Suyidno Suyidno
Unknown Affiliation

Published : 55 Documents
Articles

PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BUMI-ANTARIKSA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN FISIKA FKIP UNLAM Zainuddin,, Zainuddin; Mustikawati, Mustikawati; Suyidno, Suyidno
Jurnal Vidya Karya Vol 27, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Vidya Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The developmental research objective is to produce the module of outer space physics (Fisika Bumi Antariksa or FBA) that is suitbale and effective to increase the students’ achievment of Physics  Education in Faculty Teacher Training and Education, Lambung Mangkurat University.  The developmental method used Four D Mode covering define, design, develop, and disseminate. The subject of research is 33 students who took the outer space physics lecture for odd semester in 2011/2012. The data collection technique used the evaluation of suitability, questionnaire, and test. The tecnique of data analysis is qualitative and descriptive. The result of research stated that (1) the module of outer space  physics is suitable for learning material relating to content, language, and dilivery; (2) the students’ achievment is good because 9% of the students total number got “A” meaning very satisfying, 45% of them got “B” meaning satisfying, 27% of them got “C” meaning enough satisfying; and (3) the students responded positively to the use of the module of outer space physics in teaching learning activity. In a word, the module of outer space physics is suitable and effective to increase the students’ achievment of Physics Education in Faculty Teacher Training and Education, Lambung Mangkurat University.
Komparasi Hasil Belajar Siswa Yang Menggunakan Pembelajaran Berbasis Komputer Model Drill dan Model Tutorial Desfiyani, Arisa; Suyidno, Suyidno; Hartini, Sri
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i1.815

Abstract

Kurangnya antusias siswa karena tidak ada upaya guru untuk menggunakan multimedia seperti komputer sebagai variasi dalam proses pembelajaran menyebabkan rendahnya hasil belajar IPA.  Tujuan penelitian ini adalahuntuk (1) mengetahui komparasi model drill dan tutorial dalam mengoptimalkan hasil belajar siswa, dan (2) mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran berbasis komputer. Jenis penelitian adalah penelitian eksperimen dengan model pretest-posttest design dengan 2 macam perlakuan. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII D dan VIII E yang dipilih dengan metode probabilitas berupa convinience sampling dan jumlah siswa pada masing-masing kelas 28 orang. Teknik pengumpulan data berupa observasi, tes hasil belajar, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas dan homogenitas, serta uji-t. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan pada hasil belajar siswa yang menggunakan PBK model drill dan model tutorial, dengan temuan (1) hasil belajar siswa yang menggunakan PBK model tutorial sedikit lebih baik daripada siswa yang menggunakan PBK model drill, dan (2) siswa menunjukkan respon yang baik terhadap pembelajaran berbasis komputer.  
PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BUMI-ANTARIKSA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN FISIKA FKIP UNLAM Zainuddin, Zainuddin; Mustikawati, Mustikawati; Suyidno, Suyidno
Vidya Karya Jurnal Kependidikan Vol 27, No 1 (2012): Oktober 2012
Publisher : Vidya Karya Jurnal Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The developmental research objective is to produce the module of outer space physics (Fisika Bumi Antariksa or FBA) that is suitbale and effective to increase the students’ achievment of Physics Education in Faculty Teacher Training and Education, Lambung Mangkurat University. The developmental method used Four D Mode covering define, design, develop, and disseminate. The subject of research is 33 students who took the outer space physics lecture for odd semester in 2011/2012. The data collection technique used the evaluation of suitability, questionnaire, and test. The tecnique of data analysis is qualitative and descriptive. The result of research stated that (1) the module of outer space physics is suitable for learning material relating to content, language, and dilivery; (2) the students’ achievment is good because 9% of the students total number got “A” meaning very satisfying, 45% of them got “B” meaning satisfying, 27% of them got “C” meaning enough satisfying; and (3) the students responded positively to the use of the module of outer space physics in teaching learning activity. In a word, the module of outer space physics is suitable and effective to increase the students’ achievment of Physics Education in Faculty Teacher Training and Education, Lambung Mangkurat University.
Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Dan Media Penunjang Materi Ajar Untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains Mahfuziannor, M.; Suyidno, Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i1.832

Abstract

Rendahnya keterampilan proses sains dan sikap ilmiah siswa Indonesia salah satunya disebabkan karena LKS yang beredar kebanyakan hanya berisi ringkasan materi dan soal-soal, sehingga belum efektif melatihkan keterampilan proses sains. Oleh karena itu dilakukan penelitian bertujuan menghasilkan LKS dan media penunjang untuk melatihkan keterampilan proses sains. Tujuan khusus penelitian adalah mendeskripsikan kelayakan LKS dan media penunjang, keterampilan proses sains, dan respon siswa. Ujicoba dilakukan pada 21 siswa SMPN 1 Candi Laras Selatan. Desain penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE. Pengumpulan data menggunakan lembar validasi, pengamatan, angket respon, dan dokumentasi serta teknik analisis data secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Temuan penelitian menunjukkan (1) LKS yang dikembangkan sangat layak dalam format/isi LKS, kebahasaan dan penampilan fisik dengan reliabilitas 0,65; (2) Media penunjang yang dikembangkan sangat layak dalam fungsi/kegunaan dan penampilan fisik dengan reliabilitas 0,80; (3) Keterampilan proses sains siswa sebesar 14,29% sangat terampil dan 85,71% terampil. Siswa terampil dalam mengamati, merumuskan hipotesis, melakukan penyelidikan, membaca hasil pengukuran, menganalisis data, memprediksi, dan menarik kesimpulan, tetapi cukup terampil dalam mengidentifikasi variabel; dan (4) Respon positif siswa dalam hal minat dan sikap terhadap LKS dan media penunjang. Diperoleh simpulan bahwa LKS dan media penunjang materi ajar kemagnetan efektif untuk melatihkan keterampilan proses sains siswa SMP.  
MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS SINTESIS SISWA MELALUI PENERAPAN PENGAJARAN LANGSUNG DENGAN METODE PROBLEM SOLVING Haryandi, Surya; Zainuddin, Zainuddin; Suyidno, Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 3 (2013): Oktober 2013
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v1i3.885

Abstract

ABSTRACT:  Improper learning steps resulted in low student synthesis and analytical skills in solving a physics problem or symptom. Therefore, this research is done in order to improve student synthesis and analytical skills. Specific objectives of research are: (1) achievement of lesson plans, (2) student procedural skills, (3) student learning outcomes after following learning, (4) the response of student towards learning. This type of research uses classroom action research. Data retrieval techniques through achievement test, observation, questionnaires, and documentation. Key word: Synthesis and analytical skills, direct instruction, problem solving, heat transfer.
Implementasi Model Quantum Teaching Untuk Meningkatkan Motivasi Berprestasi Siswa Eriyanti, Mahrita; Suyidno, Suyidno; Suriasa, Suriasa
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2014): JUNI 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i2.840

Abstract

The achievement motivation and encouragement in students to perform activities as well as possible in order to achieve a commendable achievement with honors, but in fact the achievement motivation of students of class VIII-B SMP Negeri 2 Anjir Pasar is still low. The general objective of research is to describe the application of the quantum teaching effectiveness in improving student achievement motivation in teaching materials Sound. Specific objectives that describe feasibility studies lesson plans, student achievement motivation, learning outcomes, and student responses. The research using action research model of Hopkins consisting of 3 cycles include planning, action/observation, and reflection. The technique of data collection in the form of tests, observations, questionnaires, and documentation. Data were analyzed by descriptive qualitative and quantitative. The results showed (1) feasibility RPP cycle I, II, and III in general is very good, (2) student achievement motivation cycle I and II are generally good, very good third cycle, (3) improved student learning outcomes with classical completeness cycle I amounted to 71.43% (not complete), the second cycle of 85.00% (complete), and the third cycle 90.91% (complete), (4) students response to the process of teaching is generally good quantum. The conclusion that the implementation of the quantum model of effective teaching increases student achievement motivation class VIII-B SMP Negeri 2 Anjir Pasar on sound teaching materials.
Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division (STAD) Dengan Latihan Berstruktur Terhadap Hasil Belajar Siswa Hasanah, Hasanah; Suyidno, Suyidno; Wati, Mustika
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i1.817

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa disebabkan pembelajaran yang berlangsung tidak berbasis konstruktivis. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan antara pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar dan (2) pembelajaran kooperatif tipe STAD berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian menggunakan quasi experimental dengan pretest-pottest control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pada pengujian komparasi thitung = 3,19 > ttabel = 2,64 sehingga ada perbedaan antara pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar dan (2) pada pengujian korelasi rxy = 0,70 dan  thitung = 6,07 > ttabel = 1,69 sehingga pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan latihan berstruktur berpengaruh positif terhadap hasil belajar. Diperoleh kesimpulan bahwa pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan latihan berstruktur berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa kelas VIII MTsN Banjar Selatan 2 Banjarmasin pada materi ajar cahaya. 
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sartika, Erma Yuni; Jamal, M. Arifuddin; Suyidno, Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i3.845

Abstract

Motivasi mempunyai peranan utama dalam pembelajaran, namun kenyataan pembelajaran konvensional yang diterapkan menyebabkan rendahnya motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui pembelajaran kooperatif tipe make a match pada materi ajar getaran dan gelombang. Tujuan penelitian secara khusus mendeskripsikan keterlaksanaan RPP, motivasi siswa, hasil belajar, dan keterampilan sosial siswa. Penelitian ini meliputi : permasalahan, perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan/pengumpulan data, dan refleksi. Temuan penelitian yaitu: (1) keterlaksanaan RPP pada siklus I sebesar 75,9% (baik), siklus II sebesar  84,4% (baik), dan siklus III sebesar 82,2% (sangat baik); (2) motivasi belajar siswa meliputi suka mengambil resiko, memerlukan umpan balik, memperhitungkan keberhasilan, dan menyatu dengan tugas secara umum pada siklus I cukup baik, siklus II dalam kategori baik, dan siklus III dalam kategori sangat baik; (3) hasil belajar secara klasikal pada siklus I sebesar 84% (tidak tuntas), siklus II 96% (tuntas), dan siklus III 100% (tuntas);  (4) keterampilan sosial siswa secara umum pada siklus I sebesar 67,4% (baik), siklus II sebesar 76,3% (baik), dan siklus III sebesar 81,8% (sangat baik). Sehingga diperoleh simpulan bahwa implementasi pembelajaran kooperatif tipe make a match dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII-B MTsN Sungai Raya pada materi ajar getaran dan gelombang.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) Berbasis Karakter Noorhidayati, Noorhidayati; Hartini, Sri; Suyidno, Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i1.809

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa diduga karena kurangnya karakter yang dimiliki seorang siswa selama proses pembelajaran seperti tekun, tanggung jawab, kejujuran, santun, dan ketelitian serta kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran, sehingga dilakukan penelitian yang bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan khusus penelitian ini untuk mengetahui: (1) kemampuan guru, (2) karakter siswa, (3) hasil belajar, (4) respon siswa terhadap pembelajaran. Jenis penelitian yaitu penelitian tindakan kelas yang terdiri atas 2 siklus. Teknik pengumpulan data berupa tes, observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Temuan penelitian: (1) kemampuan guru pada siklus I dan II berkategori sangat baik yaitu 86,3% dan 94,9%,  (2) karakter siswa mengalami peningkatan pada semua aspek pada siklus I baik menjadi sangat baik pada siklus II, (3) ketuntasan hasil belajar siswa siklus I  sebesar 82% (tidak tuntas), dan  siklus II sebesar 92,3% (tuntas), (4) respon siswa terhadap pembelajaran adalah baik. Diperoleh simpulan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbasis karakter efektif dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII A SMPN 1 Kertak Hanyar pada pokok bahasan tekanan. 
Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa dengan Penerapan Model Pembelajaran Penemuan Terbimbing Setiawati, Mariani; Zainuddin, Zainuddin; Suyidno, Suyidno
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v1i1.850

Abstract

Hasil observasi pada kelas VIII-I SMP Negeri 12 Banjarmasin menunjukkan bahwa penggunaan metode ceramah membuat siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran sehingga secara tidak langsung mempengaruhi rendahnya hasil belajar siswa. Hal tersebut melatar belakangi penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VIII-I SMP Negeri 12 Banjarmasin dengan penerapan model pembelajaran penemuan terbimbing pada pokok bahasan pemantulan cahaya. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Hopkins. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-I yang terdiri dari 32 siswa.Teknik pengambilan data menggunakan tes, observasi, angket, dan dokumentasi.Teknik analisis data secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran penemuan terbimbing dapat meningkatkan (1) keterlaksanaan RPP pada siklus I sebesar 93,75% (terlaksana sangat baik), pada siklus II sebesar 91,25% (terlaksana sangat baik) dan pada siklus III sebesar 94,79% (terlaksana sangat baik), (2) aktivitas belajar  siswa yaitu pada siklus I secara umum tergolong cukup aktif, siklus II tergolong aktif, dan pada siklus III tergolong sangat aktif, (3) ketuntasan hasil belajar yaitu pada siklus I sebesar 59,38% (belum tuntas), siklus II sebesar 78,13% (belum tuntas) dan pada siklus III ketuntasan mencapai 87,50% (tuntas), dan (4) respon positif siswa dalam hal Attention, Relevance, Confidence, dan Satisfaction selama proses pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VIII-I SMP Negeri 12 Banjarmasin dapat ditingkatkan melalui penerapan model pembelajaran penemuan terbimbing pada pokok bahasan pemantulan cahaya.