Articles

Perancangan Instalasi Listrik Aplikasi Sistem Pemilihan Kabel dan Pemutus pada Proses Pengeboran Minyak dan Gas di Daerah “X” WASKITO, HARI; SYAHRIAL, SYAHRIAL
REKA ELKOMIKA Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : REKA ELKOMIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Perancangan suatu instalasi listrik akan membutuhkan beberapa hal yang akan menentukan keandalan, keamanan, efisiensi dan keekonomisannya. Desain ini membutuhkan informasi layout yang digunakan untuk menentukan tata letak dari peralatan listrik, sehingga jarak beban yang digunakan akan diketahui. Penelitian ini merupakan perhitungan untuk menentukan kapasitas kabel dan pemutus yang digunakan. Perhitungan yang dilakukan berdasarkan pada standar-standar yang digunakan dalam industri pengeboran minyak dan gas. Penentuan kapasitas kabel dan pemutus, terlebih dahulu menghitung arus nominal, arus hubung singkat dan tegangan jatuh. Dalam hal ini diterapkan faktor beban serta faktor akibat tata letak instalasi kabel. Hasil dari perhitungan telah sesuai dengan standar yang ditetapkan, yaitu untuk drop tegangan 5 % ketika normal dan 15 % ketika pengasutan motor. Kata kunci : faktor beban, instalasi listrik, kabel, drop tegangan ABSTRACT The design of electrical installation will require something that will determine the reliability, security, efficiency and economic. This design required layout information that used to determine the layout of electrical equipment, so that the used load distance would be known. This research was the calculations to determine the used cables and breakers. The calculations based on the standards that used in oil and gas drilling industry. The determining of the cable and breaker capacities, firstly, the calculation on the nominal current, short circuit current and voltage drop. In this case, it was applied  the load factor and the cable arrangement factor. The result has been suitable with the standards, where for the normal drop voltage as 5 % and for the motor starting as 15 %. Key words: load factor, electric installation, cable, voltage drop
Perhitungan Setting Rele OCR dan GFR pada Sistem Interkoneksi Diesel Generator di Perusahaan “X “ NOVA, TIRZA; SYAHRIAL, SYAHRIAL
REKA ELKOMIKA Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : REKA ELKOMIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Terdapat suatu permasalahan utama dari sistem daya yaitu adanya gangguan arus hubung singkat. Sehingga diperlukan alat pengaman yang dapat merespon dengan cepat, fleksibel dan handal. Jenis pengaman yang digunakan untuk mengatasi arus lebih diantaranya Over Current Relay (OCR) dan Ground Fault Relay (GFR). Rele tersebut bekerja dengan membaca masukan  berupa  besaran  arus  kemudian membandingkannya  dengan  nilai  setting. Pada setting rele juga diterapkan waktu tunda agar terjadi koordinasi terhadap rele yang lainnya. Hasil yang didapat membuktikan bahwa dengan menggunakan sistem koordinasi OCR dan GFR yang diterapkan, mampu mengatasi arus hubung singkat pada sistem daya listrik. Hal tersebut juga dapat dilihat dari kurva karakteristik OCR dan GFR  yang digunakan. Kata kunci : hubung singkat, rele OCR, rele GFR ABSTRACT There is a major problem of the existence of the power system short-circuit current interruption. So that the necessary safety equipment must be able to respond quickly, flexibly and reliably. Type of security used to overcome such Over Current Relay (OCR) and Ground Fault Relay (GFR). Relay works by reading the input of the amount of current and compares the value of setting. On the relay setting  a delay time is also applied to enable the coordination of the other relays. The results show the  OCR and GFR coordinate system is able to protection of the short-circuit currents in electrical power systems. It can also be seen from the characteristic curve generated from both of relay. Keywords: short circuit, OCR relay, GFR relay
Studi Load Shedding pada Sistem Kelistrikan Pengeboran Minyak Lepas Pantai, Kasus di Perusahaan X RUBIANTO, TRIWAHYU; SYAHRIAL, SYAHRIAL; WALUYO, WALUYO
REKA ELKOMIKA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : REKA ELKOMIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Perubahan beban yang signifikan pada sistem kelistrikan dapat menyebabkan suatu sistem berjalan diluar batas stabil, Sehingga stabilitas sistem pada sistem kelistrikan sangat diperlukan, hal itu merupakan tujuan dilakukannya pembahasan kasus ini. Untuk menanggulangi suatu sistem agar mencapai kestabilan tersebut dilakukan proses load shedding dengan mengambil beberapa contoh asumsi menggunakan software simulasi dengan setting batas kerja UFR pada sistem untuk melakukan load shedding yang ditujukan jika terjadi perubahan frekuensi diluar batas standar perusahaan, dengan cakupan analisa pada saat generator load flow beban normal, saat kondisi pemasukan beban terbesar yaitu 1500HP, dan saat salah satu generator mengalami trip di t=1s dalam rentang waktu simulasi 100s, dengan melihat kinerja sistem dari sisi speed generator, perubahan frekuensi dengan melihat standar frekuensi yang diperbolehkan dengan rujukan dari pelepasan beban dari ANSI/IEEE C37 106-1987 dan perubahan tegangan dengan standard dari perusahaan adalah ±10%. Hasil yang didapatkan saat GTG trip, UFR bekerja di 58,5Hz dan 58,2Hz dengan total pelepasan beban sebesar 2727,25Kw, dan steady state pada t=80,011s. Kata kunci : Stabilitas sistem, Pengeboran minyak lepas pantai, Load Shedding. ABSTRACT In the Electrical System often occurs a change in load can cause a system goes beyond the limit of stability, because about that the stability system is important, so that the stability system must be need to be explain in here. To make system back to stabil, the load shedding can be use by taking a few examples of assumption with simulation is used software include setting UFR to make loadshedding work when GTG(01) collapse and frekuensi turn down. Desired results of this project used multiple data methods with the electrical systems associated look in to perform of synchronous generator, the system stability, and load shedding, that is doing by some case is reviewed the ability of generator at load flow condition normal, while the biggest load condition start is 1500HP, and while one generator having trip at t=1s in the 100s simulation period, and seen the response look at the performance of speed generator system, and changes frequency by looking at the standard frequencies allowed by referral from load shedding of ANSI/IEEE C37 106-1987 and for changing from voltage used company’s standard is ±10%. The result is, when GTG(01) collapse, then UFR will work at frequency 58,5Hz dan 58,2Hz with total final load shedding is 2727,25Kw, and steady state at time t=80,011s Key word: Stability system, Load shedding, offshore.
Penentuan Setting Rele Arus Lebih Generator dan Rele Diferensial Transformator Unit 4 PLTA Cirata II ISTIMAROH, ANAA; HARIYANTO, NASRUN; SYAHRIAL, SYAHRIAL
REKA ELKOMIKA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : REKA ELKOMIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Generator dan transformator adalah dua peralatan utama untuk menghasilkan listrik. Dalam pengoperasiannya tidak selalu berjalan normal, melainkan kadang-kadang terjadi gangguan yang mengakibatkan keandalannya berkurang dan apabila tidak segera diatasi dapat mengganggu kerja sistem bahkan kerusakan pada peralatan tersebut. Oleh karenanya dibutuhkan yang disebut dengan proteksi. Dari sini akan dibahas bagaimana cara proteksi generator terhadap gangguan arus lebih dan proteksi transformator terhadap kemungkinan terjadinya gangguan hubung singkat. Gangguan yang dimaksudkan adalah gangguan dari arus hubung singkat yang berada pada wiring diagram generator unit 7 dan 8 pada transformator unit 4 cirata II. Untuk mempermudah perhitungan dan analisa gangguan, sistem ini disimulasikan menggunakan software dan menghitung manual. Rele proteksi yang digunakan dan di setting adalah rele arus lebih dan rele diferensial. Rele ini berfungsi memproteksi arus gangguan terhadap fasa-tanah, fasa-fasa, dan fasa-fasa tanah. Dengan mengetahui arus gangguan tersebut, maka diperoleh setting rela arus lebih generator dengan arus yang melewati rele 2,65 A dan waktu delay 0,068 detik. Sedangkan pada rele diferensial transformator, dengan cara yang sama diperoleh arus diferensial sebesar 14,01 A. Kata kunci : Gangguan hubung singkat, sistem proteksi, over current relay, relay differensial, generator, transformator.   ABSTRACT Generators and transformers are the two main tools to generate electricity. In normal operation does not always work, but sometimes it happens disorders (abnormal) resulting in reduced reliability and if not addressed can interfere with the system even damage to the equipment. Therefore, it takes the so-called protection.In this thesis, we discuss how to protect the generator against overcurrent interruption. Disorder is a disorder of the intended short-circuit current is the wiring diagram of generator units 7 and 8 on the transformer unit 4 Cirata II. To simplify the calculation and analysis of interference, the system is simulated using software. Protection relays are used or in the setting is over current relays and differential relays. Relay serves to protect against fault current phase-ground, phase-phase and phase-ground phase.By knowing short circuit currents, over current relay is 2,65 A and time dial 0,068 detik. Otherwise at differensial relay transformers with the same calculating, differensial relay currents value is 14,01 A. Keywords: Short circuit, system protection, over current relays, differential relays, generators and transformers.
HUBUNGAN KELUARGA PASIEN TERHADAP KEKAMBUHAN SKIZOFRENIA DI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH (BLUD) RUMAH SAKIT JIWA ACEH Pratama, Yudi; Syahrial, Syahrial; ishak, saifuddin
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 15, No 2 (2015): Volume 15 Nomor 2 Agustus 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.807 KB)

Abstract

Abstrak. Skizofrenia merupakan salah satu gangguan jiwa yang paling banyak terjadi. Kekambuhan pasien skizofrenia masih tinggi dan memerlukan biaya tinggi, yang ditanggung oleh keluarga dan pemerintah. Seharusnya pasien skizofrenia yang sudah sembuh tidak mengalami kekambuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluarga terhadap kekambuhan pasien skizofrenia di BLUD RSJ Aceh yang dilaksanakan sejak bulan Juni 2012 sampai Maret 2013. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan desain potong lintang. Data kuesioner yang diperoleh dari 40 responden dianalisis secara deskriptif, kemudian untuk mencari hubungan tiap variabel terhadap kekambuhan pasien skizofrenia akan dilakukan analisa dengan uji Chi-Square. Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan keluarga (p=0,011), dukungan keluarga (p=0,000), kepatuhan pasien minum obat (p=0,000) dan aktivitas keagamaan pasien (p=0,022), dengan kekambuhan pasien skizofrenia.Abstract. Schizophrenia is a most common mental disorder. The possibility of relapse cases are still high with expensive cost on management, which is borne by the family and government. Ideally, schizophrenia patients who had recovered should not suffer a relapse. This study aimed to determine the factors associated with the families from a relapse schizophrenia patients in Aceh Local Mental Hospital conducted from June 2012 to March 2013. This research is an analytical study with cross-sectional approach. Questionnaire data obtained from 40 respondents were analyzed descriptively, and the relationship of each variable will be analyzed by Chi-Square test. The results indicated that there was a significant assossiation between knowledge of patient’s families (p = 0.011), patient’s family support (p = 0.000), medication compliance (p = 0.000) and religious activities of the patients (p = 0.022) with schizophrenia relapse cases.
UJI EFEKTIFITAS Beauveria basianna dan Bacillus thuringiensis TERHADAP ULAT API (Setothosea asigna Eeck, Lepidoptera, Limacodidae) DI LABORATORIUM Boy Tarigan, Boy Tarigan; Syahrial, Syahrial; Tarigan, Mena Uly
AGROEKOTEKNOLOGI Vol 1, No 4 (2013)
Publisher : Program studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara-Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.457 KB)

Abstract

ABSTRACTPalm oil tree is the most productif than the other nabaty oil plant. Setothosea is the primaryleaf eaten on palm oil tree. Test Effectiveness of Bacillus thuringiensis and Beauveriabasianna Caterpillars Against Fire Setothosea asigna Eecke in laboratory. The research wasconducted at the Laboratory of Plant Pests Faculty of Agriculture, University of NorthSumatra, Medan with altitude ± 32 meters above sea level. The research method used is nonCompletely Randomized Design factorial. The parameters in the observed percentagemortality of larvae of the caterpillar is Setothosea asigna fire. The results show thepercentage of mortality of silkworm larvae using Beauveria basianna flames were highest intreatment by 100% I3 is the observation of the IV, percentage mortality of silkworm larvaeusing Bacillus thuringiensis flames were highest in I6 treatment was 100% in the observationof the IV.Keywords : test effectiveness,Caterpillars Against Fire, Laboratory
Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Ubi Jalar Ungu (Ipomea batatas L.) Hasil Budidaya Daerah Saree Aceh Besar Sulastri, Sulastri; Erlidawati, Erlidawati; Syahrial, Syahrial; Nazar, Muhammad; Andayani, Thursina
Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Vol 9, No 3 (2013): Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan
Publisher : Chemical Engineering Department, Syiah Kuala University, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.988 KB)

Abstract

This research was aimed to investigate the antioxidant activity of purple sweet potato leaves cultivated in Saree, Aceh Besar. The study was conducted in two stages. The first stage included sampel preparation, phytochemical test, λ max determination, testing of antioxidant activity by reducing power method, and TLC analysis. In stage 2 purification using column chromatography, phytochemical test, and antioxidant activity test were performed. The sample was dissolved by using 70% ethanol and 1.5 N HCl with a ratio of 85:15 (v/v). Phytochemical test results showed that the sample consisted of not only flavonoids but also tannins. The Rf value for both sample and standard are respectively 0.55 and 0.61 with absorbance value of 0.826 and 0.845. The sample was then purified using column chromatography and 25 fractions were grouped based on the color intensity abbreviated as FA, FB and FC. Photochemical test was then conducted to examine the purity of obtained fraction and FB was found to be relatively purer than other fractions. Reducing power test of FB with variation of weight 10 mg, 20 mg, 30 mg, 40 mg, and 50 mg gave the percentage inhibition 64.1, 6.7, 67.9, 70.3 and 73.6, respectively, while the percentage value of α- tocopherol at simmilar weight variation are 32.1, 36.7, 43.5 and 50.2%. From the result obtained, it can be concluded that the antioxidant activity of ethanol extract of thick purple sweet potato leaves is higher than α-tocopherol.Keywords: antioxidant activity, purple sweet potato leaves, reducing power
Pemanfaatan Getah Pepaya (Carica papaya) sebagai Katalis pada Pembuatan Biodisel dari Minyak Jelantah Syahrial, Syahrial; Sulastri, Sulastri; Mukhlis, Mukhlis; Nazar, Muhammad
Jurnal Biologi Edukasi Vol 2, No 1 (2010): Jurnal Biologi Edukasi
Publisher : Jurnal Biologi Edukasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.456 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan memanfaatkan getah pepaya (Carica papaya) sebagai katalis pada pembuatan biodisel dari minyak jelantah. Getah pepaya (Carica papaya) diperoleh dari Lembah Seulawah Aceh Besar dan minyak jelantah berasal dari Kentucky Fried Chiken (KFC). Target khusus yang ingin dicapai adalah mendapatkan informasi tentang kemampuan getah papaya (Carica papaya) bertindak sebagai sumber enzim lipase. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa getah pepaya (Carica papaya) dapat berfungsi sebagai sumber enzim lipase pada proses transesterifikasi antara minyak jelantah dan 1-butanol. Struktur butil ester ditegaskan oleh spektrum FT-IR pada 1746 cm-1 untuk regang  C=O dan pada 1213,7 cm -1 untuk regang C-O. Meskipun demikian, butil ester yang dihasilkan masih bercampur dengan alkohol dan asam lemak bebas yang ditegaskan adanya puncak pada 3350,5 cm-1 untuk regang –O-H.
Analisis Penalaan Kontroller PID pada Simulasi Kendali Kecepatan Putaran Motor DC FITRIANSYAH, ADITYA; WALUYO, WALUYO; SYAHRIAL, SYAHRIAL
REKA ELKOMIKA Vol 1, No 4 (2013)
Publisher : REKA ELKOMIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1531.13 KB)

Abstract

ABSTRAK Motor listrik merupakan salah satu peralatan listrik yang paling banyak digunakan dalam dunia indutri, salah satunya adalah motor DC. Kelebihan motor DC adalah relatif mudah diperoleh dan diatur kecepatan putarnya. Cara pengaturan kecepatan yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik PID, dimana salah satu teknik untuk mengatur kecepatan motor DC yang umum digunakan. Dalam perancangan sistem kontrol PID, yang perlu dilakukan adalah mengatur parameter P, I atau D agar tanggapan sinyal keluaran sistem terhadap masukan tertentu sebagaimana yang diinginkan. Hasil simulasi menunjukkan kontroler PID untuk kendali kecepatan motor DC ini menghasilkan kondisi robust (kokoh) saat nilai Kp = 0,2, Ki = 1,6 dan Kd = 0,1. Hasil dari parameter kendali yang dirancang memiliki error steady state 0,999 % dan dengan settling time 0,84 detik pada rise time 0,49 detik dan nilai peak terletak pada 0,99. Kecepatan awal yang dihasilkan mendekati set point yang diinginkan pada detik kedua dan kecepatannya tidak ada penurunan atau tetap konstan sampai dengan detik ke 100. Kata Kunci : Motor DC, PID, Rise time, Error Steady state, Settling time   ABSTRACT The electric motor is one of the most power equipment used in world industries , one of which is DC motor. The advantages of DC motors are relatively easy to obtain and set the speed of rotation. A technique to control the speed is used PID, which is commonly used. In PID control system design needs to be done were to set the parameters P, I or D so that the output signal response system to particular input as desired. The simulation results showed that the PID controller for DC motor speed control produced robust conditions when the value of Kp = 0.2, Ki = 1.6 and Kd = 0.1. The results of the control parameters were designed to have a steady state error of 0.999 % and the settling time of 0.84 seconds, 0.49 seconds rise time and peak value was at 0.99. The resulting initial velocity approaching the desired set point was 2nd second and remain constant until 100th second. Keywords : Motor DC, PID, Rise time, Error Steady state, Settling time
Penerapan dan Analisis Pembangkit Listrik Tenaga Pikohidro dengan Turbin Propeller Open Flume TC 60 dan Generator Sinkron Satu Fasa 100 VA di UPI Bandung NUGRAHA, IHFAZH NURDIN EKA; WALUYO, WALUYO; SYAHRIAL, SYAHRIAL
REKA ELKOMIKA Vol 1, No 4 (2013)
Publisher : REKA ELKOMIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.118 KB)

Abstract

Abstrak Pikohidro adalah pembangkit listrik tenaga air yang mempunyai daya dari ratusan Watt sampai 5 kW. Secara teknis, pikorohidro memiliki tiga komponen utama yaitu air (sumber energi), turbin dan generator. Pikohidro dapat digunakan sebagai alternatif pengganti pembangkit listrik tenaga diesel berbahan bakar minyak dengan biaya operasional lebih tinggi dan tidak ramah lingkungan. Potensi alam yang dapat dijadikan suatu pembangkit pikohidro adalah aliran air sungai yang berada di UPI Bandung. Alat yang digunakan adalah turbin reaksi propeller open flume TC 60 dan generator sinkron satu fasa kapasitas 100 Watt, 200 – 220 volt, 90 Hz. Pengukuran pembebanan generator dilakukan pada saat tanpa beban dan berbeban menggunakan beberapa lampu untuk mengukur besar daya yang terbangkitkan. Hasil dari pengukuran pembebanan generator, menghasilkan daya listrik sebesar 71 watt, dengan tegangan tertinggi 5,5% dari 220 volt dan drop tegangan – 13,3% dari 220 volt, serta drop frekuensi – 19% dari 90 Hz. Kata kunci: picohydro, turbin, generator, frekuensi, tegangan. Abstract A pcohydro is hydropower generator capasity that as hundreds of watts to 5 kW. Technically, ithas three main components: water (source of energy), turbine and generator. Picohydro can be used as an alternative to diesel power plants that using fuel oil, cost expensive and not environmentally friendly. A natural potential that can be used a picohydro generator river flow that was in UPI Bandung. The working tools a reaction turbine propeller open flume TC 60 and single phase synchronous generator capacity of 100 Watts, 200-220 volts, 90 Hz. The enerator measurements were no load and loaded by the lamps in order to measure the value of the generated power. The results were generated electric power of 71 watts, 5.5% highest voltage of 220 volts and – 13,3% voltage drop of 220 volts, and - 19% frequency drop of 90 Hz. Keywords: picohydro, turbine, generator, frecuency, voltage.
Co-Authors ABD. ASHAL ALAM, ABD. ASHAL Adelina Meria Uli Sagala, Herlina ADITYA FITRIANSYAH Afdhal Afdhal ALINDA NOVITA SARI, ALINDA NOVITA ANAA ISTIMAROH Anna Lilian Aras Mulyadi ARIAN DWI PEANUS, ARIAN DWI Arono Arono Asrial Asrial ASYER AGRISELIUS Azwandi Azwandi Bintal Amin Bobby Yuhanda, Bobby Boy Tarigan Boy Tarigan Deni Elnovriza Depari, Riky Oktavianus DERI MUHAMAD NURENDI, DERI MUHAMAD Desi Purnamasari Taher, Desi Purnamasari Dietriech G Bengen Erlidawati Erlidawati Fadlisyah Fadlisyah Fahriansyah Fahriansyah Faisal Faisal Firnanda, Ary FITRA PADILLAH Frimasary, Amelia Eka HARI WASKITO IHFAZH NURDIN EKA NUGRAHA Ilham Ilahi Irwan Koto, Irwan Karsim, Nanang Khairul Mukmin Lubis, Khairul Mukmin Kurniawan, Dwi Agus Lestari, Meri Lestari, Surya M. Muchalal Mena Uly Tarigan Muhammad Fahmi Muhammad Irhamsyah Muhammad Nazar Mukhlis Mukhlis Mukroji, Mukhroji NANDANG TARYANA Nasaruddin Nasaruddin NASRUN HARIYANTO Nazaruddin Nazaruddin Novita MZ, Novita MZ Nur Amalina Nur Atikah Nurhamsih, Yeli Oktavian, Bayu Pamela, Issaura Sherly Purwanti, Neneng R. GERHA TERIMANANDA, R. GERHA Rasoel Hamidy RIKI ARNANDO, RIKI Rina Febriana Rizal Munadi Saifuddin Ishak, Saifuddin SALISTIA PUTRA PERDANA Sarfina, Ega Aulia Sastra, Hasan Yudie Simbolon, Novhitasari SITI SAODAH Sofyan H Siregar Sofyan, Dedi Sri Winarni subandiyo, may Sulastri Sulastri Suwarno, Bambang Syahputra, Muhammad Reza Tanjung, Cahyani Fitrah Teuku Yuliar Arif Thursina Andayani TIRZA NOVA TRI PRARTONO TRIWAHYU RUBIANTO Veranita, Desi Verid Aria Susammesin, Verid Aria Wahyudi Wahyudi Waluyo Waluyo WILDAN BUDIMAN Yeni Sustriani, Yeni Yogi Irawan Yudi Pratama, Yudi Yudi Sastriawan Yulina Sari, Yulina Zuhar Musliyana, Zuhar Zulfaneti Zulfaneti