Articles

Found 6 Documents
Search

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN EKSPLORASI DAN PRODUKSI PERMINYAKAN JOINT OPERATING BODY PERTAMINA-PETROCHINA (JOBPPEJ) Noridhah, Noridhah; Syahbuddin, Syahbuddin
Majalah Ilmiah Matematika Komputer 2006: MAJALAH MATEMATIKA KOMPUTER EDISI DESEMBER
Publisher : Majalah Ilmiah Matematika Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.603 KB)

Abstract

Di Indonesia khususnya diwilayah Tuban, Jawa Timur mempunyai salah satu daerah potensipenghasil minyak. Karena di Tuban terdapat blok yang telah disurvei sebelumnya mempunyaikapasitas sumber daya alam yang baik khususnya minyak dan gas bumi. JOB Pertamina PetrochinaEast Java (JOB-PPEJ) merupakan salah satu perusahaan jointventure yangbergerak dalam bidang industri perminyakan di Indonesia yang telah melakukanpengeksplorasian di wilayah Tuban in!. Keeepatan, ketepatan dan efektifitas sangat mutlakdiperlukan untuk dapat meningkatkan kinerja perusahaan tersebut. Mengingat informasi yangdigunakan eenderung bersifat manual (kertas). Dengan menggunakan teknologi informasiyang berbasis web dalam pengolahan informasi JOB-PPEJ, dalam penelitian ini penulismencoba untuk membuat suatu slstem manajemen dalam kemudahan akses informasi di JOBPertamina· Petrochina East Java (JOB-PPEJ).Kata Kuncipengguna.Sistem Informasi Manajemen, Diagram kasus penggunaan, An/ar muka
FORENSIC ANALYSIS OF WIRELESS NETWORKS Anggraini, Dyah; Syahbuddin, Syahbuddin
Majalah Ilmiah Matematika Komputer 2006: MAJALAH MATEMATIKA KOMPUTER EDISI DESEMBER
Publisher : Majalah Ilmiah Matematika Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1015.887 KB)

Abstract

Wireless communications has been accepted by many organizations and users asit allows to be flexible and portable with increased productivity and lowerinstallation costs. It can be moulded and designed to address different usage anduser needs. WLAN able devices allow users to move their wireless devices fromplace to place within the office without the need of wires and without losing networkconnectivity. It is a well known fact that the wireless networks are vulnerable tomany attacks. Some of the attacks may include interception of sensitive informationthat is not encrypted and transmitted between two wireless devices. Ad hoctransmissions within the network can even compromise the security of a network.Intruders can interfere from inside or out of the network in order to gain connectivityto network management controls and thereby disrupting network resources. Inmost cases the attackers cannot be traced or the purpose of the attack is notknown. Even though we have access to the AP's log files, it has very lessinformation stored in it. Most of the AP's do not provide syslog facilities so that thelogs can be stored at some other server. With the increase in the number of attacktools, security of wireless technologies has become a primary concern. This paperis all about building a device that would be able to watch all the WLAN data andanalysing all the traffic coming and going out of the wireless AP.Keywords: Wireless local area network (WLAN), Access Point (AP), Forensic, WiFiTools,WEP, WPA, 802.11INTRODUCTION
PERANCANGAN ALAT BANTU PENGANGKAT ROLL FILM UNTUK PROSES PEMASANGAN PADA MESIN FILLING SACHET Bernadus, Betha Apreanda; Syahbuddin, Syahbuddin
Prosiding Seminar Nasional Pakar Prosiding Seminar Nasional Pakar 2019 Buku I
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pakar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Para operator PT. XYZ sering mengalami kesulitan dalam proses pemasangan roll film di mesin filling sachet, hal tersebut dikarenakan proses pengangkatan secara manual dengan berat roll film yang mencapai 45 kg dan posisi pemasangangan mencapai ketinggian 1200 mm. PT. XYZ memiliki variasi ketinggian dari bermacam-macam tipe mesin filling, untuk itu dibutuhkan alat bantu yang dapat memindahkan dan mengangkat roll film yang akan dipasang maupun dilepaskan dari poros mesin filling sesuai dengan variasi macam-macam ukuran ketinggian poros di mesin filling sachet. Dalam perancangan alat ini proses pengangkatan dan pemasangan roll film tersebut dianalisa setiap titik pada rangka alat yang meliputi gaya, tegangan dan beban yang diterima pada rangka beserta analisa menggunakan software CATIA V5R16 sehingga dapat dirancang dengan ukuran dimensi dan sistem elektro hidrolik sesuai dengan beban yang diangkat. Alat bantu pengangkat ini dirancang untuk dapat mengangkut 2 buah roll film sekaligus dengan sistem pengangkatan menggunakan konstruksi rangka parallelogram atau konstruksi rangka hidrolik gunting.
KEPATUHAN SISWA TERHADAP TATA TERTIB SEKOLAH (Studi pada Siswa SMP Negeri 1 Siompu) Taslin, Sabri; Yusuf, Muh; Syahbuddin, Syahbuddin
SELAMI Vol 3, No 47 (2018): JURNAL SELAMI UHO
Publisher : SELAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.507 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui kepatuhan siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Siompu terhadap tata tertib sekolah. (2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Siompu terhadap tata tertib sekolah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kepatuhan siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Siompu terhadap tata tertib sekolah yaitu datang tepat waktu 20%, mengikuti upacara bendera 73%, memakai seragam sesuai aturan sekolah 20%, menggunakan atribut yang lengkap 77%, meludah dalam kelas 65%, menerima teman dari luar sekolah 100%, membuang sampah pada tempatnya 10%, membawa hp di sekolah 78%, menggunakan bahasa daerah di lingkungan sekolah 53%, merapikan rambut bagi laki-laki 73%, memakai perhiasan 100%, mengonsumsi narkoba 95%, menghadiri acara joget malam hari 63%, menonton acara TV yang tidak mendidik 7%, berbicara kotor 47%, bermain yang tidak berhubungan dengan pembelajaran 85%, menaati keputusan dewan guru, 100%, menaati teguran guru saat melanggar tata tertib 33%, dan skorsing 100%. (2) faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Siompu terhadap tata tertib sekolah yaitu (a) faktor internal terdiri dari faktor keluarga dan teman sebaya 23%, kurangnya didikan orang tua 18%, bimbingan guru terhadap kepatuhan tata tertib sekolah 5%, (b) faktor eksternal terdiri dari pengaruh teman sebaya 18%, pengaruh media massa 19%. Kesimpulan penelitian ini bahwa: 1) kepatuhan siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Siompu terhadap tata tertib sekolah.yaitu datang tepat waktu, mengikuti upacara bendera, memakai seragam sesuai aturan sekolah, menggunakan atribut yang lengkap, meludah dalam kelas, menerima teman dari luar sekolah, membuang sampah pada tempatnya, membawa HP di sekolah, menggunakan bahasa daerah di lingkungan sekolah, merapikan rambut bagi laki-laki, memakai perhiasan, mengonsumsi narkoba, menghadiri acara joget malam hari, menonton acara tv yang tidak mendidik, berbicara kotor, bermain yang tidak berhubungan dengan pembelajaran, menaati keputusan dewan guru,  menaati teguran guru, dan skorsing. (2) faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan siswa terhadap tata tertib sekolah yaitu (a) faktor internal terdiri dari faktor keluarga dan teman sebaya, kurangnya didikan orang tua, bimbingan guru terhadap kepatuhan tata tertib sekolah, (b) faktor eksternal terdiri dari pengaruh teman sebaya, pengaruh media massa. Kata Kunci: Kepatuhan Siswa dan Tata Tertib 
IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI MUNA NOMOR 44 TAHUN 2016 TENTANG TUGAS DAN FUNGSI POKOK CAMAT (Studi Di Kantor Kecamatan Napabalano Kabupaten Muna) Yamin, La Ode; Syahbuddin, Syahbuddin; Nerlin, Nerlin
SELAMI Vol 2, No 46 (2017): JURNAL SELAMI UHO
Publisher : SELAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.283 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui Implementasi Peraturan Bupati Muna Nomor 44 Tahun 2016 Tentang Tugas dan Fungsi Pokok Camat di Kecamatan Napabalano Kabupaten Muna; (2) Untuk mengetahui faktor-faktor penghambat Implementasi Peraturan Bupati Muna Nomor 44 Tahun 2016 Tentang Tugas dan Fungsi Pokok Camatdi Kecamatan Napabalano Kabupaten Muna. (3).Untuk mengetahui upaya camat dalam mengatasi hambatan implementasi Peraturan Bupati Muna Nomor 44 Tahun 2016 Tentang Tugas dan Fungsi Pokok Camat, di Kecamatan Napabalano Kabupaten Muna. Informan dalam penelitian ini sebanyak 13 orang, 1 orang Camat, 1 orang Kepala seksi pemerintahan, ketentraman, dan ketertiban, 1 orang Kepala seksi Pelayanan Umum dan Kesejahteraan Sosial, 1 orang Kepala seksi ekonomi dan pembangunan, 3 orang Kepala Desa/Lurah dan 6 orang Tokoh Masyarakat. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa: (1) Implementasi Peraturan Bupati Muna Nomor 44 Tahun 2016 Tentang Tugas dan Fungsi Pokok Camat secara umum telah dilaksanakan dengan maksimal hal tersebut dapat dilihat pada perannya dalam Mengkordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat, Mengkordinasikan penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum, Mengkordinasikan pemeliharaan sarana dan prasarana pelayanan umum, Membina dan mengawasi penyelenggaraan kegiatan Desa/Kelurahan. Pada tugas ini camat telah melakukan kordinasi dengan para Kepala Desa/Lurah serta dengan tokoh masyarakat dengan baik sebagaimana dengan yang di amanahkan oleh undang- undang; (2) Faktor- faktor yang menghambat Camat Napabalano dalam Implementasi Peraturan Bupati Muna Nomor 44 Tahun 2016 Tentang Tugas dan Fungsi Pokok Camat di lingkup wilayah kecamatan napabalano adalah Sarana-prasarana yang terbatas, Kualitas sumber daya manusia para pegawai, Keuangan yang tidak sesuai dengan cakupan tugas yang diberikan serta Kesadaran masyarakat dalam memahami prosedur kepengurusan. (3). Upaya- upaya yang di lakukan oleh Camat Napabalano untuk mengatasi hambatan dalam Implementasi Peraturan Bupati Muna Nomor 44 Tahun 2016 Tentang Tugas dan Fungsi Pokok Camat dilakukan dengan sikap kepemimpinan yang tetap tegas, mengkordinasikan dengan pemerintah Daerah Kabupaten, memberikan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia para pegawai,  serta memberikan pemahaman kepada masyarakat bagaimana prosedur kepengurusan yang baik dikecamatan. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: Camat berperan dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kecamatan Napabalano namun belum berjalan maksimal yang disebabkan beberapa faktor penghambat dalam penyelenggaraan pemerintahan. Kata Kunci: Implementasi, Peraturan Bupati, Tugas Pokok dan Fungsi Camat
Penelitian Proses Hard Chrome Plating Pada Propeller Turbocharger Berbahan Kuningan S26000 Surawan, Tri; Kaban, Yunus Falah; Syahbuddin, Syahbuddin; Thalib, Farid; Nursiyanto, Widia
Jurnal Teknologi Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Teknologi
Publisher : Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.185 KB) | DOI: 10.31479/jtek.v7i1.34

Abstract

Propeller turbocharger berdiameter 36,47 mm dibuat dalam penelitian ini dengan teknik pengecoran investment. Material yang dipakai dalam pembentukkan propeller menggunakan kuningan dengan seri C26000. Pola propeller berbahan plastik PLA (polylactic acid) yang dicetak menggunakan 3D Printing. Molding dengan pola tersebut yang dibentuk merupakan campuran dari plaster gypsum dan pasir zirkon dengan komposisi 2:1, lalu campuran tersebut ditambahkan air dengan perbandingan 2:1 dan kemudian dituang ke dalam wadah molding berisi pola propeller. Pemanasan molding dilaksanakan dengan dua tahap. Tahap pertama bertujuan untuk melebur pola propeller plastik pada temperatur 500oC selama dua jam. Sementara itu, tahap kedua bertujuan untuk memperkeras molding pada temperatur 900oC selama dua jam. Material kuningan seri C26000 yang memiliki titik lebur 915oC, dilebur menggunakan dapur induksi dan dituang ke molding. Setelah itu, dilakukan pembersihan kemudian di-hard chrome. Pada penelitian ini, propeller kuningan yang belum di-hard chrome memiliki nilai kekerasan 85,33 ± 2,36 HRB dan yang sudah di-hard chrome bernilai 94,00 ± 2,44 HRB. Hasil struktur mikro propeller juga memperlihatkan nilai penyusutan yang ada pada proses pengecoran adalah 5,99%.