama penyakit, dan biaya produksi yang tinggi menjadi masalah bagi petani kakao. Berdasarkan masalah tersebut, sehingga tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan serta kemandirian dalam memanfaatkan limbah kakao untuk dijadikan sebagai pupuk kompos dan biopestisida. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan, pembuatan pupuk kompos dan biopestisida serta konsultasi dan pendampingan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan produksi kakao sebesar 10%  untuk satu kali panen. Peningkatan produksi kakao disertai dengan penurunan hama penyakit. Selain itu, biaya produksi mengalami penurunan sebesar 20% untuk satu kali pemupukan dan penyemprotan. Pendampingan yang dilakukan dalam pembuatan pupuk kompos dan biopestisida secara berkala membuat petani menjadi lebih mandiri serta memahami tentang cara pembuatan dan pengaplikasian dari pupuk kompos dan biopestisida.
PKM Kelompok Guru Bidang Studi Biologi Kota Palopo Untuk Meningkatkan Keterampilan Media Pembelajaran saparuddin, saparuddin; Charmilasari, Charmilasari; Syakur, Akhmad
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Article in Press
Publisher : MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v2i2.450

Abstract

tujuan PKM ini adalah memberikan 1) Pelatihan pembuatan media pembelajaran Biologi, 2) Pendampingan pembuatan media pembelajaran biologi 3) Menyediakan sumber referensi bagi guru terkait ragam media pembelajaran biologi dan tata cara pembuatannya. Kegiatan pelatihan dan penyuluhan menghadirkan nara sumber dari dosen yang sesuai dengan disiplin ilmu yang dibutuhkan pada pelatihan pembuatan media pembelajaran. Setiap setelah mendapatkan materi kemudian dilanjutkan dengan pelatihan  pembuatan media pembelajaran. Kegiatan ini tidak sekedar pelatihan saja tetapi dilanjutkan dengan pendampingan di sekolah masing-masing.  Hasil dari kegiatan PKM menunjukkan bahwa guru-guru sangat antusias dan berpartisipasi serta memiliki keinginan yang kuat untuk tetap melanjutkan program-program yang sangat bermanfaat bagi mereka, seperti pembuatan media pembelajaran berupa awetan, multimedia, dan e- learning. Pemahaman dan keterampilan yang mereka peroleh dilaksanakn dan diterapkan di sekolah masing-masing.           
Jenis-Jenis Tumbuhan Mangrove di Kelurahan Takalala Kecamatan Wara Selatan Kota Palopo Syakur, Akhmad
Jurnal Biogenerasi Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Biogenerasi Volume 4 terbitan pertama
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1332.9 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis mangrove apa saja yang terdapat di Kelurahan Takalala Kota Palopo. Metode yang digunakan adalah line transect, metode ini menggunakan plot yang disejajarkan pada garis yang telah ditentukan, terdapat 4 stasiun utama di sepanjang area penelitian, setiap stasiun terdapat 4 plot, dengan jumlah total plot sebanyak 16 plot, selanjutnya tumbuhan mangrove yang dijumpai diidentifikasi berdasarkan ciri morfologinya dengan melihat akar, batang, daun, bunga, buah dan biji. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa di Kelurahan Takalala Kota Palopo terdapat 4 jenis mangrove sejati yaitu Aegiceras floridum, Avicennia alba,  Rhizopora apiculata, Sonneratia alba dan 1 jenis mangrove ikutan yaitu Ipomea pes-caprae.
OBSERVASI PENERAPAN KURIKULUM 2013 DI SMA NEGERI 3 PALOPO sohriati, eva; Syakur, Akhmad
Jurnal Biogenerasi Vol. 3 No. 1 (2018): Jurnal Biogenerasi Volume 3 terbitan pertama
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (921.685 KB)

Abstract

Kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang berbasis karakter dan kompetensi yang tidak hanya menekankan kepada pengusaan kompetensi siswa, melainkan juga pembentukkan karakter. Sesuai dengan kompetensi inti (KI) yang telah ditentukan oleh Kemendikbud, KI 1 dan KI 2 berkaitan dengan tujuan pembentukkan karakter siswa sedangkan KI 3 dan KI 4 berkaitan dengan penguasaan kompetensi siswa. Observasi ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana implementasi kurikulum 2013 baik dalam hal penyusunan perangkat dan bahan ajar maupun cara mengajar yang baik. kegiatan observasi ini dilakukan di SMAN 3 Palopo. langkah dalam penelitian ini adalah 1. Mendatangi sekolah SMA Negeri 3 Palopo 2.Menyerahkan surat izin melakukan wawancara dengan guru biologi diruang tata usaha dan disetujui oleh kepala sekolah 3. merekam aktifitas kegiatan proses pembelajaran dalam kelas 3. melakukan wawancara dengan guru biologi. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa SMAN 3 Palopo kelas XIIA dengan cara pengambilan sample Quasi Eksperimen Semu Dengan adanya observasi ini diharapkan kita dapat mengetahui bagaimana kekurangan dan kelebihan kurikulum 2013.
Analisis Organoleptik Nata de Sagu Syakur, Akhmad
Jurnal Biogenerasi Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Biogenerasi Volume 4 terbitan kedua
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.563 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas nata dari lindi sagu. penelitian ini dilakukan dengan uji organoleptik dengan cara penyebaran kuesioner sebanyak 30 kuesioner, pengukuran volume residu, pengukuran berat basah, pengukuran berat kering, pengukuran kadar sukrosa hasil yang diperoleh selanjutnya dibandingkan dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) 01-4317-1996 tentang nata dalam kemasan. Parameter uji organoleptik yang diamati adalah aroma, warna, kekenyalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas nata dari lindi sagu menghasilkan aroma agak asam, warna sedikit keruh, agak kenyal. Volume residu 48,2 ml, berat basah 176,6 gr, berat kering 2,2 gr, sukrosa sebelum inversi 0,17%, dan setelah inversi 0,83%, parameter aroma, warna, kekenyalan, berat basah, berat kering, sesuai dengan  SNI 01-4317-1996.