Articles

Found 32 Documents
Search

IDENTIFIKASI NEED ASSESSMENT: STUDI AWAL MODEL PENGEMBANGAN BANK SOAL BERBASIS GURU DI PROVINSI DIY Suyata, Pujiati
Jurnal Kependidikan (Penerbit : Lembaga Penelitian UNY) Vol 40, No 1 (2010): Mei
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

The study was aimed at identifying the necessity of developing teacher-based test item banks in the province of Yogyakarta. The identification of field conditions to become input for further studies contained: the definition of teacher-based test item banks, characteristics of teacher-based test kit, and equalization analyses of test item characteristics among different places. Using the survey design, the study collected data through questionnaires, interviews, and focus group discussion. The subjects included 42 teachers of physical sciences, mathematics, English and Indonesian, 5 school principals, and 5 office staff members. Data were analyzed quantitatively and qualitatively. Findings showed that (1) no item test bank existed in the province nor in the district; (2) analyses of test item characteristics were conducted by a small number of teachers (3) use of evaluation  results for learning washback effects was not yet conducted. In relation to the existence of the teachers’ association and principals’ association and the carrying out of the final semester test unison, a model of test-item bank development can be developed through item test construction by the teachers’ association and principals’ association
DARI LEKSIKOSTATISTIK KE GLOTOKRONOLOGI : ANALISIS SEMBILAN BAHASA DI INDONESIA Suyata, Pujiati
Jurnal Humaniora Vol 11, No 1 (1999)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Di Indonesia, selain bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, terdapat pula beratus-ratus bahasa daerah yang digunakan sebagai alat komunikasi intrakelompok, yang dijaga keberadaannya, dilindungi, dan dihormati . Bahasa-bahasa tersebut termasuk ke dalam satu kerabat bahasa, yaitu Austronesia (Blust, 1977 : 1- 15). Hubungan bahasa-bahasa sekerabat ternyata tidak sama dekat antara satu bahasa dengan yang lain, ada yang lebih dekat atau yang Iebih jauh . Pengelompokan bahasa sekerabat menurut dekat dan jauhnya hubungan itu disebut dengan subgruping (Blust, 1977 : 1-15). Demikian juga, hubungan bahasa yang terjadi pada sembilan bahasa di Indonesia, seperti bahasa Batak, Minangkabau, Melayu, Sunda, Jawa, Madura, Banjar, Bali, dan Bugis yang termasuk kerabat bahasa Melayu-Polinesia Barat . Bahasa-bahasa itu merupakan bahasa-bahasa di Indonesia yang terbanyak pemakainya, yang penting untuk diketahui secara mendalam segala sesuatu yang berkaitan dengan bahasa-bahasa tersebut.
STANDARDISASI PENILAIAN BERBASIS SEKOLAH Subali, Bambang; Suyata, Pujiati
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 17, No 1 (2013)
Publisher : Graduate School, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan panduan acuan standardisasi penilaian hasil belajar berbasis sekolah, kasus pada mata pelajaran Biologi dan Bahasa Indonesia di SMA. Hasil yang dicapai yakni tersusunnya panduan standardisasi penilaian yang terdiri dari (a) learning continuum Biologi dan Bahasa Indonesia SMA yang telah ditelaah pakar terkait, (b) Panduan Penyusunan Butir Tes Pola Konvergen dan Divergen, dan (3) Panduan Analisis Data Pengukuran Pendidikan menggunakan Program Quest dengan menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar. Ketiga-nya sudah divalidasi melalui kegiatan diseminasi kepada para guru Biologi dan Bahasa Indonesia di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Barat, dan Nusa Tenggara Barat pada tahun kedua. Kemudian divalidasi lagi melalui kegiatan diseminasi kepada para widyaiswara di LPMP DI Yogyakarta, Jawa tengah, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat pada tahun ketiga. Oleh karena itu, ketiga perangkat tersebut sudah dapat dijadikan pegangan bagi para praktisi di lapangan.Kata kunci: standardisasi penilaian, learning continuum hasil belajar, CTT dan IRT______________________________________________________________ THE STANDARDIZATION OF SCHOOL BASED ASSESSMENTAbstract This study aims to develop the guidance of the standardization on the achievement assessment based on school, cases on Biology and Indonesian Language subjects in senior high schools. The study resulted standardization guidance consisting of (a) learning continuum of achievement on Biology and Indonesia Language at Senior High Schools; (b) the guidance of writing the instrument to measure convergent and divergent pattern of learning achievement on Biology and Indonesia Language at Senior High Schools; and (c) the guidance to analyse data of educational measurement by using Quest Program. Those have been validated through dessimination to Bilolgi and Indonesian teachers in DIY, Kalbar, and NTB Provinces in the second year, and again by the instructors of LPMP in DIY, Jateng, Ba-Bel, Kalbar, Kalsel, Sulsel, and NTB Provinces at the third year. Thereby all of that guidance can be used by the practitioners in the fields.Keywords: standardization of sssessment, learning continuum result of learning, CTT and IRT
PENGEMBANGAN MODEL PENELITIAN PERSPEKTIF GENDER Huda, Nuril; Rasyid, Aliyah A.; Suyata, Pujiati; Sumarno, Sumarno
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 17, No 2 (2013)
Publisher : Graduate School, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1. menggambarkan dan merancang prosedur pengembangan model penelitian berperspektif gender, 2. mengembangkan dan menghasilkan model pe-nelitian berperspektif gender, dan 3. menghasilkan karakteristik model penelitian berperspektif gender. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan mengadaptasi model penelitian pe-ngembangan  dari Borg dan Gall. Prosedur pengembangan dilakukan melalui sepuluh tahapan, yaitu: 1. studi pendahuluan, 2. perencanaan model, 3. pengembangan model awal, 4.uji coba model awal, 5. revisi model awal, 6.uji coba scope terbatas, 7. revisi uji coba scope terbatas, 8. pengujian model akhir, 9. revisi model akhir, 10. diseminasi dan implementasi. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, checklist dan dokumentasi. Data  dianalisis secara kualitatif  dengan  teknik analisis kualitatif  fenomenologi (grounded) dan dilengkapi dengan analisis gender model HARMOS (modifikasi dari teknik analisis gender model Harvard dan model Moser). Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Pengembangan model penelitian berperspektif gender dilakukan dengan mengadaptasi model penelitian dan pengembangan yang dikemukakan oleh Borg dan Gall. 2. Menemukan model  penelitian berperspektif gender  yang secara spesifik menggunakan analisis gender model HARMOS (modifikasi dari analisis gender model Harvard dan model Moser) dan pedoman aplikasinya. 3. Menghasilkan karakteristik model penelitian berperspektif gender.Kata kunci: pengembangan, model penelitian, perspektif gender______________________________________________________________DEVELOPING  A MODEL OF RESEARCH WITH GENDER PERSPEKTIFAbsrtact The objectives of this study are: 1). to describe and to design the procedure of developing a model of research  with gender perspective,  2). to develop and to produce  a model of research with gender perspective. 3) to produce model’s characteristic of research with gender perspective.This research is  a research and development  using the research model adapted from the Borg and Gall.The  development was carried out through ten stages, namely: 1. preliminary study, 2. planning  models, 3. developing the  initial model, 4. testing the initial model, 5. revising the initial model, 6. testing it with limited scope, 7.  revising the limited scope testing result, 8. testing  the final model, 9. revising  the final model, and  10. dissemination and implementation. The study used the qualitative research. The data were collected through in-depth interviews, participant observation, checklist  and documentaries.  The data were analyzed using the qualitative analysis techniques called Phenomenology and   gender analysis of the HARMOS model. The results are: 1. The development of the model of  gender perspective in the research  is carried out using model  by Borg and Gall model. 2. Producing the model of the research  with gender perspective  that specifically used gender analysis HARMOS model  and its manual 3. Producing model’s characteristic of research with gender perspective.Keywords: development, research model, gender perpecstive
BUDAYA BACA GURU DAN SISWA SEKOLAH DASAR DI KOTA YOGYAKARTA Suyata, Pujiati
Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 33, No 1: Mei 2003
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.21831/jk.v33i1.7260

Abstract

Abstract School reading culture is one of the thinking quality improvement assets of the individual which has potential for raising the graduate quality. This investigation was an effort to get the idea of reading culture in school, teachers, and pupils, in the city of Yogyakarta. A study was done using 42 primary school  teachers of seven schools in the city of Yogyakarta. In addition, 324 pupils taught by these teachers were also involved in this study. A questionnaire was developed and tested, used to collect  the data. Description method analysis was used. The result indicated as following. (1) the reading culture of the primary school teachers in Yogyakarta city was found generally high supported by reading facilities at home as well as in school. It had an association with the fact that many teachers succeeded with their university program. (2) Primary school pupils’ reading culture was found high both those who had reading facilities at home and those who had not. The correlate of the reading culture was the education and the occupation their parents. Keywords: reading culture, teacher and pupil, primary school
MODEL PENGEMBANGAN BANK SOAL BERBASIS GURU DAN MUTU PENDIDIKAN Suyata, Pujiati; Mardapi, Djermari; Kartowagiran, Badrun; Retnawati, Heri
Jurnal Kependidikan (Penerbit : Lembaga Penelitian UNY) Vol 41, No 2: November 2011
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian tahun kedua ini bertujuan untuk meneliti karakteristik perangkat tes buatan guru, melakukan analisis penyetaraan karakteristik butir antarwilayah sehingga karakteristik butir antarkabupaten berada pada skala yang sama, dan melakukan analisis penyetaraan karakteristik butir  soal  antartahun.  Penelitian  ini  menggunakan  pendekatan  Research  and  Development. Data diperoleh dari dokumen, yang dianalisis dengan metode analisis kuantitatif dan kualitatif. Responden adalah guru penyusun soal ujian semester bersama mata pelajaran IPA, Matematika, Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia yang tergabung dalam MGMP dari dua kabupaten, yaitu Sleman dan Gunungkidul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan sejumlah butir soal buatan guru yang baik, berdasarkan teori pengukuran klasik maupun teori respons butir, yang dapat dimasukkan ke dalam tabungan bank soal, diketahuinya perbandingan kualitas karakteristik butir soal buatan guru antartahun antara Kabupaten Sleman dan Kabupaten Gunungkidul, terkait dengan organisasi guru dalam MGMP dan MKKS, serta keterlaksanaan ujian akhir semester bersama yang dilakukan pada setiap kabupaten, dapat disusun model pengembangan bank soal melalui penyusunan soal oleh MGMP atau MKKS, serta keterlaksanaan semua ini meningkatkan kualitas pengujian dan pendidikan di Provinsi DIY
KARAKTERISTIK SOAL UASBN MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PADA TAHUN PELAJARAN 2008/2009 Anggraini, Deri; Suyata, Pujiati
Jurnal Prima Edukasia Vol 2, No 1: Januari 2014
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan karakteristik soal UASBN Bahasa Indonesia di DIY tahun 2008/2009. Perangkat tes ditelaah dari aspek materi, konstruksi, dan bahasa. Analisis kuantitatif berdasarkan teori tes klasik menggunakan MicroCAT Iteman versi 3.00 dan teori tes modern menggunakan MicroCAT Bigsteps versi 2.30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) secara teoretis, 100% butir soal berkualitas baik dari aspek materi, konstruksi, dan bahasa, (2) secara empiris dengan teori tes klasik, 11 butir soal berkualitas baik (22%) dengan rerata tingkat kesukaran  0,759 (mudah), rerata daya beda 0,701 (sangat baik), distribusi respons yang berfungsi 32%, dan indeks reliabilitas 0,933 (handal), (3) secara empiris dengan teori respons butir, 39 butir soal berkualitas baik (78%) dengan rerata tingkat kemampuan peserta 1,92 (tinggi), 49 butir soal cocok, fungsi informasi tes 87,76%, dan 44 butir (89,80%) butir soal dengan tingkat kesukaran sedang, (4) secara teoretis dan empiris, 8 butir soal berkualitas baik (16%), (5) tingkat konsistensi hasil analisis teori tes klasik dan teori respons butir sebesar -0,068 (inkonsisten). Kata kunci: karakteristik soal, UASBN, analisis kualitatif, Iteman, Bigsteps
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MEMBACA BERBANTUAN KOMPUTER UNTUK PESERTA DIDIK KELAS 1 SEKOLAH DASAR Isdianto, Ary; Suyata, Pujiati
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 1, No 2 (2014): Oktober
Publisher : Graduate School, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan secara sistematis media pembelajaran membaca berbantuan komputer untuk peserta didik kelas satu sekolah dasar yang layak dan menarik berdasarkan validasi pakar dan uji pengguna. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan. Produk yang  berupa media pembelajaran dikembangkan melalui beberapa langkah, yaitu: (1) analisis kebutuhan berupa pengumpulan informasi awal, (2) proses pengembangan, dan (3) uji lapangan. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lembar evaluasi ahli dan pengguna. Hasil akhir penelitian pengembangan ini adalah software media pembelajaran membaca berbantuan komputer untuk peserta didik kelas 1 sekolah dasar yang siap digunakan baik dalam proses belajar mengajar di kelas ataupun digunakan secara mandiri. Penilaian ahli materi mengenai kualitas media PBK yang dikembangkan ini adalah sangat baik, ahli media dan guru, dan peserta juga menilai sangat baik, dan peserta didik pada uji coba lapangan memberikan tanggapan sangat baik. Adapun hasil pretes dan postes menunjukkan bahwa  media ini efektif untuk meningkatkan kemampuan baca peserta didik. Kata Kunci: media, pembelajaran, membaca
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS BERBANTUAN KOMPUTER UNTUK SISWA SMP KELAS VII Bastani, Bastani; Suyata, Pujiati
LingTera Vol 1, No 1: Mei 2014
Publisher : LingTera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) menghasilkan media pembelajaran kosakata bahasa Inggris berbantuan komputer untuk siswa SMP kelas VII; dan (2) mengetahui kelayakan media pada aspek materi, pemrograman, dan tampilan. Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model pengembangan Borg & Gall dan Alessi & Trollip’s yang telah dimodifikasi. Penelitian ini dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu perencanaan, desain, dan pengembangan. Tahap perencanaan meliputi penetapan tujuan dan penganalisisan kebutuhan. Tahap desain meliputi penyelenggaraan focus group discussion, pembuatan flowchart, storyboard, penyiapan materi, dan bahan pendukung. Tahap pengembangan meliputi pembuatan aplikasi berdasarkan flowchart dan storyboard, validasi ahli dan validasi pengguna. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner/angket dan tes. Hasil penelitian dan pengembangan ini adalah: (1) produk media pembelajaran kosakata bahasa Inggris berbantuan komputer dalam bentuk CD pembelajaran dan print out produk; dan (2) kelayakan media ditinjau dari aspek materi termasuk kriteria sangat layak dengan rata-rata skor 4,47 pada skala lima, aspek pemrograman termasuk kriteria sangat layak dengan rata-rata skor 4,21 dan aspek tampilan termasuk kriteria sangat layak dengan rata-rata skor 4,44. Kata kunci: pengembangan, media pembelajaran, kosakata, pembelajaran berbantuan komputer.
KEEFEKTIFAN PAIRED STORYTELLING DAN JIGSAW DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI BERBICARA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 SLEMAN Nurmiyati, Nurmiyati; Suyata, Pujiati
LingTera Vol 1, No 2: Oktober 2014
Publisher : LingTera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) apakah ada perbedaan keefektifan antara teknik paired storytelling, jigsaw, dan konvensional dalam meningkatkan kompetensi berbicara siswa, (2) teknik pembelajaran berbicara yang paling efektif antara ketiga teknik penelitian itu dalam meningkatkan kompetensi berbicara siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sleman. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen semu dengan nonequivalent control-group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada perbedaan keefektifan antara teknik paired storytelling, jigsaw, and konvensional itu dalam meningkatkan kompetensi berbicara siswa dengan nilai F sebesar 3,532 dan signifikan dengan P < 0,05, yaitu sebesar 0,033, dan (2) teknik paired storytelling adalah teknik keterampilan berbicara yang paling efektif diantara ketiga teknik itu dalam meningkatkan kompetensi berbicara siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sleman dengan mean tertinggi sebesar 74,3492. Kata kunci: teknik paired storytelling, teknik jigsaw, teknik konvensional, kompetensi berbicara