Articles

Found 38 Documents
Search

Penerapan Web Untuk Aplikasi Kuesioner Kinerja Dosen Dengan Menggunakan Php dan Mysql Pada Universitas Islam Attahiriyah Syamsudin, Didin; Syahrizal, Syahrizal; Loamena, Delyun Z
Jurnal Ilmu Komputer Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Ilmu Komputer

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam tulisan ini penulis akan mencoba membuat sebuah Aplikasi Kuesioner dengan grafik menggunakan PHP dan MySql. Dengan memanfaatkan internet sehingga memudahkan dalam pembuatan Aplikasi ini. Dimana Aplikasi ini diharapkan dapat membantu untuk mengisi kuesioner tentang kinerja Dosen di Fakultas Teknik Universitas Attahiriyah. Kuesioner itu sendiri adalah suatu teknik pengumpulan informasi yang memungkinkan analis mempelajari sikap-sikap, keyakinan, perilaku, dan karakteristik beberapa orang terutama di dalam organisasi yang bisa terpengaruh oleh system yang diajukan atau oleh system yang sudah ada. Dengan menggunakan kuesioner, analis berupaya mengukur apa yang ditemukan dalam wawancara, selain itu juga untuk menentukan seberapa luas atau terbatasnya sentimen yang diekspresikan dalam suatu wawancara. Aplikasi ini dibuat dengan menggunakan Web, PHP dan MySql, dalam penggunaannya Web digunakan sebagai tempat atau halamannya, PHP digunakan untuk tampilan dan pemrograman, sedangkan MySql digunakan untuk database. Serta di hasil akhir menggunakan SPK (Sistem Pendukung Keputusan) yang ditujukan untuk mendukung pengambil keputusan kinerja dosen.Kata kunci: kuesioner, web, PHP, MySql
Perilaku Rambat Retak di Daerah Lubang yang Terekspansi pada Aluminium Alloy Syahrizal, Syahrizal; Purnowidodo, Anindito; Soenoko, Rudy
Rekayasa Mesin Vol 5, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mechanism of crack propagation is done by loading the cycle against the perforated metal material will be difficult to avoid, to fatigue crack growth rate can be a way to expand its peg with the hole that normally uses metal balls as an alternative. By using a materials testing machine type cantilever bending eccentric crank, life time of the materials are determined. Research using the method of cold expansion hole in the aluminum alloy metal material to a hole with a diameter of 5 mm in expansion using pin with variation of  5,1 mm,  5,15 mm and  5,2 mm made that crack found on the side of the hole would be difficult to propagate due to residual stress comparison. The result shows that there are residual stresses around the hole which varies depending on the diameter of the pin. In addition, there is growing tensile residual stress within a certain distance of the specimen being tested resulted in a faster growth rate, this causes the material usage time will be shorter.Keywords: cold expansion hole, materials testing machine, aluminumalloy, comparison residual stress, life time.
STRATEGI PENGEMBANGAN HUTAN KEMASYARAKATAN DENGAN POLA AGROFORESTRY DI DESA AMAL KECAMATAN SINDUE KABUPATEN DONGGALA Syahrizal, Syahrizal
JSTT Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : JSTT

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.906 KB)

Abstract

Development of community forest with agroforestry system is in compliance with forestry implementation, by considering aspiration and participation of community. The study was conducted by using survey method at study site and closed interview with key informans, i,e: farmer, community leader, NGO, decision maker in the village. The result of study showed that community forest might be have high potency to be developed based on the large area of degradated by planting local trees in agroforestry system. Therefore, forest should be sustained by planty local trees either in natural forest or in plantation by growing local trees in agroforestry system might increase the community income.
Teori Belajar Al-Māwardi: Studi Analisis Tujuan dan Indikator Keberhasilan Belajar AR, Nurhayati; Syahrizal, Syahrizal
ULUMUNA Vol 18, No 1 (2014): June
Publisher : State Islamic Institute (IAIN) Mataram, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Al-Māwardi’s concept of learning goals and indicators have rarely been studied and developed in the context of modern education. This article examines the learning goals and indicators of successful education in the thoughts of al-Māwardi and analyzes its relevance to modern education. According to al-Mawardi, successful education can be achieved when students can memorize, understand, know the purpose of learning and practice what they have learnt, and when these indicators shape students’ cognitive, affective, and psychomotor domains. He maintained that these learning processes must be based on a sound faith. This article demonstrates that these objectives and indicators of successful learning proposed by al-Mawardi are very relevant to modern education. Faith based education helps increase student’s belief and discards worldly-oriented education that tend to produce materialistically individualistic people. Abstrak: Teori belajar al-Māwardi tentang tujuan dan indikator keberhasilan belajar belum dikaji dan dikembangkan dalam konteks pendidikan modern. Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan tujuan dan indikator keberhasilan belajar menurut al-Māwardi dan menganalisis relevansinya dalam pelaksanaan pendidikan modern. Indikator keberhasilan belajar anak didik menurut al-Māwardi mencakup menghafal, memahami, mengetahui tujuan belajar, dan mengamalkan ilmu; semua itu menyentuh ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik yang terintegrasi ke dalam ranah iman. Pandangan itu sangat relevan untuk diaplikasikan dalam konteks pendidikan modern untuk membangun pribadi muslim yang ikhlas karena Allah dalam menjalankan segala aktivitasnya, dan memiliki keseimbangan antara tujuan duniawi dengan ukhrawi.
KEMAMPUAN GURU PENDIDIKAN JASMANI DALAM MEMBERI TINDAKAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN (P3K) DI SMAN SE-KECAMATAN KOTA JUANG KABUPATEN BIREUEN Syahrizal, Syahrizal; Saifuddin, Saifuddin; Abdurrahman, Abdurrahman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 1, No 3 (2015): AGUSTUS 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.44 KB)

Abstract

ABSTRAK Kemampuan Guru Pendidikan Jasmani dalan memberi tindakan pertolongan pertama pada kecelakaan merupakan perwujudan profesionalitas Guru Pendidikan Jasmani didalam menjalankan profesinya. Karena P3K ini merupakan salah satu bagian penting yang berada didalam ruang lingkup pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan Guru Pendidikan Jasmani dalam memberi tindakan pertolongan pertama pada kecelakaan di SMAN Se-Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. Populasi dan sampel yang digunakan adalah Guru Pendidikan Jasmani, Kepala sekolah dan siswa(i) di SMAN Se-Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. Untuk Guru Pendidikan Jasmani dan Kepala sekolah di ambil semuanya sebagai sampel, sedangkan untuk siswa (i) hanya di ambil 5% dari jumlah populasi yang ada. Secara keseluruhan sampel yang digunakan adalah 9 Guru Pendidikan Jasmani, 3 Kepala sekolah dan 45 siswa(i). Pengumpulan data dilakukan dengan pembagian angket pada semua sampel terpilih. Setelah semua data didapatkan dan dilakukan pengolahan data dapat diambil kesimpulan bahwa secara umum Guru Pendidikan Jasmani di SMAN Se- Kecamatan Kota Juang Kab. Bireuen mampu mengetahui dengan baik tentang teori P3K pada kasus bantuan pernafasan, pendarahan dan juga patah tulang, hal ini dibuktikan dengan 80% dari pertanyaan yang diberikan dijawab dengan pilihan jawaban yang paling benar oleh Guru Pendidikan Jasmani, akan tetapi untuk mengaplikasikan ataupun memberikan tindakan langsung terhadap penanganan kasus bantuan pernafasan, pendarahan dan patah tulang yang telah diketahui tersebut guru pendidikan jasmani masih kurang mampu, hal ini dibuktikan berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa 60% dari pertanyaan angket yang diberikan tidak mendapat persetujuan dari Kepala sekolah dan siswa(i), dimana 70% dari mereka menyatakan bahwa tidak pernah melihat tindakan pertolongan tersebut dilakukan Guru Pendidikan Jasmani di sekolah. Kata Kunci: Cedera,  Kemampuan, P3K.
STATUS RESISTENSI NYAMUK AedesaegyptiTERHADAP MALATHION DI WILAYAH KERJA KKP KELAS III LHOKSEUMAWE(BerdasarkanUji Impregnated Paper danBiokimia) Syahrizal, Syahrizal; Hestiningsih, Retno; Martini, Martini
Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Focus fogging in KKP Class III Lhokseumawe conducted every 3 months according to Standard Operating Procedures. Fogging activities carried out although there are cases. The use of insecticides for long periods can lead to insect resistance to organophosphate isektisida. This study aims to determine the resistance status of Ae. aegypti to malathion.Research conducted at the KKP Work Area Class III Lhokseumawe, larvae samples taken from three different areas, among others Kruenggeukueh Ports, Ports and Airports MalikussalehHaguPertamina. F1 mosquito rearing results in resistance tests using the susceptibility test kits and impregnated Paper malathion 0.8%, which is where the mosquito mortality was observed after 24 hours. Results showed death Ae.aegypti mosquitoes in the region 3 is 2%, 3% and 0 means that have been resistant to malathion. Malathion can not be used again by the Port Health Office Class III Lhokseumawe proved to be the death of Ae. aegypti is less than 80% so it needs to be replaced with another class of insecticides such as group Pirethroid (deltamethrin, Lambdasihalotrin, and cypermetrin)
DESKRIPSI DAN EKSPLANASI DALAM ETNOGRAFI Syahrizal, Syahrizal
Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya Vol 17, No 2 (2015): (December)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.656 KB)

Abstract

The work of an anthropologist or ethnographer can not be separated from the process of description and explanation. This task can be regarded as the final stage of the task of an anthropologist in the research process. The research report is directly related to the description and explanation. Descriptions are the defining descriptive research findings, in conformity with the purpose of research in terms of how. While the explanation is an explanation of the phenomenon in the sense why. Descriptions and explanations can be separate, but both are inextricably linked, a researcher can give  only a descriptive overview of the research results but can not without any explanatory description. A only descriptive study of  fact can not be said scientific, because research must be able to explain why of the phenomenon. This article discusses how the description of the form of social life is running, and then explain why that phenomenon occurs. Making the transition from what to why it is a dilemma, but for ethnographers available resources to make it easier to detect and appreciate supported by the description. Explanation can be identified as a causal explanation and theoretical explanation. Phenomena become clear causal explanation based on the relationship associations of the facts found in the field. While the theoretical explanation is based upon the theory of explanation also means perspective. As Geertz their explanations by theoretical espoused ie interpretive explanation.
Analisis Proteksi Relay Differensial Terhadap Gangguan Internal dan Ekternal Transformator Menggunakan PSCAD/EMTDC Syukriyadin, Syukriyadin; Syahrizal, Syahrizal; Nakhrisya, Cut Rizky
Jurnal Rekayasa Elektrika Vol 9, No 3 (2011)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.474 KB)

Abstract

Proteksi transformator berfungsi untuk memproteksi transformator apabila terjadi gangguan, sehingga transformator dapat terhindar dari kerusakan. Dalam paper ini akan dibahas tentang relay differensial yang digunakan untuk memproteksi transformator. Relay ini bekerja apabila terdapat perbedaan arus pada CT sisi primer dan sekunder di zona proteksi. Apabila gangguan terjadi di luar zona proteksi, relay tidak akan bekerja. Penelitian ini berupa simulasi dengan menggunakan perangkat lunak PSCAD/EMTDC versi 4.2. Data-data yang digunakan adalah data dari sistem WSCC 3 Machine 9 Bus Systems. Dalam simulasi ini akan dilihat unjuk kerja dan selektifitas relay differensial, nilai arus pada PMT, serta waktu trip relay differensial di zona proteksi (internal) maupun di luar zona proteksi (eksternal). Dari hasil simulasi menunjukkan bahwa pada saat terjadi gangguan internal, relay trip (pick-up) selama 0,15 detik, yaitu dari 0,22 detik sampai dengan 0,37 detik, sedangkan pada gangguan eksternal relay tidak trip (pick-up).
Pengaruh perilaku ibu tentang program STBM terhadap kejadian diare pada balita Syahrizal, Syahrizal
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 3, No 1 (2018): AcTion Vol 3 No 1 Tahun 2018
Publisher : Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.244 KB)

Abstract

Penyakit diare masih merupakan masalah kesehatan di seluruh dunia, terutama di negara berkembang, termasuk Indonesia. Kebijakan Strategi Nasional STBM merupakan suatu strategi percepatan untuk mencapai target MDGs ke-7. STBM sebagai  aksi terpadu untuk menurunkan angka kejadian diare dan meningkatkan higienitas dan kualitas kehidupan masyarakat yang optimal. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain Case-control Study dilakukan secara deskriptif analitik, dilakukan pada wilayah Puskesmas Darul Imarah dengan sampel yaitu balita sebanyak 66 orang dan terbagi dalam kelompok kasus dan kontrol. Pengumpulan data melalui wawancara dan observasi meliputi perilaku STBM dan kejadian diare. Analisis statisik yaitu chi-square dengan CI:95%. Hasil penelitian menunjukan hubungan signifikan antara tindakan ibu tentang STBM dengan kejadian diare pada balita (p-value = 0,021), dimana balita yang mengalami diare sebesar 3,6 kali disebabkan oleh tindakan ibu yang kurang baik dibandingkan ibu yang mempunyai tindakan yang baik tentang STBM. Kesimpulan, bahwa kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Darul Imarah disebakan kurang baiknya tindakan tentang STBM. Saran, sosialisasi dan penyuluhan mengenai program STBM yang diadakan oleh instansi pemerintah dan menerapkannya.Kata kunci:   Perilaku, STBM, diare Diarrheal disease is still a health problem worldwide, especially in developing countries, including Indonesia. The national strategy of community-based sanitation is an acceleration strategy to achieve the 7th MDG targets. It's an integrated action to reduce the incidence of diarrhea and improve hygiene and quality of community life is optimal. This quantitative research using Case-control Study design is done by analytical descriptive, conducted at Darul Imarah Puskesmas area with a sample of toddler counted 66 people and divided into case and control group. Data collection through interviews and observations included it behavior and diarrhea events. Static analysis is chi-square with CI: 95%. The result of the study showed a significant correlation between mother's action on community-based sanitation and diarrhea incidence in under-five children (p-value = 0,021), where children under five years experienced diarrhea 3.6 times due to poor mother's activity compared to mothers who had good actions about sanitation. The conclusion, that the incidence of diarrhea in under-five children in the work area of Puskesmas Darul Imarah caused less good action about STBM. Suggestion, socialization, and counseling about community-based sanitation program held by the government institution and apply it.Keywords: Behavior, community-based sanitation, diarrhea
Simulasi Sistem Pembaca Beda Fasa Dua Sinyal Sinusoidal Menggunakan Mikrokontroler Hakim, Luqman; Syahrizal, Syahrizal
Annual Research Seminar (ARS) Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.336 KB)

Abstract

Makalah ini membahas hasil simulasi sistem pembaca beda fasa dua sinyal sinusoidal berbasis mikrokontroler. Pembacaan beda fasa dua sinyal sinus menjadi hal yang sangat penting untuk membangun sistem pengkompensasi faktor daya pada sistem pemanfaatan tenaga listrik. Sistem pembaca beda fasa terdiri atas komponen perangkat keras dan program untuk mikrkontroler. Perangkat keras terdiri atas rangkaian pendeteksi titik nol dan pendeteksi beda fasa dua sinyal. Sinyal beda fasa kemudian dibaca dan dihitung dalam program mikrokontroler. Program ditulis dalam bahasa basic dan di-compile menggunakan Bascom AVR untuk mikrokontroler AVR ATMega32.. Pengujian menggunakan software simulasi NI Multisim Component Evaluator Mouser Electronics Edition dan Proteus Demonstation Version. Hasil pengujian menunjukkan sistem pembaca beda fasa memberikan hasil yang cukup baik dengan eror rata-rata sebesar 1,51% sehingga layak untuk diteruskan pada tahap realisasi dan apikasi.