Articles

Found 20 Documents
Search

SINTESIS BUSAPOLIURETAN DAR! MINYAK JARAK SEBAGAI BAHAN ISOLATOR PANAS Rohaeti, Eli; Suyanta, Suyanta
Jurnal Penelitian Saintek Vol 16, No 1 (2011): April 2011
Publisher : Jurnal Penelitian Saintek

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini bertujuan  untuk mensintesis  bus a poliuretan dengan memanfaatkan monomer  berbasis  minyak  jarak. Minyak  jarak direaksikan dengan senyawa isosianat dan dengan penambahan air pada komposisi bervariasi. Karakterisasi poliuretan  meliputi  penentuan  gugus  fungsi, massa jenis, konduktivitas termal, ikatan silang melalui uji penggembungan, dan    pengamatan permukaan menggunakan Scanning Electron Microscopy. Poliuretan berhasil disintesis dari minyak jarak dan TDI dengan  penambahan air dan aditif  (PEG400,  PEG 1000, etilendiamin,  1,4-butanadiol, dan asam oleat) ditunjukkan oleh karakteristik  gugus fungsi   khas.   Poliuretan memiliki ikatan silang ditunjukkan oleh  derajat penggembungan bernilai  positif.    Penambahan air dalam sintesis dapat menurunkan massa jenis busa poliuretan. Penambahan aditif berupa PEG400, PEGIOOO, 1,4-butanadiol, dan asam oleat dalam sintesis poliuretan menyebabkan struktur sel busa yang dihasilkan memiliki permukaan dengan ukuran gelembung lebih besar. Penurunan konduktivitas termal busa poliuretan dengan adanya penambahan air disebabkan oleh penurunan massa jenis busa poliuretan dengan penambahan air dalam sintesis busa.   Kata kunci: busa poliuretan, konduktivitas termal, minyakjarak,   poliuretan
Imobilisasi TiO2 ke dalam Resin Penukar Kation dan Aplikasinya sebagai Fotokatalis dalam Proses Fotoreduksi Ion Hg2+ Ridho, Rosyid; Wahyuni, Endang Tri; Suyanta, Suyanta
VALENSI Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Kimia Valensi Volume 3//No.2//November 2013
Publisher : Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.133 KB)

Abstract

Abstrak Dalam rangka mengembangkan bahan fotokatalitis TiO2 pada penelitian ini telah dilakukan preparasi fotokatalis TiO2-Resin yang disertai dengan karakterisasi dan uji aktivitas untuk proses fotoreduksi ion Hg(II). Preparasi imobilisasi ini dilakukan dengan metode pertukaran ion yang di ikuti dengan kalsinasi pada suhu tertentu. Pada preparasi telah dipelajari pengaruh konsentrasi Titanium Isopropoksida sebagai sumber ion Ti(IV) terhadap TiO2-Resin yang dikarakterisasi dengan menggunakan Difraksi Sinar X (XRD) dan Thermografimetri (TGA). Pada proses fotoreduksi ion Hg(II) dipelajari pengaruh massa fotokatalis, kadar TiO2 yang terimobilisasi ke dalam resin, konsentrasi Ion Hg(II), dan pengaruh pH. Proses fotoreduksi dilakukan dalam suatu reaktor tertutup yang dilengkapi dengan lampu UV, yaitu dengan cara menyinari campuran yang terdiri dari larutan ion Hg(II) dan serbuk fotokatalis TiO2-Resin, disertai dengan pengadukan selama waktu tertentu. Hasil fotoreduksi dihitung berdasarkan selisih antara konsentrasi ion Hg(II) awal dengan ion Hg(II) yang tak tereduksi. Penentuan konsentrasi ion Hg(II) yang tak tereduksi dilakukan dengan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA) teknik pembangkitan uap dingin atau Cold Vapor Atomic Absorption Spectrophotometry(CV-AAS). Hasil preparasi menunjukkan semakin tinggi konsentrasi Titanium Isopropoksida yang ditambahkan pada resin semakin tinggi juga kadar TiO2 yang terbentuk pada TiO2-Resin. Hasil uji fotokatalis menunjukkan bahwa penggunaan fotokatalis TiO¬2-Resin dapat meningkatkan hasil fotoreduksi ion Hg(II) yang peningkatannya lebih tinggi dibandingkan TiO2 serbuk. Penambahan fotokatalis dengan massa yang semakin besar menambah efektivitas fotoreduksi terhadap ion Hg(II) yang semakin besar, namun jika ditambahkan massa fotokatalis yang lebih tinggi lagi akan menurunkan efektivitas fotoreduksi terhadap ion Hg(II). Kenaikan konsentrasi Hg(II) menyebabkan efektivitas fotoreduksi semakin rendah. Pada pH 1-4 terjadi kenaikan fotoreduksi pada ion Hg(II), akan tetapi pada pH yang lebih tinggi dari 4 menyebabkan terjadinya penurunan efektivitas fotoreduksi terhadap ion Hg(II).   Kata kunci : Fotokatalis, TiO2-resin, Ion Hg(II)   Abstract To develop TiO2 photoreduction photocatalyst in order to decrease the Hg(II) ion concentrate, in this research, it has been done the TiO2-Resin photocatalyst preparation with the characterization and application to Hg(II) ion photoreduction process. This preparation was done with ion exchange method which followed by studied calcinations at certain temperature. The preparation has been studied the influence of titanium isopropoxide concentrate toward TiO2-Resin which has been characterized by using X-Ray Diffraction(XRD) and Thermografimetry (TGA). In Hg(II) ion photoreduction process, it has been studied the influence of photocatalyst mass, the content of TiO2 which immobilized into sulfonated polystyrene (resin), the ion Hg(II) concentrate, and the pH influence. The photoreduction process has been done in the closed reactor that equipped by UV lamp, and uses the irradiating a mixture which contents of Hg(II) ion solution and TiO2-Resin photocatalyst powder, with the stirring at certain time. The result of photoreduction was calculated based on the difference between the earlier Hg(II) ion concentrate and unreduced Hg(II) ion. The determining of unreduced Hg(II) ion concentrate was done by using cold vapor atomic absorption spectrophotometry (CV-AAS). The preparation result showed that the higher isopropoxide titanium that was added into sulfonated polystyrene, the higher the content of TiO2 that was formed in TiO2-Resin. the result of photocatalyst test showed that the using using of TiO2-Resin photocatalyst can increase the result of Hg(II) ion photoreduction  which the increase is higher than TiO2 powder. The added of photocatalyst by the higher mass, adds the photoreduction effectiveness toward the Hg(II) ion. The higher the Hg(II) concentrate that added, the lower the photoreduction effectiveness. In pH 1-4, there is the photoreduction increase on Hg(II) ion, but in the highest pH that more than 4, it causes the decrease of the photoreduction effectiveness toward the Hg(II) ion.   Keywords : Photocatalyst, TiO2-resin, Hg(II) ion
MEKANISME TRANSPORT LOGAM LANT ANUM PADA MEMBRAN CAIR BERPENDUKUNG DENGAN CARIER SENYA WA MAKROSIKLIS Suyanta, Suyanta
Jurnal Penelitian Saintek Vol 8, No 2 (2003): Oktober 2003
Publisher : Jurnal Penelitian Saintek

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The transport mechanism of lanthanum element in the supported liquidmembrane with macrocycle compound Di benzo IB crowns 6 carriers was studied.  These transport are two kinds. that is  chemical transport and potential   transport.   The  chemical  transport  is   done  with  two  cell compartment   (feed   compartment   and   stripping   compartment).  and separate with membrane that prepare with DiBenzoIBCrown6. Poly Vinyl Chloride. Di  Octyl Ptalate, Sodium  tetra butyl borate  in  Tetra hydro furan solution. A 150 mL solution of La3+   JO-3  Min feed  cell stirrer with300 rpm speed along 3 hour. The stripping phase is solution that varied the pH from  1 to B. The same way. then solution in the feed cell is varied from  10-1  M to 5.10-4  M. The potential  transport is measured with the relative  same  cell.  The potential   transport  measure  with  two  kind reference electrode. Ag/AgCI reference  electrode in the inner cell and calomel reference electrode in the outer cell. Inner cell is contain mixture solution KCL 10-3 M and La3+    IO-3 M and outer cell is contain solution La3"   that variedfrom  10-8 to JO-J  M. The chemical transport is effective at low pH  (below pH  4) and high pH  (upper pH  6). It is good way for separation of La3.     The transport ion La3+    is low at pH 4 -  6. It is good areafor applied as sensor membrane electrode that has minimal diffusion potential.  The system has good  correlation in potential  membrane that gives slope value 19.36 as Nernst coefficient.Key  words:  transport  lanthanum.   supported   liquid  membrane.  DB IBcrown6.
PEMENUHAN DAN PENINGKATAN GIZI BAGI MASYARAKAT MISKIN Suyanta, Suyanta
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 3,1994,TH.XIV
Publisher : LPPMP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jangka Panjang (PJP) II mencanangkan program nasionaluntuk mengentaskan kemiskinan, yaitu masyarakat yangmasih hidup kekurangan dengan mengkonsumsi makanankurang dari 1800 kalori. Banyak langkah yang ditempuh untukmengentaskan kemiskinan, antara lain dengan memberikandana Inpres Desa Tertinggal, bimbingan usaha, industri kecil,dan lain-Jain. Juga tidak kalah pentingnya adalah denganmemberikan penyuluhan tentang cara mengatur menumakanan yang sehat agar kebutuhan gizi dan kalori terpenuhi.Setiap tubuh memerlukan gizi dan kalori yang cukup,yang meliputi: katbohidtat, lemak, protein, vitamin, meniraldan air. Untuk memenuhi kebutuhan gizi maka setiap kalimakan harus dengan menu yang sehat, yaitu menu yangmeliputi: nasi, sayur, lauk-pauk. buah-buahan dan susu atauair. Untuk memenuhi menu yang sehat tidak harus denganbiaya yang banyak dan dengan harga yang mahal, tetapidengan bahan makanan yang sederhana dan dengan biaya yangmurah pun dapat untuk memenuhi kebutuhan gizi dan kaloribagi tubuh. Bahan-bahan yang murah banyak terdapat di desabahkanmudah untuk diusahakan sendiri dengan bercocoktanam sendiri atau dengan beternak di rumah. Untuk itudiperlukan usaha yang sungguh-sungguh dari masyarakatmiskin. Juga dengan bantuan dari berbagai pihak yangterkait.
SEPARATION OF Ca AND Fe METAL ION IN SOURCE WATER BY ADSORPTION COLUMN TECHNIC WITH LOCAL ZEOLITE AND ACTIVE CARBON Suyanta, Suyanta; Kholid, Hanafi Idham; S, Bambang
Jurnal Sains Dasar Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Sains Dasar
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.587 KB)

Abstract

This research aims are to separate of Ca and Fe metal ion in source water, with local zeolite and active carbon by adsorption column technic. Efficiency of separation are control by adsorption time and size of zeolite. Method that used was column adsorption with a flow system in which sample is applied to the filtration tube containing zeolite and active carbon. Initial and final concentrations of the samples were analyzed using Atomic Adsorption Spectrophotometer instrument. The results obtained shows that ability adsorption of zeolite to Ca and Fe metal ion are a good. Zeolite 1 (10 mesh) can reduce iron concentration until 93.98 % and zeolite 2 (5mesh) until 98.88% for 1 – 4 week range time. Whereas reducing of calcium concentration is not good, until 2 week period time adsorption of calcium ion is about 50%. Keywords: adsorption, zeolite, source water
EFEKTIFITAS TERAPI KOGNITIF DALAM MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN PADA REMAJA KORBAN BENCANA PASCA ERUPSI MERAPI DIDUSUN KARANGLO ARGOMULYO CANGKRINGAN SLEMAN YOGYAKARTA Suyanta, Suyanta; Widiastuti, Anita; asti, retno
JENDELA NURSING JOURNAL Vol 2, No 1 (2013): April 2013
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6000.577 KB)

Abstract

Latar Belakang :Keadaan bencana terdapat tahap kekecewaan dan pemulihan. Masyarakat yang menjadi korban bencana cenderung memiliki masalah penyesuaian perilaku dan emosional. Respon emosional yang biasa muncul akibat dari bencana antara lain rasa tidak percaya, takut, bingung, mudah kesal, sedih, kurang nafsu makan, kesulitan konsentrasi. Respon-respon tersebut sesuai dengan respon yang didapatkan dari responden. Penatalaksanaan dengan kecemasan dapat diberikan psikofarmaka dan terapi kognitif Tujuan ini adalah mengetahui efektivitas terapi kognitif dalam menurunkan tingkat kecemasan remaja. Metode: Jenis penelitian quasy-eksperiment desain penelitian Non-equivalent control group atau Non-randomized control group pretest-postest design, subjek penelitian ini adalah remaja didusun karanglo argomulyo cangkringan sleman yogyakarta. Sampel penelitian sebanyak 28 responden dengan menggunakan total sampel. Alat ukur yang digunakan adalah HRS-A (Hamilton Rating Scale for Anxiety). Dalam penelitian ini analisis dengan menggunakan program SPSS 17 for wods dengan tingkat signifikan p value 0.099. Hasil : tidak ada hubungan antara terapi kognitif tidak dan tingkat kecemasan pada remaja. Simpulan penelitian ini adalah terapi kognitif tidak efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pada remaja. Diperlukan alternatif metode yang lain dalam menurunkan kecemasan pada remaja korban bencana pasca erupsi merapi
Studi Adsorpsi-Desorpsi Anion Fosfat pada Zeolit Termodifi-kasi CTAB Ananda Pohan, Maya Sari; Sutarno, Sutarno; Suyanta, Suyanta
Jurnal Penelitian Sains Vol 18, No 3 (2016)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.267 KB)

Abstract

Telah dipelajari modifikasi zeolit alam Klaten dengan CTAB (setiltrimetilamonium bromida) yang bertujuan untuk membuat adsorben limbah anion fosfat. Dalam hal pemanfaatannya kembali dilakukan studi desorpsi dalam medium air dan asam sitrat 0,33 M untuk mengetahui potensi zeolit termodifikasi CTAB sebagai pupuk lepas lambat. Penelitian ini diawali dengan preparasi, aktivasi dan karakterisasi zeolit alam dengan XRD, FTIR, SEM-EDS dan penentuan kapasitas tukar kationnya. Selanjutnya dilakukan modifikasi zeolit dengan CTAB sebanyak dua kali kapasitas tukar kationnya dan digunakan untuk adsorpsi anion fosfat. Pada adsorpsi fosfat, dipelajari pengaruh pH, waktu kontak, kinetika serta pola isoterm adsorpsinya. Setelah diadsorpsi, fosfat tersebut didesorpsi dalam medium air dan asam sitrat 0,33 M dengan variasi waktu. Pengukuran konsentrasi yang tidak teradsorpsi dan yang terdesorpsi dilakukan secara spektrometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modifikasi zeolit alam menggunakan CTAB menyebabkan permukaan zeolit tertutup oleh CTAB sehingga dapat menyerap anion fosfat. Zeolit termodifikasi CTAB dapat mengadsorpsi anion fosfat secara maksimal pada pH=5 dan waktu kontak=60 menit. Adsorpsi fosfat mengikuti model kinetika Ho dengan laju adsorpsi sebesar 0,112 g mmol-1 menit-1 dan mengikuti pola isoterm adsorpsi Langmuir dengan kapasitas adsorpsi sebesar 8,873 x 10-5 mol g-1 dan K sebesar 28,972 x 105 g mol-1. Jumlah anion fosfat yang terdesorpsi lebih banyak dalam medium asam sitrat 0,33 M daripada dalam medium air. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, zeolit termodifikasi CTAB yang telah mengadsorpsi limbah anion fosfat berpotensi dimanfaatkan sebagai pupuk lepas lambat.
PENERAPAN HASIL PENELITIAN PSIKOEDUKASI DALAM PENURUNAN MASALAH PSIKOSOSIAL KELUARGA PASCA BENCANA DI MASYARAKAT SEBAGAI UPAYA PROMOTIP, PREVENTIP, KURATIP DAN REHABILITATIP DI DUSUN JEMBLUNG, DESA SAMPANG, KECAMATAN KARANGKOBAR, KABUPATEN BANJARNEGARA Erawati, Erna; Suharsono, Suharsono; Suyanta, Suyanta; Rachmawati, Wiwin Reni; Arifah, Siti; Hanafi, Moh
Jurnal LINK Vol 12, No 1 (2016): Mei 2016
Publisher : UPPM Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.381 KB)

Abstract

As a part of management disaster, the intervention of psycho education has been done by a nurse in Diploma IV nursing program as dedication to community. The aims of  dedication to community is to explore the effect of psycho education among survivor of landslide in Banjarnegara in decreasing psychosocial problem. Method: We used psycho education as intervention and After implementation for 50 hours with technique of focus group discussion there was a significant decrease in psychosocial problem among family with survivor of landslide. We recommended that psycho education become of disaster management.
The Effectiveness of Inquiry-Based Science Web-Module on the Students’ Thinking Skills and Positive Attitudes Towards Science Habellia, Ray Cinthya; Suyanta, Suyanta
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 8, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.149 KB)

Abstract

In the 21st century and the industrial revolution era 4.0, students are required to have thinking skills to solve problems around them by utilizing available information. But in Science learning, the material raised is not from the environment around the students. For example, in the material of organism or living things interaction, the ecosystem discussed is outside Indonesia, besides Indonesia has 47 types of ecosystem. One of them is Dieng. Less contextual Science material causes poor of students positive attitude towards Science. Thus, the purpose of this study is to identify the effect of using the Science module web on thinking skills and positive attitude towards Science. This study was a quasi-experimental study with class 7C and class 7D in SMP N 1 Wonosobo as subjects. Data collection technique used question and questionnaire. Data were processed using the Kruskal Wallis test, and it was found that the effect was largely using the effect size. The result of the study shows that there are differences in thinking skill and positive attitude towards Science between the experimental and control classes. The web module Science has a significant effect on thinking skill with effect size large of 0,9 and moderate effect on positive attitude towards Science with an effect size of 0,7.
EFFECT OF AGING TIME TOWARD CRYSTALLINITY OF PRODUCTS IN SYNTHESIS OF MESOPOROUS SILICATES MCM-41 Suyanta, Suyanta; Narsito, Narsito; Wahyuni, Endang Tri; Triyono, Triyono; Sutarno, Sutarno
Indonesian Journal of Chemistry Vol 10, No 3 (2010)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.14 KB)

Abstract

Researches about the effects of aging time toward crystallinity of products in the synthesis of mesoporous silicates MCM-41 have been done. MCM-41 was synthesized by hydrothermal treatment to the mixture of sodium silicate, sodium hydroxide, cetyltrimetylammoniumbromide (CTMAB) and aquadest in the molar ratio of 8Na2SiO3 : CTMAB : NaOH : 400H2O. Hydrothermal treatment was carried out at 110 °C in a teflon-lined stainless steel autoclave heated in the oven, with variation of aging time, i.e.: 4, 8, 12, 16, 24, 36, 48, and 72 h respectively. The solid phase were filtered, then washed with deionised water, and dried in the oven at 100 °C for 2 h. The surfactant CTMAB was removed by calcinations at 550 °C for 10 h with heating rate 2 °C/min. The as-synthesized and calcined powders were characterized by using FTIR spectroscopy and X-ray diffraction method. The relative crystallinity of products was evaluated based on the intensity of d100 peaks. The best product was characterized by using N2 physisorption method in order to determine the specific surface area, mean pore diameter, lattice parameter, and pore walls thickness. It was concluded that the relative crystallinity of the products was sensitively influenced by the aging time. The highest relative crystallinity was achieved when used 36 h of aging time in hydrothermal treatment. In this optimum condition the product has 946.607 m2g-1 of specific surface area, 3.357 nm of mean pore diameter, 4.533 nm of lattice parameter, and 1.176 nm of pore walls thickness.