Wahyul Amien Syafei
Jurusan Teknik Elektro, Universitas Diponegoro Semarang Jl. Prof. Sudharto, SH, Kampus UNDIP Tembalang, Semarang 50275, Indonesia

Published : 51 Documents
Articles

IMPLEMENTASI DEKODER MIMO BERBASIS DETEKSI SPHERE PADA WLAN 802.11n Setyadewa, Anky; Syafei, Wahyul Amien; Santoso, Imam
TRANSMISI Vol 14, No 3 (2012): TRANSMISI
Publisher : TRANSMISI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Wireless LAN adalah suatu teknologi nirkabel yang berbasis OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing) dan MIMO (Mutiple Input Multiple Output) yang dapat digunakan untuk komunikasi data. Peningkatan permintaan pengguna sistem Wireless LAN juga menyebabkan peningkatan pengembangan Wireless LAN. Standard dari Wireless LAN adalah IEEE802.11a/b/g dan IEEE802.11n yang menggunakan teknik OFDM dan MIMO untuk meningkatan laju data tanpa memerlukan tambahan bandwidth. Tujuan dari paper ini adalah untuk mengimplementasikan algoritma deteksi Sphere pada simulator WLAN 802.11n pada bagian MIMO blok decoder. Parameter yang diamati adalah nilai BER vs SNR (signal to Noise Ratio). Hasil yang diharapakan adalah kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan algoritma deteksi linear (MMSE, ZF) dan algoritma deteksi optimal, MLD. Pada MCS 13 untuk nilai BER 10-4, hasil simulasi menunjukkan bahwa metode ZF, MMSE, MLD dan SD mencapainya pada SNR 44 dB, 42 dB, 31 dB dan 33 dB. Sedangkan pada MCS 14, keempat metode mencapai nilai BER 10-4 pada SNR 46 dB, 44 dB, 31 dB dan 33 dB. Dan pada MCS 15 akan mencapai nilai BER 10-4 pada SNR 55 dB, 53 dB, 36,5 dB dan 39,5 dB. Dibandingkan dengan MLD, algoritma deteksi Sphere akan bernilai lebih besar tetapi dengan kompleksitas yang lebih sedikit. Kata Kunci : WLAN 802.11n, MIMO, OFDM, decoding, Sphere Detektor, BER
Rancang Bangun Transmitter Gigabit WLAN Syafei, Wahyul Amien; Santoso, Imam; Pratista, Hayu
TRANSMISI Vol 14, No 2 (2012): TRANSMISI
Publisher : TRANSMISI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wireless LAN is wireless technology that can be used for voice and data communication. The increase of user requirement in Wireless LAN system caused the development of Wireless LAN increasing too. Standard of Wireless LAN is IEEE802.11a/b/g and IEEE802.11n use OFDM and MIMO technique for increase data rate without additional bandwidth. The purpose of this final project is to design physical layer of transmitter wireless LAN system to obtain gigabit throughput. Wireless LAN that we used now can produce rate up to 600 Mbps. So we expect this design of wireless system can increase data rate into gigabit throughput. The design of this system organized from arrangement of block diagram into preamble and data field. The data field, same as the previous standard, 802.11n consists of block scrambler, encoder parser, FEC encoder, interleaving, constellation mapper, spatial mapper, IFFT, cyclic shift, guard interval inserter and windowing. Whereas the preamble consists of legacy preamble is L-STF, L-LTF and L-SIG that have same format with previous standard in order to the output of transmitter 802.11ac can be compatible to 802.11a/n. Then, very high throughput preamble is added to this system as a preamble for 802.11ac. From the experiment result, we get the conclusion that wireless LAN 802.11ac is formed based on the previous standard 802.11a and 802.11n which have same frequency 5 GHz. Then, for 802.11ac we duplicate bandwidth from 40 MHz to 80 MHz and apply phase rotation. For the software verification backward compatibility, we determine the parameters 100 iteration, use MCS (Modulation Coding Scheme) 64-QAM and 4 transmit antenna. As the result the 802.11ac transmitter can be recognized by 802.11a/n receiver and it can be shown as decreasing of SIG Error rate for SNR range 0-20 dB. Key words : Wireless LAN, IEEE802.11a/n, Gigabit throughput, Backward compatibility
PAPR Reduction for Very High Throughput WLAN with Backward Compatibility to IEEE802.11 a/n Syafei, Wahyul Amien; Ochi, Hiroshi
TRANSMISI Vol 11, No 3 (2009): TRANSMISI
Publisher : TRANSMISI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

We propose a simple technique to reduce PAPR for a Very High Throughput Wireless LAN with backward compatibility with IEEE 802.11a/n system. By applying proposed phase rotation in partial transmit sequence technique we got PAPR reduction up to 3.01dB lower than conventional one, yields in comparable PAPR with IEEE802.11n preamble. Keywords: Gigabit, Wireless LAN, backward compatibility, IEEE802.11a/n WLAN System, PAPR reduction.
Simulasi Algoritma Rerouting dan Prosedur Contention Controller pada Sistem Penyambungan ATM Sorrenti, Yudhitya; Syafei, Wahyul Amien; Santoso, Imam
TRANSMISI Vol 11, No 3 (2009): TRANSMISI
Publisher : TRANSMISI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

An ATM (Asyncronous Transfer Mode) switching system is designed to operate at high speeds and can serve a variety of traffic type with quality services. One of the technology could improve the performance of an ATM connection is rerouting algorithm include Controller Contention procedure as the procedure of operation. Rerouting algorithm is an algorithm that is able to overcome the routing conflict at a certain level, and restore the routing according to destination address. Contention Procedure Controller is a controller that is located in the connection element is used to determine the route, can proceed or not. This procedure is found on the rerouting algorithm using Banyan networks that have a single point in the framework of connections in ATM switching. In this research a simulation was designed to simulate the rerouting algorithm both without conflict and with conflict at various levels. Controller Contention Procedure aims to provide a detailed description when conflicts occur in switching elements and the duty to select ATM routing cells based on its RNS value. This procedure should refer to the rerouting algorithm and generate output according to the algorithm. Keywords: rerouting algorithm, Contention Controller, ATM switching, Banyan network.
Design of Very High Throughput WLAN System for 4K Digital Cinema Transmission Syafei, Wahyul Amien; Ochi, Hiroshi
TRANSMISI Vol 11, No 4 (2009): TRANSMISI
Publisher : TRANSMISI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

We proposed a design of a Very High Throughput Wireless LAN system. It reaches 33 meter propagation distance by using 80 Mhz bandwidth on 5 GHz band. The proposed preamble has backward compatibility with IEEE802.11n system, allows band sharing and avoids collision within 5 GHz band. The proposed preamble has comparable PAPR and preamble efficiency with IEEE892.11n system. Run test for transmitting 90 frames of 4K image size with 24 bit per pixel resolution for digital cinema simulation under in-door channel model demonstrates the excellent performance of the proposed system. Keywords: VHT WLAN, backward compatibility, PAPR, preamble efficiency, digital cinema transmission
Studi Komparasi Ukuran File Hasil Deteksi Tepi Menggunakan Operator Sobel, Roberts, dan Prewitt Syafei, Wahyul Amien; Ari Bowo, Subchan Ajie
JURNAL SISTEM INFORMASI BISNIS Vol 1, No 1 (2011): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2011
Publisher : Magister Sistem Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang merambah dunia citra meningkatkan keleluasaan memanipulasinya untuk berbagai keperluan. Deteksi tepi dalam ranah pengolahan citra digital adalah suatu proses yang bertujuan untuk mendeteksi garis tepi yang membatasi dua wilayah citra. Paper ini membahas tiga operator deteksi tepi, yaitu Sobel, Roberts, dan Prewitt. Studi komparasi ketiga operator pada citra yang sama menunjukkan bahwa operator Roberts menghasilkan ukuran file terkecil setelah Prewit dan Sobel.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PELAYANAN PEMERIKSAAN KESEHATAN BERBASIS WEB DENGAN SISTEM PENDAFTARAN BERGERAK Kusuma, Arif Hendra; Syafei, Wahyul Amien
TRANSIENT TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013
Publisher : TRANSIENT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.303 KB)

Abstract

Abstrak   Sistem informasi merupakan suatu kumpulan dari komponen-komponen dalam sebuah institusi yang berhubungan dengan proses penciptaan dan pengaliran informasi. Keberadaan  sistem informasi bukan hanya digunakan sebagai faktor pendukung saja, tetapi juga sebagai alat untuk bersaing dengan institusi yang lain. Pada penelitian ini dirancang sebuah model sistem informasi pelayanan pemeriksaan kesehatan berbasis web dengan contoh implementasi pada RB/BP MTA. Pada model sistem informasi pelayanan pemeriksaan kesehatan ini pasien dapat dengan mudah melihat informasi dokter praktek dan mendaftar periksa secara on-line melalui web atau melalui SMS. Selain itu sistem informasi pelayanan pemeriksaan kesehatan dirancang untuk membantu proses kerja pada RB/BP MTA yang meliputi pencatatan data pasien, transaksi periksa pasien dan rekam medis pasien. Hasil pengujian pada akses jaringan lokal komputer dan layanan  SMS menunjukkan bahwa sistem informasi pelayanan pemeriksaan kesehatan ini dapat diimplementasikan sebagai sistem informasi pelayanan pemeriksaan kesehatan pada RB/BP MTA.   Kata kunci: web, pendaftaran,  rekam medis, SMS Abstract   The information system is a collection of components within an institution related to the creation and streaming of information. The existence of the information system is not only used as a contributing factor, but also as a means to compete with other institutions. In this research designed an information system model of a web-based health services with a sample implementation of the RB / BP MTA. In the model of health care information systems is the patient can easily see your doctor and practice information check register on-line via the web or via SMS. Besides health care information system designed to help the process of working on the RB / BP MTA that include recording patient data, transactions, check the patient and the patients medical record. The test results on the local computer network access and SMS services suggests that health care information systems can be implemented as a system of health care information on the RB / BP MTA. Keywords: web, registration, medical record, SMS
Visualisasi Ruangan Tiga Dimensi Pada Perangkat Bergerak Berbasis Android (dengan Pemutar Musik Surround dari Philips Company) Etgar, Durio; Syafei, Wahyul Amien; Zijlmans, Jack; Yuan, Zhaorui
TRANSIENT TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012
Publisher : TRANSIENT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.644 KB)

Abstract

AbstrakTujuan utama proyek ini adalah menciptakan sebuah aplikasi demo yang praktis tentang visualisasi ruangan 3D yang dikombinasikan dengan efek suara Surround Sound. Lebih jauh lagi, visualisasi ini memberikan pengalaman berada di dalam ruangan Surround Sound yang terasa nyata tanpa harus terlibat secara fisik. Aplikasi yang bernama Virtual Listen Room ini adalah inovasi baru yang masih akan dikembangkan lebih lanjut sebagai media promosi yang praktis. Aplikasi ini dikembangkan dalam lingkup perangkat Android. Android dipilih karena ruang kembang yang luas dan komponen yang esensial untuk aplikasi ini, termasuk unit prosesor grafis (GPU). Manipulasi grafis dapat dilakukan dengan sebuah antarmuka bernama OpenGL ES yang tertanam di hampir semua perangkat Android. Selain itu, Android juga memiliki sensor Accelerometer yang berguna untuk menciptakan pergerakan kamera yang dinamis. Efek suara Surround sendiri berasal dari aplikasi pemutar musik Philips bernama MPEG Surround Sound Decoder. Untuk menyimpulkan proyek ini, didapatkan sebuah aplikasi dengan visualisasi ruangan 3 dimensi yang terkombinasi dengan pemutar musik suara Surround dari Philips. User dapat mengganti setting ruangan antara lain lokasi subwoofer, lampu ruangan, dan jumlah speaker. Aplikasi ini sendiri memiliki beberapa problem dalam performa yang pada akhirnya bisa diantisipasi.Kata Kunci:Android,Visualisasi,Open GL ES,3D,Surround,Sensor.  AbstractThis project’s specifically purposed as a demo application, so anyone can get the experience of a surround audio room without having to physically involved to it, with a main idea of generating a 3D surround sound room scenery coupled with surround sound in a handier package, namely, a “Virtual Listen Room”. Virtual Listen Room set a foundation of an innovative visualization that later will be developed and released as one of way of portable advertisement. This application was built inside of Android environment. Android device had been chosen as the implementation target, since it leaves massive development spaces and mostly contains essential components needed on this project, including graphic processor unit (GPU).  Graphic manipulation can be done using an embedded programming interface called OpenGL ES, which is planted in all Android devices generally. Further, Android has a Accelerometer Sensor that is needed to be coupled with scene to produce a dynamic movement of the camera. Surround sound effect can be reached with a decoder from Phillips called MPEG Surround Sound Decoder. To sum the whole project, we got an application with sensor-dynamic 3D room visualization coupled with Philips’ Surround Sound Music Player. We can manipulate several room’s properties; Subwoofer location, Room light, and how many speakers inside it, the application itself works well despite facing several performance problems before, later to be solved.Keywords: Android,Visualization,Open GL ES,3D,Surround,Sensor.
IMPLEMENTASI DEKODER MIMO BERBASIS DETEKSI TRELLIS PADA WLAN 802.11n Aryadanangjaya, Yama; Syafei, Wahyul Amien; Santoso, Imam
TRANSIENT TRANSIENT, VOL. 1, NO. 3, SEPTEMBER 2012
Publisher : TRANSIENT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.027 KB)

Abstract

Abstrak Wireless Local Area Network(WLAN) adalah teknilogi nirkabel yang digunakan secara luas unruk komunikasi data dan suara. Kebutuhan laju data yang lebih tinggi mengharuskan penggunaan teknologi terbaru pada WLAN. Dimulai dengan troughput maksimal 2 Mcps pada 1997, dewasa ini WLAN diharapkan dapat mencapai troughput Gbps. Kombinasi OFDM dan MIMO menjanjikan peningkatan troughput yang besar tanpa tambahan bandwidth. Pada makalah ini kami melakukan penelitian dalam teknik decoding MIMO pada IEEE WLAN 802.11n. Metode Trellis  akan diterapkan pada simulator IEEE WLAN 802.11n untuk meningkatkan kinerja sistem sebelumnya yang menggunakan teknik ZF dan MMSE. Simulasi ini dilakukan pada model kanal TGn channel B pada konfigurasi MIMO 2 x 2. Teknik Maximum Likelihood akan diterapkan sebagai teknik dengan kinerja paling baik. Dari hasil simulasi didaptkan kesimpulan bahwa detektor Trellis memiliki kinerja mendekati optimal, hanya menurun 1 hingga 3 dB dibandingkan MLD  . Kompleksitas MLD berbanding Trellis akan menurun seiring dengan bertambahnya jumlah antena pemancar dan skema modulasi. Kata kunci : IEEE WLAN 802.11n, MIMO decoding, metode Trellis.  Abstrak  WLAN 802.11n is a system with maximum throughput 600 Mbps, which is ten times faster compared to the preceeding standard. The main features in the 802.11n standard are OFDM and MIMO techniques, those techniques promise dramatically increasement of troughput without additional bandwidth. The demand of higher data rate forces improvement on the performance of WLAN 802.11n by implementing new techniques in the system. One of the concern is the use of new MIMO decoding techniques on Spatial Division Multiplexing (SDM) MIMO. This final project conduct research in MIMO decoding technique in IEEE WLAN 802.11n. The Trellis method will be implemented in  IEEE WLAN 802.11n to improve  performance of preceeding MIMO decoding method i.e ZF, MMSE. The simulation is done under 64QAM scheme TGn channel B in 2x2  MIMO configuration.The Maximum Likelihood method will be set as reference for its optimal performance compared to the other methods. The result shows thatTrellis detector givesnear-optimal performance, and only degrade1 to 3 dB compared to the MLD method.The trellis to MLD  complexity ratio will decrease as the number of Transmit antenna. Keywords : IEEE WLAN 802.11n, MIMO decoding, Trellis method
RANCANG BANGUN APLIKASI STREAMING EDUCATION PADA PERANGKAT BERGERAK BERBASIS ANDROID Nugroho, Fuad Rajab; Syafei, Wahyul Amien; Somantri, Maman
TRANSIENT TRANSIENT, VOL. 2, NO. 1, MARET 2013
Publisher : TRANSIENT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.833 KB)

Abstract

Abstrak   Metode pembelajaran elektronik yang berkembang saat ini masih terikat oleh pedagogi tradisional. Sistem yang sudah ada hanya digunakan untuk upload tugas, dan sangat sedikit informasi maupun pengetahuan yang tersampaikan, hal ini disebabkan oleh kurangnya partisipasi baik dari sisi peserta didik maupun pendidik. Kurangnya partisipasi pelaku edukasi ini dikarenakan mereka cenderung menghabiskan waktunya menggunakan perangkat bergerak (Smartphone) dibandingkan komputer. Pada penelitian ini penulis merancang dan membangun Aplikasi Streaming Education pada Perangkat Android. Ini merupakan sebuah media pembelajaran yang memanfaatkan layanan data internet dan perangkat telekomunikasi bergerak. Aplikasi yang digunakan dalam penelitian ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Java dengan mengambil contoh pada Jurusan Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Aplikasi ditanam pada klien yang merupakan perangkat Android untuk mengakses sistem yang berada pada server. Sistem pada server berbasis web menggunakan Aplikasi e-learning Moodle. Penelitian ini akan membahas bagaimana klien yang menggunakan aplikasi Android yang tertanam pada perangkat telekomunikasi bergerak dapat terhubung dengan Web Server. Hasil pengujian membuktikan aplikasi Mobile Streaming Education berbasis Android yang dikembangkan dapat menyediakan media pembelajaran visual dan interaktif secara spontan, sepanjang waktu (long life learning) dan tidak terbatas pada tempat dan waktu. Komponen utama dari sistem edukasi yaitu materi ajar dan tugas juga telah berhasil diterapkan pada aplikasi yang dibangun pada penelitian ini. Kata kunci: Edukasi, mobile streaming, pemrograman android, Moodle     Abstract   The development of electronic learning methods is still bound by traditional pedagogy. Current system only used to upload assignments, and just a bit information or knowledge that is shared, it is caused by a lack of participation both of learners and educators. The lack of participation in this current educational e-learning system is because they tend to spent their time using mobile devices (Smartphone) than the computer.  In this study, the authors designing and building Education Streaming Applications on Android Devices. It is a learning media that utilizes Internet data services and mobile telecommunications device. The applications used in this study were developed using Java programming language by taking the example in the Department of Electrical Engineering, University of Diponegoro. The application was planted in the client Android devices in order to access the system at the server side. The system on the server side was based on web using Moodle e-learning application. This study will discuss how clients mobile device which using Android application connected to the web server. The test results prove Education Streaming Mobile applications based on Android, developed to provide a visual and interactive learning media spontaneously over time (life long learning) and is not limited to space and time. The main component of the education system (task and teaching materials) has also been successfully applied to the applications built on this research.   Key word: Education, Mobile Streaming, Android Programming, Moodle.